Iman

Pola Pikir Tentukan Panjang Pendeknya Umur Manusia ?

Menurut Ilmuwan: Pola Pikir Menentukan Panjang Pendeknya Umur Manusia

Malaikat tersebut diperintahkan untuk menuliskan empat perkara, yaitu: menulis rizkinya, batas umurnya, pekerjaannya dan kecelakaan atau kebahagiaan hidupnya.

 

Islam-institute.com, .com – Usia rata-rata manusia saat ini tidak lebih dari 70 tahun, penyebabnya diduga karena kinerja organ yang menua dan melemah. Namun menurut Rudi Westendorp, ilmuwan asal Copenhagen University, Inggris, manusia tidak bisa hidup lebih lama karena pola pikir.

Rudi mengatakan bahwa satu-satunya alasan yang menyebabkan manusia tidak mampu hidup lama adalah karena mereka tidak percaya bahwa mereka dapat hidup lebih lama. Pola pikir tersebut telah mencegah manusia beradaptasi dengan peningkatan harapan hidup yang bisa melebihi 100 tahun.

“Merupakan cara pandang yang salah jika kita beranggapan kita dapat mengambil kisah hidup orang tua dan leluhur kita, dan menerapkannya dalam hidup kita sendiri” tulis Rudi, dalam bukunya yang berjudul Growing Older Without Feeling Old: On Vitality and Ageing, seperti dilansir Dailymail, 11 Oktober 2015.

banner 2 2 - Pola Pikir Tentukan Panjang Pendeknya Umur Manusia ?

Dalam bukunya, Rudi juga mengatakan bahwa kini manusia-manusia pertama yang kelak akan hidup hingga usia 135 tahun telah lahir. Hal tersebut didasarkan pada penelitian di Inggris yang menunjukkan bahwa berkat pola hidup sehat dan penanganan medis yang lebih baik, usia rata-rata manusia mulai meningkat.

Rata-rata usia manusia meningkat hingga 6 tahun dalam satu generasi. Pada tahun 2030, diperkirakan rata-rata perempuan akan bertahan hidup hingga 90 tahun, sedangkan pria akan bertahan di usia pertengahan 80-an. Karena itu Rudi mengatakan bahwa kini, manusia-manusia yang kelak akan hidup hingga 135 tahun, telah lahir.

Catatan Redaksi tentang Umur Manusia:

Itu kata Ilmuwan Inggris yang tentunya tidak kenal dengan ajaran Islam. Mau percaya silahkan, nggak percaya silahkan.

Sebagai muslim, kita punya pegangan yang lebih pasti, yaitu sabda Rasulullah saw dalam hadits shahih berikut ini: “Sesungguhnya salah seorang dari kamu sekalian dikumpulkan kejadiannya dalam perut ibunya selama empat pulah hari berupa air mani. Kemudian menjadi segumpal darah dalam waktu empat puluh hari. Kemudian menjadi segumpal daging dalam waktu empat puluh hari. Lalu diutus malaikat kepada janin tersebut dan ditiupkan ruh kepadanya dan malaikat tersebut diperintahkan untuk menuliskan empat perkara, yaitu: menulis rizkinya, batas umur-nya, pekerjaannya dan kecelakaan atau kebahagiaan hidupnya.” (al/tn)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker