Berita Suriah

Obama: Perang Suriah Tiada Berakhir Kecuali Presiden Assad Pergi

Barack Obama: Perang Suriah Tidak Akan Berakhir Kecuali Presiden Assad Pergi

Obama berkata “Bahkan jika Anda setuju untuk itu, saya tidak berpikir bahwa hal ini akan berhasil.” Ia melanjutkan “Kami tidak bisa membawa rakyat Suriah atau mayoritas mereka untuk menyetujui hasil seperti ini.” Demikian menurut Obama, padahal kenyataan yang sebenarnya mayoritas Rakyat Suriah sangat mencintai dan mendukung Presiden Assad, mulai dari rakyat biasa, pejabat, tokoh-tokoh agama dan para Ulama Islam.

Islam-Institute, MANILA (AFP) – Barack Obama sebagai presiden Amerika Serikat pada hari, Kamis (19/11) menegaskan bahwa perang Suriah tidak akan berakhir kecuali Presiden Assad pergi. Pernyataan Obama disampaikan dalam rangka menutup pintu usulan keikutsertaan Presiden Assad dalam pemilu mendatang. Demikian menurut laporan kantor berita Raialyoum (19/11).

BACA :  Ribuan Teroris Menghilang di Irak, Suriah dan Libya

Beberapa hari setelah pertemuan Obama dengan Presiden Rusia Vladimir Putin selaku sahabat utama Presiden Assad, Presiden Obama mengatakan, “Saya tidak bisa membayangkan situasi yang memungkinkan kita untuk mengakhiri perang saudara di Suriah sementara Assad masih tetap berkuasa.”

banner gif 160 600 b - Obama: Perang Suriah Tiada Berakhir Kecuali Presiden Assad Pergi

Presiden AS, Obama menjelaskan bahwa poin utama yang menjadi penghalang terkait pertentangan yang ada dalam upaya menciptakan perdamaian di Suriah adalah presiden Assad, terutama upaya Barat di antara Teheran dan Moskow.

BACA :  Washington Tolak Beri Informasi ke Rusia Lokasi Teroris

Datangnya pernyataan Barack Obama tersebut hanya beberapa hari setelah pertemuan dengan Vladimir Putin, ketika mulai tampak tanda-tanda mendekati kesepakatan antara kedua pihak.

Di sela-sela Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik di Manila, Presiden Obama mengklaim secara sepihak dan menekankan bahwa rakyat Suriah tidak akan menerima Assad untuk tetap berkuasa setelah berakhirnya perang. Obama menuduh dengan mengatakan rakyat Suriah telah menyaksikan pemerintahannya telah melakukan serangkaian serangan terhadap warga sipilnya sendiri. Padahal fakta yang terjadi di Suriah menurut Richard Dick Black adalah faktor eksternal asing yang ingin menguasai kekayaan Suriah.

BACA :  Putin Kerahkan 20.000 Tentara Rusia Menuju Latakia

Obama berkata “Bahkan jika Anda setuju untuk itu, saya tidak berpikir bahwa hal ini akan berhasil.” Ia melanjutkan “Kami tidak bisa membawa rakyat Suriah atau mayoritas mereka untuk menyetujui hasil seperti ini.” Demikian menurut Obama, padahal kenyataan yang sebenarnya mayoritas Rakyat Suriah sangat mencintai dan mendukung Presiden Assad, mulai dari rakyat biasa, pejabat, tokoh-tokoh agama dan para Ulama Islam. (AL/ARN/AM)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

1 thought on “Obama: Perang Suriah Tiada Berakhir Kecuali Presiden Assad Pergi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker