Berita AS

Media AS Menilai Obama Sebabkan Posisi Amerika Lemah

Media AS menilai Obama lemahkan posisi Amerika, kebijakan presiden AS adalah kejam. Obama adalah sangat memalukan bagi Amerika dan mendorong perang di seluruh dunia.

 

Islam-Institute, WASHINGTON DC – Menganalisis Pernyataan presiden AS setelah serangan teror baru-baru ini, seorang kolumnis untuk sebuah majalah online politik Amerika menyatankan bahwa tindakan Obama tampaknya ditujukan bukan untuk memperkuat posisi AS, tetapi justru sebaliknya.

Kolumnis Ken Eliasberg menyatakan bahwa reaksi Obama terhadap ancaman terorisme global dapat dianggap tidak masuk akal. Di saat teror global menjadi “lebih sulit untuk diabaikan,” pemimpin Amerika itu justru berfokus pada isu-isu lain seperti isu pengendalian senjata dan perubahan iklim.

BACA :  Stephen Lendman: AS Ada Dibalik Perang Korea Selatan dan Korut

Dalam sebuah acara TV baru-baru ini, wartawan Charles Krauthammer menyarankan bahwa upaya Obama untuk mengalihkam isu dalam menghadapi ancaman teror ke masalah lain, menunjukkan bahwa sang pemimpin tersebut jika tidak “berlepas diri” maka telah bersikap “delusional.”

banner gif 160 600 b - Media AS Menilai Obama Sebabkan Posisi Amerika Lemah

Namun menurut Eliasberg, dalam tulisannya di majalah online Amerika, Thinker, kata terbaik untuk menggambarkan kebijakan presiden AS itu adalah “kejam”.

BACA :  Juru Bicara Rusia: AS Gemar Tuduh Rusia Tanpa Dasar

Untuk membenarkan penggunaan kata sifat setannya itu, penulis itu merinci juga beberapa argumen, termasuk gagasan bahwa segera setelah Obama memegang kekuasaan ia mengunjungi Mesir. Dan menyampaikan “bahwa ia mencintai” Islam, sebuah pernyataan yang penuh kepura-puraan.

Rincian lain yang ada dalam daftar Eliasberg adalah sebuah contoh dari perlakuan khusus pemerintahan Obama dalam menyambut perwakilan dari Ikhwanul Muslimin di gedung putih, sementara kelompok itu dianggap oleh beberapa orang sebagai ibu dari semua organisasi teroris dunia, meskipun tempat kelahirannya adalah Mesir.

BACA :  Untuk Persenjatai Teroris di Suriah, AS Butuh Uang Saudi

Penulis sayap kanan itu menganggap bahwa “ketidak berdayaan” Obama adalah sangat memalukan bagi Amerika dan akhirnya mendorong perang di seluruh dunia. (AL/ARN)

 

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker