Berita Fakta

Mahrus Ali Korban Ambisi Infiltrasi Jaringan Wahabi di Indonesia

Mahrus Ali : Istilah “MANTAN KYAI NU” Bukan dari dirinya


Oleh:  Thobary Syadzily

Penggunaan istilah “mantan kyai NU” bukanlah dari H Mahrus Ali langsung, tetapi merupakan hasil rekayasa Penerbit buku-buku karangannya dengan tujuan agar penjual buku-buku tersebut bets seller di pasaran dan pada hakikatnya itu merupakan suatu pelecehan dan penghinaan terhadap eksistensi NU baik di forum nasional maupun internasional. Dengan demikian, saya meminta langsung kepada H Mahrus Ali dengan sejujurnya untuk membuat pernyataan mengenai istilah Mantan Kyai NU yang merupakan bukan pilihannya sebagai suatu klarifikasi agar tidak menjadi fitnah di kemudian hari. Jadi dalam hal ini penerbitnya harus dituntut dan diseret ke pengadilan. 

banner gif 160 600 b - Mahrus Ali Korban Ambisi Infiltrasi Jaringan Wahabi di Indonesia

Adapun mengenai tulisan-tulisan H Mahrus Ali di setiap bukunya mengisikan penkajian yang tidak ilmiah karena tidak disertai dengan dalil-dalil kuat secara keilmuan. Hanya saja dalil-dalil Quran dan sebagainya hasil terjemahan secara leterleg dan sama sekali tidak mengenai sasaran. Bahkan dalam mengartikan ayat-ayat al-Quran dia itu sangat anti sekali dengan asbabun nuzul. Karena bagi dia asbabun nuzul itu dipenuhi dengan sanad-sanad yang dhaif. selain itu beliau sangat anti terhadap kitab Imam Syafii. Dia hanya menggunakan tafsir-tafsir sahabat yang merupakan sesuatu kekeliruan yang besar dalam pengkajian ilmu tafsir. Sebagaimana yang pernah saya tulis dulu tentang membentuk generasi qur’anik. Silahkan lihat tulisan saya itu:
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=151207428257226&set=a.151207358257233.25927.100001039095629

BACA :  Kisah Santri Klasik, Minta Handuk Tapi Dikasih Telor

Selain itu pula dia menganggap bahwa ilmu hisab itu bid’ah dan yang benar hanyalah ilmu rukyat dalam penentuan awal bulan Qamariyah. Meskipun demikian saya berusaha meluruskan bahwa itu salah. Dan saya terangkan secara panjang lebar ilmu hisab kepadanya. Wal hasil H. Mahrus Ali tidak faham ilmu hisab dan rukyat. Ternyata tulisan dia merupakan copy paste dari internet, itu pengakuan dia sejujurnya kepada saya. Adapun dalam masalah hisab dan rukyat dia menyerahkan sepenuhnya kepada NU. Dari sini kita fahami dia tidak konsisten dengan pendiriannya semula, padahal secara keilmuan NU itu menggunakan perpaduan Hisab dan Rukyat…

BACA :  Komunitas Muslim AS Akan Bangun Pusat Kebudayaan Islam

sumber

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

301 thoughts on “Mahrus Ali Korban Ambisi Infiltrasi Jaringan Wahabi di Indonesia”

  1. Penggunaan istilah “mantan kyai NU” bukanlah dari H. Mahrus Ali langsung, tetapi merupakan hasil rekayasa Penerbit buku-buku

    mestinya penulis dan penerbit sama-sama dimintai pertanggungan jawab, lebih-lebih jika dibelakang mereka ada fihak yang sengaja ingin memaksakan faham yang sebernya kurang diterima masyarakat muslim indonesia.

    sebagai kader NU saya mendesak agar PB NU segera melakukan langkah-langkah menindak lanjuti temuan saudara Thobary syadzili, jangan terlalu permisif, masa bodoh dan tidak peduli, sebab dampaknya cukup lumayan dimasyarakat.

    terimakasih.

    1. ayo maju truss Pak mahrus dan perang melawan ahlul did’ah, itu lebih berat daripada perang melawan org kafir, sedangkan melawan org kafir udah jelas2 nyata dengan pedang/selainnya. sedangkan melawan ahlul batil/bid’ah harus dengan ilmu…

      1. Seperti Wijhatul Haq itulah pandangan orang2 Salafy Wahabi, orang Islam yg gak sepaham dengannya dibilangnya musuh yg lebih berat dibanding orang2 kafir. Maka yg sebenarnya musuh kaum muslimin di seluruh dunia adalah para pengikut Salafy Wahabi, dd kata lain Salafy Wahabi adalah musuh Islam yg sebenarnya. Merka kedudukannya sama dg orang2 kafir yang dianggapnya lebih mulia dari orang Islam. Na’udzubillah, selamatkan Ummat Islam dari pengaruh jahat kaum Salafy Wahabi.

        1. maksud perang di sini bukannya perang dalam arti qita akan tetapi adalah amal ma’ruf mangajak mereka kepada jalan yg lurus dan bukan jalan org2 yang mendapat murka dan bukan jalan org2 yang sesat

          yg lebih jelas adalah mengajak kepada tauhid dan menghancurkan serta menutu pintu2 nya sarana menuju kesyirikan ..sukran.

    1. Ilmu apa tong?
      Jangankan anda, ulama-ulamanyapun nampaknya kurang berilmu.
      Coba teliti lagi fatwa-fatwa ulama Wahabi-Salafi yang menggelikan.

      Kalau anda percaya atau mengimani dengan khidmat bahwa Allah itu memiliki sepasang tangan (sayangnya kanan semua), sepasang kaki, berbicara dengan mulutnya, melihat dengan matanya. Ditandu 8 ekor kambing hutan untuk naik turun dari Arasy Kursi menuju Bumi. Dan Allah itu mutlak berada dilangit atau diatas.

      Pertanyaan bodoh saya adalah:
      Bilamana Allah memiliki tangan, kaki, mata serta mulut. Tentunya Allahpun memiliki tubuh. Kalau Allah memiliki tubuh, apakah Allah tidak butuh pakaian? makanan? peturasan? Serta kebutuhan-kebutuhan lain seperti layaknya manusia.

      Kemudian apa kambing-kambingnya tidak diberi makan? Yang nyari rumputnya siapa? dan kambing sedablung-sedablung itu seberapa banyak rumputnya.

      Selanjutnya fatwa bin Baz yang menyatakan bahwa dunia ini datar tidak bulat.
      Fatwa bodoh ini tidak perlu dipatahkan oleh ilmu yang tinggi, cukup naik pesawat terbang saja. Setelah terbang tinggi, kemudian lihat kearah horizon, apakah pola horizon itu mendatar atau melengkung?

      Ada lagi fatwa dungu Saleh Fauzan, yang memfatwakan menghukum mati para peramala cuaca, karena mereka termasuk kedalam golongan “syaowzah” (sesat dan syirik). Hukumannya dipancung, dan jenazahnya tidak boleh disalatkan.

      Coba jawab pertanyaan bodoh saya yang lain. Mengapa air muka petinggi-petinggi Wahabi rata-rata keruh dan kusam semua (padahal air muka itu cerminan isi hati). Seperti: Ibnu Taymiyyah, Abdul Wahhab, Raja Sa’ud II, Albani, Bin Baz, Abdul rahman Barrak, Kalbani, Ibnu Jibrin, sampeMahrus Ali, hangus semua.

      Berbeda jauh dengan air muka ulama-ulama Aswaja. Yang menyiratkan keikhlasan, ramah, dan rata-rata air mukanya cerah.

      Sekian dulu, ditunggu jawabanya.

      1. Ini saya sampaikan kepada saudarauku Wisnu! Anda hati-hatilah bicara tentang Allah tanpa Ilmu sebab ini menyangkut eksistensi-Nya.
        bahwa paham Ahlussunnah/salaf tidak seperti yang anda sangka kalau anda betul2 ingin tahu carilah referensi/kitab2 yg dikaji mereka jangan asal tuduh maka apa yang anda tuduhkan itu tidak benar ….maka wajib anda caritahu terlebih dahulu sebelum mengklim

        Dan sejauh yg saya ketahui tentang i’tiqat ahlussunah?salaf sebegaimana di bawah ini!

        Bahwa i’tiqat Akidah Ahlus sunnah/salafiy (wahabi) tidak menta’wil demikian, maka satahu saya tentang akidah salaf adalah Bahwa Allah SWT. Summas tawa alal arsy, Allah bersemayam di atas Arsy dan tidak menta’wilnya karena tidak ada keterangan tentang ta’wil tersebut baik dalam Al Qur’An maupun dalam As Sunnah Nabi SAW. maka maksud daripada semayamNya Allah dan Arsynya Allah diserahkan kepada Allah SWT inilah i’tiqat ahlus Sunnah waljama’ah Versi salafi.
        Sedang Allahu fissama’ maksudnya Allah di atas, maksud (fii) disini bukan berarti di dalam tetapi maksud fii di sini adalah diartikan di atas atau tempat yang tinggi. maka jangan membayangkan Allah SWT itu seperti makluknya jadi itu slah besar, sehingga kita berfikir berarti Allah masih butuh tempat secara otomatis itu tasbih dalam as ma’ wasifat Allah SWT.

        maaf yaa akhiy izin kan saya menyampaikan qoidah tentang asma’wasifat Allah jalla wa’ala. sebagai berikut: agar lebih ilmiah dan sistematis dalam penjelasan.

        1. kita tidak boleh tasbih (menyerupakan) Allah dengan makluknya. misalnya Allah Maha Mnedengar tetapi mendengar-Nya Allah tidak sama dengan maklukNya, Allah berkehedak mendengan atau tidak berkehendak mendengar tetapi Allah SWT tetap Maha Mendengar, sedangkan pendengaran makluknya terbatas …..

        2. Kita tidak boleh Ta’tiil (menolak apa-apa yang Allah SWT sifati untuk dirinya. misalnya Allah Maha melihat maka kita harus menetapkan (meyakini/mengimani) bahwa Allah Maha Melihat…(tetapi melihatnya Allah tidak sama dengan maklukNya sebagaimana ket di atas)..

        atau dengan alasan lain seperti alasannya tokoh IM Hasan Al Banna bahwa mereka mengatakan saya tidak berani mensifati Allah, karena takut kalau saya mensifat Allah nanti sama denagnsaya menyerupakan Allah dengan makluknya, maka pendapat ini adalah salah besar sebab secara gak langsung dia meniadakan asma’wasifat Allah sebagaimana paham Jahmiyah.

        3. Kita tidak boleh tahriif (menyelewengkan makna yang Allah SWT sifatkan diri-Nya sebagaimana Allah sifatkan dalam Al Qur’an dan as Sunnah, misal Allah SWT bersemayam di atas arsy maka kita tetapkanlah demikan jangan dita’wil, contoh lain, “kursiiyuhus samaa wati wal ar’dy. kemudian kita artikan kursi Allah itu kekuasaan maka ini adalah menyelewengkan makna yng sebenarnya atau Allah turun, kemudian kita maknai/ta’wili ridho Allah, bahkan lebioh parah lagi adalah turun-Nya Allah seperti turunnya saya (maklkuk-Nya) ini adalah kekufurannya yang nyata sebagaimana tuduhan para Ahlul Bid’ah menfitnah Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah di dalam kitab/buku yang ditulis oleh KH. Sirajuddin Abbas Judul kitab tersebut “I’TIQAT AQIDAH AHLUSSUNNAH WALJAMA’AH. betul-betul akidah Syaikul Islam ibn Taimiyyah dikitab tersebat betul-betul sesat yang sangat luar biasa maka itu fitnah belaka dari kisah ini sangat-sanagt menggelikan tentang perjalanan Ibnu batutah kalau saudara ingin lebioh jelas ambilah/dengarkanlah baik-baik dari kaset Amir Abdat. tentang hal ini.

        maka wajarlah kita selama ini telah dicekok’i/didoktrin oleh akidah2 sufiyah. dan dijauhkan oleh akidah salaful umah.
        trima kasih yaa akhiy kurang lebihnya, dan saya telah membaca dan belajar tentang akidah mereka tidak seperti yang saya persepsikan saya sebelumnya. sukron Jazaakumullahu Khoiran

        1. Mohon maaf, mungkin itu pemahaman dari sisi anda dan golongan anda saja, okelah dengan dalil dalil yang menurut anda paling benar, tapi mbok ya menghargai dari orang lain beserta dalilnya, Namun jangan merasa pemahaman anda yang benar sebab kebenaran itu milik Alloh SWT. Ingat siapa saja yang akan masuk surga dan neraka itu tidak ada yang tahu………

          1. Maaf yaa akhiy bahwa kata2 anda yg terkhir itu mengkwatirkan, tanpa anda sadarikan, ingat kata2nya adalah kata subjyektifitas/paham relativisme,
            bahwa anda boleh berkata apa saja asalkan dapat kita pertanggungjawabkan (dalil)dan mempunyai ag=rgumen yang jelas lagi kuat tidak perlu kawatir.. maka apa manfaat syari’at itu diturunkan kalau kita ragukan, dan daripada kita ragu yaa berkata Allahu a’lam maka inilah dalilnya (anda lebih selamat) jangan berkata “Ingat siapa saja yang akan masuk surga dan neraka itu tidak ada yang tahu………”. maka ini menunjukkan bahwa anda masih setengah dalam akidah islam,
            firman Allah “Alhaqqu mirrabbika falatakunanna minal mumtarin”

            sedangkan .kalo kita ragu Nabi SAW telah menyarankan kepada kita da’ma…ila kahir…artinya tinggalkanlah apa2 yg meragukan hati, dan laksanakanlah apa2 yg tidak meragukan hati mu.. agar hatimu menjadi tenang … bukannnya menakut-nakuti sperti itu…
            danmasih buanyklagi dalil2 yg berkebnaan dengan di atas

  2. @ H.mahrus
    akibat COPY PASTE..kebiasaan wahabi salafy( ahlul bid’ah)
    bukan menjadi rahasia ustadz wahabi/salafy/ahlul bid’ah di kenal tidak amanah..

    copy paste,copy luwak,copy lampung penuh sensasional..

    1. Kasuhan Mahrus Ali.

      Sudah rudin, kucel, shalatnyapun pada pake sendal jepit, diruangan sempit dengan lantai tanah. Bagaimana orang lain menilai Islam. Seperti itukah? Tidak ada kebanggaannya. Padahal dalam Islam itu dianjurkan untuk kaya, atau setidaknya hidup layak. Itulah akibat dari kurangnya akal sehat.

    2. Kasuhan Mahrus Ali.

      Sudah rudin, kucel, shalatnyapun pada pake sendal jepit, diruangan sempit dengan lantai tanah. Bagaimana orang lain menilai Islam. Seperti itukah? Tidak ada kebanggaannya. Padahal dalam Islam itu dianjurkan untuk kaya, atau setidaknya hidup layak. Itulah akibat dari kurangnya akal sehat.

      Upacara sakral Mahrus Ali itu diliput TV.

    3. Kasuhan Mahrus Ali.

      Sudah rudin, kucel, shalatnyapun pada pake sendal jepit, diruangan sempit dengan lantai tanah. Bagaimana orang lain menilai Islam. Seperti itukah? Tidak ada kebanggaannya. Padahal dalam Islam itu dianjurkan untuk kaya, atau setidaknya hidup layak. Itulah akibat dari kurangnya akal sehat.

      Jangan lupa, bahwa upacara sakral Mahrus Ali itu diliput TV.

  3. pelajarilah bukunya, jika tidak melanggar al Quran dan as Sunnah, ya dapat kita terima, jika tidak silahkan tanggapi pendapatnya. jadi, kita tak perlu nuding mereka wahabi atau apalah namanya.

    1. saudara elfan benar, ” kita tidak perlu menuding mereka wahabi atau apalah namanya, hanya saja wahaby/salafy itu terkenal dengan doktrin , anti Taqlid bahkan mengecam taqlid, juga doktrin ” jangan Fanatik pada salah satu madzhab ” bahkan tidak jarang mereka ( wahabi/salafi ) menggembar gemborkan Ijtihad, ya beginilah jadinya kalo orang Jahil ber Ijtihad, saudara Elfan jika tidak ingin melanggar al-qur`an dan as Sunnah kenapa sih enggak ikut aja sama Madzhab yang sudah ada ? bukankah alqur`an mengatakan : ” Fas aluu ahladzikri in kuntum la ta` lamun “

        1. Rudi@

          Ajaran Wahabi itu doktrin tulen, kamu kok sadar sih? Doktrin yang dibungkud dalil sekenanya, itulah yg harus segera disadari oleh orang-orang yg terkena virus Wahabi

    2. elfan @

      Itu bukan tuduhan, tapi Mahrus Ali memang Wahabi tulen, baca bukunya kalu nggak percaya. Ada nggak orang selain Wahabi menulis buku seperti itu? Tidak ada kecuali Wahabi. Dia belajar ilmu ke Makkah juga kepada syaikh-syaik Wahabi. Jadi kalau dia Wahabi itu bukan tuduhan tapi kenyataan.

  4. …..”Dengan demikian, saya meminta langsung kepada H Mahrus Ali dengan sejujurnya untuk membuat pernyataan mengenai istilah Mantan Kyai NU yang merupakan bukan pilihannya sebagai suatu klarifikasi agar tidak menjadi fitnah di kemudian hari. Jadi dalam hal ini penerbitnya harus dituntut dan diseret ke pengadilan…..”

    Saya sangat sepakat dengan penulis dan akhi ahmadsyahi, PBNU mestinya segera menindaklanjuti “rekayasa yng berbau fitnah” ini ke ranah hukum. Biar khalayak/masyarakat luas terbuka mata & hatinya.

  5. Sekarang adalah klarifikasinya aja apakah betul Pak Mahrus itu Mantan Kiyai NU atau bukan, kalao beliau itu bentul2 mantan kiyai NU yaa saya kira itu sah2 saja cuman kalo tradisi masyarakat kita terlalu mengigit/mencekik NU, tatapi memang itu sudah terlanjur yaa biarlah berlalu yang lebih penting esensinya buku/yang ada dalam buku itu. mungkin itu pertimbangan penerbit juga benar agar lebih membuat sensasi para pembaca sebeb penerbit tahu & paham betul akan dapak baik maslahat dan mafsadatnya terhadap masyarakat agar lebih cepat diketahui serta diamalkan dan ditinggalkan sebagai amar makruf nahi mungkar sedangkan masalah proses hukum okelah tetap berjalan dan ini justru semakin cepat dan tersebarlah publikasi di tengan -tengah masyarakat dan siapa yang diuntungkan tentunya yaa mendia dan penerbit serta buku pak mahrus itu sendiri. nantinya pada akhirnya NU lah semakin diketahui kesalahan /kebid’ahan yanng selama ini mereeka lakukan.

  6. Wijhatul Haq @

    Yang mana kebid’ahan NU, tolong kasih contohnya biar bisa kita diskusikan. Jangan-jangan antum sendiri nantinya yang akan terbukti sebagai ahli bid’ah sejati. Oh, rupanya antum pendatang baru di sini? Teman-teman antum sudah pada kabur kamu baru muncul. Oke, mari kita diskusikan apa yang menurut antum kebid’ahan itu. Biar bisa dibuktikan siapa yang sebenarnya ahli bid’ah sejati, NU atau Salafy Wahabi?

    Sekali lagi tolong kasih contoh kebid’ahan yang dilakukan NU, oke saya tunggu. Maaf, yang lain jangan ikutan dulu, ini diskusi khusus antara saya dg seorang yang mengaku wijhatul haq tersebut. Tujuannya untuk mencari kebenaran.

      1. Silahkan Mas Arumi,

        Oh ya Mas Arumi dan Mas Syahid dll, Kalau sampai besok siang nggak ada jawaban dari Wijhatul Haq, tolong lanjutin sampean-sampean sebab saya mau pulang kampung seminggu. di kampung belum ada warnet, jadi saya mungkin gak bisa OL. Tapi akan saya usahakan kalau memungkinkan, thanks.

    1. contoh yang gampang2 aja yaaa pujian/…setelah azan !

      Itu saya dulu hobyy sekarang saya sedikit udah tau yaa kalo itu bid’ah kmdian ana tinggalkan..sukron yaa akhi

    2. Contoh paling gampang yaa zikir2 yang penyimpang tidak ada tuntunannya seperti selawat badar/nariyah atau pujian2 setelah azan itu dong gampangkan contohnya

      1. @ Wijhatul Haq ….. ngga ada tuntunannya kan menurut nt …. coba dalil yang membidahkan kegiatan tsb ada ngga ??? dalil yang langsung menyatakan puji2 an di bid ah kan …. klo ngga ada jangan sok tau nt … belajar yang bener cari guru yang bener …..tau ngga guru yang BENER akhi ????

        1. Bener gimana kiyai antum malah ngajak santrinya untuk dzikir2 syirik dan menyembah kuburan dengan dalih tawashul, atau dengan alasan ibadah di sisi kuburan lebih kusyu’ lagi cepat terkabul dengan dalih seperti itu, maka itu menunjukkan kerusakan akidah mereka, dengan campur kesyirikan pelakunya bisa2 keluar dari islam
          emmmbook’o belajaro islam seng bener toooh yaa maklum dasar islam primitif lagi kolot.

  7. selamat jalan mas wong moga selamat sampai tujuan, salam kenal mas gondrong saya senang sampean dah online lagi, mas mamo Wahabi/salafinya dah ga ada yang berbobot neh ? mohon saran n petunjuk biar Usatd-ustad wahabi/salafi pada muncul di Blog ini ?

  8. 1. Kenapa Harus memfitnah, menjelekkan dan menghina orang (kelompok) lain, kalau tujuannya supaya bukunya best seller?

    2. Mengapa anti asbabun nuzul dengan alasan sanadnya banyak yang lemah? Apa Mbah Mahrus Ali sudah merasa lebih baik dari generasi yang dilemahkan itu?

  9. Wihatul haq @
    yang ditanyakan wong kolutan itu ” Yang mana kebid’ahan NU ”
    bukan Sunnah Hasanahnya NU, yang nt sebutin itu “( yaa zikir2 yang penyimpang tidak ada tuntunannya seperti selawat badar/nariyah atau pujian2 setelah azan )”

    ini semuanya Sunnah Hasanah, berarti NT ga faham apa itu Bid`ah, yang bid`ah itu nama nt ” Wijhatul Haq ” seolah mau mewakili kebenaran Tuhan, sama kaya temen nt yang wahabi / salafi pake nama Al-furqon seolah mau mewakili Al-Qur`an, pake nama Islami yang biasa sajalah ga usah berlebihan ok ?

    1. betul….betul…. @ ahmad syahid saudaraku …… he…he… ada mujtahid baru dari wahabi lagi ngoceh di artikel islami ….biasa temanya bidah…dholalah

  10. Lha iya Mas Syahid, dari kemarin-kemarin saya juga merasa janggal ada orang-rang pakai nama seperti itu. Nama Wijhatul haq, Al-furqon, welleh welleh…. sombongnya? Imam Syafi’i dan Imam Nawawi aja namanya biasa-biasa tidak berlebihan seperti itu? Mungkin si pemakai nama itu tidak bermaksud sombong, saya yakin ini hanya karena kejahilan orang-orang tersebut sehingga tidak mampu berpikir secara luas dan mendalam tentang artinya. Nalarnya yang pendek membuatnya ngawur dalam memilih nama.

    Saya sarankan untuk orang-orang tersebut supaya ganti nama yang normal saja. Untuk Wijhatul Haq gantilah jadi Abdul Haq AlWahabi. Sedangkan untuk AlFurqon gantilah jadi Ahmad Furqon atau Muhammad Furqon, boleh juga ditambahi dengan AlWahabi. Jadinya Muhammad Furqon Alwahabi, ini lebih baik ketimbang AlFurqon saja, sebab Alfurqon adalah AlQur’an, ini tidak pantas buat nama manusia.

    Demikian, Wallahu a’lam…

  11. Lha iya Mas Syahid, dari kemarin-kemarin saya juga merasa janggal ada orang-rang pakai nama seperti itu. Nama Wijhatul haq, Al-furqon, welleh welleh…. sombongnya? Imam Syafi’i dan Imam Nawawi aja namanya biasa-biasa tidak berlebihan seperti itu? Mungkin si pemakai nama itu tidak bermaksud sombong, saya yakin ini hanya karena kejahilan orang-orang tersebut sehingga tidak mampu berpikir secara luas dan mendalam tentang artinya. Nalarnya yang pendek membuatnya ngawur dalam memilih nama.

    Saya sarankan untuk orang-orang tersebut supaya ganti nama yang normal saja. Sekedar contoh, untuk Wijhatul Haq gantilah misalnya jadi Abdul Haq AlWahabi. Sedangkan untuk AlFurqon gantilah jadi Ahmad Furqon atau Muhammad Furqon, boleh juga ditambahi dengan AlWahabi. Jadinya Muhammad Furqon Alwahabi, ini lebih baik ketimbang AlFurqon saja, sebab Alfurqon adalah AlQur’an, ini tidak pantas buat nama manusia.

    Demikian, Wallahu a’lam…

    1. he he he Mas Arumi bisa aja ngasih nama yang pas buat saudara wahabi/salafi,mas Mamo saya udah cross cek tuh di artikel islami cuma saya merasa paling nyaman di Blog Ummati, blog lainnya moderasi terus lama Nunggunya.

  12. Rasanya dalam hal…yang ini…-ada baiknya tidak terlalu ditiup/Blow Up ( nanti jadi keresahan massal )dan jangan juga diredam , karena untuk diseret kepengadilan pelakunya …yahh sulit… karena bukan kasus nyolong sendal jepit kemudian dipakai Shalat .

    Awalnya ada kesalahan massal ( meng KAFIR kan ) Islam Wahabi….yang jelas , Faham Wahabi ini disebarluaskan oleh orang yang sakit jiwa dan bukan oleh orang yang Musyrik .

    Menurut Ulama Besar Islam Wahabi sekaligus sebagai Dewa Penyelamat di Akhirat nanti :Abu al-Qasim Mahmud bin Umar bin Muhammad bin Ahmad bin Umar al-Khawarizmi Az-Zamakhsyari.( berMadzhab -Syi’ah Zaidiyah ) Ia lahir pada hari Rabu tanggal 27 Rajab 467 H, bertepatan dengan tahun 1074 M di Zamakhsyari dan M. Abduh ( Syi’ah Zaidiyah juga ),Menyatakan : Bahwa Orang Gila tidak akan masuk Neraka , karena walaupun mereka menolak sebagian isi Al-Qur’an dan al-Hadis , atau salah mentafsirkan keduanya , tidak berarti berbuat Syirik kepada Allah swt…dan kalau salah sedikit – sedikit dalam menafsirkan sesuatu, tidak akan ditanya oleh Allah swt, sebab yang pertama ditanya adalah TENTANG SHALAT nya.( bukan tentang tafsirnya ).–yang kedua : ( M.Abduh ) mengatakan , sesuai dengan teori Darwin , manusia itu awalnya dari Monyet , sedangkan tidak ada satu ayat / riwayatpun , yang mengatakan Monyet Masuk Neraka , apalagi kalau Monyet-monyet itu gila ,.

    Berita yang sangat Spektakuler ini , dapat anda baca pada Kitab Suci Umat Wahabi yaitu : Al-Manar ( al-manar = cerobong asap ).wassalam.

    1. Wkwkwkwkwkwkwk…
      Nih orang paling betul tuk di kasihani….
      Ngomong aja masih belepotan…
      Kamu dengar ya bro, Kami para salafy tidak pernah menganggap Muhammad Abduh, Yusuf Qorodhawi itu salafy..
      Bego banget loe, gak ngerti salafy aja sok ngomong….
      Makanya ikuti dulu kajian di salafy, biar ngerti…

      1. @ Ronggo lawe yang bawa pisau dapur …Tolong anda baca buku tentang M . Abduh ( M=mat)bagaimana Dogol Dekil kaya dia diagung-agungkan dan disetarakan dengan MUJTAHID MUTLAQ — sekarang tolong juga baca juga buku yang mengagungkan Zamaksyari, yang disebar dari Saudi Arabia (… sosok salaf yang pantas jadi panutan…)–apa yang salaf jadi panutannya , dedengkot Mu’tazilah kok jadi panutan, yang lebih parah lagi Faham rasional Mu’tazilah dianggap sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an…Nikmatnya AKAL…Indahnya AKAL…yang namanya AKAL-AKAL an, kalimat itu numpuk dalam tafsir Al-Qur’an kaum WAHABI. Gracias–wassalam.

        1. Khan makin bloon kelihatan si Salt ini, orang salafy gak pernah anggap mereka sebagai panutan, loe buka aja situs salafy, pernah gak mereka jadi panutan,,
          Loe buka interne di warnet ya, gak ada modem di rumah, sehingga jarang buka internet jadinya, tunggu ada uang ya,,,
          Kok bego banget ya,,>>>

          1. Ronggolawe @

            Kasihan deh Salafy Wahabi pecah belah membuktikan wahabi firqah sesat si tanduk setan dari Nejd. Bukti kuat aliran Wahabi sesat adalah sesama wahabi saling menyesatkan! Ayo, bantah ini kalau bisa! He he he….

            Tapi kalau antum dah berberhenti memusyrikkan muslim lainnya berarti antum dah bukan wahabi lagi, berarti antum dah berubah jadi ahlussunnah waljama’ah.

          2. @Arumi bloon..
            Loe tahu apa tentang gue,,
            Terserah gue mau ngaku salafy. Jahmiyah, Ahmadiyah..
            Yang penting blog ini blog bloon..

        2. The Salt Asin HT goblok yang bisanya cuma copas dari situs-situs orang beraqidah sesat, cari aja di google banyak sekali bantahan yang sangat ilmiah dan memuaskan atas igauan the salt asin ini

  13. Wijhatul Haq (ganti Abdul Haq aja ya, biar lebih manusiawi)

    Thanks atas contoh bid’ah yang menurut antum di lakukan NU. Intinya ada dua tema yang antum ajukan di sini, yaitu PUJIAN SETELAH ADZAN dan Shalawat Badr/Nariyah sebagai Zikir-zikir yang menyimpang tidak ada tuntunannya. Demikian menurut antum, Oke mari kita kupas tema-tema ini berdasar dalil.

    Pertama: Apa yang menurut antum “Pujian” setelah azan itu biasanya berisi do’a-do’a. Salah satu contoh “PUJIAN” di kampung ada yang berbunyi: “Yaa Ilaahana, ighfirlana dzunubana, wasallimna fiddunyana waukhrona. Duh gusti kulo, kulo nyuwun pangapuro sekatahing duso kulo, lan mugiyo paring selamet dunyo akhirat kulo…..” (Ya Allah, hamba mohon ampun atas semua kesalahan kami, dan selamatkanlah kami di dunia dan akhirat kami….” Ini adalah do’a, cobalah perhatikan itu. Do’a tsb diajarkan oleh para ulama terdahulu yang ada di pulau Jawa bukan tanpa dalil. Ini ada dalilnya, saudara Abdul Haq. Simaklah hadits Rasul SAW di bawah ini:

    Dari Anas R.A, Rasulullah SAW bersabda: “Do’a akan dikabulkan saat antara azan dan iqamat.” (Hadits riwayat Hakim dan Tirmizi). Dengan adanya dalil yang menaungi amalan tersebut yang antum anggap dlalalah maka tuduhan antum tidak terbukti. Amalan tersebut sesuai dengan Syari’at Islam dan ada dalilnya.

    Contoh “PUJIAN” tersebut bermakna mohon ampun serta mohon keselamatan kepada Allah SWT. Sebagai ummat Muhammad SAW kita disuruh berdo’a, berdo’a itu ada pahalanya, dan diantara do’a terbaik adalah do’a mohon ampun dan keselamatan dunia akhirat.

    *************************

    Kedua: Shalawat Badriyah/Nariyah.
    Oke, sebelum menjawab tuduhan antum tentang Shalawat sebagai Zikir-zikir yang menyimpang, kita harus mencari tahu dulu apa sih arti atau makna atau hakekat Shalawat Nabi itu?

    Secara singkat biar tidak ngalor-ngidul, salah satu arti atau makna Shalawat adalah do’a. Kata ini adalah satu unsur dengan kata SHALAT. Sebenarnya pembahasan makna shalawat ini sangat panjang, makanya di sini dibatasi pembahasannya yang berkaitan dengan tuduhan antum terhadap dlalalahnya Shalawat Badriyah dan Nariyah.

    Tuduhan semacam itu sebenarnya tidak mengagetkan sebab kalau dilihat dari kebiasaan muslim terhadap Shalawat Nabi, umat Islam itu dapat di bagi menjadi:

    1. Ada yang mau membaca Shalawat Nabi
    2. Ada yang tidak mau membaca Shalawat Nabi
    3. Ada yang mengistiqamahkan membaca Shalawat Nabi
    4. Ada yang jarang membaca Shalawat Nabi
    5. Ada yang hoby memperso’alkan bacaan Shalawat Nabi.

    Silahkan pilih dan teliti diri antum termasuk yang mana? Kalau Admin pribad termasuk yang mengistiqamahkan baca Shalawat Nabi, suwer deh nggak bohong. Bahkan rasanya sudah menyatu antara bibir dan hati (kalau yang ini Ge-eR kali ya?)

    Pertanyaannya, bolehkah seorang Muslim membaca shalawat nabi yang bukan seperti dicontohkan Nabi? Untuk menjawab ini Antum harus ingat Shalawat itu diantaranya bermakna do’a seperti dikatakan di atas. Sebagaimana do’a yang lainnya, kita boleh berdo’a dengan do’a yang dicontohkan oleh Nabi juga boleh berdo’a dengan do’a yang dicontohkan Ulama, juga boleh berdo’a dengan do’a menurut isi hati kita sendiri, tentunya do’a-do’a yang baik. Baca postingan terbaru di blog ini biar antum dapat tambahan ilmu tentang hal ini, http://www.ummatipress.com/2010/12/03/senior-salafy-wahabi-vs-mahasiswa-soal-bidah/#more-2448

    Bagaimana dengan Shalawat Nariyah dan Badriyah?
    Sama saja, keduanya adalah Shalawat dengan maksud berdo’a kepada Allah Swt. Ini kami kutipkan shalawat Nariyah tersebut: “Allohumma Sholli sholatan kaamilatan wasallim salaaman taamman ‘ala syayyidina Muhammadin… dan seterusnya.”

    Shalawat Nariyah ini berisi do’a yang bagus, coba perhatikan Artinya: “Wahai Allah, limpahkan sholawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada baginda kami Muhammad, yang dengannya (dengan Nabi Muhammad semoga) terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan. Dan dengannya pula dutunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan khusnul khotimah, dan memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih berkat wajahnya (Nabi) yang mulia, (shalawat dan salam juga) kepada keluarga, para sahabat dengan seluruh ilmu yang Engkau (Allah) miliki”.
    Maaf, artinya terpaksa ditambahi kata dalam kurung sebagai penjelas supaya bisa dimengerti dan tidak dituduh musyrik, seperti H. Mahrus Ali dan para pengagumnya telah menuduh musyrik pengamal shalawat ini.

    Perhatikanlah artinya, bukankah itu do’a? Begitu juga Sholawat Badr juga berisi do’a yang sangat bagus dan sangat menyentuh hati. Bagaimana tidak menyentuh hati, do’a itu ditujukan kepada para pahlawan perang Badr yang mereka itu sudah dijamin Allah SWT masuk surga. Tidak aneh ketika melantunkan shalawat Badr di waktu sendirian di saat sunyi, air mata bisa mengalir terharu karena terabayang perjuangan Nabi dan Sahabat di lembah Badr. Kenapa Kita mendo’akan mereka padahal mereka sudah dijamin masuk surga? Karena dengan kita melakukan itu Malaikat akan mendo’akan kebaikan yang sama kepada kita. Amin….

    Sampai di sini antum bisa paham bahwa tuduhan dlolalah kepada shalawat Nariyah/Badriyah jelas-jelas tidak terbukti. Semuanya adalah tuduhan yang meleset alias ngawur akibat daya nalar yang lemah. Alias terburu-buru menyimpulkan tanpa berpikir atau mungkin akibat kejahilan dalam memahami agama? Wallahu a’lam….

    Notes:
    Kami ucapkan terimakasih kepada Mas Wong Ko Lutan, walaupun tidak bisa melanjutkan perjuangannya karena pulang kampung. Tidak apa-apa kami tetap bangga dengan beliau. Juga Syukron katsiro kepada Akhina Ahmad syahid, Mas Mamo, Arumi, dan yang lain, tak bisa di sebut satu persatu. Syukron katsiro….

    1. Duh gusti kulo, kulo nyuwun pangapuro sekatahing duso kulo, lan mugiyo paring selamet dunyo akhirat kulo…..” (Ya Allah, hamba mohon ampun atas semua kesalahan kami, dan selamatkanlah kami di dunia dan akhirat kami….” Ini adalah do’a, cobalah perhatikan itu.
      Pujian.do’a yang anda contohkan yang paling atas termasuk bid’ah dan tidak sampai kepada kesyirikan lain halnya dengan sholawat Nar dan selawa badar!..,kenapa ini dalam ketogori bid’ah sebab tidak adanya dalil baik dalam Nas al Qur’an maupun Hadist Nabi SAW maka harus kita ketahui dalam hal bid’ah sbb;

      PERTAMA; Tidak adanya tuntunan baik dalam Al-Qur’an maupun As sunnah, (dalam hal ini tidak mutlak…)
      KEDUA; Cara dalam pelaksanaan (dengan suara nyaring dan bisa menggu orang lain apalagi ada org sedang shalat sunnah)
      KETIGA; Waktu, maksudnya adalah setiap selesai adzan sering dilakukan secara terus menerus/menjadi ritual dalam arti sudah masuk ranah syari’at yang tidak pernah Nabi SAW contohkan maksudnya adalah seperti itu.
      sedangkan masalah Doa di antara Adzan dan iqomat betul itu doa di antara waktu2 yg meustajab, akan tetapi permasalahannya bukan sekedar itu, makanya anda harus tahu tentang hal2 yang berkenaan dengan bid’ah.

      Maksud saya tidak adanya dalil itu adalah dalil secara khusus yang berkenaan dengan permasalahn di atas bukannya dalil umum dipaksakan untuk pembenaran yang berkenaan dengan kebiasaan yang sudah terlanjur terasa enak tanpa memperhatikan syari’at yang benar,,,. inilah kebiasaan org2 mengikuti hawa nafsu.

      kalau dbegitu sekarang saya bertanya kepada anda, coba tunjukkan dalil yang shohih secara khusus tentang amaliyah di atas.. ! maka anda bungkem selamanya bahkan sampai hari kiamat tidak akan menemukan. kalau anda betul2 jujur lagi takut kepada Allah, Rasul, dan orng2 sholih (org2 sholih ulama’ kaum muslimin dan bukan ulamat syu’/ahlul bid’;ah).

      Yang berkenaan dengan selawat; insyaallah semuanya sepakat, bahwa ini perintah dan Nas-Nya juga jelas “innallaha wamalaaikatahu yusholluna alannabi Yaa iyyuhalladzi amanuu sholuu alaihi washallimutaslimaa”

      Maka firman Allah sudah jelas sebagaimana di atas, akan tetapi permasalahannya tidak yang Allah SWT maksudkan. Yaitu selawat yang diperintahkan-Nya sebagaimana dalam shalat yang anda lakukan dan bukan selawat yang dirangkai2 seseorang/ulama’ menurut antum dan apalagi berbau syirik, lihat tu dalam selawat Nar (Api/neraka);
      “yang dengannya (dengan Nabi Muhammad semoga) terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan. Dan dengannya pula dutunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan khusnul khotimah, dan memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih berkat wajahnya (Nabi) yang mulia,…ila akhir,”.

      Coba anda cermati tentang selawat di atas, bahwa betul2 keterlaluan sangat jauhnya terhadap akidah tauhid yang bersih, maka bagaimanapun hebatnya seseorang tanpa mengetahui hakikat tauhid pastilah tidak akan mengerti hal yg sangat fundametal, lagi asasi.
      mereka telah menempatkan mahluknya dalam posisi tidak pada tempatnya “dalam rukun islam yang pertama telah kita ucapkan (ikrarkan) Asyh hadu allaa illaaha illah, wa asyh hadu annaa muhammadarrasuulullah”
      Ini akan saya jelaskan sesingkat mungkan tentang rukun islam yang pertama ini;
      Bahwa syarat pertama kita harus/wajib menafikan (menolak, menyalahkan (batil, kafir) terhadap semua terhadap peribadatan selain Allah, kemudian Syarat kedua, adalah; kita harus/wajib menetapkan bahwa “laamakbuuda bihaqqin Illah, tidak ada sesembahan hak kecuali Allah saja, sedangkan selainnya meskipun ada adalah batil lagi sesat danmenyesatkan, ini kita ucapkan dengan penuh lesadaran, ke ikhlasan, paham hakikat maksudnya, sikat kata ucapan, hati dan pengamalan, dan tahu konsekuwensinya, (tuntutannya) kalau tidak mengerti maksud daripadanya maka syahadat itu tidak ada pengaruhnya (tidak sah) aliyas percuma ciontoh seperti anda menjadi saksi atau berjanji akan tetapi tidak mengerti apa yang anda maksudkan (lafatkan) maka tentunya tidak ada pengaruhnya.

      Kemudian syahadat kedua; bahwa bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya;
      maksudnya Muhammad adalah Abdun yaitu hamba, maka tetapkanlah dia itu adalah hamda, (bukan tuhan/tidak mempunyai sifat ketuhanan, oleh karena itu maka tetapkanlah bahwa dia adalah hamba, ini adalah membantah org2 yang menetapkan Muhammad secara berlebihan (melampaui batas) tidak menempatkan sebagaimana tempatnya (dholim), kemudian selanjutnya adalah bahwa Muhammad adalah Abdun warosulun, Mekipun Muhammad itu ham ba akan tetapi dia juga seorang utusan Allah maka kita wajib mengikuti sunnahnya (syari’atnya) bukannya sebaliknya yakni menyalahi sunnahnya tidak boleh meremehkan, ini untuk membantah org2 yang merendahkan/meremehkan beliau,oleh karena itu kita harus atau wajib menetapkan Nabi Muhammad SAW pada tempatnya sebagaimana penjelasan di atas. Dan kita tidak boleh menempatkan beliau dalam posisi tingkat/derajat ketuhanan sebagaimana dalam selawat Nar (api) di atas.
      Padahal masalah tersebut di atas adalah maslah uhsul (pokok dalam agama islam), kepada mereka berbuat demikian? Karena tidak mengerti esensi dua kalimat syahadat yang sesungguhnya……..

      Yang selanjutnya adalah bahwa kebenaran amaliyah ibadah kita ini tidaklah diukur dengan nikmat, perasaan atau dari pengalaman dan mimpi2 atau selainnya akan tetapi kebenaran amaliyah dalam islam itu adalah dengan adanya dalil yang jelas dan bukannya dari perkataan org zindik, sufi, torikoh, JIL, yg mengaku-ngaku Aswaja tetapi tidak mencerminkan keislamannya malah sebaliknya yakni merusak syari’at-Nya.
      Caba tunjukkan Dalil/Nas Al Qur’an Maupun Hadist Nabi SAW yg shohih tentang selawa bid’ah ples syirik di atas tentunya anda akan berpaling yaa kan …
      Terima kasih dan mohon maaf yaa akhiy kalau kata2 ana terlalu menusuk hati kalian mudah2han Allah swt selalu mebimbing kita beramalan dengan ikhlas, Sukron Jazakumullahu khoiran.

  14. Seluruh Amalan atau perbuatan atau pekerjaan yang tidak ada contoh dari Rasulullah saw, ITU NAMANYA BID’AH–yang mengerjakan Bid’ah itu semuanya masuk neraka—Rasul tidak mencontohkan Shalat Tarawih 20 Rakaat + 3 Rakaat , bahkan jumlah Rakaat yang melebihi 11 Rakaat ,itu sama dengan Shalat asar 5 Rakaat atau…shalat subuh 3 Rakaat…alias” ..Shalat yang sesat..- FATWA INI DARI ALBANI — Milyaran orang yang ikur Shalat Tarawih di Mekah dengan Imamnya dari dedengkot wahabi Arab ,, semuanya akan masuk neraka.

    Apabila ingin masuk surga , maka ber IMAN lah kepada : MAHRUS ALI dan ALBANI , supaya kalian MASUK SURGA…

    WAHABI MELAYU / INDONESIA itu WAHABI DOGOL , Jidat Hangus , petantang – petenteng , pakai Celana komprang kurang bahan , kasihan..urat malunya sudah putus…jadi hidupnya penuh keputus asaan . pada ahirnya..jadi teroris…wassalam.

    1. Alasan seperti antum ini termasuk alasan terlalu kampungan dan terlalu jauh seperti ana dulu 15 tahun yang lalu ketika ana masih masih dikampung primitif lagi gak tau/paham akidah salaf… makanya antum harus belajar kalau gak segera belajar islam yg benar waah nantinya jadi manusia purba/lagi kampungan ….Masak wong shalat teraweh diktakan/bid’ah, antum betul bid’ah murokap 1

      1. @ w.h.
        setahu saya ISLAM ITU “RAHMATALIL’ALAMIN”

        koq menurut sampeyan ada ISLAM KAMPUNGAN..ISLAM KOTA..ISLAM PURBA..ISLAM PRIMITIF..

        makanya baca laptopnya jangan di WC..
        sampeyan tahu artinya WC ngga’…???

        1. Maksudnya rahmatallil alamin dalam islam itu adalah islam itu mudah gak perlu kita tambah-tambah, dan islam itu bersih tidak dikotori (dari bid’ah dan syirik) islam itu jelas tidak boleh kita ragu atau mencari jalan lain, maksudnya bahwa syari’at islam sudah sempurna dan setelah ke-Rasulan Nabi Muhammad SAW tidak ada syari’at lagi(baru) baik baik memalui mimpi ataupun melalui semedi yakni mujahaddah/riyadhoh org2 sufi.
          Bhawa, kita hatrus paham betul bahwa islam itu rahmatallil alamin, makanya jangan dikotori oleh bintik2, / infeksi2, bid’ah & syirik maka jagalah kesecian dan kesempurnaannya.

    2. Jahil Murakkab anda wahai the salt asin. Apakah ketika telah datang kebenaran kepadamu kamu akan terus menolaknya karena datang dari orang yang menjelek-jelekkan mazhab mu’tazilah hizbut tahrir mu ?? Tunjukkan dalil-dalilmu yang benar kalau akal-akalan yang diagung-agungkan orang HT itu memang benar, jangan hanya bisa mencaci tapi tidak mampu membantah dalil ilmiah yang disodorkan oleh para ulama kepada kelompokmu itu. Adapun para ulama salafiyin, Alhamdulillah mereka berada diatas ilmu dan manhaj yang jelas lagi ilmiah, bagaikan gunung yang kokoh tidak sama dengan para ulama yang dijadikan tameng para hizbiyun sepertimu yang majhul dan tidak bisa dipertanggung jawabkan keilmuannya. Coba kamu tunjukkan 1 saja contoh ulama HT yang betul 2 ahli hadits dan fiqh ???

    1. Dari Al Asy’ats bin Sulaim, ia berkata :

      ???????? ???????? ? ????????? ???? ???????? ????? : ??????? ????? ??????? ?????????????? ? ????? ????????? ??????? ???????? : « ???????? ????????? ? ????????? ???????» ??????? ???? ???????? ????? ?????? ????? ???????? ????????? ???????? : ??? ???????? ????? ???????? ???? ???????? ?????????) ????? : « ?????? ???? ????? ???????? ? » ?????????? ??????? ????????? ????? ?????? ?????????

      Saya pernah mendengar bibi saya menceritakan dari pamannya yang berkata, “Ketika saya sedang berjalan di kota Al Madinah, tiba-tiba seorang laki-laki di belakangku berkata, ’Angkat kainmu, karena itu akan lebih bersih.’ Ternyata orang yang berbicara itu adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku berkata,”Sesungguhnya yang kukenakan ini tak lebih hanyalah burdah yang bergaris-garis hitam dan putih”. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah engkau tidak menjadikan aku sebagai teladan?” Aku melihat kain sarung beliau, ternyata ujung bawahnya di pertengahan kedua betisnya” (Lihat Mukhtashor Syama’il Muhammadiyyah, hal. 69, Al Maktabah Al Islamiyyah Aman-Yordan.Syaikh Al Albani katakan hadits ini shahih)

      Allah Ta’ala berfirman,

      ?????? ????? ?????? ??? ??????? ??????? ???????? ???????? ?????? ????? ??????? ??????? ??????????? ????????? ???????? ??????? ????????

      “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al Ahzab [60] : 21)

      Dalam shohih Bukhari dan shohih Ibnu Hibban, dikisahkan mengenai kematian Umar bin Al Khaththab setelah dibunuh seseorang ketika shalat. Lalu orang-orang mendatanginya di saat menjelang kematiannya. Lalu datanglah pula seorang pemuda. Setelah Umar ngobrol sebentar dengannya, ketika dia beranjak pergi, terlihat pakaiannya menyeret tanah (dalam keadaan isbal). Lalu Umar berkata,

      ??????? ??????? ??????????

      “Panggil pemuda tadi!” Lalu Umar berkata,

      ????? ????? ??????? ???????? ? ????????? ??????? ?????????? ????????? ????????? ?

      “Wahai anak saudaraku. Tinggikanlah pakaianmu! Sesungguhnya itu akan lebih mengawetkan pakaianmu dan akan lebih bertakwa kepada Rabbmu”

      Tuch pakaian Rasul yang loe hina bro, gue rasa lo bukan orang Islam….
      Masak Nabinya sendiri jadi bahan ejekan….
      Kualat loe nanati…

      1. @ MAMO CEMANI GOMBONG yang item.

        saya sangsi kalau RONGGOLAWE tanpa keris itu antek-antek WAHABI. dari logat cara komentar , nggak bakal jauh dari kaki – tangannya JAMAAH TABLIGH pengangguran dekil.WSSs.

        1. Semakin nampak ke’bego’an si Salt Asin ini…
          Sekarang jama’ah tabligh di samakan sama salafy,,,
          Belajar lagi loe bro,,,
          Biar tahu banyaknya firqah di Islam…
          Jangan-jangan loe bukan orang islam, entar gak bisa baca Al Qur’an lagi…
          Coba gue tanya , jika tanwin ketemu huruf waw hukumnya apa..?
          Jangan tanya sama Mami Cemani Gombong ya, kayaknya dia juga gak bisa baca qur’an tuch…

          1. he…he….ronggolawe kayaknya anda sudah merasa paling tau soal islam ……sombong betul anda dgn merendahkan orang lain dgn pertanyaan spt itu ….istigfar saudaraku se muslim …. dan saran saya fokuslah kalau komen …..kalau saya n teman komen yang lain bisa atau ngga bisa baca quran apa perlu dipamerkan ria dan sombong adalah sifat IBLIS…..maaf ya @ronggolawe nama anda aja dah palsu ……

          2. Bilang aja kalo gak pande baca qur’an bro, jangan bawa-bawa ria..
            Ria udah kawin fan kemaren juga ufah meninggal..
            Dasar bloon loe…..

      2. = Rasulallah Shallallahu ‘alaihi wassalam mengabarkan dengan sabdanya ;
        ” Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak menerima shalat seseorang yang melakukan Isbal.” (HR. Abu Dawud dengan sanad yang shahih. Imam Nawawi mengatakan di dalam Riyadlush Sholihin dengan tahqiq Al Anauth hal: 358)
        = Dari Abu Said Al Khudri bahwa Nabi SAW bersabda :
        “Sarung seseorang mukmin sampai setengah betisnya. Dan apa yang berada di bawah mata kaki, maka tempatnya di neraka. Dan siapa yang menyeret pakaiannya karena sombong maka Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan melihatnya.”

        1. @kacung ngaran
          antum bawakan hadist dr riyadlus sholihin karya imam nawawi ya, nah mudah2an antum mengerti juga tentang bid’ah dan pembagian nya menurut imam nawawi,…insya Allah..

  15. LEBIH MULYA BAAATUKMU AMOH YOOO .. WONG MBAH MARIJAN WONG AWAM KOK ALIYAS KEPERCAYAAN KEBATINAN & KEJAWEN KOK MBOK PADA’O AMBEK KH. Mahrus Ali Mantan Kiyai NU dekak YOO NGGAK PODO LEEE–LEE KOWE KI WONG NU TO JO ISIN-ISINNE NGETO’O NE’ NO..

  16. @ KANG GURU OKE.
    MBAH MARIJAN LEBIH MULIA DARI MBAH MAHRUS ALI.( KO PAS ).

    Yang BENAR : ALAMMAH – AL IMAM – Al MUFTI . H. MAHRUS ALI , lebih mulya dari AL – BANI DEGIL..Sayonara..wassalam.

  17. Hai ya akhi, kita fokus aja membahas permasalahan yang harus kita bahas jangan keluar dari koridor pembahasan tersebut di atas.,!! Wajar bibit2 JIL sebagaimana si Ulil raja JIL memangnya si Ulil dari sananya begitu maklum lah dasar kampungan.aliyas kaum pinggiran.
    oooh maaf nih komentar2 ahlul bid’ah sangat menggelikan terlalu jauh terhadap maksud2 bid’ah itu sendiri, dan sangat disesalkan kok gak paham2 tuh !! kata mereka bid’ah hasanah lihat nih!

    Pertama: @ Wijhatul Haq ngga ada tuntunannya kan menurut nt …. coba dalil yang membidahkan kegiatan tsb ada ngga ??? dalil yang langsung menyatakan puji2 an di bid ah kan …. klo ngga ada jangan sok tau nt … belajar yang bener cari guru yang bener …..tau ngga guru yang BENER akhi ????

    Bantahan Pertama:
    @Anda mengatakan tidak ada dalil secara khusus yg melarang tentang pujian. Bahwa memang betul tidak ada dalil secara khusus ini bukan menunjukkan kebolehan (bid’ah hasanah) tetapi secara umum dan sangat tegas dalil melarangnya termasuk menyangkut permasahan di atas itu Fikulli bid’atin dolalah… ila akhir …” gimana kata antum kok gak ada larang apa ini gak melarang… yaa antum seperti saya dulu lima belas tahun yang lalu saya dulu juga seperti antum.. maaf ya ?..
    Maka antum akan beralasan begini,”kalo dikit2 bid’ah semuanya harus sesuai dengan Nabi,,, jangan2/bisa2.. mobil, pesawat pengeras, hape bahkan sikat gigi, dan masih buaaannnyak lagi, maka inilah menunjukkan ke awaman dan kejumudtan mereka…. dan tidak pahamnya masalah ushul dan furu’ sehingga cara pola berfikirnya tentang agama ini sangat semrawut.

    Ushul Fiqh ini, akan saya ulang kembali,
    “Bahwa semua peribadatan (IBADAH) adalah haram hukumnya kecuali yang diperintahkan (ada perintah),
    Dan Semua Mu’amalah (………..) itu mubah (diperbolehkan) kecuali yang dilarang”
    Setelah anda memahami qoidah ushul di atas dengan benar kemudian saya mengajukan pertanyaan kepada anda!,.
    1. maaf, Apakah menyanyi atau pujian setelah adzan itu abadah atau tidak?
    2.Dan termasuk di dalamnya itu doa atau tidak?
    3. apakah itu ada contoh atau tidak?
    Mudahkan jawaban anda antara ya dan tidak. Kemudian anda akan bisa/mampu membedakan mana yg sunnah dan mana yang bid’ah
    Dan saya tambahkan yg dimaksud bid’ah hasanah oleh imam Syafi’i itu adalah dalam arti lughoh (bhs) dan bukan dalam arti syara’ . sedangkan dalam arti syara’ semua para ulama’ .bersepakat dolalah, sekarang,maksud dalam arti lhughoh dalam masalah keduniaan atau mu’amalah asal tidak dilarang dan bahkan banyak kemanfaatannya untuk agama dan kemnusiaan dan ini diperintahkan oleh islam dan umat islam ‘… kalian lebih mengetahui tentang duniamu..”

    Kedua: @Wihatul haq, yang ditanyakan wong kolutan itu ” Yang mana kebid’ahan NU ”
    bukan Sunnah Hasanahnya NU, yang nt sebutin itu “( yaa zikir2 yang penyimpang tidak ada tuntunannya seperti selawat badar/nariyah atau pujian2 setelah azan )”

    ini semuanya Sunnah Hasanah, berarti NT ga faham apa itu Bid`ah, yang bid`ah itu nama nt ” Wijhatul Haq ” seolah mau mewakili kebenaran Tuhan, sama kaya temen nt yang wahabi / salafi pake nama Al-furqon seolah mau mewakili Al-Qur`an, pake nama Islami yang biasa sajalah ga usah berlebihan ok ?

    Bantahan Kedua:
    Kalau Wong Kelutan menemukan dalil yang shohih tentang selawat api (dzikir2 syirik) tolong saudara tunjukkan agar ana jelas!?…

    Sekarang permasalahan nama saya Wijhatul Haq, gak ada masalah apa lagi bid’ah yang mempermasalahkan orang ahlul bid’ah yang gak paham bahasa arab coba lihat dan buka nama mana2 Allah dan sifat2 Allah (asma’ul husna) ada yang Wijhatul Haq. Jangan asal komen ya, hati2lah masalah.
    Bahwa makna nama itu sendiri mengandung arti, ”selalu menuju/mengara pada kebanaran dalam aktifitas dan usahanya. Maka apakah ini bertentangan/bid’ah tolong jelaskan alasannya ya akhiy?

    1. itulah maaf …. kedangkalan pemahaman anda dalam mentafsirkan dalil ….bidah dholalah semua umat islam pasti akan menghindari ….tapi anda belajar bahasa arab nggak sih ,….baca deh BIDAH = SUNAH …..di indonesia contohnya KOLUSI = KERJASAMA……itu dari BAHASA ….cuman bidah dan kolusi cenderung jelek tapi tetep aja artinya sama …..kalau wijhatul haq ada asma Alloh malahan LANCANG sekali anda apa udah merasa sebagai wakil Tuhan …..

    2. Wijhatul Haqi@

      Kamu gayanya doang kayak orang berilmu, tuh kamu bikin pernyataan ushul fiqh salah melulu. Sangat lucu melihat kamu, petitak petitik seperti orang bingung. Sadarilah yang kamu adepin itu orang-orang yang ngerti agama, ngerti bahasa Arab, yang belajar di pesantren sejak masih indil-indil, kok kamu ngeless kayak gitu sih?

      Padahal kamu kan Yusuf Ibrohim, Salman, dll. Sudah kehabisan nama orang, terus pakai nama yang nggak pantas buat manusia, dasar ahli bid’ah. Anak buahnya H. Mahrus Ali yang ahli bid’ah itu ya? Shalat kok pakai sandal jepit, gemana kalau sendalnya terkena telek lentung? MUJTAHID gadungan kok kamu ikuti, ya hasilnya seperti kamu ini….

        1. Salam kenal juga Mas Syahid,

          Ya dia Yusuf Ibrohim orang yang bisa mlungsungi seperti ular, yakin banget saya Mas Syahid. Dia kehabisan nama orang terus pakai nama Wijhatul Haq, dikiranya keren kali ya? Padahal itu menunjukkan kejahilannya semakin jelas aja.

      1. Laa, sampean sadar gak, atas kesesatan yg anda kuasai
        sebagai pembela ,kebatilan dan kebatinan yang sudah mengental di hati yang lemah dan merusak akal yg dangkal!

    3. Wijhatul Haqi@

      Bantahan Kedua:
      Kalau Wong Kelutan menemukan dalil yang shohih tentang selawat api (dzikir2 syirik) tolong saudara tunjukkan agar ana jelas!?…

      Aku yang jawab: Ini dalilnya, Yaa Ayyuhalladzina amanuu sholluu alaihi wasallimuu taslimaa (alQur’an). Kita disuruh bershalawat dan memberikan salam kepada Nabi Saw. Shalawat Nariyah atau badriyah secara hukum dipayungi oleh dalil tsb. Tata cara sholawat tidak ditentukan sebagaimana ibadah shalat, kamu jangan ngeyel. Abu Hamzah sudah KO sama Mahasiswa tentang yang kamu ributin ini. Jadi shalawat Nariyah nggak bid’ah, juga nggak syirik. Kamu yang syirik karena meyakini hanya yang hidup yang bisa memberi manfaat, padahal Allah Swt satu-satunya pemberi manfaat. Kamu yang syirik, sudah jelas kan? Mikirlah biar paham!

      1. Maklum melakukan kesyirikan tetapi tidak sadar maklumlah islam primitif !
        SIKAP KERAS RASULULLAH SAW TERHADAP ORANG YANG BERIBADAH KEPADA ALLAH DI SISIS KUBURAN ORANG SHOLIH APALAGI JIKA ORANG SHOLIH ITU DISEMBAH

        Dalam Ash Shahih dari Aisyah bahwa Ummu Salamah menceritakan kepada Rasulullah SAW tentang gereja dengan rupaka-rupaka yang ada di dalamnya yang dilihatnya di negeri Habasyah (Ethiopia). Mka bersabdalah beliau, “mereka itu, apabila ada orang sholih atau seorang hamba yang shalih meninggal di antara mereka, mereka bangun di atas keburannya sebuah tempat ibadah dan mereka buat di dalam tempat itu rupaka-rupaka. Mereka itulah makluk yang paling buruk di hadapan Allah,”

        Mereka dikatakan oleh Rasulullah SAW sebagai makluk yang paling buruk, karena mereka melakukan dua fitnah (kebatilan akidah) sekaligus, fitnah memuja kuburan dengan membangun tempat ibadah di atasnya dan fitnah membuat gambar-gambar.

        Dalam riwayat mereka berdua dari Aisyah, bahwasannya Aisyah pernah berkata, “tetkala Rasulullah SAW hendak diambil nyawanya, beliau pun segera menutupkan kain di atas mukanya, lalu beliau buka lagi kain itu tetkala terasa menyesakkan nafas, ketika beliau dalam keadaan demikian, beliau bersabda, ‘Semoga laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang Yahudi dan Nasroni, mereka menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai tempat ibadah.”

        Beliau memperingatkan agar perbuatan mereka itu kita jauhi dan tidak kita tiru. Seandainya bukan karena hal itu niscaya kuburan beliau (Rasulullah) akan ditmpakkan, hanya saja beliau khawatir akan dijadikan sebagai tempat iobadah.

        Muslim meriwayatkan dari Jundub bin Abdullah, katanya, “Aku mendengar bahwa Nabi SAW, lima hari sebelum beliau wafat pernah bersabda, sungguh aku menyatakan kesetiaanku kepada Allah dengan menolak bahwa aku mempunyai seorang Khalil (kekasih mulia) di antara kamu, karena sesungguhnya Allah telah menjadikan aku sebagai khalil; seandainya aku menjadikan seorang khalil dari umatku, niscaya aku akan menjadikan Abu Bakar sebagai khalil. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya umat-umat sebelum kamu telah menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai tempat ibadah, tetapi janganlah kamu sekalian menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah, karena aku benar-benar melarang kamu melakukan perbuatan itu.’”

        Imam Ahmad pernah meriwayatkan hadist marfu’ dengan sanad jayyid, dari Ibnu Masud RA, “sesungguh termasuk manusia yang paling buruk ialah orang-orang yang masih hidup ketika terjadi kiamat dan orang-orang yang mnenjadikan kuburan sebagai tempat ibabdah,” (Hadist ini diriwayatkan pula vdalam shohih Abu Hatim)

  18. Allah dan RasulNya membolehkan kita berdo’a, bersholawat, dan berdzikir kapan saja dimana saja. Kecuali pada saat2 dan tempat2 tertentu. Nah, sekarang coba Anda munculkan dalil bahwa termasuk saat yg tidak boleh itu adalah setelah adzan. Bukankah berdo’a antara adzan dan iqomah itu maqbul?

    Shalawat Badar itu selain shalawat juga tawassul dengan Asma Allah, dengan Nabi, dengan ahli badr. Dan ini merupakan hal yg dibolehkan syari’at. Kiyai Anda, Syaikh ibnu Taymiyyah telah membolehkan bertawassul dg Nabi. Dan ulama2 seperti ibnu Hajar telah membolehkan tawassul dg orang2 shalih. jadi, di mana letak masalahnya? Karena hal itu tidak diajarkan oleh Nabi?

    Nabi ngajarin adzan 2 kali sebelum sholat Jum’at ga? Tidak, yg pertama kali memperkenalkan adzan kedua pada shalat Jum’at adalah Sayyidina Utsman bin Affan. Beliaulah yg MEMPELOPORI KEBIASAAN YG BAIK ini. Sungguh Allah telah memerintahkan kita agar berbuat ihsan. Jadi, segala yg ihsan itu tentulah bukan bid’ah dholalah.

    Anda bilang ga ada perintahnya? Gimana ga ada perintahnya? Sedangkan Allah telah memerintahkan kita berbuat ihsan. Sholawat itu diperintahkan Allah, maka dia ihsan. Shalawat itu ga diatur bacaannya harus begini dan begitu. Ga seperti sholat yg tauqify, shalawat itu yg penting mengucapkan shalawat atas Nabi. Soal shalawat itu dipadu dengan doa dan lainnya yg ihsan, itu boleh2 saja. Emangnya kalo abis shalawat ga boleh doa ya? Bukannya Nabi malah nyuruh kita agar sholawat dulu sebelum doa? Terus shalawat lagi di akhir doa.

    Jadi dimana bid’ahnya?

    1. artikelislami @

      Thank you penjelasannya yang sangat bermanfaat, penjelasan anda semakin memperjelas penjelasan ummati di atas. Jadi jelasnya kita boleh bershalawat selain yang dicontohkan Nabi SAW, walaupun tentunya sholawat yang dicontohkan Nabi SAW tetap lebih afdhol. Intinya, shalawt Nariyah atau Badriyah tidak dlolalah sebagaimana vonisnya Wahabi yang keblinger.

      1. Jelas2 selawat syirik. masak Nabi bisa melepaskan segala ikatan, kesedihan, kegundahan dan kalimat2 sejinis ini masyallah anda paham tauhid apa tidak. maka ihtulah org ahlul bid’ah syiriknya semakin tingga malah mereka menganggap tauhidnya semakin tingga. ya si=yirik itulah tauhidnya.

    2. dalam selawat Naaarrr (api/neraka) ada lafat alaa saiyida muhammadinil allazi yastangkalu bihilkurab ila akhir..

      dan juga di dalam selawat badar ada lafat yg berbunyi tawa…wabil hadi rasulillah…il akhir dan ini semuanya apa gak syirik…
      bahwa sungguh tidak akan mengerti kecuali org2 yg paham tentang tauhid!

  19. Abdul Haq sejak kapan NT jadi seorang Ushuli ?
    kaidah yang nt sampaikan “ Bahwa semua peribadatan (IBADAH) adalah haram hukumnya kecuali yang diperintahkan (ada perintah),Dan Semua Mu’amalah (………..) itu mubah (diperbolehkan) kecuali yang dilarang ” Abdul Haq, itu bukan kaidah Ushul Fiqh itu adalah kaidah Fiqhiyyah, jadi aneh bicara Ushulfiqh, tapi ga tau mana kaidah Fiqhiyyah mana kaidah Ushul fiqh, ditambah NT keliru juga bawain kaidah diatas, kalo ga ngerti jangan dulu bawa kaidah-kaidah seperti itu, itu hanya memperlihatkan kejahilan saja.

    Abdul Haq NT lihat artikelnya Firanda soal Bid`ah ya ? sebab nt mengatakan ” Dan saya tambahkan yg dimaksud bid’ah hasanah oleh imam Syafi’i itu adalah dalam arti lughoh (bhs) dan bukan dalam arti syara’saya kasih btahu ya, tulisan firanda soal bid`ah itu bagus premis minor bener, premis mayornya bener tapi konklusinya SALAH, bagi orang awam pasti terkecoh.

    soal nama NT ” Wijhatul Haq ” itu adalah mudhof dan mudhof ilaihi, bagi orang awam akan mencari di Asma`ul Husna, dia tidak tahu yang mana mudhof dan yang mana mudhofun ilaih ya jelas ga bakal ketemu.

    mudhof dan mudhofun ilaih itu mengandung beberapa ma`na, bisa bima`na min, bisa berma`na fi, bisa berma`na lilmulki au ikhtishosh, dari bebrapa ma`na ini jelas tidak satupun yang cocok jika digandeng dengan Nama Manusia, yang jelas banyak luput ,dosa dan kesalahan.

    dan penamaan seperti itu adalah Bid`ah, sebab Rosulallah SAW dan para Sahabatnya tidak mengajarkan penamaan seperti itu dan tidak ada dalil yang membolehkan penamaan seperti itu, tapi ya terserah itu hak anda , hanya yang jelas kalo NT belum faham hal-hal yang saya sebutkan diatas , janganlah dulu banyak komentar soal agama apalagi soal Bid`ah, hanya akan bikin kacau saja.

    1. hid bloon..;
      Loe juga bisa membuktikan dalil kalo sifat 20 yang nyalahnya gak ketulungan itu dari Rasul…
      Gak usah cerita loe..
      Loe terlalu bloon,,,
      Sok banget,,,

  20. HE….he…..he…. kawan kawan ..sepertinya kita emang harus sabar n istiqomah dalam menasehati saudara kita yang tersesat ….kita harus siap dgn hinaan , di rendahkan , yang lebih parah di kafirkan …..masya Alloh …….hati kalau dah keras emang susah manarima kebenaran ……. riwayat Rosululloh direndahkan , di hina bahkan dikira sinting ….apalagi kita ???? apa lagi saya ….yang jelas2 bukan nabi ….pastinya lebiiiiiih di rendah kan ….. tapi lebih nikmat …..selamat berjuang teman2 dalam dawah anda semua ……perlu diingat syetan2 selalu mengintai mencari celah , kesempatan , tuk mengadu domba diantara kita …….waspadalah ….waspadalah…..

  21. Kalau orag gak paham tauhid yaa seperti itulah jadinya mereka semakin besar melakukan kebid’ahannya semakin berat pula mnerima kebenaran!
    mereka yg bid’ah dianggap sunnag sedangkan yg sunnah dianggap bid’ah Dan begitu juga yang syirik dianggap tauhid sedangkan myg tauhi dianggap syirik.
    jadinya mereka Syirik itulah tauhidnya dan bid’ah itulah sunnahnya >

  22. Wijhatul Haqi@

    Akhirnya vonis ‘ala khowarijmu keluar juga: “jadinya mereka Syirik itulah tauhidnya dan bid’ah itulah sunnahnya >”

    Wijhatul Haq, antum frustrasi rupanya dalam membela Salafy Wahabi yang antum anut, sehingga kelaur vonis pamungkas seperti itu. Ada ungkapan yang sangat populer cocok buat antum, “Barang siapa sedikit ilmu akan banyak menyalahkan orang”.

    Sehingga menurut vonis antum itu otomatis berjuta-juta muslimin di seluruh dunia yang Ahlussunnah Waljama’ah menjadi Musyrikin dan ahlul bid’ah. Welleh, welleh…. akalmu sudah pindah ke perutmu rupanya. Hati orang sepertimu akan sulit mendapat cahaya hidayah kecuali takdir Allah menentukan antum sebagai orang yang bertobat.

    1. TAU DIRI adalah sifat yang sangat terpuji ……memang bagi orang2 yang TINGGI HATI rasa TAU DIRI itu seperti MOMOK …..menakutkan ..gengsi,jaga imej kalo kata anak muda skarang ….tapi ingat saudaraku apalah arti kita dihadapan Alloh yang Maha Dahsyat ….Maha Luar Biasa ……saudaraku sejarah memberikan pesan kita bahwa Sahabat2 Nabi SaaW yang langsung ketemu Nabi aja kemampuanya berbeda beda ….namun mereka TAU DIRI …yang merasa nggak mampu bertanya kpd yang mampu….sifat spt itulah yang perlu dicontoh saudaraku …..yang namanya Ilmu Alloh itu tak terHingga …….jadi kalau manusia Alim diatas Alim pasti masih ada yang lebih Alim jadi yang paling dekat dgn SUMBER ilmu itulah yang paling Alim maka saudaraku sadarlah ….SUMBER yang Maha Dahsyat …pertanyaanya kapan kita bisa mendekat ke SUMBER Maha Dahsyat …..keTAQWAAN kita jawabnya ….itulah sedikit ilmu pesan Guru saya Alm …..maaf bagi yang nggak berkenan ….tanya dalilnya sama @admin tuh ….he..he…maaf

  23. Bahwa bid’ah lebih dicintaim oleh iblis daripada maksiat!
    Malakukan Bid’ah termasuk berdosa & bermaksiat kepada ALLAH SWT!
    Sedangkan Ahlul Maksiat hanya berdoasa atas kemaksiatannya!
    Maksiat belum tentu/tidak pasti bid’ah sedangkan bid’ah pastilah bermaksiat kepada-Nya!
    Bid’ah sulit/tidak bisa diharapkan taubatnya sedangkan Ahli maksiat sangat besar kemungkinan bertaubat!
    Ahlul maksiat menghancurkan hati, i’tiqad (keyakinan) kita sedangkan ahlul maksiat tidaklah demikian!
    Bid’ah banyak menyesatkan orang awam dan umat islam sedangkan ahlul maksiat tidaklah demikan!

  24. Yaaa akhi kalau anda betul2 paham tuhid dengan benar tolong pertanyaan saya bdi bawah ini jawab!
    sebagaimana tentang rukun islam yang telah anda kenal ketika masih di bangku TK/SD/MI
    Pertama: Jelaskan hakikat/ makna Laa ilaaha illah dengan syarat-syarat dan konsekuwensinya?
    Kedua: Jelaskan makna/esensi Muhammadar rasulullah syarat yang harus dipenuhinya serta konsekuensinya?

    Karena kedua dasar di antara salah satu rukun islam yang pertama kali ini yang akan merontokkan virus-virus syiri, bid’ah, dan kesesatan yang lain yang telah anda nikmati se;ama ini dulu saya juga seperti antum dan mudah mudahan Allah SWT memberikan hidayah taufiq-Nya Amin

    1. Wijhatul Haqi@

      He he he…. bener2 ngeuyel nih orang ya?
      Wah…, pertanyaan itu sih pelajaran saya waktu masih ngaji di kampung dulu, waktu saya masih kecil. Ibu saya juga yang ngajari secara khusus tentang makna dan praktek syahadatain. Jangan ngeless ah, yang dewasa dikit kenapa sih? Insyaallah saya memahami makna Syahadatain tsb. Insyallah semua pengikut Ahlussunnah Waljama’ah paham kok, kecuali mungkin yang belum pernah mengaji kepada guru ngaji.

      Antum nih yang belum paham-paham tentang apa yang antum test-kan. Antum tanya konsekwensinya? Wah, kalau prakteknya seperti antum vonis sana-sini musyrik, bisa batal tuh ikrar syahadatain antum. Paham kan apa maksud batal? Kalau antum begini terus ngueyelnya, bisa-bisa antum su’ul khotimah, mau? Na’udzubillah!

  25. sebaiknya Abdul haq menanggapi isi artikel kalo mo dibantah bantah saja atau kalo mo setuju dengan h. mahrus ali silahkan solatnya pake sendal jepit ga usah ngetes pemahaman Syahadat sebab belum tentu pemahaman abdul haq selaras dengan faham Ahlu Sunnah Wal-jama`ah, tapi kalo tetap ngeyel mari kita diskusikan satu persatu persoalan hingga semuanya tuntas, apakah pemahaman Wahabi/Salafi yang menyimpang atau pemahaman kami Ahlusunnah yang perlu ditinjau ulang, syaratnya kita sepakati bersama silahkan mau persoalan apa dulu yang ingin di bahas, saya tunggu ? setujukan mas wong dan yang lainnya ? kita bahas satu persatu persoalan sampai tuntas ?.eh ya mas Arumi kemana aja nih apa laptopnya masih rusak kena firus wahabi roja ?

  26. Sangat-sangat setuju Mas Syahid, silahkan Mas Syahid hadapi orang ngeyel ini. Aku nyerah deh, selain itu jariku sudah sakit nih kebanyakan ngetik, he he he….

    1. na’am yaa akhiy
      tafadhol membahas tentang syahadat aja dulu coba pertanyaan ana di atas tolong dijawab?
      karena maslaha ini sangat mendasar dan esensial yg harus diketahui sebelum lainnya. sebeb ini fondasi dasar /ushul dalam agama.

      1. abdul haq sori aku baru bisa komentar lagi, soalnya aku baru dateng dari Sulawesi ada tugas kantor, lumayan hampir satu minggu.

        ok kita sepakati masalah yang dibahas adalah Asyahadatain, hanya perlu kita sepakati dulu aturan diskusinya

        1. masing masing dari kita memaparkan dulu apa itu Asyahadatain
        2. masing-masing dari kita mengomentari paparan lawan diskusinya
        3. tanya jawab
        4. kesimpulan

        itu aturan diskusi yang saya ajukan silahkan kalo mo di tambah atau dikurangi yang penting kita sepakati dulu aturannya.

    1. Ya saya tunggu ?
      Topiknya sudah jelas dua kalimat syahadat.

      “As Hadu allaa ilaaha illah , Wa As hadu anna Muhammadarrasulullah”
      Tolang ini di jawab/di uraikan penjelasan di atas sesuai dengan pemahaman antum selama ini,

      Maka saya yg lebih dulu memberikan pertanyaan, dan nantinya juga sama berjalan dan saling memberikan arguman/alasan mana yang lebih ilmiah/kuat dan mana yang lemah,,,.. sukron
      Dzajaa kumullahu khoiran

      1. Abdul Haq@

        weh, ganti nama bagus nieh, tapi nulis asyhadu-nya salah, berarti ente gak tahu bahasa arab, jangan ente nanti bukan diskusi tapi cuma copy paste aja? Paling-paling copas dari salfy.or.id, abuubaidah.com, ikan-firanha.com, roja.net. Mendingan ustadz Amir Abdat aja suruh ke blog ini biar menghadapi Mas Syahid, itu baru nyambung ntar diskusinya. Kalau ama ente paling juga copy paste panjang-panjaaaang…. lebih panjang 3x lipat artikel di ummatipress.

        1. Maaf yaa saya lagi sibuk betulan, insya’allah dengan waktu dekat ini saya tanggapi?

          Mas acong maaf kalau model copy paste bukan kebiasaan saya,,, ? kalau ada komen mirip2 saya itu bukannya copy paste maka itu saya gonta-ganti nama karena saya coba satu nama gak bisa masuk, dan juga gonta-ganti Email… Sukron..

  27. Sejujurnya.. saya ..sendiri tidak suka , kita orang saling hujat-menghujat , apalagi yang menjadi sasarannya adalah orang-orang yang menyembah dan mengagungkan WAHABI .

    Tidak semuanya orang WAHABI itu GILA HORMAT.
    Tidak semuanya orang WAHABI itu SAKIT JIWA…karena masih banyak orang-orang WAHABI yang baik hati , misalnya seperti yang di ROKUMENDASI kan oleh saudara seiman kita AHMAD SYAHID, YAITU ; ustazd FIRANDA yang sering menjadi penceramah yang moderat Wara’dan tsiqah , seperti saya baca dari sekian banyak tulisannya BELIAU, diantaranya :

    # Firanda Andirja 2010-12-03 10:14
    walaikumsalam, sholat tahajjud yang dilakasanakan di bulan ramadhan itulah sholat tarawih, tidak ada bedanya. itu hanya istilah nama saja, karena dikerjakan pada jam 1 malam. dan itu merupakan ronde kedua sholat tarwih yang merupakan kelanjutan dari sholat tarawih yang ronde pertama dikerjakan pada jam 9 atau 10 malam. oleh karenanya pada tarwih ronde pertama tidak dilakukan shoalt witir, akan tetapi ditunda pada ronde kedua, yaitu dipenghujung sholat tarwih ronde kedua.

    (jadi Shalat malam TAHAJUD itu…sama dengan Shalat TARAWIH )

    # Firanda Andirja 2010-12-03 10:20
    topik banyak sekali di web ini, jadi saya mohon mas pandu jangan baca topik bid’ah meulu…
    seandainya nasehat mas pandu ini juga ditujukan kepada website nya Abu salafy cs yang kerjanya mencela wahabi melulu… mencaci Ibnu Taimiyyah dan ulama Arab saudi…, apa tidak ada topik lain..??!!

    (seorang Tsiqah – Wara’- yang sudah punya Kerajaan dan Singgasana DA’WAH dan NAMA BESAR sebagai USTADZ…, masih mau mengomentari se orang ABU SALAFI – seharusnya USTADZ ini dapat menjaga lidah – lisan – dan hati , untuk supaya tidak tergerus sunami gunung merapi.).

    INIKAH CONTOH yang dipertontonkan oleh yang katanya panutan dan sangat pembela Rasulullh saw.

    == @ Kang Firanda , yang CA’EM.. kami disini tidak punya Kerajaan / Singgasana / Wawasan / Kerjaan , makanya bahasa mayoritas yang kami miliki hanya sebatas ini , jadi andaisaja KAMI-KAMI ini dianggap sebagai ( Abu Salafi CS ==karena tidak sejalan dengan pemikiran anda ) untuk sementara ini kami terima .wassalam.

    1. itu hak anda The garam asin …….yang jelas wahabi mutlak dengan mudahnya mengumbar vonis Bid’ah , sesat , musyrik , bahkan kafir ……hal ini yang nggak bisa di bantah …..apalagi kalau yang di ajak bicara orang awam ……..tambah vonisnya kayak udah ngalahin para Imam 4 mahdzab …..naah kalau ketemu kaya temen kita mas Ahmad Syahid keliatan TOLOLnya makanya selama diIndonesia masih ketemu Wahabi tetap harus kita nasehati ….bukan masalah baik orangnya KEKELIRUANNYA dalam memahami dalil n hadist lho , udah kaya gitu di sebarin lagi ke orang2 awam ….nah @ UYAH ASIN kalau anda simpati wahabi boleh2 aja kok ……tapi saran aja PELAJARI sejarah munculnya , siapa tokohnya , ajarannya …jangan tergiur jargon kembali ke Al Quran n Hadist , PEMURNIAN tauhid , tapi ngga selaras dgn amalannya .

      1. Mamo bloon..
        Loe tahu gak siapa yang bhilang bi’dah, kafir, sesat, musyrik,,,
        Itu bukan orang-orang salafy tapi Allah dan rasulNYa..
        Orang salafy hanya ikut Allah dan RasulNYa..
        Kenapa loe marah…
        Rasul juga pernah bilang kalo khawariz itu anjing-anjing..
        Loe mau marah juga ..?
        Dasar bloon loe kelewatan..

        1. Ronggolawe itu akhir hidupnya dimakan sumpahnya sendiri, dia mati di tepi sungai berantas ditenggelamkan oleh Kebo Anabrang. Awas, kamu nanti seperti kisah Ronggolawe yang binasa disambar sumpahnya sendiri yang sembarangan. Tahu kan kisah Ronggolawe? Mendingan nama kamu diganti Arya Dwipangga sang Penyair berdarah. Dia ini akhir hidupnya manis karena bisa tobat dan menjalani hidupnya lebih baik bersama adiknya Arya Kamandanu. He he he …. tahu lho saya? Rajin baca Qur’an, rajin baca kitab Ulama’, tak ketinggalan dengan cerita legenda. Hampir semua kisah legenda di P. Jawa saya tahu, mau tanya apa hayo, silahkan biar nggak stress kayak gitu terus. Bisa-bisa kalau begitu terus, akhir hidupmu seperti Ronggolawe yang asli, he he he….

  28. @ Mamo Cemani Gombong Dearest: nggak lah , yang lucunya gini ya…. , ada yang namanya USTADZ , baca soal bid’ah Hasanah dari Mujtahid Akbar , Nasir ul-Hadis Imam asy-Syafi’i – kemudian katanya : Bid’ah Hasanah itu cuma GINCU (bahasa ). sekarang kalau mau cuma itu yang dibacanya (segitu doang) tanpa lihat Fatwa dari Para Ulama Besar penerus Madzhab , ya…kedengarannya .. membingungkan Umat Suni ,

    harusnya kalau memang mau mengeluarkan dalil yang adil , baca dulu seluruh hasil / kesepakatan para Ulama Besar Madzhab tersebut , baru teriak …

    kalau ditanya, : ” HAY USTADZ ANDA BERMADZHAB APA KAGA …???…
    pasti jawabannya : ” ANE NGGAK BERMADZHAB – SOALNYA TAQLID ITU BID’AH “…

    tanya lagi : KALAU GITU ANTUM TAHU HALAL / HARAM SUATU PEKERJAAN DARI MANA…???..

    ( masa begitu lahir– bisa baca / tulis dan mengerti Hadist )( KALO HADAST …YA …AHLINYA>>>)

    Yang lucunya lagi- SELURUH YANG MENGAKU ISLAM PEMBAHARUAN , MENGHARAMKAN UNTUK BERMADZHAB apalagi BERTAQLID SEPERTI BEBEK…tapi…yang dibaca..sekitar KITAB..yang diterbitkan dan disusun oleh..(malu dah..ngomonginnya juga)…ala bani..dul baz..mad saimin…pa uzan….udah …aaaah…kasian.wassalam.

    1. @Salt Asin Bloon
      Dasar bloon loe, banyak orang salafy itu bermazhab hambali…
      Dan loe..
      Loe bisa apa dibandingkan sama para ulama yang dunia mengakui keilmuan mereka, sedang ilmu loe…
      Ilmu loe gak lebih dari bulu ketek mereka yang di potong seratus,,,
      Sombong loe gak ketulungan…

      Dari Abu Hurairoh radhiyallohu anhu bahwa Beliau Shollallohu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan sekalipun sebesar biji dzarrah..Sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan (meremehkan) manusia” (Hadits Shohih Riwayat Muslim, at Tirmidzi dan Abu Daud).

      Semoga Allah membenamkan dirimu di neraka…

  29. @ Salt Asin Bloon (bro.. kalo ketik namaku pake THE -itu warisan dari papiku ).
    Dasar bloon loe, banyak orang salafy itu bermazhab hambali…
    Dan loe..
    Loe bisa apa dibandingkan sama para ulama yang dunia mengakui keilmuan mereka, sedang ilmu loe…
    Ilmu loe gak lebih dari bulu ketek mereka yang di potong seratus,,,
    Sombong loe gak ketulungan…( KOPI PASTA ).

    @ RONGGOLAWE yang ..BAWA SILET DOANG.COBA TULIS SAMA ENTE .. SALAFI yang ENTE MAKSUD ITU SIAPA……hahahahaha.hahahaha.OOOYYY ….ADA SALAFI ….YANG..BERMADZHAB KE ULAMA TABI’UT TABI’IN…..DUNIA UDAH TERBALIK….hahahah…hahahah…wassalam BAPAKE..hahahahah..

  30. @ ronggolawe j.g.
    sampeyan memakai dalil ini:
    Dari Abu Hurairoh radhiyallohu anhu bahwa Beliau Shollallohu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan sekalipun sebesar biji dzarrah..Sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan (meremehkan) manusia” (Hadits Shohih Riwayat Muslim, at Tirmidzi dan Abu Daud).

    A.sebenarnya dari nick name sampeyan(RONGGOLAWE JUGA GANTENG)sudah termasuk sombong kok..
    1.rosululloh yang wajahnya seperti rembulan saja tidak merasa ganteng..
    2.nabi yusuf yang di anugrahi wajah tampan aja ngga’ pernah merasa ganteng..

    he…he..he…
    B.dengan mengatakan BLOON kepada orang lain artinya sampeyan telah terkena hukum dari hadist di atas..

    1. he…he…..malaikat Azazil……. paling taat bahkan sayidul malaikat….tapi ngeyel…..alasanya dianggapnya TEPAT….TIDAK ADA YAMG PATUT DISEMBAH SELAIN ALLOH …Jadi sujud kpd nabi Adam AS nggak mau …..itulah ilmu yang bersandar hanya kpd akal tanpa dgn hati ,……..nauzubillah… Azazil dilaknat jadi iblis …….siapa mau jadi temannya silahkan pakai saja akalmu tanpa hati ….jadi sujud bukan nyembah kan …..

  31. Selamat Pagi anak-anak..

    Setahu saya (yang sering ‘Itiqaf di perapatan jalan) yang namanya SALAFI itu, adalah : KAKEK dari KAKEK para Mujtahid Mutlaq….Hadisnya..Rasul bersabda :….setelah aku…..(jadi yang namanya Ibnu Taimiyah, Adul Wahab, ala bani, dul baz, sa imin, dan rakan-rekannya)itu termasuk orang kemarin sore , kalau dirunut dari Imam Abu Hanifah….Imam Agung Pembela Hadis seperti Imam asy-Syafi’i pun, termasuk Tabiut-Tabi’in…Jadi kalau kata ibnu Taimiyah : ” Ulama Salaf itu , adalah Ulama yang sejalan dengan ku, ” itu salah besar = Pertanyaannya : APAKAH ada sepotong riwayat, yang mengatakan bahwa :Ibnu Taimiyah dan M. Abduh , yang diagungkan itu telah menunaikan Ibadah Haji…dan…komentar saya ( no: 80 )itu, tidak mengundang ( menyuruh ) Mas RONGGOLAWE yang CA’EM, jadi marah dan mencaci maki saya sebagai tetangga satu RT..nanti deh ada satu buku (IMAM asy-SYAFI’I) yang isinya diselewengkan oleh ULAMA MADINAH ..nanti saya ketik..buat mu..wassalam.

  32. MOTTO : BARANG SIAPA MELIHAT SEBUAH KEMUNGKARAN HENDAKLAH IA MENGUBAH DENGAN KEKUASAANNYA, KALAU IA TIDAK MAMPU MAKA DENGAN LISANNYA, MAKA BILA TIDAK MAMPU MAKA DENGAN HATINYA MAKA ITU ADALAH SELEMAH LEMAHNYA IMAM (AL-HADIST)

    Kami grand master wahabi Indonesia, mantan praktisi reiki, mantan anggota jihad, bernama pradana, alias prabu dan alias alias lainnya, membuka pelatihan gratis pagi para pengunjung untuk memiliki ilmu kanuragan kanuragan tingkat tinggi yang dijamin tidak akan dijumpai diblog manapun, dan beda dengan blog lainnya disini semua serba gratis. Adapun program programnya adalah:
    1. Ilmu peredam TBC
    2. Ilmu menghina aulia Allah.
    3. Ilmu melaknat sesama umat islam.
    4. Ilmu mencegah sebuah kemungkaran dengan metode kemunkaran baru.
    5. Ilmu copi paste
    6. Ilmu meningkatkan emosi
    7. Ilmu meningkatkan dendam
    8. Ilmu mencemarkan nama baik seseorang
    9. Ilmu bertburuk sangka sama orang
    10. Ilmu mencari cari kesalahan orang
    11. Ilmu mengibah umat islam
    12. Ilmu bagaimana memanggil khodam manusia untuk menyerang umat islam dengan sms tampa puasa dan zikir lama lama.
    13. Ilmu berdusta atas nama agama.
    14. Ilmu jahil murakkab.
    15. Ilmu anti hizib, wifiq, dan qasam.
    16. Ilmu bagaimana menjadi wahabi radikal
    17. Ilmu membuat buku dengan kisah pengalaman orang lain
    18. Ilmu mutar mutar, sebelum lawan kalah, lawan akan ikut putar putar
    19. Ilmu menunjukkan bahwa kita ada kelainan jiwa
    20. Dan ratusan ilmu gratis lainnya, yang akan disumbangkan kepada seluruh umat islam.

    Apakah ada buktinya???????
    Ya kami sendiri buktinya, perdana, semua ilmu diatas telah kami amalkan bertahun tahun, dan dapat anda jumpai diblog saya bahwa apa yang saya katakan tentang ilmu diatas telah menyatu padu dengan saya.

    info : 081269194956

  33. Ajaran-ajaran kaum primitif biasa itu suka tirakatan, puasa mutih, menyepi wiridan bid’ah syirik mengundang jailangkung, setan, jin, mereka semakin tinggi kesesatannya maka semakin tinggi pula ,ilmu setannya, ooo iya ilmu pelet belum ini serang dipalajari biasanya para santri di Pondok baik yg di perkotaan maupun yang ada di pedesaan teresolasi kaum abangan dan primitif, hakikat ilmu menurut mereka adalah kesaktian, kebal, jalan di atas air dsb , katanya wani lesu dan enggak turu aliyas melek wingi, inilah sekilas potret keyakinan dan kehidupan aktifitas mereka sangat jumud dan primitif oooh yaa ternyata masih adaa org sekelompok manusia yang modern yag mutakhir ada kok cara beragama dan keberagamaan mereka seperti kaum tertinggal persis suku pedalaman yakni suku asmat… masyaaaa Allah
    maksud saya adalah cara beragama dan kepercayaan mereka inilah yang saya prihatinkan.

  34. Khoirul Ummah/Abdan rahman/Yusuf ibrahim/ orang jadi-jadian @

    ente kalau komentar sama, dari dulu sampai sekarang. Beginilah kalau ilmu primitif dibuat komentar, jumud and nggak ada mutunya. Aku prihatin sama orang-orang sepertimu, yang merasa modern tapi gak bisa lihat realitas, ente asal hantam kromo persis orang badui bodoh dari Najdi tempat keluarnya Tanduk Setan (Wahabi).

  35. Mas aku ikutan ngumpul ya…numpang urun rembuk cawe-cawe. kayaknya disini masih rame. Menurut saya (yang bodoh) yang ditembak itu sekte Sawah (Salafi Wahabi). Sebab, Wahabi itu sampai sekarang masih kuat mempertahankan tradisi suku Badui di jazirah Arab sana. Tradisi main penggal, main bunuh, dan cenderung (maaf) dungu.

    Coba aja kita simak. Masa jaman sekarang masih ada orang yang percaya kalo bumi ini datar bukan bulat. Anak SD pun tahu dunia ini bulat, bagaimana pula dengan imam bin Baz yang memfatwakan bahwa dunia ini datar. Bodohkah bin Baz? Atau lagi cari sensasi.

    Ada lagi fatwa gila ulama Wahabi Fauzan. Yang menghukum pancung kepala pembaca ramalan cuaca, dan jenazahnya tidak boleh disalatkan. Karena mereka termasuk golongan “al-khala’ah al-mujun” atau perbuatan keji dan nista.
    Sedangkan ulama geblek lainnya, yaitu Lahidan membolehkan pemilik statsiun TV yang menyiarkan acara ini, dihukum mati.

    Ada yang lebih ekstrim lagi. Yaitu Allah memiliki jisim.
    Memiliki sepasang tangan (kanan semua), sepasang kaki, sepasang mata, juga mulut. Hari-harinya duduk disebuah kursi yang digotong rame-rame sama kambing hutan. Yang naik turun dari Arasy ke dunia.

    Kata sekte Sawah agama itu harus disertai dengan akal. Nah untuk kasus diatas, akal model apa yang digunakan. Allah memiliki tangan, kaki, mata, dan mulut. Apakah tidak memiliki badan/tubuh/fisik. Kalau memiliki badan, masa iya engga berpakaian. Apa tega melihat Allahnya telanjang bulat?

    Tidakkah Allah yang berjisim itu butuh makanan?. Sebab mahluk hidup mana yang tidak membutuhkan makanan agar ia tetap hidup. Ini kan sunatullah. Kalau pertanyaan ini mereka tolak, jelas mereka telah mengingkari sunatullah. Apa juga engga kesian lihat Allahnya kelaparan, kecepean, kedinginan.

    Pertanyaan logis lain. Benarkah hukumnya Maulid Nabi itu lebih rendah dari hukum pelacuran? Karena dijaman Rasulullah pelacuran sudah ada, sehingga hukum pelacuran hanya perbuatan maksiat saja. Seadngkan maulid Nabi, selain hukumnya maksiat juga bid’ah.

    Benarkah mereka lebih menghargai sikap iblis yang menolak untuk menyembah Adam, daripada malaikat yang patuh pada perintah Allah untuk menyembah selain Allah, yaitu nabi Adam?

    Benarkah saling mendo’akan kepada kedua orang tua merupakan perbuatan bid’ah? Kalau ini dibenarkan, dimana hati nurani mereka.

    Jadi, selain menafikan akal sehat, kaum Sawah inipun mengesampingkan hati nurani. Sebab dimana yang antara anak dan kedua orang tuanya tidak memiliki hubungan emosional yang demikian intens. Ikatan bathin yang demikian kuat, untuk saling mendo’aka diantara keduanya.

    Kalo di thread-thread mereka sering memaki:”Dasar otak didengkul”. “Akalnya baru sampe dengkul” . “Engga pake otak”, “Fitnah yang keji”, “Kebohongan yang nyata”. dslb. Tapi dihadapkan pada pertanyaan diatas, tidak ada satupun yang sanggup menjawab dengan nalarnya.

    Untuki itu, mohon jawaban yang “sehat” dari para Wahabi yang berakal dan berbudi luhur. Jangan berputar-putar, kopas berlembar-lembar, namun tidak ada isinya.

    1. wisnu salam kenal ……..he…he….he….itu yang jawab abu hanan ….tapi nggak nongol2 …..blognya aja sistemnya dirobah …..daripada kena virus apalagi virusnya wahabi lebih baik aku ngalah nggak masuk blognya ……salam

  36. Kalo dari cerita nenek moyangku – yang namanya Wisnu itu kan Seorang Dewa keamanan, lah..kok disini jadi lebih kejam dari mpu nya sinduk–ketika detik-detik GOL kedua masuk -aku mengucapkan salam kenal buat dewaku wisnu..wassalam.

  37. Nama :Khoirul Ummah/Abdan rahman/Yusuf ibrahim/ orang jadi-jadian /=orang sakit yang baru lepas dari kerangkeng karantina…hati-hati dia lagi ngidap rabies Arab Saudi….nenek moyangnya Mas Adjie Sugilar..bukan seorang wahabi …tapi seorang pelaut…met kenalan juga buat WISNU..wassalam.

  38. Saya mau “share” cerita sekitar KH Mahrus Ali.
    Begitu riuh rendahnya cerita KH Mahrus Ali, seorang pemuka NU, yang menyeberang ke kubu Wahabi. Saya jadi penasaran seperti apakah gerangan beliau?
    Ternyata, saudara kita ini seorang yang lugu, dengan penampilan yang sangat-sangat bersahaja, kalau tidak dapat dikatakan “maaf” lecek, kucel dan kumuh. Nah….orang sesederhana ini telah diperalat oleh para Wahabiyyun, agar seolah-olah KH Mahrus Ali ini merupakan kuda troya di NU. Cerita sekanjutnya, kemudian diliput oleh sebuah stasiun TV Swasta. Disana terlihat beliau shalat bersama ma’mumnya dengan menggunakan sendal jepit, dan tanpa sajaddah, diruangan yang sempit juga kurang terawat (menurut pendapatnya, semuan itu menrupakan sunnah Rasulullah)
    Betulkah sunnah Rasul itu demikian, dan inikah yang ingin ditamnpilkan Wahabiyyun? Seorang muslim yang khaffah menjalankan syari’at agamanya? Tidakkah terpikir, kejadian tadi, malah mungkin akan menyebabkan bahan olok-olokan.
    Terima kasih, wassalam.

  39. Abdul haq @.
    baik kita mulai dengan Rukun Islam yang pertama yaitu dua kalimat syahadat sesuai dengan Hadist Bunial Islamu a`la khomsin ( HS Bukhori 8 dan muslim 16 ) dan Hadist Jibril yang diriwayatkan dari sayidina Umar ra.HS Muslim 8 abu daud 4695 attirmidzi 2610 ) Bahwa sebuah keharusan untuk sahnya Islam seseorang adalah mengucapkan dua kalimah syahadat dengan tertib dan berurutan serta memahami ma`na keduanya.
    menurut Ulama Aswaja arti dari Asyhadu anlailaha illallah adalah : saya tahu dan saya yakini dengan hati yang teguh , dan aku jelaskan kepada orang lain dengan sebanarnya bahwa Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali ALLAH SWT semata , dan dialah ALLAH yang tidak membutuhkan selainNYA , dimana selain ALLAH butuh kepadaNYA , ALLAH mensifati semua sifat kesempurnaan , dan tidak memiliki sifat kekurangan dan apa yang terlintas dalam benak seseorang , tidak memiliki teman ataupun anak , dan tidak adanya yang menyerupainya baik dari segi Dzat, sifat maupun Af`al.

    dan ma`na syahadat Muhammadurosulallah adalah : saya tahu dan saya yakini dengan hati yang teguh , dan aku jelaskan kepada orang lain dengan sebanarnya bahwa Sayidina Muhammad SAW ibnu Abdillah adalah hamba Allah dan utusannya kepada seluruh makhluk , dan beliau benar dalam segala apa yang diberitakannya dari Allah SWT , wajib bagi seluruh makhluk untuk percaya dan mengikutinya , haram bagi mereka mendustakan dan menyelisihinya , barang siapa mendustakannya (tidak mempercayainya ) maka ia Dzalim Kafir , dan siapa yang menyelisihinya maka ia berdosa dan rugi, semoga Allah memberikan kita taufik untuk mengikutinya dan mewafatkan kita diatas Millahnya serta mengumpulkan kita dalam golongannya.

    silahkan Abdul Haq anda juga uraikan dua kalimah syahadat.

    1. Wah, kelamaan nunggu Mas Abdul Haq AlWahhabiy, sepertinya belum dapat bahan buat COPAS. Sabar aja deh, tapi kalau copas-nya terlalu panjang tolong didelete aja. Masak diskusi kok pakai COPAS? nggak nyambung dong?

      Atau jangan-jangan dia kabur, nanti balik lagi pakai nama barunya?

    2. Syahadat pertama dan syahadat kedua masing-masing mempunyai dua syarat yang harus dipenuhi!
      Bahwa syarat pertama kita harus/wajib menafikan (menolak, menyalahkan (batil, kafir) terhadap semua terhadap peribadatan selain Allah, kemudian Syarat kedua, adalah; kita harus/wajib menetapkan bahwa “laamakbuuda bihaqqin Illah, tidak ada sesembahan hak kecuali Allah saja, sedangkan selainnya meskipun ada adalah batil lagi sesat danmenyesatkan, ini kita ucapkan dengan penuh lesadaran, ke ikhlasan, paham hakikat maksudnya, sikat kata ucapan, hati dan pengamalan, dan tahu konsekuwensinya, (tuntutannya) kalau tidak mengerti maksud daripadanya maka syahadat itu tidak ada pengaruhnya (tidak sah) aliyas percuma ciontoh seperti anda menjadi saksi atau berjanji akan tetapi tidak mengerti apa yang anda maksudkan (lafatkan) maka tentunya tidak ada pengaruhnya.
      Firman Allah “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Baqarah: (2). 163)
      “ Janganlah kamu menyembah dua tuhan, sesungguhnya Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa, maka hendaklah kepada-Ku saja kamu takut.”(QS. An Nahl (16).51)
      “Dan barangsiapa menyembah tuhan yang lain di samping Allah, padahal tidak ada suatu dalilpun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya, sesunggunhnya orang-orang kafir itu tidak beruntung.” (Al Mukmin (23) 117).

      Kemudian syahadat kedua; bahwa bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya;
      maksudnya Muhammad adalah Abdun yaitu hamba, maka tetapkanlah dia itu adalah hamda, (bukan tuhan/tidak mempunyai sifat ketuhanan, oleh karena itu maka tetapkanlah bahwa dia adalah hamba, ini adalah membantah org2 yang menetapkan Muhammad secara berlebihan (melampaui batas) tidak menempatkan sebagaimana tempatnya (dholim), kemudian selanjutnya adalah bahwa Muhammad adalah Abdun warosulun, Mekipun Muhammad itu ham ba akan tetapi dia juga seorang utusan Allah maka kita wajib mengikuti sunnahnya (syari’atnya) bukannya sebaliknya yakni menyalahi sunnahnya tidak boleh meremehkan, ini untuk membantah org2 yang merendahkan/meremehkan beliau,oleh karena itu kita harus atau wajib menetapkan Nabi Muhammad SAW pada tempatnya sebagaimana penjelasan di atas. Dan kita tidak boleh menempatkan beliau dalam posisi tingkat/derajat ketuhanan sebagaimana

      1. abdul hak@.
        bukankah kita sudah sepakat untuk masing-masing memaparkan Ma`na Syahadatain ? kenapa anda langsung membicarakan Syarat ?
        masalah Syarat dan Rukun Syahadat nanti kita bahas , tolong jelaskan dulu Ma`na Syahadatain seperti yang telah saya sampaikan sekarang giliran anda memaparkan Ma`na itu, sesuai dengan kesepakatan diskusi.

  40. Berapa bulan yang lalu, di Facebook. Dalam sebuah forum diskusi seperti ini, pernah ada Wahabi, yang pada awal-awalnya garang. Siapapun yang tidak sesuai dengan maunya dia, dicecar habis. Dia juga nulis bahwa punya perpustakaan.
    Engga tahu gimana, lambat laun…eeh dia malah cerita, atau tepatnya curhat masalah kondisi sosial keluarganya. Waah ini mah Wahabi frustrasi. Nulis bukan dari hatinya, tapi sekedar manifestasi dari kekecewaanya terhadap kesulitan ekonomi.

  41. Mas Aji, wahabiyyun itulah yang mudah mengkafirkan sesama muslim,kemudian mencap ini bid’ah itu bid’ah. Tujuk sana goblok, kurang ilmu, ilmunya sampe didengkul, dlsb. Pokoknya udah merasa paling bener sendiri, paling pinter sendiri.

    Tapi begitu dihadapkan pada miskinnya konsepsi personifikasi Tuhan versi mereka (memiliki tangan, kaki, mata, dan mulut). Bilamana Allah telah memiliki anggota tubuh, tentunya harus punya tubuh dan kepala dong, mengenakkan pakaian meski hanya sehelai, dst. Jawaban yang mereka sampaikan adalah berlembar-lembar copas yang tidak ada relevansinya dengan pertanyaan diatas.

    Menuduh golongan lain bodoh, padahal mereka sendiri yang jumud, taqlid, dan (maaf) dungu barangkali ya.

  42. Mau tahu tentang dasar landasan salat KH Mahrus ali , klik saja ke www. Mantankyainu.blogspot.com. Dan memang ada buku karyanya : Ternyata Rasulullah SAW menjalankan salat wajib di atas tanah . Mau tahu hubungi saja ke 03192153325. – 08819693849.Kamu akan mendapat ilmu banyak dan bermanfaat yang biasanya tidak kamu duga . Lebih baik baca bukunya dulu baru menyimpulkan . Juga ada CD pengajiannya 35 keping .

    1. Aiman @

      Yang namanya mantan Kiyai tentu nggak ada baiknya. Lihat aja sepak terjangnya, menebar fitnah Islam di mana-mana, dan bisa mempengaruhi orang-orang awam seperti Aiman ini. Buktinya dia nggak berani debat terbuka dengan anak-anak NU Jember? Malah dia mengajukan KH Mu’ammal Hamidi (Wahabi kok Pakai KH?) untuk menghadapi anak-anak NU, yg ternyata Mu’ammal bukanlah orang yang mempunyai kapabilitas dalam keilmuan Islam. Apalagi Mahrus Ali? Kalau dia memiliki Ilmu tentu tidak akan menjadi mantan Kiyai, pada paham nggak? Lihat Videonya di sini

      Daripdada mantan Kiyai, masih jauh lebih baik mantan maling, mantan pendeta, mantan orang kafir…. Pada paham para sedulur? He he he ….

    2. aiman mahmud @.
      orang sesat kaya makhrus ali kok dijadiin guru yang bener aja mas ga ada yang lain apa ?
      silahkan All wahabi/Salafi kalo mo berguru sama makhrus ali mumpung ada salesnya.

    3. Aiman @

      Itu jualan CD buat cewek apa cowok? Ada yang XL nggak? Saya mau pesan, ukuran pinggang saya XL, he he he he….. Saya tunggu folow-upnya ya?

  43. Dari pada jualan buku dan kitab – kitab ahli bid`ah , syirik dan yang menyimpang jauh dari tuntunan hadis dan al quran lebih baik berjualan buku mantan kiyai NU dan cd pengajiannya di Bali , Bengkulu , Kebumen,. kediri , Belitar , Surabaya , mediun dan masih banyak kota yang di adakan pengajian dengan tema basmi kebid`ahan , kesyirikan , hurofat , jimat dan pengkultusan kepada seseorang . Bisa hubungil lagi ke 03192153325. – 08819693849 atau www mantankyainu.blogspot.com

    1. Aiman@

      Kalau CD nya Mahrus Ali, dikasih aja orang pada gak mau apalagi beli? Hanya orang-orang yg pikirannya sesat aja yg mau, kalau orang waras pastilah nggak mau dikasih, apalagi pakai beli, Mas …. mbok ya mikir gitu lho…?

    2. komplit deh AMUNISI WAHABI nt ya @Aiman ….pakai wicaksono nggak nama nt ??? kayak penyiar tv aja . Apabiasa temen2 seperjuangan nt nama samaran dipakai ???? ntar klo mentok ganti nama lagi ……betul2 VIRUS ya WAHABI ….

  44. @aiman
    kiranya antum bisa bawakan hadist2 shohih bukan pendapat a,b,dan c,
    tentang nabi sholat selalu tak beralaskan sajadah…
    silahkan..

  45. Apakah setiap orang yang senang kebid`ahan dan kesyirikan kamu katakan ahli sunnah wal jamaah dan orang yang getol membela hadis dan al quran kamu katakan wahabi. Memang begitulah budaya manusia sejak dulu. Ingat ayat :
    ??? ??????? ???? ?????? ??? ???? ????? ?????????? ???? ???????? ????? ??????? ????? ?????????? ????? ??????? ???????
    Tidaklah ada yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu itu selain apa yang sesungguhnya telah dikatakan kepada rasul-rasul sebelum kamu. Sesungguhnya Tuhan kamu benar-benar mempunyai ampunan dan hukuman yang pedih. Fusshilat Para Nabi dan rasul selalu menjadi musuh yang getol bagi masyarakat, bukan menjadi idola yang di sanjung , di elu – elukan , di fanatiki sekalipun menyalahi jalan yang benar. Bahkan ajarannya di buang .

  46. @ aiman
    benar sekali…ya contohnya MAKHRUS ALI…

    di elu-elukan sama aiman…

    anda ini sedang mbela makhrus ali apa menghujat makhrus ali..

  47. Hadis tentang nabi dan para sahabat menjalankan salat langsung di atas tanah banyak sekali , milikilah buku karya Ust Mahrus ali berjudul : Ternyata Rasul menjalankan salat wajib di atas tanah di atas tanah Masuklah ke blog http://www.mantankyainu.blogspot atau telp 03192153325- 08819693849.
    ??????? ????? ?????? ??????? ?????? ???????? ???? ?????? ?????? ?????? ???????? ?????? ?????? ?????????? ?????? ???? ???? ????????? ?????????? ????? ????????
    Bila Rasulullah SAW membaca ?????? ??????? ?????? ???????? , maka seseorang diantara kami tidak akan menundukkan punggungnya hingga Nabi SAW meletakkan dahinya di atas tanah
    ??????? ?????? ???????? ???? ??????????? ???????????? ?????? ??????????? ????? ????????? ????? ?????
    Bila bangun dari sujud kedua , Rasulullah SAW duduk lalu bersandar ke tanah dan berdiri. 781
    ??????? ???? ?????????? ????????? ???? ????????? ???????? ???? ????????? ?????? ???????? ???????? ???????
    Bila seseorang diantara kami tidak mampu untuk menekankan wajahnya ketanah ( karena sangat panas ), maka menggelar kainnya , lalu bersujud padanya BUkhari 1132
    ????????? ???????????? ?????????? ??????? ??????????? ???? ???????? *
    Dimana saja kamu menjumpai waktu salat telah tiba , salatlah dan bumi adalah tempat sujudmu BUkhari 3172
    Terima kasih , semoga anda paham bahwa salat di sajadah atau karpet tidak punya dalil

    1. mana dalilnya sujud di bumi indonesia mas Aiman ???? nabi sujud di tanah bumi Arab lho wah repot nt kalau gitu ,…. Rosul kan pakaianya kalo sholat pakai gamis bagaimana nt pakai celana panjang ???? tanya pak Mahrus di foto kok pakainnya ada kancing baju ?? itu menyelisih dgn nabi kan ?? ana liat sholatnya juga masih disamping tembok atasnya juga genteng bukan pelepah korma spt jaman nabi ??? kayaknya kurang sesuai dgn dalil dan hadist …he…he….jangan bilang nt istrinya masih satu lho …..nabi SAAW aja ngga cuma satu ,……kalau shalat tarawih nabi sampai kakinya bengkak …..nt bagaimana ?????

  48. ???? ?????? ??????? ???? ???????? ?????: ???????? ???????? ??????????? ?????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ???????? ??????? ??????? ???????? ??? ????????? ?????? ???????????? ????????? ???????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????? ???????? ????? ??????????? ????? ?????? ?????????? ?????? ????????. [???? ??????? (326) ????? (513

    Artinya: “Abdullah bin Syaddad berkata: “Saya mendengar bibiku, Maimunah, isteri Rasulullah saw, bahwasannya suatu saat ia dalam keadaan haid, sehingga ia tidak shalat. Ia kemudian duduk di halaman masjid Rasulullah saw, sementara Rasulullah saw sedang melakukan shalat di atas sajadahnya. Jika beliau sujud, sebagian baju beliau mengenai kepada saya” (HR. Bukhari, hadits nomor 326 dan Muslim, hadits nomor 513)

    ??? ??????? ??? : ?????????? ????? ??????? ???????????? ??????? ?????? ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? : ???????????? ???????? ????? ??????? ???????? ????????.????? : ???????????? ???????? ??? ?????? ??????? ???????????? ????. [???? ???? (519).

    Artinya: “Jabir berkata: “Abu Said al-Khudry pernah masuk ke rumah Rasulullah saw. Abu Sa’id berkata: “Aku melihat Rasulullah saw sedang shalat di atas tikar, tempat beliau bersujud di atasnya. Abu Said berkata kembali: “Saya melihat Rasulullah saw shalat dalam satu baju yang menyelimutinya” (HR. Muslim)

    ?? ??? ?? ???? ???: ????? ??????? ?? ??????? ??? ???? ???? ???? ??????? ?????? ???? ?????? ?? ????? ?????? ?? ???? ??????. [???? ??????? ?????

    Artinya: “Anas bin Malik berkata: “Kami shalat bersama Rasulullah saw, dan setiap kami meletakkan ujung baju di tempat sujud, karena sangat panas” (HR. Bukhari (hadits nomor 378) dan Muslim (hadits nomor 620).
    Imam Bukhari menyimpan hadits di atas dalam bab yang diberinya judul: “Bab: Sujud di atas baju karena sangat panas”.

    ??????? : ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? ???????? ?????? ???????????? ?????? ???????? ???????? ??????????? ????? ??????? ???????? ?????????? ???????????? } ????? ?????? ???? ??????? ???? ???????? ” { ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? ???????? ??????????? ???????????? ???????? ???????? ??????????? ????? ?????????? ??????? ?????????? ???????? } [????? ???????

    Artinya: “Dari Aisyah, adalah Rasulullah saw beliau pernah shalat di atas kasur (tikar, ampar) keluarganya, sedangkan Aisyah terlentang seperti mayat, di antara Rasulullah saw dan arah kiblat”. Dalam riwayat dari ‘Irak dari Urwah, bahwasannya Rasulullah saw shalat di atas kasur yang biasa dipakai tidur oleh Rasulullah dan Aisyah, sementara Aisyah terlentang di antara beliau dengan kiblat” (HR. Bukhari).

    ???? ????? ??????? ?????? : ??????? ?????? ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? : ?????????? ???????? ????? ??????? ???????? ???????? [???? ????
    Artinya:”Dari Abu Said al-Khudry, bahwasannya ia masuk ke Rasulullah saw. Abu Said berkata kembali: “Saya melihat Rasulullah saw shalat di atas tikar dan beliau sujud di atasnya’ (HR. Muslim).

    ?????? ????? ???????? ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????? ????? ??????? [??????? ??????? ??????? ????

    Artinya: “Dari Ibnu Abbas, bahwasannya Rasulullah saw shalat di atas tikar” (HR. Ahmad dan Ibn Majah).

    Janhan taqlid sama Ustadz Mahrus Ali akh…

  49. ???? ?????? ??????? ???? ???????? ?????: ???????? ???????? ??????????? ?????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ???????? ??????? ??????? ???????? ??? ????????? ?????? ???????????? ????????? ???????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????? ???????? ????? ??????????? ????? ?????? ?????????? ?????? ????????. [???? ??????? (326) ????? (513

    Artinya: “Abdullah bin Syaddad berkata: “Saya mendengar bibiku, Maimunah, isteri Rasulullah saw, bahwasannya suatu saat ia dalam keadaan haid, sehingga ia tidak shalat. Ia kemudian duduk di halaman masjid Rasulullah saw, sementara Rasulullah saw sedang melakukan shalat di atas sajadahnya. Jika beliau sujud, sebagian baju beliau mengenai kepada saya” (HR. Bukhari, hadits nomor 326 dan Muslim, hadits nomor 513)

    ??? ??????? ??? : ?????????? ????? ??????? ???????????? ??????? ?????? ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? : ???????????? ???????? ????? ??????? ???????? ????????.????? : ???????????? ???????? ??? ?????? ??????? ???????????? ????. [???? ???? (519).

    Artinya: “Jabir berkata: “Abu Said al-Khudry pernah masuk ke rumah Rasulullah saw. Abu Sa’id berkata: “Aku melihat Rasulullah saw sedang shalat di atas tikar, tempat beliau bersujud di atasnya. Abu Said berkata kembali: “Saya melihat Rasulullah saw shalat dalam satu baju yang menyelimutinya” (HR. Muslim)

    ?? ??? ?? ???? ???: ????? ??????? ?? ??????? ??? ???? ???? ???? ??????? ?????? ???? ?????? ?? ????? ?????? ?? ???? ??????. [???? ??????? ?????

    Artinya: “Anas bin Malik berkata: “Kami shalat bersama Rasulullah saw, dan setiap kami meletakkan ujung baju di tempat sujud, karena sangat panas” (HR. Bukhari (hadits nomor 378) dan Muslim (hadits nomor 620).
    Imam Bukhari menyimpan hadits di atas dalam bab yang diberinya judul: “Bab: Sujud di atas baju karena sangat panas”.

    ??????? : ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? ???????? ?????? ???????????? ?????? ???????? ???????? ??????????? ????? ??????? ???????? ?????????? ???????????? } ????? ?????? ???? ??????? ???? ???????? ” { ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? ???????? ??????????? ???????????? ???????? ???????? ??????????? ????? ?????????? ??????? ?????????? ???????? } [????? ???????

    Artinya: “Dari Aisyah, adalah Rasulullah saw beliau pernah shalat di atas kasur (tikar, ampar) keluarganya, sedangkan Aisyah terlentang seperti mayat, di antara Rasulullah saw dan arah kiblat”. Dalam riwayat dari ‘Irak dari Urwah, bahwasannya Rasulullah saw shalat di atas kasur yang biasa dipakai tidur oleh Rasulullah dan Aisyah, sementara Aisyah terlentang di antara beliau dengan kiblat” (HR. Bukhari).

    ???? ????? ??????? ?????? : ??????? ?????? ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? : ?????????? ???????? ????? ??????? ???????? ???????? [???? ????
    Artinya:”Dari Abu Said al-Khudry, bahwasannya ia masuk ke Rasulullah saw. Abu Said berkata kembali: “Saya melihat Rasulullah saw shalat di atas tikar dan beliau sujud di atasnya’ (HR. Muslim).

    ?????? ????? ???????? ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????? ????? ??????? [??????? ??????? ??????? ????

    Artinya: “Dari Ibnu Abbas, bahwasannya Rasulullah saw shalat di atas tikar” (HR. Ahmad dan Ibn Majah).

    Jangan taqlid sama Ustaz Mahrus Ali akh…

  50. mamo cemani gombong MENULIS :
    SALAH SATU sifat syetan ADU DOMBA…….
    Aduh satang sekali bila orang menyampaikan kebenaran di anggap adu domba. Terangkan mana yang salah dengan dalil,bukan jare – jare saja.Setiap nabi di utus , mesti ada yang mendukung dan ingkar . Allah berfirman :
    ????? ??????????? ???? ??????? ?????? ????????? ???????? ??????????? ?????? ????????? ??????? ???? ??????? ????????? ???? ??????? ?????? ?????????? ??????????(4)
    Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.Ibrahim 4

    1. he…he….ana mengomentari bukan pada nt bro …..satu lagi kesukaan SYETAN…..berprasangka buruk ….@ mas Aiman mana dari komen ana yang langsung bilang nt sesat ??? disini tempatnya komen , tukar ilmu ….

    2. apa kabar mas @Aiman ……..ana memaklumi kalau nt mungkin murid atau saudara ,kerabat ,teman seperguruan , pengagum dari pak Mahrus ……mungkin nt tersinggung dgn blog atau teman2 komentar ….namun mas Aiman disini tempat tukar pengetahuan ilmu agama islam yang pasti kita cintai kan …….mas Aiman sadarlah pemahaman nt dgn ayat2 Alloh perlunya dikaji lebih dalam lagi berikut hadist hadist …..banyak ayat2 Alloh yang menekankan khusyuknya dalam sholat contoh QS.Al Araaf 7 : 205 ,QS An Nisa 4: 43 ,Al Mukminun 23 :12 dll dan banyak ayat2 Alloh dan hadist yang nggak bisa dimaknai secara apa adanya namun perlu dikaji lebih dalam bukan menggampangkan ….contoh HR Bukhari : Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan yaitu kegembiraan ketika berbuka dan kegembiraan bertemu dengan Tuhannya ………kalau nt mengartikan dgn menggampangkan bagaimana ini udah puasa kok nggak ketemu Alloh ketika berbuka ya ??? nah bertobat lah sebelum nt terlambat …..semoga Alloh memberi nt hidayah . keyakkinan nt sholat dgn sandal sujud ditanah itu urusannya langsung dgn Alloh ….namun yang keliru nt menyalahkan saudara kita dalam beribadah ….selama kita nggak menyalahi nash Al Quran dan Hadist Rosul ya kita Hormati lah ……

  51. ????? ??????????? ????? ?????????? ???? ????????? ????????????? ????? ????????? ????????? ?????????? ??? ????????????

    “Kemudian kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat dari urusan itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.” (Al-Jatsiyah: 18)

    “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya, dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul-Nya (Sunnahnya).” (QS. An Nisa’ : 59)

  52. Gus A’ab, sapaan akrab KH Abdullah Syamsul Arifin dalam debat terbuka itu menyatakan, buku karya Mahrus Ali penuh dengan tuduhan yang tidak berdasar. Namun yang paling menyakitkan adalah tudingan kafir dan syirik kepada orang yang bertawassul dan beristigotsah.
    Selengkapnya

    Berdasarkan pemahaman kaum Salafi Wahhabi, mereka beranggapan bahwa bertawassul dan beristigotsah adalah perbuatan yang menjadikan termasuk orang musyrik.

    Penilaian kaum Salafi Wahhabi, dengan bertawassul dan beristighosah, kaum Nahdhiyyin tauhidnya baru sebatas tauhid Rububiyyah (mengakui adanya Tuhan sebagai pencipta) namun beribadah tidak hanya kepada Allah atau belum bertauhid Uluhiyah atau dengan kata lain menyekutukan Allah (syirik) sehingga menjadi termasuk orang musyrik.

    Sedangkan dari pemahaman kaum Salafi Wahabi tentang sepuluh hal-hal yang membatalkan keislaman dimana salah satu pointnya adalah:

    barangsiapa yang tidak mengkafirkan orang-orang musyrik, atau ragu akan kekafiran mereka, atau membenarkan paham (madzhab) mereka, maka dengan demikian dia telah kafir

    Berdasarkan pemahaman Salafi Wahabi maka bagi muslim lainya yang tidak menkafirkan orang-orang (yang dengan pemahaman mereka dianggap) musyrik atau ragu akan kekafiran mereka atau membenarkan paham (madzhab) mereka, maka dengan demikian dia telah kafir juga.

    Inilah yang dinamakan “pengkafiran beruntun”, kaum Salafi Wahabi menganggap beberapa amaliyah kaum Nahdiyyin menjadikan mereka orang-orang musyrik dan bagi muslim yang lain tidak mengakui kemusyrikan tersebut maka dengan demikian dia telah kafir juga.

    Tampaknya perlu kita mintakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkaji ulang tentang pemahaman “Tauhid jadi tiga” karena adanya kecenderungan “memusyrikkan” kaum muslimin dengan pemahaman tauhid seperti itu.

  53. Abu Hanin menulis :
    65. ???? ?????? ??????? ???? ???????? ?????: ???????? ???????? ??????????? ?????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ???????? ??????? ??????? ???????? ??? ????????? ?????? ???????????? ????????? ???????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????? ???????? ????? ??????????? ????? ?????? ?????????? ?????? ????????. [???? ??????? (326) ????? (513
    Artinya: “Abdullah bin Syaddad berkata: “Saya mendengar bibiku, Maimunah, isteri Rasulullah saw, bahwasannya suatu saat ia dalam keadaan haid, sehingga ia tidak shalat. Ia kemudian duduk di halaman masjid Rasulullah saw, sementara Rasulullah saw sedang melakukan shalat di atas sajadahnya. Jika beliau sujud, sebagian baju beliau mengenai kepada saya” (HR. Bukhari, hadits nomor 326 dan Muslim, hadits nomor 513)
    Komentarku ( Aiman )
    Maaf anda mengartikan kalimat di bawah ini keliru sangat. Kalimatnya sbb:
    ?????? ???????????? ????????? ???????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????? ???????? ????? ??????????
    Ia kemudian duduk di halaman masjid Rasulullah saw, sementara Rasulullah saw sedang melakukan shalat di atas sajadahnya.
    Sebenarnya tidak begitu tapi : Dia ( Maimunah ) sedang menggelar hamparan / selimut tidur dihadapan tempat sujud Rasulullah SAW ( tempat salat/sujud beliau di rumah Maimunah ) Dan beliau melakukan salat di atas khumrah ( sajadah husus untuk muka ) . Ibnu Rajab berkata :
    ??? ?????? ???? ??? – (? 2 / ? 152)
    ???????????? : ????? ??????? ???????????? ??? ????? ??????????? ???????? ?????? ????????? – ?????? ????? ???????? ????????? – ??????? ????? ???????? ??????? ???? ???????? ? ??????? ???????????? ??? ?????????? ?????? ????????? ????? ??????????? ? ?????? ?????? -??????? ???????? – ???????? ????????????? .
    Secara pemahaman leterlek , sesungguhnya Maimunah mempunyai maksud dlm hadis tsb adalah masjid ( tempat salat ) rumah Nabi SAW yang biasanya beliau melakukan salat . Sebab Maimunah tidak akan menggelar selimur tidurnya kecuali di hadapan tempat salat ini . Dia tidak punya maksud masjid nabawi atau Masjid madinah , wallhu a`lam . Fathul bari libni Rajab.
    Rasulullah SAW menggunakan sajadah husus untuk kepala ini adalah dlm salat sunat , bukan salat wajib dan komentar saya tentang sujud ke tanah langsung husus untuk salat wajib bukan salat sunat. Kalau salat sunat boleh di kendaraan , di atas tikar sajadah dll . Kurang jelas baca buku karya Mahrus Ali tentang masalah salat di tanah ,dengarkan cd pengajiannya telp 03192153325 atau masuk di http://www.mantankyainu.blogspot.com.

  54. Abu Hanin menulis :

    ??? ??????? ??? : ?????????? ????? ??????? ???????????? ??????? ?????? ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? : ???????????? ???????? ????? ??????? ???????? ????????.????? : ???????????? ???????? ??? ?????? ??????? ???????????? ????. [???? ???? (519).
    Artinya: “Jabir berkata: “Abu Said al-Khudry pernah masuk ke rumah Rasulullah saw. Abu Sa’id berkata: “Aku melihat Rasulullah saw sedang shalat di atas tikar, tempat beliau bersujud di atasnya. Abu Said berkata kembali: “Saya melihat Rasulullah saw shalat dalam satu baju yang menyelimutinya” (HR. Muslim)
    Komentarku ( Aiman ) .
    Imam Tirmidzi menyatakan hadis tsb hasan , Ahmad bin Abu Bakar al Bushairi menyatakan :
    ??????? ????????????? ???????: ???????? ???????
    Hadis tsb juga di riwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan beliau berkata : Hadis hasan. Lihat Ittihaful khiyarah 39/2 . Imam Bukhari , Abu dawud dan Nasai dari kalangan penyusun kutubut tis`ah tidak berani meriwayatkannya.
    Al arnauth menyatakan , hadis tsb sahih , silahkan . Itu pendapatnya. Namun sanadnya sbb :
    ?????????? ??????? ?????????? ?????????? ???? ???????????? ??????????? ????????? ????? ?????????? ?????? ???? ??????? ?????????? ??????????? ???? ????? ????????? ???? ??????? ?????????? ????? ??????? ???????????? ??????? ?????? ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? ???????????? ???????? ????? ??????? ???????? ????????
    Lihat pernyataan Imam Muslim sendiri redaksi hadis tsb dari Amar annaqid.
    Ibn Hajar al Hatsami berkata : Amar annaqid adalah perawi terpercaya , tapi juga keliru dlm menyampaikan hadis . Tiada sahabat yang meriwayatkan hadis tsb dlm kutubut tis`ah kecuali Abu Sa`id yang katanya melihat Nabi SAW melakukan salat di tikar . Karena itu , Imam Tirmidzi tidak berani mensahihkan . Apalagi seluruh jalur periwayatannya dari Al a`masy yang suka menyelinapkan perawi lemah agar riwayatnya di anggap sahih . Dia adalah mudallis .Imam Syafii tidak mau menerima riwayat seorang mudallis .Imam Dzahabi berkata :
    ????? ?????????? ? ?????????? ???? ?????????? ??? ????? ??????
    Dia perawi mudallis , hadis nya perlu di hindari.
    Bila sahih , maka hakekatnya adalah salat sunat bukan salat wajib dan Ust Mahrus juga menyatakan untuk salat sunat silahkan mengenakan sajadah atau tikar . Imam Muslim juga mencantumkan hadis tsb dlm bab :
    ??????? ???????????? ??? ????????????
    Boleh berjamaah dlm salat sunat .403/3 sahih Muslim .
    Ber arti hadis tsb menurut Muslim adalah saat nabi menjalankan salat sunat.
    Kurang jelas baca buku karya Mahrus Ali tentang masalah salat di tanah ,dengarkan cd pengajiannya telp 03192153325 atau masuk di http://www.mantankyainu.blogspot.com.

  55. Abu Hanin menulis :

    ?? ??? ?? ???? ???: ????? ??????? ?? ??????? ??? ???? ???? ???? ??????? ?????? ???? ?????? ?? ????? ?????? ?? ???? ??????. [???? ??????? ?????
    Artinya: “Anas bin Malik berkata: “Kami shalat bersama Rasulullah saw, dan setiap kami meletakkan ujung baju di tempat sujud, karena sangat panas” (HR. Bukhari (hadits nomor 378) dan Muslim (hadits nomor 620).
    Imam Bukhari menyimpan hadits di atas dalam bab yang diberinya judul: “Bab: Sujud di atas baju karena sangat panas”.

    Komentarku :
    Terjemahanmu : dan setiap kami meletakkan ujung baju di tempat sujud, adalah keliru . Mestinya seseorang di antara kami meletakkan ujung bajunya di tempat sujud karena sangat panas. ………..
    Sudah tentu tidak bisa di buat landasan untukmu yang salat di masjid dlm keadaan pakai Ac dan enak udaranya . Dia menggunakan ujung baju untuk tempat sujud karena panas dan kebanyakan sahabat masih tetap bersujud di padang pasir yang panas dan tidak menggunakan sajadah. Meski ust Mahrus memperbolehkan begitu karena sangat panas . Walaupun yg terbaik ikutilah nabi dan para sahabat yg tetap sujud di tanah yang sangat panas.

    1. naaaaah…… harus nya nt impor pasir dari mekah dong @mas Aiman …..biar sesuai dgn nabi n sahabat ……apa udah nt lakuin ????

    2. He he he he… pada mau aja dikerjain sama Aiaman yg jelas-jelas ngawur dalam memahami matan hadits? Pemahamannya nggak gitu-gitu amat kali?

        1. Mas Mamo@

          Maksud saya kok pada mau orang-orang dikerjain supaya sujud sehari-hari di tanah walaupun tanahnya panas, itu kan ulahnya Aiman dan gurunya (Mahrus Ali). Mustahil umat Islam Mayoritas salah sementara Mahrus Ali dan kroconya yg benar sendiri.

          Kalau antara Aiman dan Abu Hnain itu memang sesama Wahabi, biarin aja mereka, itu menunjukkan di antara keduanya ada problem so’al kebenaran, makanya jangan dipakai pegangan atau jangan percaya deh sama Salafy Wahabi. Bahkan sering saya lihat di blog sesama Salafy Wahabi juga saling mengkafirkan dan saling sesat menyesatkan.

  56. Anda menulis :

    ???????? : ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? ???????? ?????? ???????????? ?????? ???????? ???????? ??????????? ????? ??????? ???????? ?????????? ???????????? } ????? ?????? ???? ??????? ???? ???????? ” { ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? ???????? ??????????? ???????????? ???????? ???????? ??????????? ????? ?????????? ??????? ?????????? ???????? } [????? ???????
    Artinya: “Dari Aisyah, adalah Rasulullah saw beliau pernah shalat di atas kasur (tikar, ampar) keluarganya, sedangkan Aisyah terlentang seperti mayat, di antara Rasulullah saw dan arah kiblat”. Dalam riwayat dari ‘Irak dari Urwah, bahwasannya Rasulullah saw shalat di atas kasur yang biasa dipakai tidur oleh Rasulullah dan Aisyah, sementara Aisyah terlentang di antara beliau dengan kiblat” (HR. Bukhari).
    Komentarku :
    Itu salat sunat bukan salat wajib dan sejak dulu di katakan , untuk salat wajib harus sujud di tanah langsung sebagaimana perilaku Rasul dan sahabat – sahabatnya dan jangan menyelisihi mereka agar kita termasuk ada hadis :
    ??????????? ?????????? ????? ?????? ??????????? ???????? ???????? ??? ???????? ?????? ????????? ????????????? ??????????? ????? ??????????? ??????????? ???????? ???????? ??? ???????? ?????? ????????? ?????????????? ?????? ?????????? ????? ??????? ??????????? ???????? ???????? ??? ???????? ?????? ?????????
    Kaum yahudi terpecah belah menjadi 71 golongan . Seluruhnya di neraka kecuali satu kelompok. Dan kaum Nasrani terpecah menjadi 72 sekte seluruh nya di neraka kecuali satu. Dan umat ini akan terpecah menjadi 73 kelompok. Seluruhnya di neraka kecuali satu. Para sahabat berkata : “Wahai Rasulullah ! Siapakah golongan yang selamat? Rasul bersabda : “ ???? ????? ????? ?????? ??? ????? ???????? ????????? ???????????? Orang yang berpegangan kepada prilakuku dan sahabat –sahabatku sekarang “.
    Penyusun kitab Misbahuz zujajah berkata : Sanad hadis sahih , perawi – perawinya terpercaya. Abu Ya`la Al maushili meriwayatkannya.Lihat misbahuz zujajah 3041. Ia juga di riwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam kitab sahihnya 6138. Imam Tirmidzi menyatakan hadis tsb hasan sahih . Untuk tambahan ilmu masuk saja di http://www.mantankyainu.blogspot.com

  57. Abu Hanin menulis :

    ?????? ????? ???????? ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????? ????? ??????? [??????? ??????? ??????? ????
    Artinya: “Dari Ibnu Abbas, bahwasannya Rasulullah saw shalat di atas tikar” (HR. Ahmad dan Ibn Majah).
    Komentarku :
    Sanadnya sbb :
    ?????????? ??????? ?????????? ???????? ???? ??????? ???? ??????? ???? ???????? ???? ????? ???????? ?????????? ???? ????????? ???? ?????????? ???? ????? ???????? ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????? ????? ???????
    Zam`ah bin Saleh adalah perawi lemah . Dan hadis tsb tidak bisa di buat pegangan um . Jadi masih tetap salat wajib di atas tanah langsung tanpa sajadah dalilnya akurat dan belum di kalahkan sampai sekarang . Ikutilah dalil. Allah berfirman :
    ???? ?????? ????????? ???????(156)???????? ????????????? ???? ???????? ??????????
    Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata? Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar. Saffat 156
    ???? ?????? ??????? ????? ???????????(37)????? ?????? ????? ????? ????????????
    Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu membacanya?, bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu. Qalam 37-38

    1. mas ustad Aiman setahu ana dalam kajian Alloh tidak menurunkan kitab lho ….mana dalilnya ???? katanya harus pakai dalil ……atau hadist yang shohih …..mana rujukannya Alloh menurunkan kitab …..apa lagi zaman itu blom ada buku kali ya ….????

      1. mamo cemani gombong@

        Ha ha ha ha…., Mas Mamo, jangan ikuti gaya Wahabi yang gemar tanya yang aneh-aneh tentang MANA DALIL-nya.

        Eh, Mas Mamo tahu nggak, ternyata pertanyaan seperti itu segaja diajarkan oleh YAHUDI kepada sekte Wahabi. Tujuannya yaitu untuk MENGHILANGKAN KEPERCAYAAN TERHADAP ULAMA MUJTAHID. BILA ULAMA MUJTAHID YANG MENJADI PIONIR DALAM AGAMA DAN UMMAT SUDAH TIDAK DIPAKAI PANDANGANNYA MAKA LIHAT-LAH SEKARANG MULAI ADA YANG BERLAGAK SEPERTI ULAMA MUJTAHID. Salah satu contohnya adalah Aiman dan Gurunya (Mahrus Ali). Di masa mendatang sepertinya akan semakin banyak orang-orang yg berlagak seperti mujtahid, ingin menyaingi Imam Mazhab kali ya?

        AWAS, jangan terbawa arus GOLONGAN yg selalu MINTA DALIL!!!

        1. he…he…mas mereka pakainya akal aja dalam memahami hadist n dalil mas makanya aku coba amunisi yang lain biar mereka puyeng sendiri habis kalo pakai ilmu yang bener selalu berbenturan mas …..masa sholat MI’RAJ nya orang mikmin dikira hadist palsu ,…..kalau dilayanin dgn ilmu jadi emosi makanya kita pakai cara yang lain biar hasilnya sama NGLOYOOOOR paling …..he….he….

          1. Ok Mas Mamo, sebenarnya celotehan saya itu nggak 100% buat Mas Mamo, tapi sebagian buat nyentil Salafy Wahabi. Mereka merasa kena sentilan apa nggak ya? Kalau nggak merasa berarti memang benar kalau mereka manusia dungu kuadrat.

          1. dalil asal dalil aja kok di banggain hadist asal hadist aja semua juga bisa…temen2 nt itu sama aja kaya burung beo …….burung beo itu diajarin ngomong bismillah bisa,assalamualaykum bisa namun anda tanyain coba apa artinya bismillah …..he….he…. ngga mungkin laaah bisa ……

          2. @ w.h.
            kebiasaan orang WC kehabisan dalil ujung2nya nuduh ahlul bid’ah, atas dasar hawa nafsu dll tanpa bukti..

            sampeyan tahu artinya WC ngga’…???

  58. Abu Hanin menulis
    Artinya: “Jabir berkata: “Abu Said al-Khudry pernah masuk ke rumah Rasulullah saw. Abu Sa’id berkata: “Aku melihat Rasulullah saw sedang shalat di atas tikar, tempat beliau bersujud di atasnya. Abu Said berkata kembali: “Saya melihat Rasulullah saw shalat dalam satu baju yang menyelimutinya” (HR. Muslim)
    Komentarku ( Aiman ) .
    Imam Tirmidzi menyatakan hadis tsb hasan , Ahmad bin Abu Bakar al Bushairi menyatakan :
    Hadis tsb juga di riwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan beliau berkata : Hadis hasan. Lihat Ittihaful khiyarah 39/2 . Imam Bukhari , Abu dawud dan Nasai dari kalangan penyusun kutubut tis`ah tidak berani meriwayatkannya.
    Al arnauth menyatakan , hadis tsb sahih , silahkan . Itu pendapatnya
    Lihat pernyataan Imam Muslim sendiri redaksi hadis tsb dari Amar annaqid.
    Ibn Hajar al Hatsami berkata : Amar annaqid adalah perawi terpercaya , tapi juga keliru dlm menyampaikan hadis . Tiada sahabat yang meriwayatkan hadis tsb dlm kutubut tis`ah kecuali Abu Sa`id yang katanya melihat Nabi SAW melakukan salat di tikar . Karena itu , Imam Tirmidzi tidak berani mensahihkan . Apalagi seluruh jalur periwayatannya dari Al a`masy yang suka menyelinapkan perawi lemah agar riwayatnya di anggap sahih . Dia adalah mudallis .Imam Syafii tidak mau menerima riwayat seorang mudallis .Imam Dzahabi berkata :
    Dia perawi mudallis , hadis nya perlu di hindari.
    Bila sahih , maka hakekatnya adalah salat sunat bukan salat wajib dan Ust Mahrus juga menyatakan untuk salat sunat silahkan mengenakan sajadah atau tikar . Imam Muslim juga mencantumkan hadis tsb dlm bab :
    Boleh berjamaah dlm salat sunat .403/3 sahih Muslim .
    Ber arti hadis tsb menurut Muslim adalah saat nabi menjalankan salat sunat.
    Kurang jelas baca buku karya Mahrus Ali tentang masalah salat di tanah ,dengarkan cd pengajiannya telp 03192153325 atau masuk di http://www.mantankyainu.blogspot.com.

  59. Komentarku ( Aiman )
    Maaf anda mengartikan kalimat di bawah ini keliru sangat. Kalimatnya sbb:
    ?????? ???????????? ????????? ???????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ?????? ???????? ????? ??????????
    Ia kemudian duduk di halaman masjid Rasulullah saw, sementara Rasulullah saw sedang melakukan shalat di atas sajadahnya.
    Sebenarnya tidak begitu tapi : Dia ( Maimunah ) sedang menggelar hamparan / selimut tidur dihadapan tempat sujud Rasulullah SAW ( tempat salat/sujud beliau di rumah Maimunah ) Dan beliau melakukan salat di atas khumrah ( sajadah husus untuk muka ) . Ibnu Rajab berkata :
    Secara pemahaman leterlek , sesungguhnya Maimunah mempunyai maksud dlm hadis tsb adalah masjid ( tempat salat ) rumah Nabi SAW yang biasanya beliau melakukan salat . Sebab Maimunah tidak akan menggelar selimur tidurnya kecuali di hadapan tempat salat ini . Dia tidak punya maksud masjid nabawi atau Masjid madinah , wallhu a`lam . Fathul bari libni Rajab.
    Rasulullah SAW menggunakan sajadah husus untuk kepala ini adalah dlm salat sunat , bukan salat wajib dan komentar saya tentang sujud ke tanah langsung husus untuk salat wajib bukan salat sunat. Kalau salat sunat boleh di kendaraan , di atas tikar sajadah dll . Kurang jelas baca buku karya Mahrus Ali tentang masalah salat di tanah ,dengarkan cd pengajiannya telp 03192153325 atau masuk di http://www.mantankyainu.blogspot.com.

  60. waabi smakin bodoh saja…. qiqiqiqiqi… neh bahas ttg mahrus ya… bahas ttg mahrus… kok larinya kmana2???

    tuh suratnya mahrus asli lhooo saya lihat dgn mata kepala lgsg waktu ke rumah yai thobary…

    yg gk percaya silakan deh atur waktunya nanti kita kesana lgsg

  61. Lha memang mantan kiyai NU kan? Memang salah mengakui mantan Direktur, mantan President, mantan pacar, mantan kyai NU, mantan salafi… Sah2 saja menurut saya

  62. yg jadi masalahnya adalah trnyata si mahrus ini gk prnah jadi kyai NU, itu masalahnya…

    tu dah ditanyain lgsg lho ke si mahrus… da dia juga bilang lhooo

  63. Debat sama Wahabi itu bukannya jadi kebanggaan karena bisa debat sama Mu’tazilah Mania………., tapi kok rasanya tambah tolol yang dibahas dari situ ke situ juga , gimana mau nambah wawasan , ULUKUTEK disekitar KETEK , nggak pernah keluar dari BAB Bid’ah …..apa cuma segitu kali yaaaaa …wawasan Wahabi’s Fans Club…..wassalam.

  64. Arumi menulis lagi :
    ……………..Eh, Mas Mamo tahu nggak, ternyata pertanyaan seperti itu segaja diajarkan oleh YAHUDI kepada sekte Wahabi. Tujuannya yaitu untuk MENGHILANGKAN KEPERCAYAAN TERHADAP ULAMA MUJTAHID.
    Komentarku ( Aiman )
    Tahu gak kamu , ust Mahrus tidak mau menjadi mujtahid , dan beliau hanya ingin menjadi muttabi` atau orang yang selalu ittiba` kepada tuntunan Nabi SAW. Sebab menurut beliau ittiba` ada dalil dan ijtihad tiada dalilnya dlm al quran dan seluruh hadis yang memerintahkan ijtihad lemah adanya . Berpendapat dlm agama Islam itu tidak boleh sebagaimana perkataan Bukhari yang lalu. Apalagi ijtihad. Kurang jelas masuk saja ke http://www.mantankyainu.blogspot.com.

  65. mamo cemani gombong
    mas ustad Aiman setahu ana dalam kajian Alloh tidak menurunkan kitab lho ….mana dalilnya ???? katanya harus pakai dalil ……atau hadist yang shohih …..mana rujukannya Alloh menurunkan kitab …..apa lagi zaman itu blom ada buku kali ya ….????
    Komentarku ( Aiman ) . Banu Israil saja di turuni kitab , nabi Musa , Isa dll sebagaimana ayat :
    Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Bani Israil Al Kitab (Taurat), kekuasaan dan kenabian dan Kami berikan kepada mereka rezki-rezki yang baik dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa (pada masanya. Jatsiyah 16
    Bila Allah menyatakan telah menurunkan kitab kepada banu Israil lalu kita bilang bukan kitab dan tiada kitab , tapi Allah hanya menurunkan tempe, haa,hee,huuu. Sangat keliru alias batil. Dengarkan cd pengajian Ust Mahrus, kunjungi http://www.mantankyainu.blogspoy.com

  66. Upinov Dechkov menulis :

    yg jadi masalahnya adalah trnyata si mahrus ini gk prnah jadi kyai NU, itu masalahnya…

    tu dah ditanyain lgsg lho ke si mahrus… da dia juga bilang lhooo
    MUhammad ali berkata :Jangan bikin kedustaan, Bila Ust Mahrus dusta dan bukan mantan kyai nu akan di kerjai sama penghuni kampungnya. Dan mereka akan berkata anda dusta dan harus mencabut gelar itu . Tapi ternyata sampai saat ini , hal itu tidak ada.

  67. Ust Mahrus pernah bilang : Saya ini mencabut judul buku mantan kyai nu agar kaum nahdiyin lega dan puas. Bukan saya dulunya bukan kiyai nu. Lalu saya bukan mantannya . Kalau begitu , bagaimana saya berdusta kepada publik dan kedustaan hanyalah perbuatan non muslim . Allah berfirman :
    ???????? ????????? ????????? ????????? ??? ??????????? ???????? ????? ??????????? ???? ?????????????
    Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta. ( Annakhel 105 ).

  68. Ustadz Aiman banyak pertanyaan ana nggak nt jawab ……itu bisa ana simpulkan nt tidak menguasai hadist dgn hafal dan baik …..saran ana mas Aiman jangan lah sok sokan jadi mujtahid ……coba nt jawab deh dari sekian hadist nt yang menurut nt jelas shohih ….itu semua hadist yang keluar sebelum atau sesudah Nabi wafat ???? ini penting mas Aiman ……

  69. Arumi menulis :
    Ok Mas Mamo, sebenarnya celotehan saya itu nggak 100% buat Mas Mamo, tapi sebagian buat nyentil Salafy Wahabi. Mereka merasa kena sentilan apa nggak ya? Kalau nggak merasa berarti memang benar kalau mereka manusia dungu kuadrat.
    Shaleh Ali berkata:
    Aneh sekali kamu itu , orang liberal dan barat kamu katakan cerdas dan orang yang mengikuti quran hadis kamu katakan dungu dan kamu kritisi . Memang begitulah budaya orang – orang yang suka menjalankan dosa sebagaimana ayat :
    ??????? ?????????? ??????? ????? ????????? ???????????
    Dan apabila mereka melihat orang-orang mu’min, mereka mengatakan: “Sesungguhnya mereka itu benar-benar orang-orang yang sesat”, Al muthoffifin

  70. mamo cemani gombong menulis :
    Ustadz Aiman banyak pertanyaan ana nggak nt jawab ……itu bisa ana simpulkan nt tidak menguasai hadist dgn hafal dan baik …..saran ana mas Aiman jangan lah sok sokan jadi mujtahid ……coba nt jawab deh dari sekian hadist nt yang menurut nt jelas shohih ….itu semua hadist yang keluar sebelum atau sesudah Nabi wafat ???? ini penting mas Aiman …
    Coba baca dulu, semoga Allah memberikan petunjuk kepadamu ke jalan yang lurus dan mana pertanyaanmu yg belum saya jawab. Maaf karena saya tidak menjawab anda saja tapi dari sedulur yang lain juga.Insya Allah saya akan memenuhi permintaanmu

    1. itu belum jawa juga pertanyaan ana mas Aiman……niiih aku ulangi HR Bukhari ” Buatlah perut perutmu lapar ,dan qolbu qolbumu haus dan badan badanmu telanjang mudah mudahan qolbu kalian bisa melihat Alloh di dunia ini” …..
      satu lagi HR Bukhari ” Bagiorang yang berpuasa ada dua kegembiraan yaitu kegembiraan ketika berbuka dan kegembiraan ketika bertemu dgn Tuhannya ” …..silahkan nt ma’nai menurut nt ….makasih ,….

      1. Mas mamo, pertanyaan antum kelihatannnya sangat mempersulit Aiman dan gurunya. Sepertinya hanya orang sufi yg bisa jawab, Mas. Mereka kan anti tasawuf?

  71. Jabir
    Mas Mamo@
    Maksud saya kok pada mau orang-orang dikerjain supaya sujud sehari-hari di tanah walaupun tanahnya panas, itu kan ulahnya Aiman dan gurunya (Mahrus Ali). Mustahil umat Islam Mayoritas salah sementara Mahrus Ali dan kroconya yg benar sendiri.
    Mungkin sekali , lihat saja Ashabul kahfi berapa jumlahnya , ada yang bilang tujuh orang , lima orang , wallhu a`lam . Dan seluruh orang di negara itu yang di luargua sama sesat , berapa jumlah mereka , sudah tentu jutaan orang sesat dan Allah hanya menyelamatkan ashabul kahfi . Lihat firmanNya :
    ????????? ???? ?????????? ?????????? ????????????? ???? ???????????? ??? ??????????? ?????? ?????????? ????? ???????
    Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya”. Kahfi 20
    Ayat itu menerangkan kisah ashabul kahfi yang memerintah salah seorang di antara mereka untuk membeli makanan ke luar gua dan memberi wasiat kepada orang yang mau keluar itu untuk menyimpan identitasnya . sebab masyarakat luar bila tahu akan melempar mereka atau mereka di kembalikan kepada ajaran rakyat negara itu. Orang seluruh negri sesat dan ashabul kahfi yang jumlahnya yg sedikit itu selamat.

  72. aiman@.

    sepertinya anda begitu ngotot , begitu kekeh Sholat langsung diatas tanah , silahkan tidak ada yang salah dengan Sholat langsung diatas tanah , hanya ada beberapa pertanyaan yang perlu saya sampaikan tolong dijawab, sebab nanti kita akan diskusikan masalah ini satu persatu.
    1. apakah setiap Perintah (amr) dalam Qur`an maupun Hadist hukumnya Wajib untuk diikuti ?

    2. Sholat langsung diatas tanah, masuk dalam Syarat atau Rukun Sholat ?

    3. dari beberapa Hadist yang anda bawakan tentang Sholat langsung diatas tanah berupa Khobar atau Amr ?

    4. bagaimana anda menyikapi Hadist-hadist lain yang menceritakan bahwa Rosulallah juga pernah beberapa kali Sholat tidak langsung diatas Tanah ?

    5. tolong dijawab dengan jujur , ketika anda bepergian apakah anda Sholat dimasjid yang umumnya dikeramik atau anda malah Sholat ditempat parkir yang tentunya pada saat ini banyak yang basah dan kotor karena musim hujan ?

    6. saya yakin makhrus ali sangat ingin mengikuti Sunnah tapi kenapa dilihat dari potonya kok tidak melakukan QoshuSyarib, padahal itu juga sunnah tolong jelaskan ?

  73. ahmadsyahid@

    Pertanyaan siiip Mas Syafid. Seandainya ini debat face to face, pastilah Aiman Mahrus Ali Al-Wahabi akan glagapan dapat pertanyaan ini. Untung di dunia Maya, jadi mereka masih bisa kasak kusuk dan membolak-balik kitabnya. Hujjahnya sangat lemah, pasti KO kalau debat langsung.

    Saya yakin karena itulah kenapa mereka tidak berani menghadapi debat dengan anak-anak NU Jember. Bahkan sampai sekarang tantangan itu masih berlaku, mana buktinya mereka nggak berani. Mereka sudah tahu akan di-KO anak-anak NU Jember.

  74. Kebanyakan pengikut wahabi sok dengan dalil, tapi tidak memahami dalil. Mereka berusaha memahami dalil dengan pemikirannya sendiri tanpa ilmu. Itulah namanya menuruti hawa nafsu. Seorang ahli hadist pun mesti mempelajari fikih agar tidak salah memahami dalil hadist dan bagaimana menerapkannya sebagai hukum. Itulah yang dilakukan Imam mazhab, membangun metodelogi fikih agar kita tidak sesat memahami nash Al Quran dan sunnah.

  75. prass menulis
    tidak cukuplah berpegangan dengan hanya hadist tsb,krn di situ juga tak menunjukkan adanya kamu berwudhu/bersuci sdngkan kan dalam sholat kita harus bersuci walau dengan tayammun,pakaian yg di kenakan suci dr nazis dll.. jadi banyak lah faktor aiman…
    Davit berkata : Sudah tentu sudah di kaji dulu sebelum Ust Mahrus mengeluarkan buku karyanya Ternyata Rasulullah SAW menjalankan salat di tanah . Bahkan di tanah arab masih banyak kalangan badui yang menjalankan salat langsung di atas tanah sekalipundi sana termasuk negara kaya.

  76. Banyak ayat Al-Qur’an dan Hadits , yang oleh Rasulullah saw ditujukan untuk Orang Kafir…oleh para Wahabi Mania malah di selewengkan , seolah peringatan tersebut untuk orang yang tidak sefaham dengan Wahabism .

    Wahabi’s & the Gang’- mereka sendiri bingung harus kemana arah Aqidahnya , Nasrani …..atau Yahudi…..Mu’tazilah…..atau Khawarij…tapi Gembar gembornya selama ini adalah Ahlu Bid’ah be Jamaah….Na’udzubbilah ….summa Na’udzubbilah…wassalam.

    1. Weh, Mas Asin sekarang sudah nggak abu-abu lagi, udah mulai kelihatan warnanya, selamat ya? Gemana kabarnya Utadz Firanda, masih kebakaran jenggot?

    1. apa iyaaaa ????? @ muhamad ali jangan ngarang nt ya …. Ummati nggak kaya situs wahabi semua juga tau nggak pakai moderasi he…he… maaf kalau nt bikin fitnah segeralah ngloyoor deh sana ama teman2 nt ….he….he…. emang enaaaaak ????

    2. Muhammad ali @

      Blog ini tidak dimoderasi semuanya sudah tahu. Kalau pakai moderasi, kami kuatir tidak sanggup mengurus atau menindak lanjuti komentar yg akan menumpuk. Sebab terkadang sampai tiga hari atau lebih kami tidak menyambangi blog ini. Mengurus blog ini kami tidak dibayari oleh Arab Saudi, jadi kami harus cari nafkah untuk keluarga.

      Kalau antum memang benar-benar kirim komentar tapi tidak muncul kemungkinan satu-satunya adalah koment antum disambar AKISMET. Ciri-cirinya disambar AKISMET, jika antum kirim komentar tiba-tiba lenyap tidak langsung muncul atau tidak tertahan di Moderasi (biasanya tampak di layar monitor kalau tertahan di moderasi), nah itu berarti coment antum ditelan AKISMET. Hal ini bisa berlaku bagi siapa saja baik antum WAHABI ataupun ASWAJA. AKISMET adalah sistem bawaan WordPress pembersih SPAM yg tidak pandang bulu.

      Kepada teman-teman ASWAJA semuanya, jika coment antum ada yang tidak muncul itu berarti ditelan AKISMET. Mohon ikhlas dan ridhonya jangan ngambek dan marah-marah seperti Si Wahabi Ahlul Bid’ah di atas. Terimakasih

      1. tuh makanya jangan OSKADOOON ……eh salah ….prasangka buruk itu lhooo @ muhamad ali …maaf bahasa arab tau nya cuma ana ama anta …..

  77. Saya sering ketemu pendukung wahabi kayak muhamad ali nih didunia maya. komentarnya bohong. Kadang komentnya tak sesuai fakta dan kenyataan. Mudah-mudahan bukan gambaran perilaku mereka didunia nyata…? Buat mas davit, masalah sholat ditanah coba dijawab dulu pertanyaan Mas Syahid, kalau pintar, dari pertanyaan itu saja sebenarnya tersirat duduk masalahnya. Mas davit tau gak kalau dijaman nabi itu mesjid lantainya tidak berubin alias tanah, karena emang dijaman itu kondisi bangunannya emang kayak gitu, dindingnya juga batu bata, atapnya pelepah kurma, dijaman khalifah abu bakar, mesjid terbuat dari kayu yg dikapur, dijaman umar, mulai dirancang pembangunan kota, bangunan disesuaikan dgn rancang bangunan yg lebih maju, dan terus berkembang dizaman salaf. Kalau mau menuruti cara kelompok mahrus ali memahami hadist berarti kita juga memahami hadist tentang jihad harus pakai pedang dan kuda dong sesuai hadist dan memakai senjata api atau tank berarti bidah. Seharusnya mereka tau dong konteks zaman dan peradaban. Dan sebenarnya tradisi salaf selalu berkembang serta dinamis, tidak tetap atau tidak berubah seperti yg mereka sangka. Kisah nyata, mesjid di kampusku dulu dialasi sajadah atau karpet, setelah kelompok salafi menguasai mesjid, lantainya hanya ubin/marmer tanpa sajadah atau karpet, artinya mereka memahami tanah dengan konteks lantai. Hal ini menurut saya lebih sesuai daripada pemahaman salafi mahrus ali, walaupun saya kurang setuju ama mereka karena menyingkirkan karpet atau sajadah.

  78. buat mas mamo cemani gombong dan mas ahmadsyahid..mantap abiez..ane dukung koment2 ana..
    emang tuh klo org2 yg nggak suka sama pahaman ahlus sunnah wal jama’ah biasanya cum bisanya ngatain bid’ah lah, syirik lah..padahal mereka cuma memaksakan dalil yg perlu pemahaman ilmu alat agar tidak mudah salah penafsiran..seandainya saja meraka or2 salafi/wahabi itu mau langsung berhadapan dg para ulama ahlus sunnah wal jama’ah/sunni membicarakan masalah ini niscaya mereka akan goyah..tp sayang mereka cuma berani berdebat dg org2 awam saja…

  79. afwan..ternyata ane salah nulis kalimat ini (buat mas mamo cemani gombong dan mas ahmadsyahid..mantap abiez..ane dukung koment2 ana..) seharusnya ..(buat mas mamo cemani gombong dan mas ahmadsyahid..mantap abiez..ane dukung koment2 antum) mohon maaf klo salah tulis..

  80. @mamo cg. mas mamo, aiman itu lagi bingung jawab pertanyaan mas ahmadsyahid. Karena kalau dijawab dengan benar dan jujur, akan ketahuan kalau dalil-dalilnya tidak kuat buat mendukung pernyataan-pernyataannya. Seperti biasa menghilang dulu.

    1. iya mas Dianth …..salam kenal vhocket@ ….senang sekali kalau p Mahrus langsung yang komen ……biar bs tukar ilmu ….

  81. Yaa saya do’akan trus mereka2 ahlul bid’ah mendapatkan hidayah taufiq-Nya.
    mudah2han sadarkan diri atas perbuatannya … mungkin saat ini Allah SWT masuh menguji kita (org2 yang beriman yg selalu menyeru kepada sunnah & mencegah kepada yg bid’ah.
    ini semuanya yagng paling pinting adalah iman dan amal, sedangkan iman & amal sangat diperlukan kesabaran kemudian saling nasehat menasehati kepada yg hak dan nasehat menasehati dgn kesabaran yg tinggi.

    1. Wijnhatul Haqy@

      Eh, njedul lagi, nt belum insyaf juga rupanya. Masih ada Mas Syahid lho, masih tiap hari dia nyambangi blog ini, nanti kalau diajak dialog belum tuntas udah kabooor? Nantang-nantang dilayani, eh kabaooor?

      Orang beriman kok takut berdiskusi, tunjukkan dong kalau imanmu bener, jangan kabur-kabur melulu, oke? Atau kalau takut diskusi sama Mas Syahid, gemana kalau sama saya saja. Tema-nya terserah nt, nt yg tentuin temanya, silahkan…. Tapi jangan keluar tema biar bisa dinilai, oke?

      1. dan saya pertimbngkan kurang mengenai sasaran anda cobalah membuka kitab fathul majid nantinya akan menemukan hal2 yang baru bagi anda yang tidak anda ketahui sebelumnya sebab dulu saya juga seperti anda! bahkan saya lebih kolot daripada anda kemudian saya telah mengenal akidah salaf saya trusss taubat dari amalan2 bid’ah kecuali pada hal2 tertentu yang sangat mendesak (doruri) yg bukan masalah prinsip

    1. Dia kabur, kebiasaan uumat Wahabi. Jangankan di internet, di dunia nyata pun kalau kepepet dalam diskusi mereka kabur tanpa permisi. Itulah kelakuan kaum yg hujjahnya lemah tapi ingin mewakili kebenaran, karakter yg aneh tapi nyata, ala kodok di bawah tempurung kalau diskusi suka linglung nggak nyambung.

  82. repot sekali berhadapan dengan orang yang hanya membaca satu pendapat kemudian menganggap yang dibaca itu sebagai kebenaran mutlak,kemudian menyalah-nyalahkan orang, mengkafir-kafirkan seakan sudah ketemu dg Allah dan Allah menyetujui bahwa pendapat dia aja yang bener. Belajalah dulu al-Qur’an, al-Hadits secara utuh lengkap dengan bagaimana memahami kedua sumber itu dengan benar.

    Jangan hanya baca terjemahan kemudian ngotot teriak-teriak mengklaim sebagai pembawa kebenaran tunggal. Ada nahwu sharraf, bayan ma’ani mantiq dan balaghah untuk memahami bahasa, ada ulum al-Qur’an dan ulum al-Hadith dengan segala cabangnya, ada ushul al-fiqh dan qawaid al-fiqh untuk pengembangan hukumnya. Repotnya, belum tahu itu udah kayak paling bener…. yang santun saja lah. Jangan suka mengkafir-kafirkan orang lain, Rasul juga gak suka kan dg perilaku seperti itu? karena di dahi setiap orang itu tidak ada stempel surga dan nerakanya. Istighfat sajalah, seraja mari meningkatkan pengetahuan kita. Jangan terburu-buru menghujat Imam Syafi’i, Imam Ghazali, Imam Bukhari dan lainnya hanya karena tidak sepaham. Kayaknya mereka jauh lebih Alim, tsiqah dan taqwa dari pada kita. Baca saja bagaimana mereka pada bulan ramadlan bisa menghatamkan al-Qur’an 60 kali di luar shalat. Kita kan masih menghatamkan facebook sama blog ya.

    Bisa jadi kita berkata, mana mungkin menghatamkan 60 kali sebulan? bacanya kayak apa tuh, kita gak percaya kali. Tapi coba baca kitab Ibn Rajab al-Hambali yang disebut-sebut di atas itu, latha’if al-ma’arif. Muridnya Ibnu Qayyim tuh yang nulis. Nah bicara Ibn Qayyim…ni kalau mau diperpanjang…coba bacanya jangan hanya satu kitab tapi semuanya…akan kaget kita ternyata banyak juga pendapat beliau yang liberal, senagaimana banyak juga yang sufi amat. Ah…..baca dulu lah sebelum banyak ngomong. Salam damai semuanya…

    1. Bismillaah,

      Kang Abied,

      Ada orang yang lebih parah daripada itu. Dia tidak membawa ayat Qur’an dan hadits, tapi sudah merasa merasa benar. Padahal, ia hanya mengikuti kebiasaan, keumuman, tradisi, kelaziman, kata orang dan kata nenek moyang mereka.

      Wallaahu a’lam.

  83. Nah itulah kekonyolan Wahabi, ingin mewakili Tuhan/kebenaran tapi dengan kemampuan ala kodok di bawah tempurung. Jadinya dungu karena gak gaul dalam mencari ilmu keislaman. Akibatnya menyalahkan orang lain melulu, padahal dia sendiri yg ahlul bid’ah yg sesungguhnya. Mereka gak sadar akibat kedunguannya itu.

  84. silahkan datang ke rumahku nanti kuajak nonton mahrus ali nongkrong di warkop… buktikan sendiri keilmuan si mahrus ali yg benar2 otak cekak & IQ cingkrang..

  85. saya pernah denger ceramah si wahhabi idiot ini di radio. wuih tampak sekali idiotnya dan berlagak kayak Tuhan aja. Gitu kok banyak pendukungnya

  86. Ada yang lucu yang saya alami. Seoran penceramah mengutuk lulusan selain lulusan mekah dan madinah. Nggak sadar dia bahwa dia hanya llusan kapas krampung surabaya. Sudah gitu melaknat lulusan Barat, dianggap semuanya liberal dan gak tahu al-Qur’an,padahal dia sendiri gak bisa baca Arab dan bacaan Arabnya salah-salah. Demi Allah saya denger dan lihat sendiri. Geli aja telinga ini dan sakit hati ini melihat orang sok pinter dewe. Mbok ya ngaca dulu pada ulamak salaf yang santun. Marilah kita berupaya persembahkan yang terbaik bagi Islam ini, tampilkan wajah Islam yang tegas tapi damai, bukan keras menakutkan serta mengkapling surga untuk kelompoknya sendiri saja.

  87. Andai terjadi dialog antara penyembah Matahari dengan pengikut Wahabi
    Pw : pengikut wahabi pm : penyembah matahari

    Pw : Agama mu itu Bathil , agamakulah yang benar
    Pm : Tuhanku adalah sesuatu yang terlihat , dan memberikan manfa`at bahkan andapun merasakan manfaat dari tuhanku itu , begitu juga dengan hewan dan tumbuhan semuanya merasakan manfa`at dari matahari yang kusembah, sementara Tuhanmu hai Wahabi , kau katakan tuhanmu tidak terlihat oleh siapapun , hanya kau menganggap Tuhanmu itu ada diatas langit dan arsy, bagaimana bisa agamaku bathil dan agamamu yang benar ?

    Pw : lho , Allah itu berfirman dalam Al-qur`an , apa ada keraguan atas Allah ? qs. Ibrohim ayat 10
    Pm : saya tidak beriman dengan kitab sucimu , berilah aku dalil materil yang bisa diraba dirasa atau dilihat , atau dalil akli yang rasional.

    Pw : terdiam dan bingung harus bagaimana menjawabnya.

    Adakah pengikut Wahabi yang bisa menjawab pertanyaan sang penyembah matahari diatas. ? atau a. haqy bisa menjawab karena dah buka fathul majid ?

    1. mas Syahid kalau sama pengamal tasawuf dijawab ” AKU TIDAK MENYEMBAH SESUATU YANG TIDAK AKU LIHAT “……karena Alloh Maha Nyata ….

      1. mas mamo , pertanyaan diatas saya khususkan buat para Wahabis sebab mereka menetapkan jika Allah berada dilangit. inilah aqidah Tajsim , menetapkan arah dan tempat seolah Allah butuh tempat dan arah.

        1. he….he…,ya nggak mungkin bisa jawab mas ….kan nggak ada dalilnya / ngga ada tuntunannya …..bodohnya mereka disitu …..Alloh memberi otak manusia untuk berfikir kalau mereka mana mau “MENDALAMI ” ajaran islam secara “KAFFAH ” ……udah 2 hari pertanyaan nt nggak di jawab sekalian aja ana jawab mas ….he….he…biar sekalian bingung mereka………

    2. Jawaban Pw : Tuhanmu tidak kekal, cuma bertahan 12 jam kemudian hilang ditelan kegelapan, dia tidak hadir terus menerus, masa Tuhan kalah sama kegelapan ?? Sedangkan Tuhanku, Dialah yang menciptakan matahari yang kamu anggap sebagai Tuhan, juga kegelapan malam yang “memakan” apa yang kamu anggap Tuhan. Tuhanku memang tidak terlihat, tapi seisi alam sudah menunjukkan keberadaannya. Apakah menurutmu mungkin semua keteraturan ini terjadi tanpa ada yang merancangnya ?? Atau ini hanya kebetulan ?? Kalau kamu bilang Tuhanku tidak bisa dilihat jadi Dia tidak ada, lalau bagaimana menurutmu tentang otak dan akalmu, apakah karena tidak terlihat lalu menurutmu mereka juga tidak ada ???

  88. semua teman-teman yang terlibat diskusi (baca : ejek-mengejek) di blog ini, sadarlah bahwa perkara yang dibicarakan tidak ada kemaslahatan sama sekali. berilah sesuatu yang bisa mencerdaskan umat. musuh islam bukanlah wahabi, bukan pula syiah, bukan pula ahmadiyah, bukan pula jil tapi kemiskinan dan kebodohan. untuk mengurai kemiskinan dan kebodohan simpulnya ada di kejumudan umat. lihat, yang memperlihatkan hari ini lebih baik dari hari kemarin justru orang seberang. perubahan-perubahan teknologi terus bergerak dalam hitungan hari, menandakan tidak ada istilah jumud bagi mereka. sementara kita berleha-leha tinggal menikmati jerih payah orang seberang. bila anda-anda telah mendalami agama, gunakanlah untuk memberi semangat saudara-saudara kita agar lebih maju sesuai talenta dan bidangnya masing-masing. bukannya untuk saling mengusik keyakinannya, tidak akan habis ila yaumil qiyamah. kepada pemilik blog ini, sadarlah bahwa blog ini dapat dibaca oleh siapa saja. jangan-jangan sajian blog ini menjadi bumerang, bisa saja mereka bilang, “oh cuma segini aja orang islam”. terkadang kita bangga dengan kesempurnaan islam, hingga masalah-masalah kecilpun tak lepas dari perhatian agama. tapi orang seberang bisa juga berkilah,”kok ribet amat ya islam”.

    1. bagaimana bisa jika wahabi bukan musuh Islam ? wong kerjaannya cuma pembid`ahan pemusyrikan dan pengkafiran terhadap Ummat Islam kok ?

      jujur saya menghinginkan bersatunya Ummat Islam , namun jangan sampai hal ini dijadikan alasan untuk melindungi kesesatan , dan saya rasa berbeda dalam kebenaran lebih baik daripada bersatu dalam kebathilan.

  89. saudara-saudaraku yang baik, kalau ada orang mengkafirkan kita, kita balas mengkafirkan mereka. orang menghina kita, kita balas dengan hinaan pula. lantas apa bedanya kita dengan mereka? nabi kita yang mulia balas ludahan dengan senyuman. balas kekerasan dengan kelembutan. dulu, betapa kerasnya muhamadiyah terhadap nu. tapi kini muhamadiyah dengan nu bisa bergandeng tangan.
    ada kenalan berpaham salafy, beberapa kali ketemu dengan saya. eh tahu-tahu dia menglimiskan jenggotnya, padahal saya tidak pernah mencela jenggotnya. pernah ada orang mencela saya karena selalu mencukur jenggot. katanya mencukur jenggot seoerti orang yahudi. saya balik mengatakan,”lho kamu yang tidak berjenggot berarti kamu ditakdirkan seperti orang yahudi”. orang itu cep klakep, tidak bisa bicara apa-apa. memang paham wahabi tidak bisa melihat perkembangan jaman. di arab saudi hampir tidak bisa melihat perempuan di jalan-jalan. dikarantina barangkali. semuanya laki-laki jadi kayak kampung homo. kehidupan sehari-hari nampak kering. makanya, orang sono, kalau butuh hiburan harus keluar dari negerinya. kalau ogah keluar ya akhirnya tkw menjadi sasaran. dan mengapa saya tidak melihat mereka sebagai musuh islam? karena sejelek-jeleknya mereka, mereka juga bersyahadat. mereka saudara kita. ajaklah mereka nyantai, minum kopi. kalau kita ajak mereka diskusi, tapi nawaitu dalam hati “perang” maka hasilnya justru sebaliknya.

    1. dalam rangka mengamalkan hadist :

      Sampai kapan kalian takut menyebut orang Fajir ? sebutkanlah ia dengan apa yang ada padanya sehingga manusia bisa mewaspadainya HR. Baihaqi

      disamping forum inipun bisa dijadikan tempat diskusi yang santai. mereka memang Bersyahadat namun mereka juga Musuh Islam , musuh Islam kan ga cuma Yahudi sama Nashrani mas ?

  90. muhnan rais@

    Mas Muhnan Rais, terimakasih atas masukannya. Kami sudah delete semua koment-koment yg kasar dan brutal dari Salafy Wahabi, hal ini tujuannya juga agar tidak memancing kemarahan pihak lain. Juga untuk menyelamatkan Salafy Wahabi sendiri agar CAP BRUTAL tidak tersemat kepadanya.

    All ASWAJA, tetaplah santun dan jangan ada yg mengumpat dg kata-kata kasar. Pokoknya begitu kami mengetahui ada koment-koment yg kelewat kasar akan didelete tanpa kompromi. Tapi alhamdulillah selama ini kami tidak menemukan komentar kasar dari pihak ASWAJA. Kami juga belum menemukan komentar pengkafiran dari pihak komentator ASWAJA.

    Tujuan adanya blog ini bukan untuk menghujat, tidak lebih hanya sekedar menyodorkan fakta-fakta di balik isu-isu bid’ah, pengkafiran, pemusyrikan dan lain-lain yg disebarkan oleh missi dakwah Salafy Wahabi.
    Silahkan dicek di DAFTAR ISI UMMATI PRESS blog ini.

    1. Kalau ini tempat ahli bidah, terus situs wahabi yang suka membahas isu-isu bidah, pengkafira, pemusryikan dll itu disebut apa coba ? kan lebih parah tuh.

  91. Mantan Kiyai NU. KH. Mahrus Ali. suatu saat akan menjadi Rujukan/referensi keluarga besar NU.
    lihat aja ini tinggal menunggu waktu>

    1. rujukan siapa mas?
      Mahrus Ali dengan gelar kiai haji perlu dikoreksi mas, hasil penelusuran ASWAJA nyantrinya tidak begitu pinter, tiba2 menjadi kiai dan mulai membuat fatwa yang basi tentunya ada promotornya. beranikah beliau debat terbuka dengan ASWAJA??

    2. kalo tokoh ini baru bisa menjadi rujukan ilmu kalam————->KH. Taufiqul Hakim, usia beliau sekitar 35 th pengasuh pondok Darul Falah, Sidorejo, Bangsri, Jepara, Jawa Tengah pengarang kitab Metode AMSILATI untuk Baca kitab2 klasik dengan cepat hasil dari mujahadah beliau dengan doa2 dari sanad ilmu yang jelas Thariqah an-Nagsabandiyah. dan sekarang masih aktif menulis kitab2 ilmu agama. santrinya dari dalam negeri dan luar negeri.

      metode Amsilati menjadi rujukan dasar ilmu membaca kitab klasik (arab gundul) hampir semua pondok di tanah jawa.

      dibanding dg Mahrus Ali takfirin kalau tidak mau disebut tukang fitnah ya jelas hebatan KH. Taufiqul Hakim bukunya sangat bermanfaat buat pencari ilmu.

  92. Teman2 Aswaja sesungguhnya wahabyyun itu konsisten yaitu konsisten dalam hal Tauhid Trinitas,membid’ahkan dan mengkafirkan yang tdk sejalan dg mrk,berdalil tanpa tahu makna,pakai kacamata kuda para ulamanya meski tdk seperti itu kenyataannya (Bin Baz contohnya) ini memprihatinkan klo masyarakat awam terkena virus ini kasihan mrk (masarakat),makanya blog semacam ini perlu untuk menghadapi pembodohan aqidah oleh mrk (wahaby) yang kian gencar di masyarakat.
    Pencinta Rasulullah dan Ahlul Bait

  93. @Toriqoh
    ini sedikit info kitab yang dipalsu, dan sedikit lebih detail sebagai berikut:

    Bukti scan ini dari tulisan (pengakuan) Syekh Abdul Qadir al Arna’uth yang telah melakukan tahqiq terhadap kitab karya Imam an Nawawi; “al Adzkar”. Ternyata hasil tahqiq-nya tersebut “digondol” (dicuri) oleh gerombolan Wahabi dari Riyadl Saudi yang menamakan diri mereka sebagai “LAJNAH AL BUHUTS AL ILMIYYAH WA AD DA’WAH WA AL IRSYAD”.

    Anda tahu apa yang dilakukan oleh lajnah al buhuts at takfiriyyah ini???? Mereka “mengoyak” tulisan Imam an Nawawi; lihat.. sebuah bab semula berjudul:

    ??? ?? ????? ??? ???? ???? ??? ???? ???? ????

    [[[[[ Pasal: Dalam menjelaskan tentang ziarah ke makam Rasulullah ]]]]]

    (Anda tahu; kandungan makna dari penamaan bab ini?? adalah berisi ungkapan betapa besar Imam an Nawawi mencintai dan mengagungkan Rasulullah….!!!)

    Tapiiii…. ternyata; kaum Wahabiyyah Talafiyyah telah merubah judul bab tersebut menjadi:

    ??? ?? ????? ???? ???? ???? ??? ???? ???? ????

    [[[[ Pasal: Dalam menjelaskan ziarah ke masjid Rasulullah ]]]]

    (Anda tahu dengan pemalsuan tangan-tangan jahat Wahabi ini betapa besar “luka” yang ditorekan mereka kepada “hati” seorang Imam terkemuka sekelas Imam an Nawawi??? Apakah anda tidak merasakan bahwa tangan-tangan jahat tersebut tidak hanya melukai seorang Imam an Nawawi… tapi; PERHATIKAN… bukankah itu melukai Rasulullah???? Lalu apakah anda sebagai umat Rasulullah tidak merasa dilukai ketika Rasulullah dilukai oleh tangan-tangan jahat itu???

    Apakah anda tahu bahwa Rasulullah besabda:

    ?? ??? ???? ???? ?? ?????? / ???? ?????? ?????

    “Barangsiapa yang datang berziarah ke makamku maka wajiblah ia mendapatkan syafa’atku” (HR. al Bazzar dan lainnya)

    oke itu dulu yang perlu antum bahas, jangan bahas yang lain ya……………….!!!!!!!!!!!!!

  94. @Toriqoh
    koemntar (273) antum berikutnya: “mungkin sekarang keluarga besar NU/pemuda-pemudanya masih malu2 dan sedang marah2nya ada pihak yang mengancam status kehormatan mereka yg selama ini yang amaliyah mereka disesatkan dan padahal amaliyah yg mereka anggap sesuatu yg dibanggakan misalnya istiqhosah syirik dsb.”
    1. antum menyinggung keluarga bsar nahdiyin
    sejauh apa antum mengetahui sejarah organisai NU? antum sadarkah keberadaan indonesia adalah hasil perjuangan ahli Triqoh mu’tabar mulai jaman walingo sampai Diponegoro. antum tahukah organisai besar islam selaian NU dibentuk dan didukung oleh siapa?

    2. mengancam status kehormatan mereka yg selama ini yang amaliyah mereka disesatkan.
    amaliah mana yang sesat?
    antum harus membaca dalil2 orang yang tidak sepaham dengan antum dan bandingkan terus direnungkan, jangan muda dicekoki doktrin salafi wahabi, banyaklah mencari referensi.
    sudahkah anda mengetahuinya?

    4 madzab punya pendapat yang berlainan namum mereka tidak merasa paling benar atau menghakimi yang lain dengan kata2 musyirik, kafir ahli bid’ah. baca juga sejarah dan sepak terjangnya Khawarij, biar antum nambah referesi sejarah islam.

    ane tidak bermaksud menggurui antum, ane juga mencari dan belajar mengenai banyak hal. ane akan bilang antum benar jika memang benar adanya demikian sebaliknya. jika antum belum bisa menjawab/menanggapi komen 274 dan 275, bilang aja secara jujur, ane ga akan menghaklimi antum. jikalu itu adanya antum harus banyak belajar seperti ane

    syukron

  95. Masyarakat akan tahu siapa yang lebih baik/benar dan siapa yang sesat/salah… karena yg haq tetaplah haq sedangkan yang batil tetaplah batil meskipun dibungks dengan sapi/rapet tetaplah akan ketuan org lain juga.

    maka sejauh mana keilmiahannya di antara kedua belah pihak antara ahlul bid’ah /liberal dan ahlus sunnah yang di anggap mereka Wahabi..

    dan saya yakin betul dan berani taruhan ttg kebenaran Ahlu sunnah,! maka suatu saat akan menjadi rujukan mereka (keluarga besar nahdiyin) khsusnya generasi Mudanya yg masih semangat-semangatnya menuntut ilmu, mereka akan penasaran tentang akidah salaf (wahabi/KH. Mahrus Ali) bagi mereka sebagai pembanding antara pro dan kontra, dan tidak lepas dari itu sebab dunia intelektual tetaplah mengharuskan demikian karena kita sendiri tidak terlalu berani mengambil resiko, maka mau tidak mau, kondisi terpaksa maupun tidak maka tetaplah menjadi tuntutan …sebab kalau kita taklid akan menghadapi resiko yg tidak ringan di sana-sini.

    mungkin sekarang keluarga besar NU/pemuda-pemudanya masih malu2 dan sedang marah2nya ada pihak yang mengancam status kehormatan mereka yg selama ini yang amaliyah mereka disesatkan dan padahal amaliyah yg mereka anggap sesuatu yg dibanggakan misalnya istiqhosah syirik dsb.

    dan saya tegaskan lagi bahwa mereka mengakui keberadaan “KH. Mahrus Ali” sebagai ikon (lokomotof) kaum Nahdiyin awal mula keterbukaan mereka yang akan insyaAllah mengeluarkan dhulumaati ilan nuur (dari kegelapan syirik menuju cahaya (islam) tauhid.

    Dan pertanyaan saya kepada anda semua (NU) Dan kenapa anda lebih membenci Pak Mahrus Ali daripada Si Ulil yang benar2 sesat lagi menyesatkan.?

    maka sebelum anda menjawab akan saya jawab duluan,,.

    yaitu karena NU & JIL itu secara keumuman akidahnya sama …yg membeda hanya formatnya saja kok.. …selahkan dibatah memang saya senang dikritisi,,, sebab saya terbuka dan tidak taklid buta ha ha ha .

  96. @Toriqoh
    SIAPA YANG BATIL DAN MEMBATILKAN ?????
    akh Toriqoh kita diskusi masih seputar buku ya saya mau lanjutkan sedikit mohon komentarnya, soalnya masih belum ada jawaban dari pecinta wahabi dengan nickname “hadi”
    U said: “Masyarakat akan tahu siapa yang lebih baik/benar dan siapa yang sesat/salah… karena yg haq tetaplah haq sedangkan yang batil tetaplah batil meskipun dibungks dengan sapi/rapet tetaplah akan ketuan org lain juga.”

    ini saya kopaskan dari artikel http://www.ummatipress.com/2011/06/14/virus-wahabi-dan-penggerogotannya-terhadap-nasionalisme-indonesia/#comment-14881
    komentar 231
    MOHON DICEK KEBENARAN LIST DIBAWAH INI

    Bentuk penyelewengan sekte Salafi Wahabi dalam hal amanah ilmu :
    1. Pemusnahan dan pembakaran puluhan ribu buku yang tidak sejalan dengan paham mereka.
    2. Sengaja men-tahkik, men-takhrij dan meringkas kitab-kitab hadis yang jumlah halamannya besar untuk menyembunyikan hadis-hadis yang tidak mereka sukai.
    3. Memotong-motong dan mencuplik pendapat ulama terkenal sehingga menjadi tidak sempurna, untuk kemudian diselewengkan maksud dan tujuannya.
    4. Mengarang-ngarang hadis dan perkataan Ulama.
    5. Mencuri buku-buku induk dan manuskrip untuk dihilangkan sebagian isinya atau dimusnahkan semuanya.
    6. Membuang hadis-hadis yang tidak mereka sukai dalam buku-buku yang mereka terbitkan, sehingga tidak sesuai dengan buku asli yang diterbitkan penerbit lain.
    7. Membajak buku, membeli manuskrip dan menyogok penerbit.
    8. Memerintahkan ulama mereka untuk mengarang suatu buku, lalu mengatasnamakan buku itu dengan nama orang lain.
    9. Melakukan tindakan kekerasan, intimidasi dan provokasi terhadap penulis yang isi karangannya berseberangan dengan faham mereka.
    10. Mencetak suau kitab induk dengan menghilangkan syarah ulama atas kitab tersebut, padahal buku induk tersebut sangat terkait erat dengan syarahnya.
    11. Memalsukan buku-buku ulama yang mereka pandang strategis bagi umat dengan cara mencetak ulang buku tersebut, namun hal itu dilakukan setelah tangan-tangan terampil mereka meng-edit, mengubah dan memalsukannya sesuai keinginan, pesanan, faham dan cara berpikir mereka.

    – Perintah untuk membakar buku-buku dan memalsukannya (hal 49)
    – Pemalsuan kitab Al Adzkar karya Imam Nawawi (hal 51)
    – Memalsukan perkataan Imam As-Subki dalam Syarh Al-Aqidah Ath-Thahawiyah (hal 58)
    – Pemalsuan kitab Aqidah As Salaf Ashhabu Al-Hadits (hal 60)
    – Pemalsuan kitab Hasyiah Ash-Showi (hal 67)
    – Pemalsuan kitab Tafsir Al-Kasysyaf karya Imam Az-Zamakhsyari (hal 71)
    – Pemalsuan kitab Al-Ibanah karya Imam Asy’ari (hal 73)
    – Pemalsuan kitab Seputar Ahlul Bait, Kekhalifahan Sayyidina Ali k.w. Tasawuf dan Alam Kubur (hal 81)
    – Pemalsuan kitab Al Fawaid Al Muntakhabat karya Ibnu Jami Az Zubairi (hal 83)
    – Pemalsuan kitab Diwan Imam Syafii (hal 86)
    – Pemalsuan kitab Sahih Bukhari (hal 87)
    – Pemalsuan kitab Sahih Muslim (hal 91)
    – Penghapusan hadis-hadis dari kitab Musnad Ahmad (hal 93)
    – Pemalsuan kitab tafsir Ruh Al-Maani karya Mahmud Al Alusi (hal 94)
    – Pemalsuan kitab Ash-Shawaiq Al-Muhriqah (hal 95)
    – Pemalsuan kitab Hasyiah Ibnu Abidin (hal 97)
    – Memalsukan perkataan Al Hafizh Syaikh As Sakhawi melalui tahqiq kitab (hal 100)
    – Pemalsuan kitab Majmu Fatwa karya Ibnu Taimiyah (hal 100)
    – Pemalsuan kitab Nihayah Al Qaul Al Mufid (hal 101)
    – Penghapusan bab Istighotsah dari kitab Al-Mughni karya Ibnu Qudamah (hal 105)
    – Pemalsuan kitab Tarikh Al-Ya’qubi (hal 106)
    – Pemalsuan kitab Iqtidha Ash Shirat Al Mustaqim (hal 107)
    – Pemalsuan kitab Ahwal Al Qubur karya Ibnu Rajab (hal 108)
    – Pemalsuan kitab tafsir Bahr Al Muhith karya Abu Hayyan (hal 108)
    – ‘Bermain-main’ dengan hadis demi faham mereka (hal 109)
    – Akibat fatal pemalsuan kitab-kitab ulama klasik (hal 115)

    aswaja menunggu jawaban antum, biar tahu siapa yang batil dan mebatilkan??????

    1. @supernova
      Wow komennya ini yang ane cari, informasi yang good, ane coba crosscheck sama ane punya kitab2 dah. Ijin mas boleh ane copy ?.
      Takut juga nih, kitab2 yang ane punya ternyata adalah yang dipalsuin. wooow sekali lagi terima kasih info nya. Alhamdulillah.

  97. Itu semua Fitnah loo? sebab sejak awal mula ahlul Bid’ah itu tidak suka, selalu ada permusuhan dengan Ahlus sunnah coba lihat di Kitab yg di tulis oleh KH. Sirajuddin Abbas tentang I’tiqad ah lussunnah. bahwa di dalam kitab tersebut kisah2 sangat menggelikan dan fitnah belaka.

    Maka seandainya apa2 yang anda tulis di atas itu benar terjadi itup pun Para Ahlus sunnah (wahabi) dengan tujuan dalam rangka keberan yaitu menjaga kemurnian tauhid umat. sebab kenyataannya kitab2 mereka penuh kebid’ahan, kesyirikan dan kekurofatan ,iya kan?

    1. @Toriqoh
      u said: “Maka seandainya apa2 yang anda tulis di atas itu benar terjadi itup pun Para Ahlus sunnah (wahabi) dengan tujuan dalam rangka keberan yaitu menjaga kemurnian tauhid umat.”

      bantahan ga mutu……..kurang ilmiah, menurut antum apa hukumnya memalsukan karya ilmiah seseorang? bukan memalsukan tepatnya mengganti dan mebuang teks2 yang lain.
      antum belum menganggapi komen #277 no.1 dan 2. silakan ditanggapi jangan bahsa lian dulu biar urut dan runut

  98. S A
    Semua bisa mengaku-ngaku ttp realitanya siapa yaa?

    apa org2 yang suka melakukan bid’ah atau org yg anti bid’ah

    @@@@Dari S N
    saya telaah dulu … saya kan org terbuka ha ha ha.

  99. Hiya, I’m really glad I’ve found this information. Today bloggers publish only about gossip and web stuff and this is really irritating. A good website with interesting content, that’s what I need. Thank you for making this web-site, and I’ll be visiting again. Do you do newsletters? I Can not find it. I have bookmarked your page: http://ummatipress.com/2010/11/24/h-mahrus-ali-korban-ambisi-infiltrasi-jaringan-wahabi-di-indonesia/comment-page-2/ and will check back often. Thanks for the great info!

  100. Howdy very cool site!! Guy .. Beautiful .. Superb .. I will bookmark your web site and take the feeds additionally…I’m glad to seek out a lot of useful info here in the submit, we’d like develop extra techniques on this regard, thank you for sharing.

  101. I visited a lot of website but I believe this one contains something extra in it. “The trouble with normal is it always gets worse.” by Bruce Cockburn.

      1. @Nasrulloh
        Pakai google.com, nanti ada terjemahan, nah kata2 itu dicopy aja kedalam terjemahan nti muncul terjemahan bahasa indonesia nya, gitu mas, gampang kan.

  102. Toriqoh :
    Ikon baru NU? NU mengikuti ulama ahlussunnah waljamaah kok bakal berubah haluan mengikuti Wahhabi? NU mengikuti ulama dengan sanad yang jelas trus tiba” mau menjadi Wahhabi yang gak jelas sanadnya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker