Berita Turki

Moskow : Kini Saatnya Presiden Erdogan Mundur Penuhi Janjinya

Di Moskow, Maria Zakharova dari Kemeterian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa kini saatnya Presiden Erdogan bertindak sesuai janjinya mengundurkan diri jika terbukti bekerja sama dengan ISIS dalam pencurian minyak di Suriah.

 

Islam-Institute, MOSKOW  – Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, dalam pernyataannya menyusul laporan independen yang mendukung laporan dan bukti intel Moskow mengenai skandal perdagangan minyak curian antara Turki dengan kelompok teroris ISIS, mengatakan bahwa kini saatnya bagi Presiden Erdogan untuk bertindak sesuai janjinya dengan mengundurkan diri.

Dalam jumpa persnya di Moskow pada hari Kamis, jubir kemeterian Luar Negeri Rusia itu mengatakan bahwa informasi yang dikeluarkan negaranya mengenai penyelundupan minyak yang dilakukan ISIS ke Turki telah dikonfirmasi oleh pihak-pihak lain sekarang.

BACA :  Mungkin Irak Akan Minta Bantuan Rusia Perangi Teroris ISIS

“Misalnya, surat kabar Denmark Klassenkampen telah menerbitkan laporan tentang partisipasi Turki dalam penyelundupan minyak, yang telah disiapkan oleh perusahaan konsultan Rystad Energi,” katanya.

Juru Bicara itu menekankan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyatakan sebelumnya bahwa ia akan mundur dari kursi presiden jika penyelundupan minyak curian ISIS ke Turki benar terkonfirmasi. Dan Rusia telah mengajukan bukti kemitraan Turki dalam penyelundupan tersebut, hal itu berarti bahwa sekarang giliran Erdogan bertindak sesuai janjinya untuk mundur.

banner gif 160 600 b - Moskow : Kini Saatnya Presiden Erdogan Mundur Penuhi Janjinya

“Saya ingin mengingatkan Anda bahwa belum lama ini, Presiden Turki mengumumkan kesiapannya untuk mundur jika terbukti bahwa pengiriman minyak oleh Ankara atau dengan bantuan pemerintah Ankara dari kelompok teroris [benar berlangsung], bahwa “ jika fakta ini terbukti, saya akan meninggalkan kursi ini,” ungkap jubir kemenlu itu mengutip kata-kata Erdogan kepada wartawan di sela-sela KTT iklim di Paris, “ Sekarang saya ingin tahu, bagaimana dengan kursi itu??” tambah Zakharova .

BACA :  Tragedi Paris Akibat Prancis Tak Gubris Peringatan Assad

“Rusia saat ini sedang melaksanakan semua tindakan dalam melawan penyelundupan minyak oleh ISIS dan berharap bahwa negara-negara lain akan bergabung serta bekerja sama dengan Moskow,” kata Zakharova.

“Seperti yang kalian tahu, dan kami sudah mengatakan ini terus-menerus, Rusia saat ini menerapkan langkah-langkah untuk menghentikan dan menutup jalur pengiriman minyak oleh teroris. Kami berharap adanya kerjasama nyata yang aktif dengan negara-negara lain ke arah tujuan tersebut,” tambahnya.

BACA :  Menonton Kelicikan dan Kemunafikan Erdogan di Irak

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa presiden Erdogan dan anggota keluarganya terlibat langsung dalam pengiriman minyak ilegal yang dicuri ISIS dari ladang minyak milik Suriah.

“Para pemimpin Turki, termasuk Presiden Erdogan dan keluarganya, terlibat dalam perdagangan minyak ilegal dengan militan ISIS,” ungkap Kementerian Pertahanan Rusia menekankan bahwa Turki adalah tujuan akhir untuk minyak yang diselundupkan dari Suriah dan Irak.

Satelit pengintai Rusia dan gambar-gambar drone menunjukkan ratusan truk minyak bergerak dari wilayah yang dikuasai ISIS ke Turki. iring-iringan ratusan truk minyak itu bergerak mencapai tujuan mereka di kilang dan pelabuhan yang dikendalikan oleh keluarga Presiden Turki itu.  (AL/ARN)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker