Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Indonesia

Muktamar NU ke-33: Jangan Memutuskan Tali Silaturahim Sesama NU

Selamet Effendy Yusuf: Muktamar NU ke-33 Adalah Forum Silaturahim Alim Ulama NU

Muktamar NU ke-33 Berlangsung di Tanah Muassis, Muktamar NU Harus Kondusif …

Islam-institute.com, JAKARTA – Ketua Umum PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) KH Said Aqil Siroj, mengajak media massa untuk ikut menciptakan pelaksanaan Muktamar NU ke-33 pada tanggal 1-5 Agustus 2015 mendatang dengan damai.

“Muktamar nanti berlangsung di Jombang, di tanah kelahiran para muassis (pendiri) NU. Saya mengajak semuanya untuk menghindari cara-cara yang tidak terpuji, sehingga suasana Muktamar kondusif,” kata Kiai Said dalam konferensi pers di Media Center PBNU, Jumat (24/7).

BACA JUGA:  Video Perjuangan Ahok untuk Rakyat Kecil, Video Menyentuh Hati

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Steering Committee Panitia Muktamar NU ke-33 Selamet Effendy Yusuf. Muktamar NU, ujarnya, adalah forum silaturahim alim dan ulama di lingkungan NU. Sehingga harus dilaksanakan dengan berlandaskan semangat mempererat tali persaudaraan.

“Jadi yang berniat memutuskan tali silaturahim, lebih baik dibatalkan dari sekarang, karena memutus tali silaturahim berarti tidak ingin NU maju dan berkembang,” tegas Selamet Effendy Yusuf .

BACA JUGA:  Jadwal Agenda Muktamar NU ke-33 di Jombang, 1-5 Agustus 2015

 

Persiapan Muktamar NU ke-33 di Jombang Capai 95 Persen

Persiapan akhir Muktamar NU ke-33 yang akan dilaksanakan di Jombang pada 1-5 Agustus mendatang diklaim sudah mencapai 95 persen.

“Materi, Komisi Program, Organisasi, dan Rekomendasi, semuanya sudah siap. Materi Masail Dinniyah Maudlu’iyyah, Waqi’iyyah, dan Qonuniyyah, semuanya juga sudah siap. Kegiatan yang bersifat teknis sudah disiapkan dengan baik oleh Organizing Committee,” ungkap Ketua Steering Committee Panitia Muktamar NU ke-33 Selamet Effendy Yusuf, Sabtu (25/7).

BACA JUGA:  Ketua Umum PBNU: Ngurus Sampah Lebih Manfaat

Untuk pembahasan Masail Dinniyah, menurut Selamet Effendy Yusuf, di antaranya NU akan membahas hukum pemakzulan pemimpin, penenggelaman kapal asing pencuri ikan, hukuman mati dari perspektif HAM, hingga eksploitasi alam secara berlebihan.

Konferensi pers persiapan akhir pelaksanaan Muktamar NU ke-33 , selain dihadiri oleh Ketua Umum PBNU dan Ketua SC Panitia Muktamar, juga diikuti oleh Wakil Sekjend PBNU M. Sulton Fatoni, dan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, Arifin Junaidi. (al/republika)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker