Berita AS

Militer Rusia Dicemburui Obama dalam Pidatonya di PBB

Militer Rusia, NEW YORK – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyampaikan pidatonya di hadapan Majelis Umum PBB. Dalam pidatonya, Obama menuduh Rusia menggunakan kekuatan militer untuk mengembalikan kejayaannya yang hilang. Tuduhan Obama yang agal “cemburu” ini keluar setelah AS dan Rusia berseberangan kepentingan dalam krisis Suriah dan krisis Ukraina.

Dalam pidatonya, Obama tampak iri dengan perkembangan kekuatan militer Rusia. ”Dalam dunia yang meninggalkan kekaisaran yang usang ke belakang. Kita melihat Rusia berusaha untuk memulihkan kejayaan yang hilang melalui kekuatan”. Kata Obama, seperti dikutip oleh Guardian, Rabu (21/9/2016).

obama rusia gunakan kekuatan untuk kembalikan kejayaan Dy7 thumb - Militer Rusia Dicemburui Obama dalam Pidatonya di PBB

Perbandingan anggaran militer AS dan militer Rusia

Tapi, tuduhan Obama itu kontradiksi dengan kondisi militer antara kedua negara, yakni AS dan Rusia. Di mana, anggaran pertahanan dan kehadiran militer AS di luar negeri telah jauh mengalahkan Rusia.

Rusia telah mengalokasikan lebih dari 3 triliun rubel (USD 46 milIar) untuk belanja militernya pada tahun 2016. Angka itu sekitar 20 persen dari total anggaran negara untuk tahun yang sama.

banner 2 2 - Militer Rusia Dicemburui Obama dalam Pidatonya di PBB

Sedangkan alokasi belanja militer AS tercatat 11 kali lebih banyak dari militer Rusia. Menurut Departemen Pertahanan AS, anggaran untuk belanja militer pada 2016 sebesar USD585 miliar. Tahun lalu, Washington menghabiskan lebih dari USD560 miliar yang merupakan 54 persen dari total anggaran negara.

Militer AS di luar negeri juga jauh lebih banyak ketimbang militer Rusia. Sebagai perbandingan, Militer Rusia mempertahankan pangkalan militer di Tajikistan (7.500 prajurit). Di Belarusia, Armenia, Kyrgyzstan (400 prajurit). Di Abkhazia (4.000 prajurit) dan fasilitas militer di Vietnam. Rusia juga menggunakan pangkalan militer Kheimim untuk operasi militer di Suriah.

Sedangkan militer AS, menurut catatan The Nation, ditempatkan di 74 negara dengan hampir 800 pangkalan militer.

Simpan

Simpan

Simpan

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker