Salafi Wahabi

Muslim.or.id Tentang Afrokhi Abdul Ghoni

Muslim.or.id Kultuskan  Afrokhi Abdul Ghoni, Bukan Kiyai Diagung-agungkan Sebagai Kiyai…

Ketika kami browsing di Mbah Google tiba-tiba geli melihat sebuah judul yang lucu dan unik berlebih-lebihan yaitu tentang taubatnya seorang Kiyai menjadi Wahabi. Bertaubat kok menjadi Wahabi, aneh bin ajaib kan? Setelah kami klik, lho ternyata tentang biografi konyol Bapak Afrokhi Abdul Ghoni seorang berhati Wahabi tulen. Afrokhi Abdul Ghoni itu siapa sih kok oleh www.muslim.or.id disebutnya sebagai seorang Kiyai NU? Sesungguhnya orang ini tidak pernah menjadi  seorang Kiyai NU, itu adalah sebutan yang disematkan kepadanya oleh orang-orang Wahabi untuk memfitnah Kiyai-kiyai Nu.

Setahun yang lalu kami pernah memuat laporan tentang Afrokkhi Abdul Ghoni di link berikut: http://ummatipress.com/2011/02/16/afrokhi-al-wahabi-ngumpet-saat-dikunjungi-densus-99-anti-teroris-aqidah/ –  Silahkan dilihat  untuk mengenal bagaimana sebenarnya orang yang dibangga-banggakan oleh kaum Wahabi ini. Ternyata orang ini adalah seorang pengecut yang tidak mencerminkan sebagai orang yang pantas untuk dibanggakan.

Www.muslim.or.id ternyata website Wahabi, mungkin kaum muslimin masih banyak yang tidak tahu tentang ke-wahabian-nya. Nah, yang di bawah ini kami COPAS seutuhnya apa yang kami temukan di www.muslim.or.id tentang Afrokhi Abdul Ghoni yang full fitnah kepada Kiyai-kiyai NU. Silahkan baca dan silahkan  bandingkan dengan berita liputan langsung tentang Afrokhi Abdul Ghoni yang ada di link ini ;

http://ummatipress.com/2011/02/16/afrokhi-al-wahabi-ngumpet-saat-dikunjungi-densus-99-anti-teroris-aqidah/

Kisah Taubat Seorang Kyai

( www.muslim.or.id )

21 September 2010

“Terus terang, sampai diusia +35 tahun saya ini termasuk Kyai Ahli Bid’ah yang tentunya doyan tawassul kepada mayat atau penghuni kubur, sering juga bertabarruk dengan kubur sang wali atau Kyai. Bahkan sering dipercaya untuk memimpin ziarah Wali Songo dan juga tempat-tempat yang dianggap keramat sekaligus menjadi imam tahlilan, ngalap berkah kubur, marhabanan atau baca barzanji, diba’an, maulidan, haul dan selamatan yang sudah berbau kesyirikan”

“Kita dulu enjoy saja melakukan kesyirikan, mungkin karena belum tahu pengertian tauhid yang sebenarnya” (Kyai Afrokhi dalam Buku Putih Kyai NU hal. 90)

“Kita biasa melakukan ziarah ngalap berkah sekaligus kirim pahala bacaan kepada penghuni kubur/mayit. Sebenarnya, hal tersebut atas dasar kebodohan kita. Bagaimana tidak, contohnya adalah saya sendiri di kala masih berumur 12 tahun sudah mulai melakukan ziarah ngalap berkah dan kirim pahala bacaan, dan waktu itu saya belum tahu ilmu sama sekali, yang ada hanya taklid buta. Saat itu saya hanya melihat banyak orang yang melakukan, dan bahkan banyak juga kyai yang mengamalkannya. Hingga saya menduga dan beranggapan bahwa hal itu adalah suatu kebenaran.” (Kyai Afrokhi dalam Buku Putih Kyai NU hal. 210)

BACA :  INI DAFTAR SEBAGIAN USTADZ SALAFI WAHABI DI INDONESIA

Beliau adalah Kyai Afrokhi Abdul Ghoni, pendiri sekaligus pengasuh pondok pesantren “Rahmatullah”. Nama beliau tidak hanya dibicarakan oleh teman-teman dari Kediri saja, namun juga banyak diperbincangkan oleh teman-teman pengajian di Surabaya, Gresik, Malang dan Ponorogo.

Keberanian beliau dalam menantang arus budaya para kyai yang tidak sejalan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih yang telah berurat berakar dalam lingkungan pesantrennya, sikap penentangan beliau terhadap arus kyai itu bukan  berlandaskan apriori belaka, bukan pula didasari oleh rasa kebencian kepada suatu golongan, emosi atau dendam, namun merupakan Kehendak, Hidayah dan Taufiq dari Allah ta’ala.

Kyai Afrokhi hanya sekedar menyampaikan yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, mengatakan yang haq adalah haq dan yang batil adalah batil. namun, usaha beliau itu dianggap sebagai sebuah makar terhadap ajaran Nahdhatul Ulama (NU), sehingga beliau layak dikeluarkan dari keanggotaan NU secara sepihak tanpa mengklarifikasikan permasalahan itu kepada beliau.

Kyai Afrokhi tidak mengetahui adanya pemecatan dirinya dari keanggotaan NU. Beliau mengetahui hal itu dari para tetangga dan kerabatnya. Seandainya para Kyai, Gus dan Habib itu tidak hanya mengedepankan egonya, kemudian mereka mau bermusyawarah dan mau mendengarkan permasalahan ajaran agama ini, kemudian mempertanyakan kenapa beliau sampai berbuat demikian, beliau tentu bisa menjelaskan permasalahan agama ini dengan dalil-dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih yang harus benar-benar diajarkan kepada para santri serta umat pada umumnya.

banner gif 160 600 b - Muslim.or.id Tentang Afrokhi Abdul Ghoni

Seandainya para Kyai itu mau mengkaji kembali ajaran dan tradisi budaya yang berurat berakar yang telah dikritisi dan digugat oleh banyak pihak. Bukan hanya oleh Kyai Afrokhi sendiri, namun juga dari para ulama tanah haram juga telah menggugat dan mengkritisi penyakit kronis dalam aqidah NU yang telah mengakar mengurat kepada para santri dan masyarakat. Jika mereka itu mau mendengarkan perkataan para ulama itu, tentunya penyakit-penyakit kronis yang ada dalam tubuh NU akan bisa terobati. Aqidah umatnya akan terselamatkan dari penyakit TBC (Tahayul, Bid’ah, Churofat). Sehingga Kyai-kyai NU, habib, Gus serta asatidznya lebih dewasa jika ada orang yang mau dengan ikhlas menunjukkan kesesatan yang ada dalam ajaran NU dan yang telah banyak menyimpang dari tuntunan Rasulullah dan para sahabatnya. Maka, Insya Allah, NU khususnya dan para ‘alim NU pada umumnya akan menjadi barometer keagamaan dan keilmuan. ‘Alimnya yang berbasis kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih, yang sesuai dengan misi NU itu sendiri sebagai Ahlussunnah wal Jama’ah, sehingga para ‘alim serta Kyai yang duduk pada kelembagaannya berhak menyandang predikat sebagai pewaris para Nabi.

BACA :  Pemalsuan Kitab Ulama oleh Salafi Wahabi

Namun sayang, dakwah yang disampaikan oleh Kyai Afrokhi dipandang sebelah mata  oleh para Kyai NU setempat. Mereka juga meragukan keloyalan beliau terhadap ajaran NU. Dengan demikian, beliau harus menerima konsekuensi berupa pemecatan dari kepengurusan keanggotaannya sebagai a’wan NU Kandangan, Kediri, sekaligus dikucilkan dari lingkungan para kyai dan lingkungan pesantren. Mereka semua memboikot aktivitas dakwah Kyai Afrokhi.

Walaupun beliau mendapat perlakuan yang demikian, beliau tetap menyikapinya dengan ketenangan jiwa yang nampak terpancar dari dalam dirinya.

Siapakah yang berani menempuh jalan seperti jalan yang ditempuh oleh Kyai Afrokhi, yang penuh cobaan dan cobaan? Atau Kyai mana yang ingin senasib dengan beliau yang tiba-tiba dikucilkan oleh komunitasnya karena meninggalkan ajaran-ajaran tradisi yang tidak sesuai dengan syari’at Islam yang haq? Kalau bukan karena panggilan iman, kalau bukan karena pertolongan dari Allah niscaya kita tidak akan mampu.

Kyai Afrokhi adalah sosok yang kuat. Beliau menentang arus orang-orang yang bergelar sama dengan gelar beliau. yakni Kyai. Di saat banyak para Kyai yang bergelimang dalam kesyirikan, kebid’ahan dan tradisi-tradisi yang tidak sesuai dengan ajaran Islam yang haq, di saat itulah beliau tersadar dan menantang arus yang ada. Itulah jalan hidup yang penuh cobaan dan ujian.

BACA :  Dzikir Brjama'ah Setelah Shalat dengan Suara Keras Itu Sunnah

Bagi Kyai Afrokhi untuk apa kewibawaan dan penghormatan tersandang, harta melimpah serta jabatan terpikul, namun murka Allah dekat dengannya, dan Allah tidak akan menolongnya di hari tidak bermanfaat harta dan anak-anak. Beliau lebih memilih jalan keselamatan dengan meninggalkan tradisi yang selama ini beliau gandrungi.

Inilah fenomena kyai yang telah bertaubat kepada Allah dari ajaran-ajaran syirik, bid’ah dan kufur. Walaupun Kyai Afrokhi ditinggalkan oleh para kyai ahli bid’ah, jama’ah serta santri beliau, ketegaran dan ketenangan beliau dalam menghadapi realita hidup begitu nampak dalam perilakunya. Dengan tawadhu’ serta penuh tawakkal kepada Allah, beliau mampu mengatasi permasalahan hidup.

Pernyataan taubat Kyai Afrokhi:

“Untuk itulah buku ini saya susun sebagai koreksi total atas kekeliruan yang saya amalkan dan sekaligus merupakan permohonan maaf saya kepada warga Nahdhatul Ulama (NU) dimanapun berada yang merasa saya sesatkan dalam kebid’ahan Marhabanan, baca barzanji atau diba’an, maulidan, haul dan selamatan dari alif sampai ya` yang sudah berbau kesyirikan dan juga sebagai wujud pertaubatan saya. Semoga Allah senantiasa menerima taubat dan mengampuni segala dosa-dosa saya yang lalu (Amin ya robbal ‘alamin)”

(Dinukil dan diketik ulang dengan gubahan seperlunya dari buku “Buku Putih Kyai NU” oleh Kyai Afrokhi Abdul Ghoni, Pendiri dan Pengasuh Ponpes Rohmatulloh-Kediri-, mantan A’wan Syuriah MWC NU Kandangan Kediri)

catatan: Note ini ditulis hanya semata-mata sebagai nasehat, bukan karena ada alasan sentimen atau kebencian terhadap sebuah kelompok. Silahkan nukil dan share serta pergunakan untuk kebutuhan dakwah ilalloh.

-Abu Shofiyah Aqil Azizi- jazahullah khairan

Artikel www.muslim.or.id/

Jawaban untuk tulisan www.muslim.or.id di atas silahkan klik di sini:

http://ummatipress.com/2011/02/16/afrokhi-al-wahabi-ngumpet-saat-dikunjungi-densus-99-anti-teroris-aqidah/

http://ashhabur-royi.blogspot.com/2011/05/lagi-lagi-arfokhi-abdul-ghani-penulis.html/

www.ummatipress.com

Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

67 thoughts on “Muslim.or.id Tentang Afrokhi Abdul Ghoni”

  1. Tanduk syetan memang nyata, dari dulu sampai yaumil ngurek… akan selalu mengeluarkan jurus2 fitnahnya. Ini cocok dan pas sekali dengan hadits Nabi SAW, tentang bahayanya “FITNAH” dari NAJD, Sang Tanduk Syetan.

    Kalau WAHABI nggak main FITNAH, nanti bisa nggak kepakai tuh hadits, hehehe…

    Untungnya ada “WAHABI”, jadi KLOP deh.

  2. Muslim oR ID emang gak bisa bedain mana fitnah mana bukan fitnah. Afrokhi dijakdikan alat fitnah yg murah harganya, na’udzubillah.

    muslim or id ternyata web murahan yg dibungkus tipudaya khas wahabi….

    1. Ada baiknya sesama muslim mengedepankan nasehat atas kasih sayang
      Jika ada fakta lebih baik, namun jika sekedar tuduhan kurang elok rasanya

      1. Bang Sabar, itu Fakta lho Bang, baca dong berita muslim.or.id di atas, itu kan full fitnah? Itu kan khas Website Wahabi, sekarang sih sdh banyak yg tahu mana website Wahabi dan bukan. Dulu sih tahunya ummat Islam aja yg punya website muslim.or.id, kalau sekarang nggak lah, jelas Wahabi kalau bikin berita seperti itu. Saya pun jadi tahu….

  3. dai yang baik tidak akan mencela dan menghina amalan orang lain yg berbeda..si afrokhi aja gak tau ntar dia mati masuk neraka atau nggak, apa lagi ngurusin amalan orang lain. ya Allah, tetapka hati kami dalam ketaan ibadah kepada-Mu. jauhkan kami dari segala macam dusta orang2 yang merasa dirinya paling benar…

  4. Ping-balik: - UmmatiPress : Fakta di Balik Berita
  5. gak habis pikir deh, orang seperti Afrokhi kok dijadikan kebanggaan? Taubat kok ngomongnya ngawur, Kiyai-kiyai difitnah sambil ngaku-ngaku sebagai Kiyai padahal bukan kiyai. Duh, Afrokhi…. kasihan orang2 yg tertipu olehmu…. kamu sih enak dapat duit banyak, tapi orang2 awam yg kautipu gemana nanti di akhirat? Kasihan kan?

  6. Duhai wahabiyyun…
    Kalian sibuk mengusili amaliah sodaramu yang gak sepaham…
    Kalian sibuk jual kecap kafir,syirik,bid’ah kepada sodaramu seiman..
    Lalu apa yang telah kalian perbuat untuk kemslahatan umat..?
    Kalian ngaku paling nyunnah,tapi cara dakwah kalian tak ubahnya seperti penjajah…
    Keteladan Rosululloh macam inikah yang kalian tunjukkan..?
    Kalau begitu,mana yang merupakan rahmat bagi seluruh alam,Muhammad bin Abdullah Rosululloh SAW beserta sahabat,tabi’in,tabi’ut tabi’in hingga ahli baitnya yang kami ikuti,ataukah Muhammad bin dul wahab, Bin Baaz,Ngusaimin,Ngalbani, yang kalian bela & puja setinggi langit…?
    Apakah kelompok kalian saja KAPLING surga diperuntukkan..?

    1. biasa aja lagi mas, nggak usah ngenes gitu deh

      Beberapa kali saya ikuti kajian salafi, dakwah mereka atas dasar kasih sayang, agar saudaranya muslim tidak terjerembab dalam amalan yang tidak berdasar. kira-kira begitu

      Nah mungkin caranya, ada yang bisa menyampaikan dengan baik, walau hasilnya belum ada. namun ada juga yang cara menyampaikannya dianggap kurang baik, karena mood orang yang didakwahi. Ada juga yang memang cara dakwahnya meletup-letup, seperti gunung berapi. Habis orang kanan kiri minggir semua kena semburannya.

      tapi mereka itu kan masih saudara kita, kalau memang ajarannya sesat. Tugas kitalah yang katanya Aswaja mendakwahi mereka dgn baik agar kembali ke jalan yang Haq. dengan Hujjah-hujjah yang Shahih dari Al-Quran dan As-Sunnah ‘ala fahmi salaf.

      wallahu ‘alam

      1. Bang Sabar, coba baca yg teliti semua artikel di Ummati tentang bantahan Fitnah2 Wahabi, semua bantahan di Ummati berdasar Qur’an dan hadits shohih. Baca artikelnya dulu sebelum koment-koment, bang sabar.

        Kalau postingan di ats itu adalah artikel yg dimuat MUSLIM.OR.ID

  7. Grandsyekh (syaik abdullah ad dagestani q.s) bertanya suatu kali di dalam khalwatnya di diwan awliya, “Yaa Rasuulullah, mengapa engkau membiarkan mereka(wahabi)?”  Nabi (saw) bersabda, “Mereka adalah yang terbaik di masa (sekarang), untuk membuat masa jahiliah datang dengan cepat,” karena Sayyidina Mahdi (as) tidak akan datang sampai kebodohan/jahiliah memenuhi dunia!  Jadi kita memerlukan mereka sekarang.  Waspadalahl!

    (Mawlana syaikh hisham al kabbani q.s)

    1. Masa Rasulullah menyebut tentang wahabi…. kok bisa2nya Anda menyimpulkan yang dimaksud dengan “mereka” di hadits itu adalah wahabi. padahal wahabi menurut versi ahlul bid’ah adalah pengikut Muhammad bin Abdul Wahab yang hidup ratusan tahun setelah Rasulullah wafat. Itu hadits riwayat siapa ya? biar bisa dicari di kitab aslinya.

    1. Ana hanya bisa ketawa geli membayangkan kelakuan Afrokhi Dul Ghoni yg ngumpet saat disamperin DENSUS 99 Anti Terror Aqidah. Baru segitu aja ngumpet, padahal cuma mau diajak dialog lho.

      Gemana nih, orang pengecut gitu kok dibangga-banggain kaum Wahabi? Dan anehnya orang2 kebanggaan Wahabi kok sebenarnya gak ada yg pantas dibanggakan tetapi memaksakan diri membangga-banggakannya, jadinya lucu dan bikin geli aja.

      1. saya saranin anda pelajari dulu tulisan yai abdul ghoni serta pendalilannya ,kalu saya telaah pak yai A G pendalillan sangat ilmiah, dan pas ,kalau udah kemudian bandingkan dengan pendalilan yg dikritisi pak yai A G. jangan hanya karena tradisi yg dianggap agama spt tahlilan kematian dikritisi anda emosi. boleh emosi tp yg ilmiah. gini aja deh mbak kalau anda bisa menyebutkan dalil hadis yg soheh bahwa rosul dan shbtnya mengadakan upacara selamatan hari 1,3, 7,40 dstnya .di ktb hds apa, bab apa ,dikeluarkan siapa . demi alloh saya trnsfr ke rek anda 1 juta cash. saya tunggu jawabannya

        1. Mau dong uang 1 jt nya, buat modal dagang celana cingkrang….hehehehe

          Bukunya Kang AG kan dah di terbitkan buku bantahannya, coba Mas Joko baca buku bantahannya….

          1. kalau dalil sandaran dalam melakukan suatu amal yg dianggap ibadah aja….gak bisa tunjukan,berarti beramal tanpa ilmu dong?? apa tuh namanya …??. atau beranggapan bahwa amalan yg gak ada dalilnya itu rosulullah lupa menyampaikan pada umatnya?? atau rosullullah menyembunyikaanya ? pada dikatakan dalam qur an tentang sempurnaya agama ini?? apa mungkin qur annya salah??.ingat ya ini dalam kontek syariah!! kalau masalah dunia sains dan technologi berkembang terus berkembang karena rosul kita bersabda (antum a” lamu bi umuri dunyakum) seandainya rosul kita yg mulia ditanya bagaimana membikin jembatan yg baik? tidak mungkin rosul kita menjelaskan perbandingan semen:pasir nya, cakar ayamya, tiang penyagga besi ukuran brp? jadi dlm urusan dunia akan terus berkembang….tapi manusia emang ajib ya…untuk urusan maslahat dunia nyantai2 aja….tapi kreatip memproduksi syariat baru .. pada hal …seandainya syariat2 baru spt tahlilan kematian, maulid, wisata kuburan..itu tidak diadakan gak akan ada masalah. ziarah memang disyariatkan untuk mengigat kematian ,knp harus kekuburan wali fulan wa alan? ada apa dibalik itu semua….

  8. apakah Afrochi ini identik ID rofi abdul ghani yg dulu sering nongol di Forum Diskusi Brawijaya , Klo memang dia benar si rofi abdul ghani maka kacau alur pikirnya … nyungsep berulang ulang tapi nggak pernah kapok dan nggak sadar kalo dia bodoh….

  9. mas …kalau mau bantah yai abdul ghoni ,coba pakai cara yg ilmiah,manaletak kekeliruanya ,pendalilannya bener apa gak, kamu juga bantah pake dalil, yg benar begini lo…,ini dalilnya qur annya, ini dalil hadisnya, dikeluarkan siapa..kitab apa…bab apa…halaman brp…derajat hadistnya gimana…. jadi debatnya ilmia ..bukan debat kusir, kalau dibaca komentarnya kamu2(yg gak setuju yai abdul ghoni) kaya gak makan sekolahan aja..kalau udah mentok keluar deh senjata pamuskas…serbu..lumat..sikat..babat…embat. ya pantes aja pak yai gak mau nemui orang yg datang pasukan kurowo gitu. pakai akal mas..jangan pakai otot

    1. Orang beratamu baik2 Nte bilang serbu, dasar Wahabi pengecut aja pakai ngumpet. Kan itu di desanya Afrokhi, dan yg datang cuma empat orang mau klarifikasi, kalau nggak pengecut pasti senang dan bangga kedatangan tamu. Ya emang Afrokhi kebanggaan Wahabi tsb seorang pengecut yg jelas2 mencerminkan orang bahlul masa Nte gak bisa melihatnya? Orang kaya gitu nte bangga-banggain, atau emang nte senang yg penting orangnya berani memfitnah Kyaikyai NU? Kalau emang kaya gitu alasannya ya saya maklum deh, namanya juga Wahabi?

      1. mas alvin mudah2an benar begitu, tapi didaerah lain ada mas dan kejadian ini udah agak lama sampai rumah si ustad dikepung mau dibakar besrta anggota keluarga , perlu anda ketahui ustad2 salafi gak nyuruh murid2nya untk mengikuti atau taasub kepada si ustad dakwahnya hanya mengajak kepada allah antum boleh cek itu. jadi gak ada yg fanatik sama si ustad atau habib fanatiknya kpd alloh dan rosulnya, bahkan kalau ada pendapat ustad yg bertabrakan dengan al quran dan sunah pasti akan ditolak, ngak asal manggut2 aja. jadi kajiannya ilmiah sekalimas…kalau minta2 kekubur2 dikatakan syirik itu secara umum mas…tidak memfonis si a atau b. l syirik. harus terpenuhi syarat2nya dulu, bisa aja blm tau kalau minta2 ke kubur itu syirk, kalau kawan2 itu fobi dengan istilah bid ah,itukan rosul sendiri yg pertama kali sabdakan, coba jangan panik dulu cek dan ricek dululah….jangan sampai nanti malu sendiri dulu mencaci maki wahabi …akhirya malah mengikuti, saran buat kawan belajarlah dari sumber yg benar jangan hanya mencukupkan kata fulan dan alan. mudah2an alloh menunjuki kita semua

  10. asslm..mas jaka tingkir, yg saya tau orang seperti sampeyan yg wahabi gak bakalan nerima dalil atau apapun yg orang lain berikan kpd orng wahabi. dilihat dari tulisan anda, sprtinya anda wahabi tulen yah..maaf..sekali lagi anda boleh berpendapat ala wahabi tp jgn membuat fitnah dg menuduh ajaran orang lain yg berbeda pendapat oleh wahabi dibilang syirik..musyrik. jgn ngurusin ibadah orang lain yg sudah dikerjakan oleh para alim ulama dahulu. jgn sampe ada alasan wahabi bilang “itu adalah kebenaran yg harus disampaikan”. klo seandainya, ane bilang muka ente jelek jgn marah yah..karena mungkin muka ente jaug banget ama muka nya dude herlino…
    oh iya saya mau tanya,orang wahabi yg namanya albaraja (maaf, saya gak mau pake gelar ustadz atau kyai krn itu bid’ah dholalah, ane takut nyemplung ke neraka) pernah bilang,”daging sembelihan buat acara maulidan hukumnya lebih haram daripada babi”..emang ada dalilnya..? tolong klo ente gak paham tanyain ama wahabi yg lain yah..trmksh…

  11. sebelumya mohon dimaafkan kalau tulisan saya kurang berkenan…..setahu saya ALBARAJA ITU bukan salafi dia adalah khilafah kelompok khilafatul muslimin yg pusatnya dilampung, jadi dia bukan salafi mas ….penampilan sekilas sama tapi isi nya jauh beda. khilafatul muslimin ini mewajibkan anggotanya baiat amir, mas. jadi negara ada dalam negara,tapi yg diatur jemaah mrk aja. salafi taat sama pemimpin mas dlm hal ini pak SBY selama memerintahkan yg haq, mengingkarinyapun dengan cara haq dan bijak, cobalah antum betulkan niat dan ikhlaskan niat dulu dalam menghadapi fitnah ini….benar2 hanya ingin mencari jalan kebenaran, atau cek dan ricek apa betul salafi spt itu……mudah2an alloh mudahkan langkah kawan2 semua

      1. saya rasa mas salah kali yah…yg biasa ngatain thogut sama pemerintah kita bahkan mengkafirkan ada lo mas….penampilan hampir sama….krn mrk juga tau hukum jenggot dan celana cingkrang ini…tapi pemikiranya terpengaruh osama bin laden, bahkan mengtakan bom bunuh diri jihad,wajib berontak sama pemerintah dll mas. coba antum dengerin radio rodja 756 am,atau lewat radio streming atau antum liat di rodja tv atau insan tv,lewat streaming, buktikan mas cek sendiri kebenarannya.

        1. hehehehee dah pernah sih ke radio Rodja, sayangnya ga cocok sama saya, kalo menurut ente mereka yg teriak thogut itu beda dg ente, dimana bedanya ?? bukankah ajarannya sama, dari Ibnu Taimiyah, Ibnu Qoyyim, lanjut ke MAW, Syaikh Utsaimin, Al-Bani, Bin Baz dll ??? jadi mereka salah pemahaman yg diajarkan or salah yg mengajarkan ??? mereka khawarij? jadi diantara salafy itu ada khawarij? saling memberi label khawarij/sesat dll sesama salafy? dari zaman al-bani ampe sekarang seperti salafy yamani, sururi, as sewed, jafar umar thalib, kenapa saling serang dg melabelkan khawarij? salah pemahaman or salah yg mengajarkan or pemahamannya yg salah ???

    1. trmksh atas jawabannya..antum bilang albaraja beda ama wahabi..bedanya dimana? sama2 mengkafirkan umat islam lain yg beda pemahaman. emang sih beda baju tapi kan prodak n labelnya sama. maaf..sepertinya antum yg harus jaga dari fitnah, karena justru fitnah ini datang dari wahabi.
      mas jaka tingkir. antum n wahabi yg lain sepertinya belum pantes make nama kelompok salaf. sepertinya ulama2 salaf dulu tidak mengajarkan yg namanya mengkafirkan muslim yg lain…emangnya ada dalil yg mengatakan bahwa kelompok wahabi yg mengaku salaf pasti masuk surga?
      mas ane mau nanya, dedengkot wahabi di arab saudi klo shalat tarawih dibulan Ramadhan kok 20 rakaat sih? kan Baginda Rasulullah gak ngajari 20 tapi 7. yg bener yg mana?

  12. ———————- WE LOVE ULAMA ————————–
    ———————- WE LOVE ASWAJA ————————

  13. @all aswaja n Wahabi
    —- > adakah yg tahu dg blog PERISAI ISLAM. klw gk salah sih adminnya abahna jibril? kok aneh ya… waktu ana komen ada pemberitahuan klw komen2 ane dimoderasi. ana tunggu sampai 3 hari lho? lha sekarang kok malah dah ngilang sama sekali… ada apa ya??

    1. gitu lah Mas Syaidani, koment2 saya juga tidak ada satu pun yg dimunculkan di blog2 Wahabi. Jadi males koment2 lagi di sana. Kapok saya dah, rugi ngetiknya.

  14. antara anda dengan saya aja yg nabinya sama…kitabnya sama..tapi cara memahami agama beda hasilnya beda kan bung.antum gak usah ke rodja …cukup telaah aja…kajian salafi itu, kalau masalah label salafi …siapa aja bisa bikin label atau ngaku-ngaku salafi ..pada akhirnya terbongkar juga. antum aja ngaku aswaja saya juga ngaku aswaja …semua ngaku aswaja buktinya gak samakan pemahamanya….semua itu karena hawa nafsu dan syeton yg bertengger di hati2 kita. kalau para ulama dari syaihul islam taimiyah s/d syeh albani (mudah2an allah merahmati mereka) merekatelah dengan tulus ikhlas mengajarkan din yg hanif ini. sebenarya anda itu sedikit banyak udah tau cuma hidayahlah yg blm menyapa diri anda. mudah2an allah memberi hidayah kpd kita semua amin

    1. hidayah yg saya mau, mudah2an saya selalu diberi kecintaan kpd Baginda Sayyidina Muhammad saw oleh Allah swt, dan selalu berpegang teguh kepada ahlus sunnah wal jama’ah yg ORI, bermahzab kepada ulama2 mahzab, terhindar dari godaan, hasutan wahabisme…..amiin

      1. mas aswaja alhamdulillah sebenarnya antum sedikit banyak udah dapat hidayah… buktinya antum ingin berpegang kepada aswaja yg ori, karena aswaja yang ori itu rosulullah dan para sahabatnya..oke. sedangkan rosul gak pernah ngadain tahlilan dan yasinan kematian hari ke 1,3 ,7 40,100,1000,dst, rosul juga ngajarin minta2 ke kubur dll antum tau itu. kalau antum konswekuen dengan omongan antum amalan itu harus ditinggalin. terus masalah madzab,.saya mau nanya sama antum imam safii itu madzabnya apa????

        1. @joko tingkir
          — > malez ya ngladenin debat soal tahlil n baca yasin dengan ente. selaen isunya jadul, paling2 klw ente dilayani ya ngacir.. kayak ustad2 afrokhi. ngumpet gitcu loh?
          —- > dari komen2 ente, ana jadi tau klw ente tu wahabinya cuma ikut2an. taklid gitcu loh? masak ibnu taimiyah yang ngajak berakidah “neraka tidak abadi” dan “alam adalah qodim” kok dikataan ngajak ke agama yang hanif? tau gak sih ente klw semua agama itu IJMA’ bahwa neraka itu abadi?
          —- > tau gak sih ente, klw para ulama sepakat barang siapa berkeyakinan “neraka itu tidak abadi” maka orang itu dihukumi KAFIR?

          1. kok pertanyaan saya diatas kok gak dijawab?betul saya cuma penuntut ilmu yg bodoh, tapi saya gak taklid buta spt anda.. saudaraku anda udah bener baca kitabnya ibnu taimiyah atau sekedar mencomot tulisan habib atau abu salafi? coba antum baca http://www.firanda.com dikupas habis bis…bissss…tanpa bisa jawab, disitu terungkap yg sodara2 ulamakan ternyata menghalalkan dusta…..memelintir makna hadis…..menggunakan hadis2 palsu untuk megesahkan amalanya . naudzubillah miindalik.

          1. sodaraku coba anda baca dulu ajaMULIA DENGAN MAHAJ SALAF, Insya allah membawa faedah…tinggalkan dulu kebencian di hati kalau mau mencari kebenaran….

  15. @joko tingkir
    ==kok pertanyaan saya diatas kok gak dijawab?
    —- > pertanyaan yang mana ya?
    === betul saya cuma penuntut ilmu yg bodoh, tapi saya gak taklid buta spt anda.
    —- > nah ini baru hebat.. atw berlebihan ya? Seorang yang BODOH tapi mampu BERIJTIHAD? modalnya apa ya??
    === saudaraku anda udah bener baca kitabnya ibnu taimiyah atau sekedar mencomot tulisan habib atau abu salafi?
    —- > al hamd.. ana dah baca beberapa kitab bin taimiyah dan ibnul qoyyim versi arabnya? Lha antum gimana? Menurut ana selain bin taimiyah berpendapat “neraka tidak abadi” n “alam adalah qodim”. Dia juga berpendapat Allah adalah “JISIM”. Bahkan beliau bangga mengatakan Allah adalah JISIM. Mujassimah gak ya? Minta bukti?? Oh ya.. sekedar info.. ijma’ ulama mengatakan barang siapa berpendapat ketiga hal ini, maka di hukumi KAFIR atw minimal FASIQ!!
    == coba antum baca http://www.firanda.com dikupas habis bis…bissss…tanpa bisa jawab
    — > afwan ana alergi sama http2 yang begituan. Apalagi klw ana komen gak ditampilkan! Sebutkan saja kitab dan halamannya nya? Lebih ilmiah gitu loh?

  16. @ joko tingkir
    jt berkata: betul saya cuma penuntut ilmu yg bodoh, tapi saya gak taklid buta spt anda.
    jawab: ternyata anda malah taqlid sama firanda. wah jadi bingung saya….dengan kerancuan pola pikir anda.

    di kamar sambil mesem2 saya nulis komentar…hiii….hhhiiiii

  17. sodaraku coba antum baca yg benar terus antum berdoa minta sama allah agar ditunjukan yg haq itu haq yg batil selama nya akan tetap batil, saya memang bodoh tapi alhamdulillah alloh mudahkan hati ini untuk menerima kebenaran, walaupun anda baca 1000x tapi tidak ada niatan ikhlas hati antum untuk mencari kebenaran yg keluar cacian dan hujatan. masalah www,firanda.com antum gak mau baca itu hak antum, tapi bagaimana antum mau obyektip dalam membandingkan, kalau antum gak mau baca,beliau ini S3 DOKTORAL aqidah universitas madinah. saya nggak meliat dari sekolahnya, tapi yg beliau paparkan memang benar dan obyektip. saya juga baca tulisan habib munzir, kalaulah pendalilan habib itu benar demi allah pasti saya ikut beliau. kita ambil contoh satu dari sekian banyak fitnah yg terjadi dikalangan muslimin, akal yg mana yg bisa menerima orang datang ke kubur minta2 sama orang mati, katakan wali fulan syech fulan…..mereka itu sudah wafat ,mandi aja dimandiin , dikafani ke kubur digotong sama orang kpk dimintain ….apakah kita tau apa yg terjadi dialam kubur mereka??? mereka itu perlu doa kita ya akhi…bukan malah kita minta2 kekuburnya…… setiap tahun didaerah saya 50 bus berziarah ke kubur2 keramat(barokah) mereka datang dari pelosok2 kampung, sebagian mereka pedagang2 asongan yg berharap dagangan laris…..ada juga petani yg berharap tanamanya subur…pns golongan rendah…berharap cpt naik pangkat..dll. kasihan akhi seakan-akan mereka itu gak punya tuhan yg maha mendengar dan meng ijabah doanya…..sehingga mereka perlu orang mati….sebagai wasilah, kasihan mereka akhi …kita harus selamatkan aqidah mereka …jangan sampai terjadi umatnya nabi Nuh AS versi sekarang. coba antum renungkan wahai sodaraku seislam……

    1. oooooh jadi Pak de Firanda itu S3 doktoral yah?? kok tata bahasanya ga sopan yah??? gampang menghujat sana sini? emangnya jurusan ia kuliah “PINTAR MENGHUJAT” yaahh??? wah kalo itu saya yakin dah expert banget dia….ane kasih teprok pramuka deh…..prok..prok..prok..prok..prok..prok..prok…

      1. Joko Tingkir, mati2an membela wahabi, maklum saja dia itu kaki tangan wahabi yang mungkin mendapat pulus dari dinasti saud demi menapkahi keluarganya maka dia buta tuli terhadap hati nuraninya yang penting dapat pulus.

  18. Orang bicara ato comment bukan hanya menjelaskan siapa yang dia bicarakan tapi dia itu sendiri, keliatan klo orang itu hendak mencari kebenaran ato hanya sekedar memperolok dan menuruti hawa nafsunya.

  19. @joko tingkir
    === saya memang bodoh tapi alhamdulillah alloh mudahkan hati ini untuk menerima kebenaran,
    — > afwan ya .. komfletnya bisa jadi “ataw ente jahil murakkab”
    === walaupun anda baca 1000x tapi tidak ada niatan ikhlas hati antum untuk mencari kebenaran
    —- > ah, ente aja yg suka su’udzon n KURCA (kurang baca)
    === kalau antum gak mau baca,beliau ini S3 DOKTORAL aqidah universitas madinah.
    — > yang ana baca justru tulisan guru2 n kakek guru si firanda.. lagian walau firanda S4, menurut ana, dia gak pinter2 amat. Bahkan guru2nya sendiri mengatakan “firanda adlh pendusta”.
    === akal yg mana yg bisa menerima orang datang ke kubur minta2 sama orang mati,
    —- > gk ada tuh yg minta sama orang mati.. yg ada wasilah. Hadist shahih jelas memperbolehkan, ibnu umar dan bilal juga melakukan wasilah dg nabi nsetelah beliau wafat.bahkan ente pun klw tahiyat dlm sholat juga berbicara dg nabi’ “ assalamu alaika ayyuhan nabi”. Imam syafi’I juga berwasilah dg imam abu hanifah..
    === kasihan mereka akhi …kita harus selamatkan aqidah mereka …
    — > Menurut ana orang yg perlu dikasihani adalah orang2 seperti ibnu taimiyah yg berkeyakinan “alam adalah qodim” n “ Neraka tidak abadi” n “allah adl JISIM”. Dan yg perlu diselamatkan adalah pengikut2nya yg masih hidup agar tidak ikut terjerumus??

  20. batu gunung yg hitam dan keras masih bermanfaat untuk pondasi bangunan tapi hati yg membatu sama sekali tidak ada manfaatnya…..assalamu alaikum warah mutullah wabarakatuh.

  21. @joko tingkir, gak malu makai nama joko tingkir.!!!. klo wahabi/salafi pakai aja nama bin baz, utsaimin dll, joko tingkir selamanya tidak ada dalam kamus wahabi/salafi, jangan mencoba membelokkan sejarah…

    1. Joko Tingkir, sebuah lengenda dari budaya jawa yang kata orang2 pengikut wahabi budaya jawa itu budaya yg terpengaruh hindu, kok mau ya dia pakai nama “Joko Tingkir” apa tidak syirik, kenapa gak pakai nama yg ke-arab2an, biasanya mereka pakai nama Abu2an, misalnya Abu Gosok, Abu Jahal atau Abu Lahab…….. nyunah kan. he he he 3x

  22. @Joko Tingkir
    tolong tanyakan pd firanda….kenapa banyak komentar dr saudara2 di ummati tidak ditampilkan?
    sebetulnya banyak yg komentar di firanda.com tp sayang tidak ditampilkan…nah ini yg membuat seolah2 web tsb tidak ada yg bisa membantah. yg ditampilkan hanya bagian yg menghujat firanda saja….sdgkan yg menyangkal scr ilmiah tdk ditampilkan

  23. wah, ikhwan2 wahabi salafy kok ga ada yg nongol beberapa hari.. apa pada tidur ya I-) atw pada ngumpet kayak kyai aprokhi 😀

  24. Firanda itu S3 doktoral to? tapi koq sepertinya gak mengerti apa itu bahasa kiasan ya…dan menartikan bahasa atau tulisan orang lain scr tekstual, pdhl mungkin saja orang yg dikritisi oleh Firanda bermaksud mengkiaskan ucapannya. Sudah salah penafsiran, dibahasnya panjang lebar pula…semakin panjang dan lebar pula kesalahpahamannya. pdhl beliau itu kan ustadz yg sering ceramah dimana2, yg mnjadi panutan banyak orang, harusnya beliau tanya2 dulu dong kpd org yg tulisannya hendak dikritisi…maksudnya gimana, apakah itu bermakna kiasan atau tidak…

    Termasuk Afroki ini…yg sy baca, gurunya Afroki wkt belajar di pesantren saja bilang kl Afroki ini tidak pintar bahkan bs dikatakan lambat dlm hal
    pelajaran. koq bisa2nya org yg tidak berilmu spt ini dijadikan ulama?

  25. prabu antum benar, saya belajar bersama afrokhi 7 th. saya pernah membeli kitab Bukhari (4 jilid) pingin sekali aku bisa ngaji bersama beliau tapi harapanku sia-sia sebab sampai keluar pondoknya kitab saya masih baru karena tidak terbaca. Bagi saya itu mungkin sdh garis sy tidak memiliki ilmu yang sy harapkan, persoalanya skrg bibi saya yang jadi kurban karena sepupu saya dan adik2nya sdh terpengaruh aliran ini ; tdk kuat dengan ucapan-ucapan kafir-syirik dari anak-anaknya sekarang kabur dr rumahnya sendiri

  26. Umat Islam sudah terpecah belah, yang satu ikut golongan yang ini, yang itu, ustad A, kiyai B Akhir dunia benar benar sudah dekat ya? Yang jelas saya beriman kepada yang 6, terutama Allah. Saya jadi merasa pesimis dengan umat islam jaman sekarang begitu melihat semua ini, terutama di Indonesia.

    1. @bodoh smua
      Makanya ajarin dong dari yang lebih paham sekte Wahabi, dari awal timbunya, Tujuan dan Maksud adanya Paham sekte Wahabi. Apalagi ane belum ngarti tentang Tauhid dibagi 3, ini yang urgent dulu.

  27. Maaf ana cuma mau ngasih tau admin aja nih, kayaknya dia belum faham arti tobat. Tobat artinya bukan toko obat, bukan pula tolol hebat, melainkan kesadaran yang timbul dalam diri seseorang untuk meninggalkan keyakinan dan perbuatan yang dilakukannya selama ini adalah perbuatan maksiat dan sesat kepada keyakinan dan perbuatan yang lebih membawa keselamatan dunia dan akherat.

    Jadi dari arti tobat tersebut dapat disimpulkan bahwa KH. Afroki sudah dapat membedakan mana yang sesat dan mana yang tidak, mana yang syirik dan mana yang tauhid, mana yang bid’ah dan mana yang sunnah.

    Admin pasti ga setuju dengan definisi di atas karena ga sesuai dengan misinya. Lha wong sabda Rasululloh : Semua bid’ah itu sesat aja dibantah.

  28. *************AQIDAH WAHABI*************
    Makhluk tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali apa yang telah ditetapkan oleh Allah (dalam sunnatullah/hukum alam maupun dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah):
    (QS FATHIR: 13, AL-JIN: 21-22, AL-A’RAF: 188, AL-AN’AM: 50)

    Allah mengingkari amalan orang-orang musyrik yaitu bertawassul kepada orang mati:
    (QS FATHIR: 14, YUNUS: 18, AZ-ZUMAR: 3)

    Tidak ada yang mengetahui perkara ghaib kecuali Allah dan rasul-rasul/nabi-nabiNya yang terpilih:
    (QS AL-AN’AM: 59 AN-NAML: 65, AL-JIN: 26-27)

    Kok bisa aqidah segini lurusnya dibilang sesat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker