Berita Palestina

Militer Hamas Menyita Drone Milik Israel

Militer Hamas Menyita Drone (Pesawat Tak Berawak)  Milik Israel

Rezim Israel menggunakan drone UAV untuk mengumpulkan intelijen di pesisir pantai, yang telah berada di bawah pengepungan Israel yang melumpuhkan aktivitas nelayan Gaza sejak tahun 2007.

Islam-Institute.com, GAZA – Gerakan perlawanan Palestina Hamas mengatakan telah menyita pesawat tak berawak atau drone milik Israel di utara Jalur Gaza yang terkepung Isrel. Tindakan Hamas ini merupakan insiden kedua dalam dua bulan terakhir.

Menurut laporan media pada Sabtu (19/9), anggota sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam, menyita pesawat tak berawak setelah jatuh di daerah di pinggiran Beit Lahia di Gaza utara.

banner gif 160 600 b - Militer Hamas Menyita Drone Milik Israel

Ini adalah pesawat tak berawak Israel kedua yang direbut oleh pejuang perlawanan Palestina selama dua bulan terakhir. Kembali pada bulan Juli, Hamas mengumumkan telah merebut pesawat tak berawak yang turun di Gaza utara, menambahkan bahwa pejuang gerakan berhasil mengambil alih kendaraan udara tak berawak (UAV).

Rezim Israel menggunakan drone UAV untuk mengumpulkan intelijen di pesisir pantai, yang telah berada di bawah pengepungan Israel yang melumpuhkan aktivitas nelayan Gaza sejak tahun 2007.

Musim panas lalu, rezim Tel Aviv melancarkan serangan militer 50 hari terhadap pesisir yang terkepung, menewaskan 2.140 warga Palestina, termasuk 557 anak-anak.

Agresi juga meninggalkan 11.100 warga Palestina terluka, termasuk 3.374 anak-anak dan perempuan 2.088, dan pengungsi lebih dari 170.000 orang lain. (AL/Ptv/Arn)

 

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker