Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Bedah Aliran Sesat

Mencermati dan Menjawab Gerakan Salafi Wahabi

Suara Ahlussunnah wal Jamaah seakan tenggelam di tengah lautan informasi yang bersumber dari kaum sempalan. Baik media tulis, cetak, maupun gambar multi media, lebih-lebih informasi online, mereka lebih full power dalam menguasai jagad internet.

Mencermati dan menjawab gerakan Salafi Wahabi dan Wahabisme. Wahabisme adalah ajaran yang Muncul di Najd – Hijaz (sekarang Aarab saudi). Kenapa kita harus mengenal dan mencermati gerakan dakwah Wahabi dan ajarannya? Suapaya kaum Aswaja tidak tertipu, karena mereka akhir-akhir ini juga menyebut diri mereka sebagai Ahlussunnah Wal Jamaah.

Ibnu Umar ra, beliau berkata, “Nabi Muhammad ( shallallahu ‘alaihi wasallam ) berdoa, “Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami”,  Mereka berkata, dan terhadap NAJD kami’ Beliau mengulangi doanya, “Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.” Mereka berkata (lagi), ‘danNAJD kami.’ Beliau berdoa, “Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.”  Maka, aku mengira beliau (akan) mengucapkan pada kali yang ketiga, (ternyata) Beliau bersabda “Di sana terdapat kegoncangan-kegoncangan (zalaazil), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” (Shahih Bukhari ).

Hadits riwayat Ibnu Umar ra: Bahwa ia mendengar Rasulullah ( shallallahu ‘alaihi wasallam ), bersabda sambil menghadap ke arah timur: Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi disana! Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi disana. Yaitu tempat muncul tanduk setan. ( Shahih Muslim No.5167 )

حدثنا عبد الله ثنا أبي ثنا أبو سعيد مولى بنى هاشم ثنا عقبة بن أبي الصهباء ثنا سالم عن عبد الله بن عمر قال صلى رسول الله صلى الله عليه و سلم الفجر ثم سلم فاستقبل مطلع الشمس فقال ألا ان الفتنة ههنا ألا ان الفتنة ههنا حيث يطلع قرن الشيطان

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah yang menceritakan kepada kami ayahku yang berkata telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id maula bani hasyim yang berkata telah menceritakan kepada kami Uqbah bin Abi Shahba’ yang berkata telah menceritakan kepada kami Salim dari ‘Abdullah bin Umar yang berkata Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] mengerjakan shalat fajar kemudian mengucapkan salam dan menghadap kearah matahari terbit seraya bersabda “fitnah datang dari sini, fitnah datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan”  ( Musnad Ahmad 2/72 no 5410 dengan sanad shahih)

Di Indonesia zaman sekarang ini banyak bermunculan gerakan yang mengatasnamakan Dakwah Islam. Salah satunya yang paling menonjol adalah mereka yang punya jargon “memurnikan tauhid”. Mereka semakin gencar melakukan ekspansi gerakannya melalui berbagai sektor dengan berbagai macam strategi. Baik melalui sektor organisasi di sekolah, organisasi kampus, sampai pada organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Indonesia.

BACA JUGA:  Mengaku Ahlussunnah Waljamaah, Tapi Anggap Sesat Asy'ariyyah

Gerakan mereka juga tidak luput dari hiruk pikuk pertarungan politik, ekonomi, sosial dan kebudayaan masyarakat Indonesia. Mereka juga melakukan penyebaran “ajaran” dari musholla ke musholla, dari masjid ke masjid, dan dari rumah ke rumah. Dan mereka tampaknya berhasil mengajak orang-orang awam agama menjadi pengikutnya, bahkan banyak dari pensiunan PNS menjadi pengikut setia dan sangat bangga dengan agama baru mereka, yaitu “ISLAM MURNI” tanpa bid’ah. Setidaknya demikianlah mereka meyakini agama barunya, tanpa tahu asal-usul dan back-ground  sejarah “ajaran” yang baru dianutnya itu.

Bikin Situs Online Aswaja Sebanyak-banyaknya

Berkaitan dengan permasalah di atas, sekarang ini kondisi umat Islam di Indonesia semakin kompleks. Hal ini seiring dengan kompleksnya pemahaman-pemahaman yang diajarkan oleh berbagai macam sekte dengan kepentingan masing-masing. Diharapkan Media Massa saat ini selayaknya meningkatkan peran mereka sebagai sentral penyebaran ajaran berfaham Ahlussunnah Wal Jamaah.

Akan tetapi sayang, saat ini Media Massa dikuasai oleh kaum sempalan yang bermodal raksasa. Arus informasi yang berseliweran sedemikian cepat, silih berganti justru disuarakan oleh mereka. Suara Ahlussunnah wal Jamaah seakan tenggelam di tengah lautan informasi yang bersumber dari kaum sempalan. Baik media tulis, cetak, maupun gambar multi media, lebih-lebih informasi online, mereka lebih full power dalam menguasai jagad internet.

Adalah kenyataan bahwa di dunia internet sekarang ini, kalau kita mengetikkan keyword: AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH di Google atau Yahoo, maka yang muncul di sana pastilah situs-situs milik kaum sempalan dari Najd. Begitu juga kalau kita ketikkan keyword; TAUHID, maka yang akan muncul adalah juga situs-situs milik mereka. Sehingga masyarakat internet yang awam agama akan menjadi samar penglihatannya, tak aneh jika kemudian mereka beranggapan bahwa sekte sempalan itulah yang yang merupakan representasi Ahlussunnah Wal Jamaah dan Ahlu Tauhid yang sesungguhnya.

BACA JUGA:  Pentingnya Mengenali Akar-akar Radikalisme Atas Nama Agama

Bukankah kenyataan ini cukup memprihatinkan kita semua, lalu bagaimana sulusinya? Solusinya sudah jelas, kita harus merebutnya kembali dengan cara membangun situs-situs online yang sebanyak-banyaknya, karena kita sebenarnya punya keunggulan sumberdaya manusia Pesantren. Dengan back-ground 32.000 pesantren di Indonesia milik Aswaja, bukankah ini bisa mnejadi sumber daya yang berlimpah ruah?

Kita berharap yang dihasilkannya bukan sekedar banyak situs online yang sporadis, tetapi harus dikelola berkesinambungan dari waktu ke waktu tanpa bosan.  Sehingga nanti pada saatnya tiba situs kita punya power lebih besar di Google dan Yahoo atau Bing,  dan selanjutnya dunia internet pada umumnya bisa kita kuasai sepenuhnya.

Pengelola situs online mungkin bisa belajar dialektika dan dinamika dalam dunia perbukuan. Ketika menanggapi munculnya gerakan Salafi yang kian hari semakin marak diperbincangkan dan dibahas, ada seorang “Syaikh Idahram”, dengan ujung penanya yang tajam menulis tiga buku yang berisi sejarah, penyimpangan, kekejaman, dan sebagainya yang dilakukan oleh kelompok Salafi-Wahabi.

Buku trilogi sorotan sejarah dan gugatan untuk Wahabi, yang dibuat oleh Syaikh Idahram ini berjudul: Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, Mereka Memalsukan Kitab-KItab Karya Ulama Klasik, dan Ulama Sejagat Menggugat Salafi Wahabi. Buku trilogi Syaikh Idahram ini menjadi buku-buku “Best Seller” yang laku keras di tengah masyarakat muslim, alhamdulillah.

Mengapa buku-buku ini menjadi best seller dan sangat ramai diperbincangkan?

Pertama, selama ini umat Islam di Indonesia sangat dibingungkan dengan gerakan-gerakan yang mengatasnamakan dirinya sebagai kelompok salafi, sehingga seolah-olah buku trilogi ini menjadi obat bagi umat yang merasa bingung dan merasa perlu kejelasan tentang kelompok salafi.

Kedua, mereka umat Islam dari kelompok salafi sendiri penasaran dengan kelompok yang diikutinya sehingga mereka penasaran pula dengan buku trilogi ini.

Ketiga, banyak orang yang merasa tertarik untuk membacanya dengan melihat judul ketiga buku trilogi ini yang memang menggunakan kata-kata yang sangat menarik, dramatis, atraktif dan faktual. Empat kata terakhir inilah yang mesti dipertimbangkan oleh kita yang ingin berdakwah secara online untuk merebut minat pembaca. Kesimpulannya adalah: jangan lagi hanya menggunakan dialektika penulisan standar jika tidak ingin dicuekin oleh masyarakat pembaca di jagad internet.

Siapa Sesungguhnya Salafi Wahabi?

Prof. Dr. Said Ramadhan al-Buthi dalam bukunya As-salafiyah Marhalah Zamaniyah Mubarakah La Madzhab Islami yang penulis kutip dari salah satu bukunya Syaikh Idahram, mengatakan bahwa wahabi mengubah strategi dakwahnya dengan berganti nama menjadi “salafi” karena mengalami banyak kegagalan dan merasa tersudut dengan panggilan nama Wahabi yang dinisbatkan kepada pendirinya, yakni Muhammad ibnu abdul Wahab. Maka dari itu ada sebagian kaum yang menyebut mereka dengan sebutan Salaf Palsu atau Mutamaslif.

BACA JUGA:  Siapa yang Dimaksud dalam Hadits Rasulullah Saw Ini

Ajaran mereka sebagian besarnya merujuk pada tokoh-tokoh yang memang kontroversial, seperti: Ibnu Taimiyah, Ibnu Abdul Wahab, Nashirudin al-Albani, Ibnu Utsaimin, Ibnu Baz, dan lain-lain baik dalam pendapat masalah akidah, manhaj, perilaku, maupun sikap. Sehingga dampaknya terhadap sesama mereka sendiri selalu terjadi perpecahan, permusuhan, kedengkian, saling mengkafirkan, dan saling menjatuhkan.

Dalam buku trilogi yang ditulis oleh Syaikh Idahram pada dasarnya sudah sangat jelas dan gamblang siapa sebenarnya gerakan Salafi-Wahabi itu. Bahkan referensi yang digunakan juga sangat lengkap dan sangat objektif. Idahram tidak saja menggunakan referensi dari buku-buku yang Kontra dengan Wahabi, bahkan dia juga menggunakan buku-buku yang Pro dengan Wahabi. Bahkan ada beberapa pendapat dari orang-orang mantan pengikut Wahabi.

Menanggapi kelompok Salafi-Wahabi dan gerakannya di Indonesia, kita harus lebih hati-hati dan lebih membentengi keyakinan keluarga kita masing-masing agar tidak mudah terpengaruh oleh rayuan dan ajakan yang terlihat dari luar mungkin menarik. Karena gerakan mereka terlihat sangat halus melalui penampilan mereka yang akhir-akhir ini terlihat sama dengan kita.

Hal itu mereka lakukan karena memang  gerakan Wahabi di luar Indonesia dikenal sangat keras, dan kejam. Untuk mengelabui dan agar mudah diterima akhirnya mereka merubah strategi gerakannya dengan gerakan yang sangat halus, bahkan tak segan-segan merubah namanya menjadi Ahlussunnah Wal jamaah Salafiyah, yang pada dasarnya keyakinan dan ajaran mereka sama persis dengan ajaran Wahabi. Wallahu a’lam.

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

52 thoughts on “Mencermati dan Menjawab Gerakan Salafi Wahabi”

  1. Seandainya bisa segera terwujud separuhnya dari jumlah pesantren yg ada maka akan muncul 15 ribuan website, sungguh merupakan kekuatan dakwah yg cukup besar untuk menghadapi hegemoni Wahabi di dunia maya. Dan jika itu dikelola dg baik, maka 2 atau 3 tahun ke depan sudah akan mempunyai efek yg siknifikan dalam dunia dakwah online.

    Banyak orang2 muda dan tua tersesat pemahaman agamanya lewat internet, mungkin bagi mereka yg belum terlalu jauh tersesat bisa mendapatkan obatnya juga melalui dunia online. Karena itulah, maka kita perlu menyediakan “obatnya” secara online.

    Syukron atas inspirasinya, mas Admin. Semoga ada pihak2 terkait maslah ini ada yg membaca apa2 yg menjadi harapan Mas Admin dalam artikel di atas. Barokallahu fik, amin yaa rabbal alamin………

  2. kita akui emang kita kalah start dg Wahabi dalam perwebsitan. Ibaratnya kita lomba lari Jakarta – Makkah, Wahabi sudah sampai Makkah, kita baru start dari Jakarta, jadi kita tertinggal jauh. Padahal lomba sudah selesai, kwk kwk….

    Pokoknya jalan aja terus, walaupun lomba sudah selesai, nanti jika sampai waktunya kita pun akan sampai sama2 di Makkah. Artinya kita kudu harus jalani aja ramai2 dan terus… jangan berhenti, nanti juga akan kita sampai juga dan merebut kembali hegemoni itu dari tangan mereka.

    Makanya, Ummati harus tetap semangat, keep spirit, jalan terus, maju teurs…. Allahu aAkbar!

  3. Alhamdulillah, nggak usah panik melihat perkembangan Wahabi, ambil hikmahnya dan bangkitkan semanagat Aswaja, kejar ketertinggalan kita dalam ilmu persitusan ini. Di dunia offline mereke sudah sulit bergerak, kemana-mana sudah ketahuan topengnya, masyarakat luas sudah tahu Salafi adalah Ahlussunnah Wal Jamaah palsu alias Wahabi Murni.

    Tips!
    Perbanyak acara Maulid aja, setiap hari kalau perlu, sehingga mereka akan kempes karena kepanasan dengar bacaan Shalawat dibaca setiap hari.

      1. sepertinya begitu, mBak Putri. Buktinya mereka suka melarang kebaikan2 yg dijalankan umat Islam, emangnya ada selain setan yg seperti itu kelakuannya?

        Sementara mereka mendukung kebatilan dg bangga, misalnya kebatilan Tauhid Tiga, atau kebatilan tentang keyakinan Allah bertempat di langit, kalau malam turun ke langit dunia, tak pernah istirahat, lalu kapan bertempatnya di langit ya? Anehnya mereka bangga dan merasa benar dg keyakinan batil ini. Entah sudah berapa manusia tersesat akidahnya gara2 ekspansi dakwah Wahabi yg full kebatilan. ini.

        1. Mbak Putri….. Mbak Sarah…. Gak abis pikir emang kalo ngeliat paham dan sepak terjang kaum wahabi di satu sisi mereka katakan Allah dilangit , disisi lain mereka katakan Allah di `Arsy ( Aqidah Hulul ) , padahal para pembesar mereka mengatakan Allah berada pada arah yang tidak berwujud ( upaya untuk menghidar dari Aqidah Hulul ) , namun sayang upaya mereka gagal total , malah semakin menjerumuskan mereka dalam ” kekufuran “.

          semoga Allah melindungi dan menjauhkan kita semua dari Aqidah Hulul , amiin.

  4. Wajarlah kalau kita kalah untuk sementara ini, tapi tak usah terlalu kuatir lah, cepat atau lambat tapi pasti, website-website Aswaja terus bermunculan. Dan mereka jika tidak berhenti di tengah jalan, maka lama-lama akan jadi website besar. Mungkin mereka perlu dibina agar tidak cepat bosan dalam mengelola website. Sebenarnya sudah ada cukup banyak dan cukup bagus, tetapi banyak website kita yg mati suri alias tak aktif lagi. Sayang sekali ya, mungkin mereka perlu digaji agar tetap semangat seperti Website2 Wahabi yg dapat dana dari negeri Najd.

    Ummati Press ini bisa dijadikan salah satu contoh yg tetap eksis dan aktif, tak kenal lelah berdakwah, semoga ini bisa menjadi motivasi bagi yg inigin menggeluti dakwah online. Musuh anda yg terbesar adalah rasa bosan, maka diperlukan motivasi yg benar ketika akan terjun di dunia online. Agar tidak cepat bosan dan tetap semangat!
    Bravo Ummati!

  5. Kalo di kampung2 itu Wahabi yg gmn sih ciri2nya ????
    Kan kalo di kota2 yg celananya nyongkrang2….
    Ma’af,Muhammadiyah itu apa termasuk Wahabi ????

    1. @La Ahad
      Ciri-cirinya
      Kalau dikampung2, dakwahnya dimushola dan tidak banyak yang mengikutinya.
      Muhammadiyah sebenarnya bukan wahabi, tapi sekarang sudah 70 % menjurus kesana, hal ini dimasuki oleh wahabi yang menyamar sebagai orang Muhammadiyah. Kalau melihat sejarah Muhammadiyah, pendirinya adalah orang2 Tasawuf.

      Tapi yang jelas dan kentara adalah kalau diajak bicara mereka selalu mengatakan vonis Kafir, sesat dan Bid’ah. Kalau diajak berdiskusi selalu aja menghindar.

  6. sekelumit Fakta yang ada dikalangan santri salaf:
    banyak kalangan santri yang belum menerjuni dunia maya/internet dikarenakan:
    1. adanya larangan dari pondok terkait alat elektronik karena beberapa alasan yang mendasar seperti: dalam mempelajari ilmu agama ada langkah yang efektif untuk mudah menancapkan dan mengamalkannya yakni menjauhi urusan dunia (sedang Koran, internet, hp dll menurut para masyayikh termasuk urusan dunia), menghindari maksiat seminim mungkin dan itu terbukti sangat efektif, dan beliau kebanyakan bertendensikan pada dawuh imam syafii tatkala kesulitan menghafal suatu fan pelajaran:
    تفسير الألوسي – (ج 4 / ص 418)
    شكوت إلى وكيع سوء حفظي … فأرشدني إلى ترك المعاصي
    وأخبرني بأن العلم نور … ونور الله لا يهدى لعاصي
    “Aku bertanya kepada Imam Waki’ dengan buruknya hafalanku “””” maka beliau menunjukkan kepadaku untuk meninggalkan maksiat-maksiat”
    Beliau menghabarkan kepadaku, bahwa ilmu itu adalah cahaya””” sedangkan cahaya Alloh tidak akan tertunjukkan pada orang yang maksiat”

    kita bersama mengetahui bahwa internet ibarat dua sisi mata uang, baik dan buruk. Maka kebanyakan beliau para masyayikh melarang internet, Dar’ul mafaasid muqoddamun ala jalbil mashoolih., kecuali untuk para santri yang mendapat izin (mis: membendung ajaran wahabi etc.). Dan kami tidak berani menyalahkan ijtihad para masyayikh terbukti kebanyakan santri salaf sangat tertancap hafalan, keilmuan dan amalannya.

    2. berangkat dari hal diatas maka pengetahuan akan internet menjadi sangat minim, terlebih pembuatan website.

    3. pendanaan, dikarenakan kebanyakan pesantren dikelola oleh pengasuh dengan pendanaan sendiri, malah banyak pesantren yang tidak memungut biaya sepeserpun pada santri.

    Kesimpulan:
    – dengan ijtihad para masyayikh yang bertujuan untuk mematangkan ilmu para santri, besar harapan semakin mapannya sebuah keilmuan dan berimbas pada pemahaman yang matang untuk membendung laju wahabi.
    – semoga segala kesulitan yang dihadapi pesantren, akan sirna dengan adanya kebangkitan para muda aswaja.
    – dan semoga para alumnus pesantren mempunyai kepedulian tinggi untuk menyelamatkan akidah ahlusunnah wal jamaah via internet, karena diakui atau tidak, pelajar usia paling dinipun sekarang sudah mengetahui internet. Jadi sangat penting untuk mudawamah, istiqomah dan syiar via dunia maya.
    Wallohu a’lam

    1. Setuju bang Lasykar, analisa anda berdasar kenyataan yg ada, saya kira memang demikian adanya, harap maklum semuanya.

      Tetapi yg dimaksud oleh tulisan artikel di atas mencoba memberi stimulasi, sebaiknya pesantren (lembaganya bukan santrinya) punya Website untuk menyuarakan ilmu2nya agar bisa diakses masyarakat internet secara luas, untuk mengimbangi info2 keislaman yg sudah kadung dikuasai Wahabi.

      Bayangkan kalau 30-ribuan pesantren itu punya Wbsite maka akan menjadi kekuatan besar yg akan mampu mengerdilkan kekuatan Wahabi di dunia internet. 32.000 website, itu jumlah yg amat sangat fantastis bukan?

      Kalau semuanya masing2 membahas tema2 TAUHID, KAFIR, MUSYRIK, BID’AH, Ghuroba, Firqotun Najiyah dll. maka bisa ditebak bagaimana Aswaja akan menjadi penguasa baru di dunia internet!!!

      Tetapi sepertinya memang sulit diwujudkan dalam waktu dekat, sebab bikin website dan memanajnya secara berkesinambungan saya yakin bukan pekerjaan mudah. Kendalanya sebagian sudah diungkap oleh bang Lasykar.

      Kita jalani aja…. semoga generasi baru kita akan menemukan solusinya secara alamiaya.

  7. sebenarnya kalo saya melihat ilmu teman2 di salafi yang muncul di dunia maya sebagian besar adalah copy paste dari situs2 yang sepemahaman dengan mereka. artinya mereka berusaha keras untuk masuk di semua sisi dunia maya sekalipun kontennya sama.yang penting saat orang mau mencari informasi dari internet/belajar agama, mereka mendapatkannya dari situs mereka. tidak penting siapa yang di balik pemilik situs itu, karena mereka menyediakan sumber rujukan dari informasi yang dicopy pastenya.
    model mereka sebenarnya bisa ditiru oleh teman teman di aswaja. buat blog sebanyak-banyak nya dengan berbagai macam tampilan dan nama. kemudian informasinya bisa dishare atau docopas dari situs2 yang sepemahaman juga. tidak perlu hasil berfikir murni.(syukur kalo bisa), yang penting saat orang mau mencri informasi lewat internet maka yang bermunculan adalah situs2/blog2 aswaja.

  8. sebenarnya kalo saya melihat ilmu teman2 di salafi yang muncul di dunia maya sebagian besar adalah copy paste dari situs2 yang sepemahaman dengan mereka. artinya mereka berusaha keras untuk masuk di semua sisi dunia maya sekalipun kontennya sama.yang penting saat orang mau mencari informasi dari internet(belajar agama), mereka mendapatkannya dari situs mereka. tidak penting siapa yang di balik pemilik situs itu, karena mereka menyediakan sumber rujukan dari informasi yang dicopy pastenya.
    model mereka sebenarnya bisa ditiru oleh teman teman di aswaja. buat blog sebanyak-banyak nya dengan berbagai macam tampilan dan nama. kemudian informasinya bisa dishare atau docopas dari situs2 yang sepemahaman juga. tidak perlu hasil berfikir murni.(syukur kalo bisa), yang penting saat orang mau mencri informasi lewat internet maka yang bermunculan adalah situs2 atau blog2 aswaja.

  9. sebenarnya kalo melihat informasi dakwah yang muncul dari blog-blog salafi, sebgian besar hanyalah copy paste dari situs yang sepemahaman dengan mereka. sepertinya mereka menggunakan jurus buat situs sebanyak-bnyaknya soal isinya bisa dicopas dari web lain yang sefikrah.mereka tahu betul bahwa saat ini pengguna dunia maya sangat banyak dari kalangan apa saja. yang penting saat orang-orang itu mau belajar agama lewat internet, maka informasi yang ditawarkan semua adalah web salafi, karena memang mereka mendominasinya.
    teman2 di aswaja juga bisa meniru mereka dalam hal ini, buat sebanyak banyaknya blog, web, dengan nama dan tampilan yang berbeda beda, isi informasi dakwahnya dengan copas juga dari situs yang sepemahaman – syukur kalo hasil dari berfikir murni- yang penting saat orang membuka internet, situs2 aswaja yang bermunculan, sehingga mereka mendapatkan informasi yang benar tentang agama ini.
    jika saat ini para pengunjung di blog ummati press yang sehaluan dengan ummati membuat masing-masing 10 blog dengan nama dan tampilan yang berbeda sudah berapa banyak web, blog2 yang muncul di dunia maya untuk menservis para pengunjung yang mau belajar agama. kalo masih terus berharap semua pesantren mempunyai website, kayaknya memang agak lama. apalagi bagi mereka yang masih awam dengan dunia maya ini, jadi tambah lama dong.

  10. Menurut ane dalam mencermati blog-blog yang cukup banyak dari kaum sekte Wahabi, gak perlu kita membuat saingan atau dengan membuat sebanyak-banyaknya blog aswaja, karena memang benar yang dikatakan mas @urunrembug, bahwa isinya hanya copas entah sedikit ayat ataupun hadist dari blog yang sefaham dengan mereka. Kebanyakan juga gak ada mutunya untuk dibaca, bahkan kejenuhan yang timbul.

    Sekarang bagaimana meningkatkan mutu isi blog ?, mari kita tingkatkan mutu dari blog kesayangan ini @ummatipress.com yaitu dengan mengisi artikel yang berbobot, seperti yang dilakukan oleh mas @abu hilya, mas @agung, mas @ahmad syahid dan ustad2 yang telah menyumbangkan artikelnya diblog ini. Apalagi kalau isinya bantahan dari blog2 wahabi, pasti banyak dilihat.
    Sayang ane gak bisa menulis, itulah kebodohan ane walau banyak kitab yang ane baca, tetap aja ane gak bisa nulis, memang gak ditaqdirkan bisa nulis kali. buat belajar nulis makanya ane buka trus ini blog, dimanapun ane singgah.
    Ane yakin 1000 %, blog @ummatipress.com ini maju di tahun ini dan dipastikan banyak yang melihat blog ini. Hal ini dah ane lihat ditemen2 ane, mereka pada melihat blog ini, walau gak isi koment. temen2 bilang ada blog yang bagus, lantas ane lihat, eh blog ummatipress.com.
    Selanjutnya kepada yang berkunjung kesini, memberi tahukan kepada teman2 untuk membuka @ummatipress.com, walau cuma sepintas. Kalau perlu buat stiker atau fotocopy dengan tulisan “http://ummatipress.com” lalu ditempel di meja kantor atau papan dinding di Masjid, begitu juga teman2 pengunjung didaerah. Insya Allah maju.

    1. Bagus banget idenya Mas Ucep, saya pun sudah sering merekomendasikan ke keluarga besar, teman2 dll, agar melihat ummatipress,com, untuk nambah2 wawasan tentang sekte Wahabi yg jadi musuh Islam dari dalam.

    2. Bismillah,

      Mas @Ucep, Alhamdulillah… Alloh menganugerahi anda kemampuan dakwah action/bil fi’li… dakwa anda menginspirasi bagi kami semua..

      semoga Alloh senantiasa memudahkan segala urusan anda dan melindungi anda sekeluarga, dan semoga Alloh mempertemukan kita semua kelak dalam “Rahmat-Nya”.. amiin…

      1. Ide yang bagus Mas Ucep mantab , ustadz Abu hilya ada baiknya antum menulis kisah perjalanan antum dari faham ” Salafi / wahabi ” ke Faham Aswaja , semoga dapat memberikan Inspirasi kawan- kawan wahabi untuk mengikuti jejak antum.

  11. bismillah,
    saya beruntung menemukan blog ummati press ini karena seperti ngaji lagi saat2 dulu di pesantren.
    Benar juga apa yang dikatakan @mas ucep, tetapi kenyataan di lapangan situs blog mereka sedemikian meraja lela. dan dakwah lewat dunia maya cukup dibilang berhasil untuk teman2 di salafy atau teman2 di aswaja. hanya saja bagaimana dengan orang2 yang tidak punya background agama sementara ghiroh beragamanya tinggi, kemudian ia belajar lewat internet akhirnya mereka ketemu dengan informasi yang keliru. seperti teman2 aktifis di PKS, sebagian mereka adalah orang awam yang tinggi ghiroh agamanya, tetapi mereka sebenarnya kurang faqih thdp pemahaman agamanya sehingga dalam beragama mereka tergantung siapa yang lebih dulu mengenalkan pemahaman agama kepada mereka. karena kegiatan liqo yang menjadi strategi dakwah mereka pun sebagian besar diisi tentang kegiatan kepartaian.
    yah memang menjadi pr bersama untuk mengajak mereka kembali ke aswaja dan web ini cukup recomended untuk diinfokan kesemua teman dekat ataupun jauh.

    1. mas Urunrembug benar sekali kita perlu memberikan Informasi berimbang untuk saudara-saudara kita yang mempunyai ghiroh atau semangat keagamaannya tinggi namun kurang mempunyai ” filter ” sehingga tidak mudah terpengaruh.

    2. Mas @urunrembug
      Benar yang dikatakan oleh mas @ahmadsyahid, masalahnya adalah “Filter”, inilah yang menjadi masalah orang2 yang belum faham terhadap ajaran Agamanya sendiri. Ini nyata dihadapan kita kalau Orang tua zaman sekarang lebih bangga kalau nilai agamanya merah dari pada nilai matematika nya, makanya dibutuhkan “Filter”.
      Dengan apa kita membuat Filter, ane punya solusi, Copas artikel “At Tark dan Bid’ah” kemudian copy, lalu bagikan kemesjid yang terdekat. Cara ini ditempat ane berhasil, semoga temen2 bisa juga. Ane yakin 70 % dipemukiman masyarakat gak ada yang mengerti At Tark – mau test tanya aja temen dekat kita, apa itu at Tark, pasti dijawab gak tahu.
      Kenapa ??, karena Wahabi selalu menggunakan kata “Bid’ah adalah sesat dan sesat masuk neraka”, Copy an itu yang menjadi senjata.
      Ini pengalaman ane ya, jangan ditiru kalau salah.

  12. Assalamu’alaikum warrahmatullah…. mgomong” nih saudara” kita wahaby pada kemana ya? kangen nih ga baca tulisan mereka lagi….apa pada sibuk kali ya nyusunin copas buat bantahan artikel ummati….hehehehe…..

  13. Perbedaan antara Waliyullah dengan wali jenggot alias wahabi alias salafi adalah:
    Para Waliyullah berusaha meng-islam-kan orang-orang kafir.
    sedangkan wali jenggot senang sekali meng-kafir-kan orang-orang islam.

    1. @Subhane Lum’ah,
      Walli Allah tentu berbeda lagi dengan Wali Setan.
      Wali Allah zikirnya Kalimah Syahadat sedangkan Wali Setan zikirnya, menuduh orang lain ahlul bid,ah, syirik, musyrik, kuburiyyun, kafir, dll yang sejenis.

  14. MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB BUKAN TSIQOH.

    Penulis : Von Edison Alouisci
    Palembang. Sumatra Selatan. Indonesia

    Web : http://v-e-alouisci.blogspot.com

    Assalamu`alaikum warokhmatullahi wabarokatuh.

    Saudaraku kaum muslimin Yang di berkahi Allah.

    Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Rabbku memerintahkanku untuk mengajarkan yang tidak kalian ketahui yang Ia ajarkan padaku pada hari ini: ‘Semua yang telah Aku berikan pada hamba itu halal, Aku ciptakan hamba-hambaKu ini dengan sikap yang lurus, tetapi kemudian datanglah syaitan kepada mereka. Syaitan ini kemudian membelokkan mereka dari agamanya, dan mengharamkan atas mereka sesuatu yang Aku halalkan kepada mereka, serta mempengaruhi supaya mereka mau menyekutukan Aku dengan sesuatu yang Aku tidak turunkan keterangan padanya”. (HR Muslim 5109)
    Allah Azza wa Jalla berfirman, “Mereka menjadikan para rahib dan pendeta mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah“. (QS at-Taubah [9]:31 )
    Ketika Nabi ditanya terkait dengan ayat ini, “apakah mereka menyembah para rahib dan pendeta sehingga dikatakan menjadikan mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah?” Nabi menjawab, “tidak”, “Mereka tidak menyembah para rahib dan pendeta itu, tetapi jika para rahib dan pendeta itu menghalalkan sesuatu bagi mereka, mereka menganggapnya halal, dan jika para rahib dan pendeta itu mengharamkan bagi mereka sesuatu, mereka mengharamkannya“
    Pada riwayat yang lain disebutkan, Rasulullah bersabda ”mereka (para rahib dan pendeta) itu telah menetapkan haram terhadap sesuatu yang halal, dan menghalalkan sesuatu yang haram, kemudian mereka mengikutinya. Yang demikian itulah penyembahannya kepada mereka.” (Riwayat Tarmizi)
    Jadi mereka yang melarang yang tidak dilarangNya, mengharamkan yang tidak diharamkanNya atau mewajibkan yang tidak diwajibkanNya, telah bertasyabuh dengan kaum kafir yakni menjadikan ulama-ulama mereka “sebagai tuhan-tuhan selain Allah“. (QS at-Taubah [9]:31 )

    Lihatlah saudaraku.tanpa disadari Muhammad Bin Abdul Wahab menjadikan dirinya seakan Tuhan selain Allah sebagaimana rahib rahib dan pendeta itu.mengharamkan sesuatu yang belum tentu haram. Mengkafirkan sesama muslim dengan ketentuan yang belum jelas pokok persoalannya terhadap sesama muslim.men syirikkan sesama muslim sementara akar persoalannya tidak memenuhi ketentuan hukam Islam sesungguhnya sebagai syarat mutlak.Membidahkan amalan sesama muslim sementara ia tidak menyadari dirinya sebagai pelaku bid`ah dan tidak pula memenuhi syarat secara umum menurut kesepakatan ulama ulama mukhtabar, salafus sholeh.kurafur rasyidin.ahli ahli hadits terdahulu yang jauh lebih mumpuni di bidangnya.siapa yang syirik ??

    sementara telah kita lihat mengenai pengikutnya.ketika Muhammad bin abdul wahab mengangap itu haram maka merekapun mengharamkannya. Ketika dia menganggap itu kafir merekapun mengkafirkannya.ketika dia mensyirikkannya,merekapun mensyirikkannya dan ketika membidahkan amalan org lain maka pengikutpun yang belum paham pokok pokok ketentuannya juga ikut ikutan membidahkan amalan org lain.mereka lupa jika Muhammad bin Abdul Wahab belum ada apa apanya ketimbang ulama ulama besar sebelum dirinya.mereka lupa ada byk sekali Ulama ulama hebat yang sebenarnya lebih pantas sebagai panutan namun mereka tidak mengharapkan sesuatu nilai kesombongan karna mereka mengenal hakekat zuhud. Wara`.qonaah.sebagai ulama sejati.mereka tidak gila untuk menjadi pemimpin Umat, membuat Firqoh Firqoh yang menimbulkan benih perpecahan sesama muslim walau sebenarnya mereka lebih mampu ketimbang muhammad bin abdul wahab .cobalah saudara renungi dalam dalam hekekat kehidupan mereka dan cobalah saudara renungi, ketika mereka dihadapkan pada suatu persoalan agama maka mereka menyelesaikannya secara bersama sama yang pada akhirnya muncul kesepakatan secara keseluruhan. Walau ada sebagian kecil perbedaan,mereka tidak pula memaksa agar apa yang mereka yakini harus dituruti karna merasa benar.lihatlah para imam madzab.mereka tidak pernah memaksa mengikuti keyakinan mereka jika bertentangan dgn Quran dan sunnah serta ketentuan bersama para Ulama ketika itu.siapa yang syirik ??

    Dari Abul Abbas — Sahl bin Sa’ad As-Sa’idy — radliyallahu ‘anhu, ia berkata: Datang seorang laki-laki kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata: “Wahai Rasulullah! Tunjukkan kepadaku suatu amalan yang jika aku beramal dengannya aku dicintai oleh Allah dan dicintai manusia.” Maka Rasulullah menjawab: “Zuhudlah kamu di dunia niscaya Allah akan mencintaimu, dan zuhudlah terhadap apa yang ada pada manusia niscaya mereka akan mencintaimu.” (Hadist shahih diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan lainnya).

    kita bandingkan dgn Muhammad bin abdul wahab. Adakah ia bersikap zuhud sebagaimana petunjuk Rasulullah ?? apakah semua umat muslim mencintainya seperti Imam Ahli hadits Buhari. Muslim dll yang di jadikan patokan seluruh umat Islam dalam ilmu hadits ?? Muhammad bin abdul wahab hanya berpegang teguh pada keyakinan diri sendiri secara sepihak.memaksakan kehendak agar minta diikuti sementara apa yang menjadi pegangannya tidak sekalipun menjadi kesepakatan seluruh ulama sebelumnya bahkan semasa dgn dirinya kecuali org org yang telah dipengaruhinya dan menjadikannya sebagai pemimpin dalam kelompoknya.sekali lagi seperti firman Allah Azza wa Jalla , “Mereka menjadikan para rahib dan pendeta mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah“. (QS at-Taubah [9]:31 ) dan “orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang beriman adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik” (QS Al Maaidah [5]: 82) bukankah muhammad bin abdul wahab termasuk paling keras permusuhannya dengan sesama muslim ??

    Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda: “Barangsiapa memilih seseorang menjadi pemimpin untuk suatu kelompok, yang di kelompok itu ada orang yang lebih diridhai Allah dari pada orang tersebut, maka ia telah berkhianat kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman.” (HR. Hakim) Tidakkah pengikut wahabi menyadari hal ini ?? tidakkah wahabi menyadari masih ada pemimpin yang jauh lebih memahami ilmu ilmu agama ketimbang muhammad bin abdul wahab dan bukankah muhammad bin abdul wahab sebelumnya hanya belajar dari sebagian kecil ilmu ilmu mereka ?? Sungguh tidak ada seorang muslim sejati yang takut kepada Muhammad bin Abdul wahab selain hanya kepada Allah.Dan sungguh kewajiban seorang muslim untuk ber amar ma`ruf dan bernahi munkar terhadap pemimpin yang demikian dantidak pula menjadi rujukkan ulama kebanyakan dan bahkan bukan tergolong tsiqoh.

    Syaikh Ahmad bin Muhammad al-Amin bin Ahmad Asy-Syinqithi dalam bukunya Majalis Ma’a Fadhilah asy-Syaikh Muhammad al-Amin al-Jakna Asy-Syinqithi’ menuliskan bahwa Syaikh Muhammad al-Amin al-Jakna asy-Syinqithi pernah mengatakan dihadapan mufti kerajaan dinasti Saudi, “Siapa yang mengabarkanmu bahwa Nabi yang diutus kepadaku dan yang wajib aku imani bernama Muhammad bin Abdul Wahhab?!! Sesungguhnya Nabi yang diutus kepadaku dan yang wajib aku imani namanya Muhammad bin Abdullah, yang dilahirkan di Makkah bukan dilahirkan di Huraimla, dikubur di Madinah bukan dikubur di Dir’iyyah, dia datang dengan membawa kitab namanya al-Qur’an, dan al-Qur’an itu aku bawa diantara dua lempengku. Dialah yang wajib diimani“.

    Syaikh Ahmad bin Muhammad al amin adalah salah satu ulama besar dan sangat paham apa yang terjadi terhadap diri pribadi muhammad bin abdul wahab.dan menunjukan Nilai Minus terhadap muhammad bin Abdul wahab sebagai seorang yang tidak pantas untuk dia ikuti.
    Dan sebuah fakta menarik lihatlah sudut pandang ulama ulama hebat madazb masa lalu mengenai diri muhammad bin abdul wahab yang jelas menunjukkan Dia org yang cacat dan tidak tergolong Tsiqoh bahkan KUFUR

    1. ‘ULAMA KALANGAN MADZHAB HANAFI

    Dari kalangan ulama madzhab Hanafi, al-Imam Muhammad Amin Afandi yang populer dengan sebutan Ibn Abidin, juga berkata dalam kitabnya, Hasyiyah Radd al-Muhtar tantang Wahhabi sebagai berikut:

    “مَطْلَبٌ فِي أَتْبَاعِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْوَهَّابِ الْخَوَارِجِ فِيْ زَمَانِنَا :كَمَا وَقَعَ فِيْ زَمَانِنَافِيْ أَتْبَاعِ ابْنِ عَبْدِ الْوَهَّابِ الَّذِيْنَ خَرَجُوْا مِنْ نَجْدٍ وَتَغَلَّبُوْا عَلَى الْحَرَمَيْنِ وَكَانُوْايَنْتَحِلُوْنَ مَذْهَبَ الْحَنَابِلَةِ لَكِنَّهُمْ اِعْتَقَدُوْا أَنَّهُمْ هُمُ الْمُسْلِمُوْنَ وَأَنَّ مَنْ خَالَفَاعْتِقَادَهُمْ مُشْرِكُوْنَ وَاسْتَبَاحُوْا بِذَلِكَ قَتْلَ أَهْلِ السُّنَّةِ وَقَتْلَ عُلَمَائِهِمْ حَتَى كَسَرَ اللهُشَوْكَتَهُمْ وَخَرَبَ بِلاَدَهُمْ وَظَفِرَ بِهِمْ عَسَاكِرُ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَ ثَلاَثٍ وَثَلاَثِيْنَ وَمِائَتَيْنِوَأَلْفٍ.” اهـ (ابن عابدين، حاشية رد المحتار، ٤/٢٦٢).

    “Keterangan tentang pengikut Muhammad bin Abdul Wahhab, kaum Khawarij pada masa kita. Sebagaimana terjadi pada masa kita, pada pengikut Ibn Abdil Wahhab yang keluar dari Najd dan berupaya keras menguasai dua tanah suci. Mereka mengikuti madzhab Hanabilah. Akan tetapi mereka meyakini bahwa mereka saja kaum Muslimin, sedangkan orang yang berbeda dengan keyakinan mereka adalah orang-orang musyrik. Dan oleh sebab itu mereka menghalalkan membunuh Ahlussunnah dan para ulamanya sampai akhirnya Allah memecah kekuatan mereka, merusak negeri mereka dan dikuasai oleh tentara kaum Muslimin pada tahun 1233 H.” (Ibn Abidin, Hasyiyah Radd al-Muhtar ‘ala al-Durr al-Mukhtar, juz 4, hal. 262).

    2. ‘ULAMA KALANGAN MADZHAB MALIKI

    Dari kalangan ulama madzhab al-Maliki, al-Imam Ahmad bin Muhammad al-Shawi al-Maliki, ulama terkemuka abad 12 Hijriah dan semasa dengan pendiri Wahhabi, berkata dalam Hasyiyah ‘ala Tafsir al-Jalalain sebagai berikut:

    هَذِهِ اْلآَيَةُ نَزَلَتْ فِي الْخَوَارِجِ الَّذِيْنَ يُحَرِّفُوْنَ تَأْوِيْلَ الْكِتَابِ وَالسُّنَّةِ وَيَسْتَحِلُّوْنَ بِذَلِكَ دِمَاءَ الْمُسْلِمِيْنَ وَأَمْوَالَهُمْ كَمَا هُوَ مُشَاهَدٌ اْلآَنَ فِيْ نَظَائِرِهِمْ وَهُمْ فِرْقَةٌ بِأَرْضِ الْحِجَازِ يُقَالُ لَهُمُ الْوَهَّابِيَّةُ يَحْسَبُوْنَ أَنَّهُمْ عَلىَ شَيْءٍ أَلاَ إِنَّهُمْ هُمُ الْكَاذِبُوْنَ. (حاشية الصاوي على تفسير الجلالين، ٣/٣٠٧).

    “Ayat ini turun mengenai orang-orang Khawarij, yaitu mereka yang mendistorsi penafsiran al-Qur’an dan Sunnah, dan oleh sebab itu mereka menghalalkan darah dan harta benda kaum Muslimin sebagaimana yang terjadi dewasa ini pada golongan mereka, yaitu kelompok di negeri Hijaz yang disebut dengan aliran Wahhabiyah, mereka menyangka bahwa mereka akan memperoleh sesuatu (manfaat), padahal merekalah orang-orang pendusta.” (Hasyiyah al-Shawi ‘ala Tafsir al-Jalalain, juz 3, hal. 307).

    3. ‘ULAMA KALANGAN MADZHAB SYAFI’I

    Dari kalangan ulama madzhab Syafi’i, al-Imam al-Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan al-Makki, guru pengarang I’anah al-Thalibin, kitab yang sangat otoritatif (mu’tabar) di kalangan ulama di Indonesia, berkata tentang Wahhabi :

    وَكَانَ السَّيِّدُ عَبْدُ الرَّحْمنِ الْأَهْدَلُ مُفْتِيْ زَبِيْدَ يَقُوْلُ: لاَ يُحْتَاجُ التَّأْلِيْفُ فِي الرَّدِّ عَلَى ابْنِ عَبْدِ الْوَهَّابِ، بَلْ يَكْفِي فِي الرَّدِّ عَلَيْهِ قَوْلُهُ صلى الله عليه وسلم سِيْمَاهُمُ التَّحْلِيْقُ، فَإِنَّهُ لَمْ يَفْعَلْهُ أَحَدٌ مِنَ الْمُبْتَدِعَةِ اهـ (السيد أحمد بن زيني دحلان، فتنة الوهابية ص/٥٤).

    “Sayyid Abdurrahman al-Ahdal, mufti Zabid berkata: “Tidak perlu menulis bantahan terhadap Ibn Abdil Wahhab. Karena sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam cukup sebagai bantahan terhadapnya, yaitu “Tanda-tanda mereka (Khawarij) adalah mencukur rambut (maksudnya orang yang masuk dalam ajaran Wahhabi, harus mencukur rambutnya)”. Karena hal itu belum pernah dilakukan oleh seorang pun dari kalangan ahli bid’ah.” (Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan, Fitnah al-Wahhabiyah, hal. 54).

    4. DARI ‘ULAMA KALANGAN MADZHAB HAMBALI YANG KATANYA WAHABI NGIKUT MADZAB HAMBALI

    Dari kalangan ulama madzhab Hanbali, al-Imam Muhammad bin Abdullah bin Humaid al-Najdi berkata dalam kitabnya al-Suhub al-Wabilah ‘ala Dharaih al-Hanabilah ketika menulis biografi Syaikh Abdul Wahhab, ayah pendiri Wahhabi, sebagai berikut:

    عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ سُلَيْمَانَ التَّمِيْمِيُّ النَّجْدِيُّ وَهُوَ وَالِدُ صَاحِبِ الدَّعْوَةِ الَّتِيْ انْتَشَرَشَرَرُهَا فِي اْلأَفَاقِ لَكِنْ بَيْنَهُمَا تَبَايُنٌ مَعَ أَنَّ مُحَمَّدًا لَمْ يَتَظَاهَرْ بِالدَّعْوَةِ إِلاَّ بَعْدَمَوْتِ وَالِدِهِ وَأَخْبَرَنِيْ بَعْضُ مَنْ لَقِيْتُهُ عَنْ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ عَمَّنْ عَاصَرَ الشَّيْخَ عَبْدَالْوَهَّابِ هَذَا أَنَّهُ كَانَ غَاضِبًا عَلىَ وَلَدِهِ مُحَمَّدٍ لِكَوْنِهِ لَمْ يَرْضَ أَنْ يَشْتَغِلَ بِالْفِقْهِكَأَسْلاَفِهِ وَأَهْلِ جِهَتِهِ وَيَتَفَرَّسُ فِيْه أَنَّهُ يَحْدُثُ مِنْهُ أَمْرٌ .فَكَانَ يَقُوْلُ لِلنَّاسِ: يَا مَا تَرَوْنَ مِنْ مُحَمَّدٍ مِنَ الشَّرِّ فَقَدَّرَ اللهُ أَنْ صَارَ مَاصَارَ وَكَذَلِكَ ابْنُهُ سُلَيْمَانُ أَخُوْ مُحَمَّدٍ كَانَ مُنَافِيًا لَهُ فِيْ دَعْوَتِهِ وَرَدَّ عَلَيْهِ رَدًّا جَيِّداًبِاْلآَياَتِ وَاْلآَثاَرِ وَسَمَّى الشَّيْخُ سُلَيْمَانُ رَدَّهُ عَلَيْهِ ( فَصْلُ الْخِطَابِ فِي الرَّدِّ عَلىَمُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْوَهَّابِ ) وَسَلَّمَهُ اللهُ مِنْ شَرِّهِ وَمَكْرِهِ مَعَ تِلْكَ الصَّوْلَةِ الْهَائِلَةِ الَّتِيْأَرْعَبَتِ اْلأَبَاعِدَ فَإِنَّهُ كَانَ إِذَا بَايَنَهُ أَحَدٌ وَرَدَّ عَلَيْهِ وَلَمْ يَقْدِرْ عَلَى قَتْلِهِ مُجَاهَرَةًيُرْسِلُ إِلَيْهِ مَنْ يَغْتَالُهُ فِيْ فِرَاشِهِ أَوْ فِي السُّوْقِ لَيْلاً لِقَوْلِهِ بِتَكْفِيْرِ مَنْ خَالَفَهُوَاسْتِحْلاَلِ قَتْلِهِ. اهـ (ابن حميد النجدي، السحب الوابلة على ضرائح الحنابلة، ٢٧٥).

    “Abdul Wahhab bin Sulaiman al-Tamimi al-Najdi, adalah ayah pembawa dakwah Wahhabiyah, yang percikan apinya telah tersebar di berbagai penjuru. Akan tetapi antara keduanya terdapat perbedaan. Padahal Muhammad (pendiri Wahhabi) tidak terang-terangan berdakwah kecuali setelah meninggalnya sang ayah. Sebagian ulama yang aku jumpai menginformasikan kepadaku, dari orang yang semasa dengan Syaikh Abdul Wahhab ini, bahwa beliau sangat murka kepada anaknya, karena ia tidak suka belajar ilmu fiqih seperti para pendahulu dan orang-orang di daerahnya. Sang ayah selalu berfirasat tidak baik tentang anaknya pada masa yang akan datang. Beliau selalu berkata kepada masyarakat, “Hati-hati, kalian akan menemukan keburukan dari Muhammad.” Sampai akhirnya takdir Allah benar-benar terjadi. Demikian pula putra beliau, Syaikh Sulaiman (kakak Muhammad bin Abdul Wahhab), juga menentang terhadap dakwahnya dan membantahnya dengan bantahan yang baik berdasarkan ayat-ayat al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Syaikh Sulaiman menamakan bantahannya dengan judul Fashl al-Khithab fi al-Radd ‘ala Muhammad bin Abdul Wahhab. Allah telah menyelamatkan Syaikh Sulaiman dari keburukan dan tipu daya adiknya meskipun ia sering melakukan serangan besar yang mengerikan terhadap orang-orang yang jauh darinya. Karena setiap ada orang yang menentangnya, dan membantahnya, lalu ia tidak mampu membunuhnya secara terang-terangan, maka ia akan mengirim orang yang akan menculik dari tempat tidurnya atau di pasar pada malam hari karena pendapatnya yang mengkafirkan dan menghalalkan membunuh orang yang menyelisihinya.” (Ibn Humaid al-Najdi, al-Suhub al-Wabilah ‘ala Dharaih al-Hanabilah, hal. 275).

    Ada banyak sekali Ulama ulama besar lainnya yang tidak bisa dijelaskan satu persatu namun jelas membuktikan tidak layaknya seorang muhammad bin abdul wahab sebagai panutan bagi umat muslim dan tentu saja bagi yang berfikir jernih lebih memilih suara terbanyak yang jelas dan bukan pula suara ulama ulama sembarangan.Ibarat ilmu hadit maka seringkali hukum sanad adalah penting menentukan nilai suatu hadits. Begitu juga ulama. Maka ulama ulama bersanad adalah lebih utama ketimbang pemimpin yang tidak jelas sanad ilmunya karna dgn tidak jelas maka berarti cacat dan tidak tsiqoh.bukankah jika Hadits saja ada rawi yang cacat mengurangi nilai hadits bahkan bisa menjadi hadits munkar ?? begitu juga dgn muhammad bin abdul wahab.bukankah dari seluruh data ulama ulama muktabar tidak menunjukkan dia Tsiqoh ?? maka apakah pantas dia jadi panutan ?? Cobalah renungi dalam dalam jika kita ambil contoh seperti hadits yang cacat karna rawinya tercela.

    Mari kita simak lagi pelaku pelaku utama dalam melihat prilaku Muhammad bin Abdul wahab berikut ini :

    1.PERNYATAAN SAUDARA KANDUNGNYA

    Lihat apa yang dikatakan adik Muhhamad Abdul Wahab ini kepada kakaknya. Sulaiman bin Abdul Wahhab adalah tokoh murni Ahlu Sunnah wal Jammaah beliau dalam kitabnya yang berjudul [Ash-shawa’iq Al-ilahiyyah fi Ar-radd ‘ala Al-wahabiyyah], kepada Muhammad Abdul Wahhab beliau bertutur: “Sejak jaman sebelum Imam Ahmad bin Hanbal, yaitu pada jaman para imam Islam, belum pernah ada yang meriwayatkan bahwa seorang imam kaum Muslimin mengkafirkan sesama, mengatakan kepada mereka murtad dan memerintahkan untuk memerangi mereka. Belum pernah ada seorang pun dari para imam kaum Muslimin yang menamakan negeri kaum Muslimin sebagai negeri syirik dan negeri perang, sebagaimana yang Anda [Muhammad Abdul Wahab. Red] katakan sekarang. Bahkan lebih jauh lagi, Anda mengkafirkan orang yang tidak mengkafirkan perbuatan-perbuatan ini, meskipun dia tidak melakukannya. Kurang lebih telah berjalan delapan ratus tahun atas para imam kaum Muslimin, namun demikian tidak ada seorang pun dari para ulama kaum Muslimin yang meriwayatkan bahwa mereka [para imam kaum Muslimin] mengkafirkan orang Muslim. Demi Allah, keharusan dari perkataan Anda ini ialah Anda mengatakan bahwa seluruh umat setelah jaman Ahmad -semoga rahmat Allah tercurah atasnya- baik para ulamanya, para penguasanya dan masyarakatnya, semua mereka itu kafir dan murtad. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.” [lihat perkataan Muhammad Wahhab dalam novel Risalah Arba’ah Qawa’id, Muhammad bin Abdul Wahhab, hal 4].

    Syeikh Sulaiman bin Abdul Wahhab juga berkata di dalam halaman 4 dalam kitabnya: “Hari ini umat mendapatkan musibah dengan orang yang menisbahkan dirinya kepada Al-qur’an dan As-sunnah, menggali ilmu dari keduanya, namun tidak mempedulikan orang yang menentangnya. Jika dia diminta untuk memperlihatkan perkataannya kepada ahli ilmu, dia tidak akan melakukannya. Bahkan, dia mengharuskan manusia untuk menerima perkataan dan pemahamannya. Barangsiapa yang menentangnya, maka dalam pandangannya orang itu seorang yang kafir. Demi Allah, pada dirinya tidak ada satu pun sifat seorang ahli ijtihad. Namun demikian, begitu mudahnya perkataannya menipu orang-orang yang bodoh. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Ya Allah, berilah petunjuk orang yang sesat ini, dan kembalikanlah dia kepada kebenaran.”

    2.PERNYATAAN AYAH KANDUNGNYA

    Mari kita simak lagi peranan sang bapak untuk meluruskan kembali pemikiran rusak si anak durhaka Muhammad Abdul Wahhab. Dikatakan bahwa Mufti Makkah, Zaini Dahlan mengatakan:”Abd Al-wahhab sang alim, bapak Muhammad bin abdul wahab adalah seorang yang salih, qadhi dan merupakan seorang tokoh ahli ilmu, begitulah juga dengan Al-syaikh Sulayman. Al-syaikh bin Abd Al-wahhab dan al-Syaikh Sulayman, kedua-duanya sejak awal ketika Muhammad mengikuti pengajarannya di Madinah al-Munawwarah telah mengetahui pendapat dan pemikiran Muhammad yang meragukan. Keduanya telah mengkritik, menasehati dan mencela pendapatnya dan mereka berdua pulalah yang memperingatkan kepada masyarakat mengenai bahaya pemikiran Muhammad ini “ [Zaini Dahlan, al-Futuhat al-Islamiyah, Vol. 2, h.357.]

    Disana dijelaskan lagi bahwa Zaini Dahlan mengatakan:” Bapaknya [Abd al-Wahhab], saudaranya Sulayman dan guru-gurunya sejak dini telah mengenali tanda-tanda penyelewengan agama (ilhad) dalam dirinya melihat dari perkataan, perbuatan dan tentangan Muhammad bin abd wahab terhadap banyak persoalan agama”.[Zaini Dahlan, al-Futuhat al-Islamiyah, Vol. 2, h.357.]

    ulama besar bersanad yang jelas sangat mengerti kejadian kejadian masa lampau terkait muhammad bin abdul wahab.

    Tulisanku ini hanya sebagai bahan renungan bagi diriku.keluargaku.sanak familiku dan saudara saudaraku sesama muslim yang masih diberikan Akal yang jernih, Mata hati yang yang senantiasa melihat.Telinga bathin yang senantiasa mendengar.dan Qalbu yang penuh dgn perenungan sebagai wujud kecintaan dari Allah untuk memahami mana yang pantas dijadikan pedoman hidup sebelum ajal menjemput menghadap diriNya..

    pesan ku hati hatilah memahami ayat ayat mutasyibat karna itu kunci baik atau buruknya keyakinan seseorang dalam memahami Allah.jika kita salah meletakkan pemahaman tentang hal ini maka seribu kali sholat sehari semalam. Naik haji sejuta kali. Zakat triliunan.puasa tak berkesudahan maka itu hanya sebuah cerita sia sia.ibarat orang kristen naik haji.bayar zakat.puasa..jelas tidak ada gunanya karna akidahnya kristen.ibarat yahudi naik haji.bayar zakat.puasa,jelas tidak ada gunany karna dia yahudi menafikkan hukum islam.ibarat org islam nai haji. Sholat. Zakat maka itu juga sia sia jika ia menganggap tuhan seolah olah atau paling tidak dibayangkan berwujud makhluk .karna ini sama saja dgn bertuhan dgn berhala walau menyebut Allah sebagai namanyadan islam sebagai jalannya.tentu saja Islamnya menjadi islam versi lain.

    Imam Ahmad ar-Rifa’i (W. 578 H/1182 M) dalam kitabnya al-Burhan al-Muayyad, “Sunu ‘Aqaidakum Minat Tamassuki Bi Dzahiri Ma Tasyabaha Minal Kitabi Was Sunnati Lianna Dzalika Min Ushulil Kufri”, “Jagalah aqidahmu dari berpegang dengan dzahir ayat dan hadis mutasyabihat, karena hal itu salah satu pangkal kekufuran”.

    Imam besar ahli hadis dan tafsir, Jalaluddin As-Suyuthi dalam “Tanbiat Al-Ghabiy Bi Tabriat Ibn ‘Arabi” mengatakan “Ia (ayat-ayat mutasyabihat) memiliki makna-makna khusus yang berbeda dengan makna yang dipahami oleh orang biasa. Barangsiapa memahami kata wajh Allah, yad , ain dan istiwa sebagaimana makna yang selama ini diketahui (wajah Allah, tangan, mata, bertempat), ia kafir (kufur dalam i’tiqod) secara pasti.”

    semoga Ahlusunnah wal jama`ah senatiasa mendapat berkah.senantiasa menjadi besar dimana pengikutnya adalah insan insan yang berfikir cerdas karna dikaruniai akal yang ia pergunakan bijak melalui bimbingan .ulama ulama bersanad yang kadar ilmunya bersambung secara jelas dgn ulama ulama muktabar terbaik ,kulafur rasidin.salafus sholeh dan pada akhirnya kepada Rasulullah dimana akidahnya jelas ALLAH ADA TANPA TEMPAT DAN TIDAK BERARAH.

    Terakhir. Hati hatilah terhadap sikap Riya`.dan khusus ahlussunnah waljama`ah (Bukan yang palsu) kita tidak perlu mengaku ‘ PENGIKUT SALAFUS SHOLEH .ATAU BERMANHAJ SALAF “ karna akidah kita sudah jelas menunjukan hal itu tanpa perlu berbangga bangga diri dgn gelaran itu.Biarkan wahabi bangga dgn astributnya ‘ BERLANDASKAN QURAN DAN SUNNAH BERDASAR PEMAHAMAN SALAFUS SHOLEH” karna kita juga tahu dan tidaklah bodoh bahwa pemahaman salafus sholeh adalah pemahaman ulama ulama muktabar,Ahlusunnah waljamaahu.bersanad.ahli ahli hadist yang disepakati seluruh ulama bukannya albani yang satupun ia tidak terlibat dalam penyusunan hadist masa kulafur rasidin..dan peneltian hadits oleh ulama salaf dll ketika itu.bukan pula muhammad bin abdul wahab tanpa sanad.tidak tsiqoh yang baru muncul jauh sesudahnya bahkan masih jauh masanya dari ibnu tamiyah sendiri. Biarkan mereka bangga mengaku bermanhaj salaf yang yang justru byk mereka kafirkan,mereka bidahkan dan mereka syirikkan.kita lebih berakal saudaraku sehingga mengerti kerancuan semacam ini yang terkadang membuat kita tertawa lucu karna kebodohan mereka.jadi kita tidak perlu ada astribut semacam wahabi ‘ BERMANHAJ SALAF” mari kita jauhi sipat sipat sombong.riya` karna itu juga Sunnah dan Wajib kita ikuti karna kita sesungguhnya AHLUS SUNNAH terbanyak” WAL JAMA`AH. Dan kita dianjurkan bersikap zuhud.wara`.qona`ah bukannya sombong.gila harta.dan tak pandai bersyukur.ini juga sunnah yang wajib kita ajarkan pada anak anak kita.saudara saudara kita seakidah dan biarkan wahabi yang katanya mengikuti sunnah.. namun justru melalaikan sunnah ini.kita maklumi karna pemimpin mereka bagai Tuhan yang wajib mereka ikuti sebagimana dijelaskan diatas.

    Menyikapi sikap berlebihan dgn gelaran yang wah dan merasa paling baik dimata kaum muslimin sebagai ‘PENGIKUT SALAFUS SHOLEH” maka perhatikanlah sebuah riwayat seorang sahabat Rasulullah yang melihat Rasululah menangis.Ia bertanya mengapa beliau menangis,Rasulullah menjawab dalam sabdanya :

    “Aku khawatir kalau umatku berlaku syirik.Syiriknya bukan menyembah matahari,bukan menyembah bulan dan bukan pula menyembah batu batu akan tetapi amal baiknya ingin dipertontonkan kepada sesama manusia” (Al hadits)

    Inilah yang dikhawatirkan Rasulullah.Rasulullah tidak mencemaskan Syirik besar melainkan syirik kecil karna syirik besar bagi umatnya telah dibekali dgn ajaran Tauhid.peng ESA an terhadap Sang khalik.ini diungkapkan dalam sebuah hadits hasan :

    Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan terhadap kamu adalah syirik yang paling kecil yakni Riya`.Hr.Ahmad.sanad hasan.

    maka sudahkah wahabi yang katanya menegakan sunnah memahami ini ?? bukankah tanpa sadar hal yang dianggap kecil menjadikan syirik ?? siapa yang syirik ?

    Rasulullah bersabda “ Sesungguhnya kamu orang orang yang bodoh.kamu betul betul mengikut kelakuan umat sebelum kamu” hr.Thirmidzi dari Abu Waqid al laitsi dgn sanad sahih.

    begitu hebatnya pengaruh syirik ini terhadap hati sesorang, terkadang orang cendrung meniru niru perbuatan orang orang musyrik.bangga dgn status. Bangga dgn pujian. Bangga karna merasa paling baik.yang tanpa sadar cendrung pula merendahkan amalan orang lain.

    Tetaplah berpegang teguh pada Akidah Ahlusunnah wal jama`ah karna Nabi juga memerintahkan supaya berpegang teguh pada jamaah mayoritas dan biarkan wahabi dgn angan angannya sebagai Makhluk paling sempurna walau antar sesama manusia.Allah maha tahu siapa yang bakal menjadi Penghuni surga atau neraka bukannya Muhammad bin Abdul wahab yang sedkitpun tidak tahu kisi hati seorang hamba Allah dalam beramal ibadah.seorang yang keras kepala tidak pantas menjadi panutan.hati yang keras bagai batu adalah tanda insan insan hanya memahami agama sebatas tenggorokkan.tidak lebih. Agama itu nasehat dan nasehat adalah kelembutan serta kasih sayang bukannya begitu dgn mudah mengucapkan kata kata KOTOR. Kafir.syirik.bid`ah padahal baru melihat dari sudut pandang umum dan tidak menelitinya lebih jauh dan tidak pula bertanya pada ahlinya karna sombong.
    Dari Anas bin Malik ra berkata : “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan. Oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadinya perselisihan, maka ikutilah kelompok mayoritas.” [HR. Ibnu Majah (3950), Abd bin Humaid dalam Musnad-nya (1220) dan al-Thabarani dalam Musnad al-Syamiyyin (2069).
    Al-Hafidz Ibnu Hajar Rahimaullah dalam Fathul Bari XII/37 menukil perkataan Imam Thabari Rahimahullah yang menyatakan : “Berkata kaum (yakni para ulama), bahwa Jama’ah adalah Sawadul A’dzam (Mayoritas Umat).

    Telah menceritakan kepadaku Harun bin Abdullah dan Hajjaj bin As Sya’ir keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin Muhammad dia berkata; Ibnu Juraij berkata; telah mengabarkan kepadaku Abu Az Zubair bahwa dia pernah mendengar Jabir bin Abdullah berkata, “Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Senantiasa ada sekelompok dari ummatku yang selalu menang memperjuangkan kebenaran sampai hari Kiamat.” (HR Muslim 3547)
    Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
    “إِنَّ اللهَ لَا يُجْمِعُ أُمَّةِ عَلَى ضَلَالَةٍ وَيَدُ اللهِ مَعَ الجَمَاعَةِ وَمَنْ شَذَّ شَذَّ إِلَى النَّارِ”
    “Sesungguhnya Allah tidak menghimpun ummatku diatas kesesatan. Dan tangan Allah bersama jama’ah. Barangsiapa yang menyelewengkan, maka ia menyeleweng ke neraka“. (HR. Tirmidzi: 2168).

    kehadiran wahabi adalah bencana bagi kita kaum muslimin atas doktrin doktrin mereka dan Pembelaan kita sebagai ahlussunnah wal jamaah dari kecaman.ejekan.dianggap salah semua oleh wahabi semoga menjadikan diri kita jauh lebih bernilai dlm pandangan Allah. Sebagaimana Rasulullah telah bersabda “Tidak ada suatu bencanapun yang menimpa org mukmin walaupun hanya sepotong duri atau lebih kecuali pastilah dgn bencana itu Allah akan mengurangi satu kesalahan ( dosa) Hr. Muslim dar Aisyah ra.

    Ahlussunnah wal jamaah semoga senantiasa tetap menjadi terbesar dimanapun tempat didunia ini.Tidaklah mungkin jutaan ulama besar diseluruh dunia menilai bodoh untuk memilihi Ahlusunnah waljamah sebagai jalan keyakinan.mereka lebih tahu lebih memahami dari dulu sampai detik ini jika ahlusunnah wal jamaah adalah jalan yang benar. Dan memang terbukti hingga sekarang tetap berdiri tegak sebagai pengikut terbanyak (jema`ah) walau hujatan. Fitnah.datang silih berganti mulai dari masa khawarij hingga muncul wahabi sebagai penerus akidah khawarij abad kini.. . Allahu Akbar !

    semoga menjadi renungan kita bersama.

    Salam Ukhuwah khusus bagi pengikut ahlussunnah wal jama`ah.! Ahli ahli hadits.ulama ulama mukhtabar. Para habaib. Keturunan ahlul bait.Ulama ulama sufi yang di sepakati dan seakidah. Ulama thoriqoh yang disepakati dan seakidah.cendiakawan. ahli sejarah. pakar pakar peneliti Quran dan sunnah dari ahlussunnah wal jama`ah,sunni, as asyairah.maturidy sejati di seluruh dunia dimanapun berada.ALLAH ADA TANPA TEMPAT DAN TIDAK BERARAH !

    27.nov 2012

    By. Von Edison Alouisci

    1. Ijin copas Mas Von..
      This is good for teenager… sebagai bahan pembanding bagi yang awam atau buat yg sudah mulai terjangkit faham wahaby…

  15. …mereka telah keluar dari agama seperti anak panah yang telah keluar dari busurnya, tidak akan pernah kembali lagi ketempatnya…..

  16. Mas admin, Mbak Aryati kartika, Nas al faqir, mas Yanto Jenggot, Mbak Sarah Salsabila, Mbak Putri Karisma, Mbak ayu, mas nasir ex wahabi, Mas Ansyah Ikbal, mas Anwar Su’udi, mas Akhlis, mas @bu hilya,mas urunrembug, mas ahmadsyahid , mas ucep,Mas Sany Ahmad , Mas woko aswaja,Mas Subhane Lum’ah, Mas Ridwan Munthe dan teman-teman aswaja lain…. Semoga ghiroh dan perjuangan panjenengan sedanten dapat ridlo alloh SWT, wa nastafid bi ulumikum, wa jazaakumullohu khoiron katsiroo….

  17. Mas admin, mas ahmadsyahid, mas ucep, dan lainnya..saya ingin menanyakan kepada anda :
    Selama ini kesan yang saya tangkap, dakwah untuk menghadapi hegemoni wahabi (baik online maupun langsung dilapangan) terkesan berjalan sendiri2.
    1. Apakah selama ini belum ada kerjasama atau pergerakan yang terstruktur, terorganisir, tertata dari para pejuang ASWAJA? Saya lihat di jawa timur didirikan ASWAJA CENTER, sayangnya sampai saat ini baru jawa timur saja. Sementara ide untuk membuat JARINGAN ASWAJA NUSANTARA di PBNU pusat sampai saat tidak ada kabarnya.
    2. Rasanya banyak ide dari rekan2 yang sepemahaman, alangkah baiknya jika ide2 tersebut bisa tersalurkan secara komprehensif, terstuktur, berkesinambungan jika ada suatu kerjasama yang terorganisir.
    Contoh ide dari rekan2 :
    – Memunculkan website2 ASWAJA yang aktif, up to date, berkesinambungan (tidak mati suri) sebanyak-banyaknya dan antara satu dengan yang lain saling bekerjasama sehingga dapat menutup celah orang awam terhasut dakwah salafi wahabi.
    – Menganalisa kelebihan dan kekurangan dakwah baik dari SALAFI WAHABI maupun ASWAJA, sehingga kita bisa mengatasi pergerakan dakwah salafi wahabi secara efektif dan efisien, termasuk salah satunya ide mas ucep untuk membuat sticker. Mungkin masih ada ide2 lainnya lagi yang bisa jadi inspirasi para pejuang ASWAJA yang lain.
    – Jika terstruktur/terorganisir mungkin kita bisa mengimbangi dakwah wahabi yang didukung dana cukup besar dari saudi. (jika terstruktur/terorganisir bukan hanya mengumpulkan ide, pemikiran, strategi saja bahkan bisa mengumpulkan dana dari orang2 yang ingin menyumbang untuk berdakwah melawan salafi wahabi)

    Itu sekedar pertanyaan dan ide dari saya yang awam dan prihatin atas adanya pergerakan salafi wahabi yang meresahkan.

    1. Mas @megaloman
      Menurut ane sepanjang pengetahuan, aswaja berjalan tidak sendiri2, ini terbukti dengan adanya pertemuan diBandung belum lama ini (Des 2012) yang dipelopori oleh KH Thobary.
      Cuma diakar rumput yang memang terkesan berjalan sendiri, tapi ini bisa dikendalikan dengan adanya blog2 aswaja dan artikel yang dimuatnya ane rasa cukup untuk menangkal.

      Dan kalau ane perkecil, Penyebaran Dakwah Wahabi diakar rumput kan cuma Jargon mereka “Kullu biddatin Dholalah”, ini yang kita harus punya motto juga “Arti Bid’ah dholalah apa sih”.
      Disinilah kita harus mencari penangkal yang akurat, yaitu memberi pengertian kepada akar rumput tentang Bid’ah yang sebenarnya. Dan juga jalan yang efissien memberikan selebaran At Tark & Pengertian Bid’ah yang sebenarnya ke Mushola2 dan Masjid didekat rumah kita dulu.
      Contoh lagi kelilingnya Dakwah Habib Munzhir, Dzikir berjama’ah dimasjid2 Raya, Qaul, Maulid dan masih banyak lagi acara yang diselenggarakan oleh Tingkat Pusat.
      Gerakan Wahabi adalah gerakan bawah tanah, maka kita harus imbangi juga dengan gerakan itu, gak bisa kita lawan dengan Peluru kendali.
      Nah sekarang kan kita diposisi akar rumput, bagaimana tindakan kita, minimal keluarga aja dulu, teman dekat kita, baru kemudian lingkungan kita.
      Maaf kalau ane salah, mungkin itu kebodohan ane.

      1. Alhamdulillah kalau memang ada yang sudah mengorganisir, mungkin kurangnya publikasi saja mengenai pertemuan2 ASWAJA dan hasil2nya.

        Kalau boleh tahu informasinya pertemuan dibdg des 2012 itu dalam acara apa, siapa saja yg hadir dan apa hasilnya. Kalau bisa ada publikasi sehingga kita yang diakar rumput bisa mengetahui perkembangan yang terjadi. Seperti halnya saya lihat di website ASWAJA CENTER jawa timur memberitakan berbagai kegiatan yang menangkal faham wahabi seperti KISWAH, pelatihan dan lain2nya. Berita yang menggembirakan. Saya berharap berita seperti itu bisa terdengar dari daerah2 lainnya secara nasional.

        1. @megaloman
          Coba dicari diblog ini : http://ummatipress.com/2012/11/28/pertemuan-nasional-untuk-menyikapi-pemalsuan-kitab-kitab-ulama-klasik/
          Pertemuan nasional pada tanggal 14 s/d 15 Desember 2012 di Bandung Jawa Barat dalam rangka menyikapi usaha pentahrifan (perubahan / pemalsuan) kitab -kitab karya ulama klasik yang sudah banyak dilakukan oleh Wahabi / Salafi.
          Hasilnya coba dilink aswaja : http://www.benderaaswaja.com/2012/12/hasil-halaqoh-nasional-ahlussunnah-wal.html

          1. Informasinya sangat lengkap, syukron mas Ucep. Kalo bisa informasi seperti ini muncul serentak disemua website aswaja dalam waktu yg cukup lama, sehingga mudah diakses oleh akar rumput. Syukron.

  18. mas ucep mas megaloman yang saya hormati , saya teringat perkataan sayiduna Ali kw , al-haq bila nidzam yaghlibuhu al-bathil bi an-nidzam , kebenaran yang tidak teratur atau tidak terorganisir dengan baik , akan dikalahkan oleh kabathilan yang terorganisir ” , kemudian saya juga melihat adanya ketidak konsistenan antara ” Idiologi aswaja ” dengan pilihan ” parpol ” , terbukti banyak sekali orang yang mengaku NU berada pada atau mendukung ” parpol ” yang tidak dilahirkan oleh NU ( dengan berbagai dalih dan alasan ) , padahal parpol inilah yang berhubungan langsung dengan grassrooth atau akar rumput dan menyebarkan Idiologi dan fahamnya ,

    sementara NU katakanlah ditempat saya nyaris tidak berjalan alias mandek , dan tidak jarang pengurus NU ketika diberikan persoalan2 yang dimunculkan kaum wahabi tidak mampu menjawab dengan Ilmiyah , mungkin karena mereka tidak terbiasa berhadapan dengan kaum wahabi atau minimnya Informasi pembanding sebagai jawaban atas tuduhan2 kaum wahabi dan minimnya pendidikan tentang ke aswajaan menjadi faktor utama ” keminderan ” sebagian warga NU atau warga yang memiliki faham dan ideologi sama dengan NU namun tidak bergabuing dalam organisasi NU.

    sebagai contoh jarang sekali warga NU yang bangga dengan ke NU annya , karena mereka tidak tahu apa yang dapat mereka banggakan dari NU , mereka tidak tahu jika NU adalah wadah dan organisasi faham Ahlu Sunnah wal-jama`ah , tidak ada kebenaran kecuali kebenaran Ahlu Sunnah wal-jama`ah , tidak ada jalan keselamatan kecuali jalan Nahdlotul `Ulama .

    mari kita jaga dan sebarkan faham aswaja bil-hikmah wal mau`idzhoh al-hasanah, baik secara sendiri-sendiri maupun organisasi.

    1. Itulah mengapa saya senang dgn adanya informasi/berita mengenai kegiatan2 pendidikan keaswajaan yang telah dan masih sedang dijalankan dijawa timur, sayangnya setahu saya kegiatan tersebut belum dinasionalisasikan (informasi baru jawa timur saja), ide JARINGAN ASWAJA NUSANTARA yg diusulkan PWNU JATIM sampai saat ini belum ada beritanya lagi. Terakhir Rais Syuriah PBNU, KH. Ishomuddin menyatakan ide tersebut akan disampaikan pada rapat kebijakan PBNU 17 sep 2012, tetapi hingga saat ini rasanya belum ada informasi lanjutan.

      Seandainya pendidikan keaswajaan itu bisa digelar diseluruh wilayah nusantara, paling tidak pengurus NU disetiap daerah bisa menjawab persoalan2 yang dimunculkan kaum wahabi dan bisa memberikan pengertian dan pencerahan kepada masyarakat awam atau dengan kata lain kepengurusan NU nya jadi aktif berdakwah ke masyarakat sehingga hal2 yang meresahkan umat bisa diberantas.

      Ya kita jaga dan sebarkan faham aswaja bil-hikmah wal mau`idzhoh al-hasanah.

  19. assalamu,alaikum,, buat semua ikhwan ummati salam kenal,,sudah hampir satu tahun saya ikuti blog ummati ini, melalui koment antum semua saya merasa begitu dekat dgn antum semua walau belum pernah bertatap muka,saya sudah merasa sangat akrab dengan ust. Ahmad Syahid, Ust Abu HIlya, ust. Agung.. Mbak Aryati. dll. tanpa mengurangi rasa hormat krn tdk dpt menyebut satu per satu dengan lengkap ikhwan yg lainnya.. saya skr menetap di kota p di sumatera,,kaum SaWah di kota ini sudah buat stasiun radio dan stasiun tv sehari2 saya sering b’interaksi dgn kaum SaWah ini, dari pengamatan saya bhw sebenarnya mereka ini msih sangat2 awam walau mengaku ikut ta’lim belajar ini , itu dsb sehari2 bicara Sohih,, dhoif, bid’ah Syirik kapir,, walau ustadznya sekalipun tidak terlalu mendalami ilmu2 dasar dalam islam,,bermodalkan Lc pulang dari Madinah kemudian berkoardi depan khalayak.. pd bbrp kesempatan saya pernah berdebat dgn kaum SaWah ini mulai dari yang awam sampai yg lulusan pondok, saya b’tanya dari hal yg paling sederhana ternyata mereka tdk bisa jawab dan diam saja,, kl bahasa medan nya mereka biasa lihat imbang kl lawan bicara itu agak berilmu mrk gak berani debat, kl Awam mereka akan jadikan saudara kita yg awam itu jadi bulan2an,, oh ya Ust. Tengku Zulkarnaen yg sekarang mukim di jakarta asalnya dari Medan juga beliau sesekali kembali ke medan dan mengadakan majlis ta’lim di Medan,, banyak yg mau saya sampaikan tapi utk skr sekedar ini saja dulu semoga Alloh berkahkan dan panjangkan usia kita dan dipilihNya kita dan anak keturunan kita menjadi orang yg menjaga kemurnian agamaNya.. Amiiin,, salam kenal dari akhukum di Sumatera utk semua saudaraku di Blog Ummati

  20. Bismillah.
    Ijin koment tadz. Ane mah org jahil agama, tapi ngomong-ngmong seputar buat website, sebenrnya pekerjaan yg mudah. Tapi mungkin kendala dari teman2 (alumny)santri adalah kesibukan tiap hari yang harus mengurusi anak-anak santri(bagi yg talim) ataupun maiysyah..

    Kalo web/blog aswaja menurut saya jumlahnya juga gak kalah banyak dengan blog ‘meraka’, cuma saya rasa SEO dari web temen2 aswaja mestinya harus di benahi lagi.(urusan webmaster)

    Untuk mnjadi web yg bs muncul di halaman awal google, selain artikel yang bagus, dalam dakwah online gg trlepas dari yang namanya SEO..

    Hal ini kelihatanya masih dikesampingkan oleh para blogger/webmaster aswaja. Akhirnya, web kita pun tenggelam jauh di bawah web tetangga..

    Bagi temen2 santri yang mngkin prlu bantuan pmbuatan website, insyaaallah dg senang hati sy bantu buatin gratis(asalkan biaya webhosting disediain sendiri & tentunya harus di apdet artikel aswaja)

    1. Usul yang sangat bagus Kang Bejo, mudah2 cepat terealisali. Sehingga website ASWAJA bukan hanya banyak tetapi jauh meninggalkan website tetangga. Ditunggu kiprahnya sebagai bagian dari benteng aswaja.

  21. @kang bejo, saya akan sangat tenang apabila panjenengan dan teman-teman aswaja yang mumpuni dalam bidang iptek senantiasa mendukung, atau minimal bersanding bersama kami, menjadi benteng aswaja, syukron katsiro, dan sekalian izin belajar di situs 1001 nya, karena saya sangat awam masalah internet. sekali lagi matur nuwun

  22. Untuk menumpas website Salafi wahabi yg sak enake udele dewe di dunia maya, maka jawabannya yg tepat memang harus dilawan dengan membuat Website Aswaja sebanyak-banyaknya seperti yg digagas penulis artikel.

    Di dunia offline mereka sudah mati kutu sebab sudah dapat perlawanan dari ustadz2 Aswaja, Wahabui jadi nggak PEDE kalau ngomong di hadapan umum yg dialogis. Adapun yg bersifat monologis, seperti dalam khotbah Jum’at, mereka masih bisa bicara, sebab tidak mungkin didedabt orang yg sedang khotbah Jum’at.

    Pokoknya lawan Wahabi, sampai tak ada lagi fitnah tersebar di tengah2 umat islam. Salam aswaja… terus berjuang sampai sukses meminimalkan Wahab or salafi khususnya di bumi Nusantara.

    1. betul tuh mas…websitenya banyak banget, saya sampe hampir gak bisa bedakan…

      mungkin ini yang namanya api harus dilawan dengan api…dah harus nahi munkar kalo begini caranya, daripada ummat banyak yang tersesat akibat kelakuan agen dajjal yang bernama kelompok wahabi.

  23. Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh..
    Pertama-tama saya ucapkan Alhamdulillah kehadirat Alloh Subhanahu Wata’ala atas rahmatnya saya bisa temukan webiste ummatipress.com dihari ini, dan salam kenal kepada para Admin serta para User Aswaja.

    Berawal dari penelitian saya pada website salafytobat.wordpress.com yang sangat mengagetkan bagi saya, karena bertolak belakang dengan website-website wahabi sampaikan, sehingga saya mencari pembanding untuk menggali info-info tentang Agama di lain website. Akhirnya sampai di website ini.

    Singkatnya dalam topik “Mencermati dan Menjawab Gerakan Salafi Wahabi” yang sangat gencar di bidang IT untuk membuat orang melenceng dalam Aqidah dikarenakan kurang pemahaman agama secara mendalam yg disertai dengan penalaran yg seakan-akan meyakinkan… Menurut saya ini BENCANA YANG SANGAT BESAR !!. Untuk masalah IT, Insya Alloh saya banyak tahu walau bukan proffesional, Kalau saudara KANG BEJO dan teman-teman sudah menangani pembuatan website / IT. Saya tawarkan pelatihan Multimedia 3D Animasi secara GRATIS bagi rekan-rekan perjuangan / ponpes, sehingga nantinya bisa dikembangkan menjadi Animasi yang bertemakan islami bagi Anak-Anak / orang dewasa sesuai dengan pandangan Ahlu Sunah Wal Jamaah. karena saya amat sangat prihatin sekali melihat gempuran media-media sekarang meracuni GENERASI BANGSA dengan budaya-budaya ILUMINATI ditambah lagi WAHABI. Jikalau utk belajar membuat Animasi butuh 4 tahun dengan mendapat gelar sarjana di perguruan tinggi, InsyaAlloh saya bisa meringkas Kilat menjadi 1 bulan.

    Untuk itu saya harapkan respon dari Admin / Rekan-rekan Perjuangan mengenai hal di atas.
    Mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau ada kata-kata saya yg kurang berkenan bagi rekan-rekan. Terima Kasih.

    Wassalamu’alaykum

    1. Arek Suroboyo@

      Terimakasih Mas Arek Suroboyo atas penawaran antum yang sangat menarik.
      Nanti pertengahan April, kami para netter Aswaja (Ahlussunnah Wal Jamaah) akan menyelenggarakan pertemuan di Solo Baru untuk memmbahas permasalahan ini; dunia IT dan Multi media untuk perkembangan Dakwah Aswaja. Jadi, penawaran antum akan sangat menarik untuk ditindak-lanjuti.

      Mengenai info antum ini akan segera kami sampaikan ke Solo Baru untuk untuk mendapatkan Surat Undangannya. Sekali lagi kami sampaikan banyak terimakasih, Mas Arek Suroboyo.

      UmmatiPress

  24. Alhamdulillah…. tentram hati ini, makasi mas arek suroboyo, mas admin dan ikhwah wa akhowah fillah….. semoga aswaja istiqomah, mudawamah dan ishobah alal haq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker