Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Inspirasi Islam

KONTROVERSI YASINAN KAPAN BERAKHIR

KONTROVERSI YASINAN KAPAN BERAKHIR

KONTROVERSI YASINAN KAPAN BERAKHIR? Menurut sejarah, lahirnya tradisi  membaca surat Yaasin dan Tahlil berangkat dari akulturasi budaya Islam dengan Jawa yang bernuansa Hindu-Budha. Islam ketika masuk ke tanah Jawa, pada masa awal penyebarannya dilakukan melalui dakwah kultural. Hal ini dimotori oleh Wali Songo di antaranya adalah Sunan Kalijaga yang juga seorang budayawan muslim ketika itu.

Pada saat itu, kebiasaan lek-lekan (kumpul malam hari) sepeninggalnya seseorang dulunya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang kurang Islami, main kartu, minum-minuman, dan sebagainya. Kemudian sedikit demi sedikit tradisi lek-lekan itu dikawinkan dengan nilai-nilai Islam melalui acara membaca surat  Yaasin dan Tahlil. Akhirnya, mitong dino, matang puluh dino, mendhak sepisan dan seterusnya. Sampai saat ini dapat kita saksikan dalam acara perkumpulan membaca Yaasin dan Tahlil, yang kemudian  sekarang orang jawa menyebutnya sebagai yasinan dan tahlilan.  Sebutan ini adalah ‘penjawaan’  dari kata tahlil dan yaasin. Dakwah semacam itu cukup efektif yang menjadikan Islam membesar di tanah Jawa.

rujak tv Yasinan dan tahlilan - KONTROVERSI YASINAN KAPAN BERAKHIR

Pada sisi lain, seperti tradisi Halal bi Halal sendiri, tradisi Yasinan dan Tahlilan hanya di kenal di Indonesia, dari sisi namanya. Akan tetapi acara yang semacam ini juga ada di negara-negara lain seperti Yaman, Malaysia, Thailand , Mesir, Bangladesh, Maroko dan masih banyak lagi. Hanya namanya bukan yasinan atau tahlilan. Khususnya di Indonesia, tidak salah jika beberapa intelektual muslim berpendapat bahwa Islam di Indonesia adalah unik, memiliki rasa dan tidak gersang seperti di Timur Tengah atau negara lainnya. Sehingga ada yang lebih suka menyebutnya dengan ‘Islam Indonesia’, bukan Islam di Indonesia.

BACA JUGA:  Sampai Tak Ada Lagi Fitnah

Yasinan dan Tahlilan, Why Not?

Sedangkan mengapa sampai saat ini NU masih tetap melestarikan tradisi Yasinan dan Tahlilan? Ya sebabnya bukan hanya karena kegiatan Yasinan dan Tahlilan adalah salah satu modal sosial, tetapi juga karena secara hukum adalah sah. Tidak ada dalam teks Al-Quran pun Hadist yang secara qoth’iy (pasti) mengharamkan atau melarangnya. Sedangkan, kelompok modernis Islam yang dulu pernah dimotori oleh Muhammadiyyah dan kini diteruskan oleh Salafy Wahabi, menghukumi tradisi Yasinan dan Tahlilan sebagai bid’ah yang didasarkan pada Hadist yang berbunyi, “Kullu bid’atun dlolaalatun”.

Sayangnya Hadits tersebut salah dipahami dengan memaknainya sebagai “Setiap bid’ah adalah buruk”. Yang semestinya lafadl (kata) ‘kullu’ pada Hadits di atas dimaknai ‘sebagian’ (bi ma’na ba’dli). Artinya, memang benar ada bid’ah yang dlolaalah (buruk) dan pada sisi lain ada juga bid’ah yang hasanah (baik). Sayangnya, pada term yang terakhir kita jarang menyebutnya dengan bid’ah hasanah tetapi lebih sering dengan sebutan ijtihad.

Saya akan menawarkan beberapa fakta yang mungkin akan membuat Anda berfikir ulang tentang bid’ah. Mungkin sampai saat ini Anda masih mendefinisikan bid’ah sebagai tata cara ibadah atau ibadah (‘ubudiyyah) yang sebenarnya tidak pernah digariskan oleh Allah dalam Al-Quran dan Hadits. Singkatnya tata cara ibadah atau ibadah yang mengada-ada. Jika Anda tahu, sampai sekarang ini pemerintah Saudi Arabia telah melakukan perombakan-perombakan syariah haji (tata cara);  seperti perluasan batas geografi Arafah dan Mina, perluasan Safa-Marwah, pengaturan penyembelihan hewan kurban, dan yang paling mutakhir, memperlebar ukuran Jamarat dari hanya tiang kecil menjadi tembok selebar tujuh meter. Hal tersebut dilakukan karena semakin membludaknya jamaah haji pertahunnya.

BACA JUGA:  Pemahaman Firanda Soal "Syubhat Ketiga" Bid'ah Hasanah yang Wajib Diluruskan

Konsekwensi Menyebut Tradisi Yasinan dan Tahlian Sebagai Amalan Sesat

Jika Anda masih konsisten dengan definisi bid’ah di atas bahwa setiap bid’ah sesat, maka apakah Anda bisa mengatakan kebijakan pemerintah Saudi Arabia yang mengkreasi sedemikian rupa syariah haji akan Anda sebut juga sebagai bid’ah yang bermakna sesat (dlolaalah)? Saya yakin, pada fakta di atas Anda akan cenderung menyebutnya sebagai proses ijtihad dalam rangka mengurangi kecelakaan yang terjadi akibat penumpukan jemaah. Nah, logika semacam itu juga berlangsung dalam tradisi Yasinan dan Tahlian, sebagai bentuk ijtihad dalam rangka dakwah kultural. Hanya saja kita —sekali lagi— alergi untuk menyebutnya dengan bid’ah hasanah. Karena term ‘bid’ah’ sudah kadung peyoratif dalam katalog kata kita.

Saya membaca bahwa Yasinan dan Tahlilan sebagai bentuk ijtihad dalam rangka melakukan kodifikasi (pengumpulan-pelembagaan) dari bacaan surat Yasin, dzikir dan do’a yang kemudian diacarakan. Hal ini saya pandang sejajar dengan kumpulan do’a-do’a, dzikir yang dikeluarkan oleh Ulama tertentu untuk pengikutnya. Seperti kumpulan do’a, dzikir dan sebagainya dalam, dalam kumpulan do’a  al-ma’tsurat,  Majmu’ Assyarif atau majmu’-majmu’ lainnya.

BACA JUGA:  Konsep Anti Bid’ah Hasanah Sangat Lemah dan Rapuh

Saya kembali ingat, ada kaidah Fiqih yang berbunyi, “Al ‘adaatul muhakkamah”. Artinya, “Adat atau kebiasaan bisa ditetapkan sebagai hukum”. Kontekstualisasi dari kaidah ini, bahwa kebiasaan atau tradisi yang secara esensial berisi nilai-nilai Islami dapat ditetapkan hukumnya menjadi sah atau boleh. Hal semacam ini dilakukan tidak semata-mata sebagai strategi an sich melainkan juga dalam kerangka penghormatan terhadap budaya tradisi yang nota benenya adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia yang memuat nilai-nilai kemanusiaan dan kemasyarakatan.

Mujamil Qomar dalam disertasinya menulis, bahwa penghormatan pada tradisi yang baik ini pada akhirnya memuncak dengan memosisikannya sebagai hukum. Kalangan NU mengikuti kaidah Al ‘adaatul muhakkamah. Penetapan ini tidak sekedar berdasarkan pertimbangan-pertimbangan sosial-kultural, tetapi juga memiliki sandaran teologis yang bersalil, baik Al-Quran maupun Hadist yang mendasari bangunan kaidah tersebut sehingga merasa haqqul yaqiin dalam menerapkannya. Sandaran teologis yang dimaksud tepatnya adalah Hadist yang berbunyi, “Maa roohul muslimuuna hasanan fahuwa ‘indallahi hasanun”. Yang artinya, “Apapun yang menurut kaum muslimin pada umumnya baik, maka baik pula bagi Allah”.

Dengan penjelasan ini setidaknya saya berharap bisa menjadi referensi timbangan yang adil dalam menilai amalan-amalan muslimin. Sehingga segala kontroversi yang belakangan ini bermunculan kembali setelah tiarap panjangnya akan segera berakhir. Dengan demikian kaum muslimin kembali tenteram dengan amal ibadahnya tanpa teror fitnah kebid’ahan dan lain-lain. Wallahu A’lam.

Oleh: Abu Taheera

http://ahmadibanjarnegara.blogspot.com/2009/05/kontroversi-yasinan.html

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

132 thoughts on “KONTROVERSI YASINAN KAPAN BERAKHIR”

  1. SEBURUK2 URUSAN ADL YG DIADA2KAN,DIDALAM HADIST YG SHAHIH DIJELASKAN SEMUA BID’AH ADL SESAT TANPA MEMANDANG BAIK/BURUK DLM URUSAN AGAMA..FAHAM ANTUM???
    BARANGSIAPA MENGAMALKAN SUATU AMALAN YG TIDAK ADA KETERANGAN DARI KAMI [QUR’AN+SUNNAH],MAKA IA TERTOLAK.HR.BUKHARI MUSLIM,SHAHIH

      1. si abu ini di lihat dari tulisannya memang tidak beritikad baik orang-orang seperti Abu ini lah yang akan memecah belah islam apabila dibiarkan terus, dari mana di bilang “amalan tidak ada keterangan dari kami” apakah baca Qur’an tidak di anjurkan apakah baca Dzikir dan Tahmid juga di haramkan semua itu malah dianjurkan bahkan di suruh Oleh Rasu SAW untuk memperbanyak, dan apakah silaturahmi (pertemuan) untuk mengingat Allah juga di haramkan , padahal silaturahmi di dalam islam sangat di anjurkan. jadi menurut abu mana yang tidak sesuai dengan “AMALAN yang tidak ADA KETERANGAN DARI KAMI” co ba si Abu renungkan dengan ilmu agama dan ilmu sosial, dan kamu abu coba ambil kesimpulan antara manfaat dan madhorotnya banyak yang mana,
        kalau km dah punya kesimpulan balas ya, tak tunggu!!! maaf kalau boleh nanya si Abu dah hapal berapa Hadis dan berapa surat dalam Al Quran ya???

        1. memang membaca al quran,silaturohim.berdoa di anjurkan oleh allah tetapi kalao membaca al quran itu di tujukan utk mendoakan orang meninggalitu tidak ada hadisnya cooooooooy sesungguhnya al quran itu untuk hukum orang hidup bukan untuk orang mati.

          1. si abu@

            yg ditujukan kepada si mayit adalah pahala dari membaca Al-Qur’an, dan Allah maha mampu menerima maksud hati dari hamb-hamba-NYA yg shalih lagi ikhlas. Jangan lagi tanya dalilnya, sebab dalilnya sangat banyak baik ayat atau hadits Nbai Saw. Carilah artikel-artikel tentang ini di Blog Ummati ini sangat banyak….

  2. Bu, bisa sopan gak lu? Kebiasaan org2 wahabi Gak ber-akhlak ye! Lu kira islam besar di indo krn wahabi? Ngaca lu!!!

  3. sugguh bodoh, kardil pengetahuanlo eh lo harusnya malu nyebutin IMAM BUKHARI MUSLIM kenal kitabnya aja tidak.makanya ngaji jangan pake buku lam2a kaya abdul wahab NGAJI DULU DONG!!!!eh lo tau ga’ justru lo sama aja ikrar aku orang palig bodoh. lanjutkan komentarmu ana tunggu……………………..

  4. @Hendra
    Sepertinya yang nggak sopan itu anda, pernyataan Abu Mumtaz itu benar sekali, tapi anda menanggapinya terlalu nafsu, sehingga anda terpengaruh oleh syaiton, coba lihat anda nengatakan kata2 yg biasa dipergunakan preman pasar, sedangkan Abu Mumtaz mengeluarkan dalil hadits yang shoheh, oleh karena itu sebelum berbicara anda hendaknya belajar mengaji dulu jadi tidak tersesat.
    @Rozaq
    Anda sama saja dgn si Hendra diberi hujjah yang benar kok malah marah, anda ini mahluk seperti apa ya…?
    Ingat ya Bid’ah nggak ada yang hasanah, namanya bid’ah ya sesat, kalau sesat pasti dineraka tempatnya.

    1. jangan terlalu mengikuti yg banyaknya pengikut belum tentu benar harus tau asbabul wuruj dan asbabul nujulnya jadi benar apa yg dikatan itu sesuatu y tidak ada ketrangannya bidah

    2. Benar, yang disampaikan Abu Mumtaz itu adalah perkataan Rasulullah SAW, kalau menolak apakah tidak berarti membenci sunnah? Tugas Abu Mumtaz hanya menyampaikan, selanjutnya terserah mereka yang telah membacanya mau setuju atau tidak, sedangkan Abu Mumtaz sudah berlepas diri karena sudah menyampaikan walaupun satu ayat.

  5. sebenarnya saya ini bener jahal tapi koq malah ad yg lebih jahal seperti si 2 Abu diatas saya, gabung aja yuk dgn saya ni email saya fans.jahal@nerakajahannam.com..
    dua alasan saya ingin2 ngajak antum 2 tu :
    1.ngaji g bener, akhire seenak perut saja..
    2.ngaji lama tpi ga faham2, ywda sama tu same ana, ana bertahun2 ketemu ma Rasul Muhammad tpi g nyadar juga

  6. Ass.Memang susah&berat utk menegakkan yang haq kpd org2 yg tidak mengerti/tdk pernah membaca/belajar tentang ilmu2 hadist penuh hinaan & cacian.Begitu juga yg dialami Rosulullah S.A.W sebagai suri tauladan dimasa Beliau membawa kebenaran Al-Quran & Akhlak yg Mulia kpd kita sd sekarang ini,jadi bagi umat yg mau mengikuti tradisi amalan2 yg hanya ada diindonesia TERSERAH Antum2 dan Ana tetap menjalani apa menjadi sunnah2 Rosulullah S.A.W sampai akhir hayat,tetap pegang teguh sunnah2 beliau dan gigit dengan gigi gerahang, dan di Yaumilhisap nanti Allah S.W.T akan memisahkan mana yg benar2 pengikut Muhammad S.A.W dan mana yg bukan.Semua do’a &Ibadah itu adalah tauqif (harus berdasarkan dalil Al-Quran & Sunnah Rosul) Bagi yg melanggarnya berarti tempatnya di NERAKA

    1. kadang kadang aku bosan juga nulis komentar ….karena kok mesti ketemu aja para penganut wahabi …..kok ya sama keras hati ……apa ini yang namanya islam MURNI sesuai ALQURAN DAN HADIST ………..terus dalil mana yang memberi larangan kita jangan menerima omongan orang lain walaupun itu kebenaran …….

    2. maaf mas Djoko bolehlah saya yang awam ilmu agama ini mengomentari comment km,
      1. bagaimana anda bisa menulis dan menuduh “org2 yg tidak mengerti/tdk pernah membaca/belajar tentang ilmu2 hadist penuh hinaan & cacian” n yang penuh hinaan dan cacian itu hadis dari mas joko atau dari ulama-ulama salaf kami, setahu saya hadis dalam ahlusunah waljamaah itu sangat baik mas dan tidak ada hinaan dan cacian, selain dari golongan km yang mencacinya.
      2. anda Mengakui Rasulullah SAW adalah suri tauladan kenapa anda yang katanya meniru sunah rasull kock tidak punya akhlak mulia menuduh orang tidak mengerti belajar dan membaca padahal ulama dan kyai-kyai km dah puluhan tahun belajar dan mengaji.
      3. maaf yang terakhir tolong jangan berlaku seperti Tuhan karena hanya Allah SWT lah yang maha mengetahui mana yang masuk neraka dan mana yang masuk surga,
      cepat sadar mas,
      4. dan ada lagi terus doa dan ibadah sampeyan itu yang sesuai Al Quran dan Sunnah Rasuul SAW itu apa mas jdoko, apakah beda dengan yang diajarkan oleh ulama Ahlusunah Waljamaah.

  7. mas mamo bid`ah dolalah memang susah, untuk keluar dari hati, orang yang hanya menggunakan qur`an dan hadist saja sebagai sumber hukum jelas tidak mengerti manhajul istinbaath, qur`an dan hadist jelas merupakan dua sumber utama hukum islam , namun sayang hanya dijadikan jargon, sebab memahami qur`an dan hadist tanpa ilmu juga salah kaprah, pemahaman hadist tentang bid`ah karena difahami tanpa ilmu dengan mudahnya mereka mengatakan setiap bid`ah sesat, karena difahami secara literal tekstual, karena pemahaman yang salah ini kemudian merebak fitnah dan kegemparan wahabi/salafy di dunia islam.

    1. trima kasih pencerahannya @ ahmad syahid ……aku cuma kasihan ngelihat saudara kita yang salah dlm mengarungi lautan ilmu islam …….tapi kalo dikasih tau malah ngajarin dgn lagaknya yang sok bener sendiri ….apa doktrin wahhabinya terlalu kuat atau emang dangkalnya ilmu …..

  8. kita sharing aja ya , mas mamo, kalo menurut saya sih pertama karena minimnya ilmu agama yang mereka miliki, sehingga jargon kembali kepada qur`an dan hadist yang memang sebenarnya sangat baik, akan sangat mudah diikuti, hanya sayang jika tidak dibekali dengan ilmu-ilmu pendukungnya, yang terjadi sungguh menjadi salah kaprah, kedua secara fsikologis, semua orang ingin selamat dunya akherat, dunnya akherat selamet sehingga ajakan ” hanya menggunakan hadist-hadist shohih ” juga akan sangat menggiurkan padahal bagi ulama yang benar-benar Rosikh fililmi, tidak seperti itu, dan yang lebih parah lagi ada yang menyamakan Hadist doi`f dengan maudlu` ini jelas jelas menunjukan minimnya pengetahuan yang bersangkutan terhadap agama.

    1. sepakat mas ….cuman metoda apa ya buat nylametin mereka ……??? Cuman ya kadang maksud kita baik jadi musuh malah2 kita dianggap kafir …..halal deh darah kita ,….hiiiiiy takuuuuuut .

  9. Yang membuat saya terheran2 terhadap para wahabi/salafi adalah begitu kuatnya mindset terhadap dalil “kullu bid’ah dlolalah” versi mereka. >90% dlm setiap bahasan selalu mereka gunakan hujjah tsb. Padahal begitu sering dan banyak sekali disampaikan dalil-dalil aswaja mengenai bid’ah tsb menjawab dalil mereka dengan panjang lebar. Namun kalau kita simak, mereka terus, terus dan terus mengulang2 seperti para Abu diatas. Pertanyaan yang menggelitik saya adalah, apakah tanggapan mereka terhadap jawaban/dalil kaum aswaja :
    1. Mereka tidak tahu & tidak mengerti ?
    2. Mereka tahu & mengerti, namun tidak mau tahu ?
    3. Mereka tahu dan mengerti, namun tetap keras kepala, apapun alasannya pokoknya mereka benar dan kita salah.

    1. Ibnu siddiq @

      Abu abu diatas, kalo kita samakan dengan Abu bakar, jelas terlalu Mulia, kalo kita samakan Dengan Abu Jahal, toh mereka Muslim , Gimana kalo kita samain mereka dengan ABU NAWAS aja, abis lucu-lucu sih udah dibilangin Imam Syafi`i yang bagi Bid`ah ada dua, eh masih ngeyel aja seolah lebih pinter dari Imaam Syafi`i, dasar abu-abu. lUCU KAN KALO MEREKA BENAR IMAM SYAFI`I YANG SALAH ? he he he

      1. @ahmadsyahid
        kalo disamakan dengan Abu Nawas alias Abu Nuwas terlalu tinggi juga mas karena sejatinya Abu Nawas itu seorang sufi yang berilmu tinggi. Jadi yang cocok ya ABU GOSOK soalnya suka gosoki orang untuk mengkafirkan dan membid’ahkan muslim yg bukan golongannya

  10. ahmadsyahid @

    Hemm…. senyum dulu Mas, begitulah kaum yang hoby adu dalil nggak ada habisnya tanpa ngerti maksud sebenarnya dalil yang disebutnya.

    Kalau mereka lucu-lucu udah dari dulu, Mas. Kalau mengikuti dari awal diskusi di sini, pasti tersenyum sendiri. Kok ada ya orang-orang seperti ini? Makanya sampai ada yang bilang mereka memiliki sifat dungu, summum bukmun umyun, tidak mau dengar, tidak mau tahu walaupun yang berkata Imam Syafi’i. Padahal kita tahu Imam Syafi’i seperti apa, tentu mereka kalau normal pastinya bisa berpikir lebih panjang biar tidak dangkal seperti selama ini. Tidak hanya pengikutnya saja, Ulamanyanya juga rata-rata dangkal mungkin karena malas mikir secara panjang lebar kali ya?

    1. iya , mas wong , mas mamo mereka (wahaby/salafy ) mungkin baca Qur`annya ga lewat tenggorokan (tidak masuk hati) dan mereka merasa hebat dengan doktrin

      ” jangan terlalu mengikuti yg banyaknya pengikut belum tentu benar harus tau asbabul wuruj dan asbabul nujulnya ”

      mungkin disangka doktrin ini benar, Padahal Rosulallah saw bersabda : Allah tidak akan menghimpun umatku pada kesesatan, dan sesungguhmya allah tidak akan mengumpulkan umatku, dalam kesesatan,pertolongan allah selalu bersama jama`ah, dan barang siapa yang mengucilkan diri dari jama`ah, maka ia mengucilkan dirinya ke neraka,
      ma`na Jama`ah tentunya adalah Bagian terbesar dari ummat ini, Ummat islam di seluruh dunia , melakukan maulidan, tawassulan , istigosah, Tabarruk, mencintai Tashowuf, dan hanya sebagian kecil yang menolak amalan diatas, itupun baru hidup kembali setelah kemunculan Muhammad bin Abdil wahhab, karena faham itu sebenarnya telah mati dengan wafatnya Ibnu Taymiyah.

      akankah mereka wahaby/salafy akan terus mengucilkan diri mereka untuk masuk dalam Neraka ? sebagaimana Hadist diatas !?.

      1. Akhi ahmad syahid,

        alkhamdulillah antum sudah sharing cukup banyak, insyaallah sangat bermanfaat bagi saudara-saudara muslim yang lain. Salafy Wahabi mendoktrin pengikutnya dengan doktrin yang sangat keliru. Mereka diajari agar bangga menjadi kelompok terasing, firqah kecil yang sedikit pengikut. Makanya kita sering dengar di radio atau majalah mereka selalu berkata: “jangan terlalu mengikuti yg banyaknya pengikut belum tentu benar!”

        Doktrin mereka dibantah oleh Rasulullah SAW, agar kita disuruh untuk mengikut bagian jama’ah terbesar dari ummat Islam secara GLOBAL mendunia. Di Dunia ini yang banyak pengikutnya adalah kelompok Ahlussunnah Waljama’ah bukan Wahabi. Antara keduanya adalah sangat berbeda bagaikan langit dan bumi, ajaranya selalu bertolak belakang.

        Berikut ini kami sharing-kan email dari akhi Zain Muflih melalui CONTACT US sebagai dukungannya kepada UMMATI PRESS. Isinya sama dengan komentar akhi Ahmad Syahid.

        Inilah bunyi email tsb:
        Rasulullah nyatakan;
        “Akan senantiasa ada di antara ummatku yg menegakkan kebenaran hingga datangnya hari kiamat”

        “Sesungguhnya mayoritas ummatku tidak akan berkumpul dalam kesesatan”

        “Jika kalian melihat perpecahan maka tetaplah bersama mayoritas umat”

        Meski kita tidak pernah bertatap muka dan bersua, namun doa mengiringi semoga Allah meneguhkan jalan dakwah yg antum tempuh.
        Meski kita tidak pernah berbicara, namun perjuangan kita dalam menyebarluaskan aqidah ini adalah sama.
        Mudah2an Allah mudahkan jalan, meneguhkan hati dan memberikan taufiq pd kita utk terus memperjuangkan agama ini dari serangan musuh-musuhnya.

        Akhukum fillah,
        Zain Muflih,

  11. Amiiiiin….Amiiiiiin …Amiiiiin…. ya robbal Allamiiin….saudaraku seiman yang suka membaca blog ini tak terasa air mataku menitik terharu membaca komen @ admin ….@ ahmad Syahid ilmu islam aku jauuuuh dari pinter…. tapi insya Alloh tambah pinter berkat mbaca komen2 dari anda dan rekan2 yang lain yang ngga bs disebut semua terimakasih aku yakin Alloh Maha Melihat pasti anda semua akan mendapat balasanNya Amiiin

    1. assalamualaikum,..
      waduh dah kelewat jauh nih baca post comment nya…
      tapi ndak apa2 sy jawab baru sekarang…Alhamdulillhah saya masih nyimak…semoga antum baik2 saja sehat selalu dlm lindungan Allah mas…amiin.

      1. Kami juga kangen lho Mas Gondrong, ke mana aja nggak muncul-muncul? Kemarin-kemarin Mas Baihaqi dll juga pada nanyain Mas Gondrong, eh sekarang Mas Baihaqi juga sudah lama gak muncul-muncul. Semoga dalam keadaan sehat-sehat semuanya dan selalu dalam naugan taufiq hidayah-NYA, amin….

        1. Amiin,amiin..Alhamdulillah
          ane dlm keadaan sehat,semoga para Admin Ummati2 dan semua pencinta blog Ummati2 selalu dalam lindungan Allah,selalu tercurah oleh rahmat Allah,dan dalam naungan taufiq hidayah Allah,…Amiin..
          salam tuk semuanya dr ane…

  12. Zaman sudah berubah masih aja hal hal spt ini di jadikan perbedaan . silahkan jalani dan jadikan diri kita orang yang berguna buat sesama,

  13. Boleh ikut ngumpul urun rembuk disini, kang admin. Saya ada sedikit komen.
    Bisa kita simak dibanyak thread, bilamana kaum kasawah ini sudah kepepet, (kawarij-salafi-wahabi), maka mereka tidak sungkan-sungkan untuk mencaci maki habis-habisan, dengan kata-kata kotor sekalipun. Biarlah, toh memang seperti itulah perilaku mereka.

    Sesuai dengan jargon mereka:”Tebarkan fitnah, dangkalkan aqidah”

  14. kita sesama muslim bersaudara, perbedaan pendapat itu biasa semoga menjadi rahmad dan mendapatkan kebenaran yang benar karena kebenaran yang haq itu hanya milik Allah. masalah khilafiah ini kalo dibahas ampe kiamat juga ga bakal tuntas, semua ngaku ahlussunnah wal jama’ah tapi sebenarnya Rasul telah berwasiat kepada kita dgn wasiat itu kita tdk akan sesat, “berpegang teguhlah kepada Alquran dan Hadist” namun jgn sekali-kali menafsirkan keduanya dengan semau kita tanpa mengetahui terlebih dahulu, asbabun nuzul atau asbabun wurud dari alquran dan hadist tsb. sanad dan rawinya, tingkatan hadistnya. insya Allah kita akan mendapat yg benar dalam beragama kita….

  15. Walah2…..sesama muslim kok saling menghujat. Yang penting punya keteguhan sendiri2. Mau dipaksakan juga nggak akan bisa. Daripada debat yang nggak ada jalan keluarnya..mendingan untuk hal2 yang positif saja. Pegang dalil masing2 nanti kalo sudah mati..silakan pertanggung jawabkan dengan dalil itu…Masak sesama muslim berkata kasar,,bukankah hal demikian tidak dicontohkan oleh Nabi….SESAMA MUSLIM ADALAH SAUDARA

    1. @avicenna
      SIAPA YANG MENGHUJAT DAN SIAPA YANG DIHUJAT?
      untuk menjawab itu antum harus baca sejarah faham wahabi mulai dari Ibnu Taimiya dan ulama sezamannya dan jamannya Abdul Wahhab an Najdi sekaligus hubunganya dngan Mr. Hempher intelejen Inggris. kalo sudah beri komentar disini, nanti akan ditanggapi oleh mas @dianth, @ahmadsyahid dll. kalo belum baca jangan komen2 disini karena bisa malu sendiri alias malu-maluin.

  16. Mungkin yang jadi masalah adalah mengartikan “Kullu”. Ada yang mengartikan SETIAP dan sebagian yang lain mengartikan SEBAGIAN.
    Monggo yang pinter-pinter dan dalam ilmunya untuk membahasnya. Biar saya yang bingung ini bisa nambah ilmu!

  17. Arti kullu dalam kaitan bid’ah, yg benar artinya adalah sebagian.

    Mungkin para ahli di Ummati ini bisa lebih detail menjelaskan kepada agus, silahkan. Maaf saya kurang ahli tetapi saya yakin arti kullu di sini artinya sebagian. Sebab kalau di artikan “setiap” akan menimbulkan banyak kerancuan dan malah bikin kontradiksi. Ada beberapa contoh dalam Al-Qur’an di mana arti kullu adalah “sebagian”.

  18. Pada hakikatnya tidak semua “kullu” berarti seluruh atau semua, adakalanya berarti kebanyakan (sebagian besar). Sebagaimana contoh-contoh berikut :
    • Al-Qu’an surat Al-Anbiya’ ; 30 :
    ??????????? ???? ???????? ????? ?????? ????? ??????? ???????????
    “Dan dari air kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” QS. Al-Anbiya’:30.
    Meskipun ayat ini menggunakan kalimat kullu, namun tidak berarti semua makhluk hidup diciptakan dari air. Sebagaimana disebutkan dalam ayat al-Qur’an berikut ini:
    ???????? ????????? ???? ??????? ???? ?????
    “Dan Allah SWT menciptakan Jin dari percikan api yang menyala”. QS. Ar-Rahman:15.
    Begitu juga para malaikat, tidaklah Allah ciptakan dari air.
    • Hadits riwayat Imam Ahmad :
    ???? ?????????????? ????? ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? ?????? ?????????
    Dari al-Asyari berkata: “ Rasulullah SAW bersabda: “ setiap mata berzina” (musnad Imam Ahmad)
    Sekalipun hadits di atas menggunakan kata kullu, namun bukan bermakna keseluruhan/semua, akan tetapi bermakna sebagian, yaitu mata yang melihat kepada ajnabiyah.
    Ayo …..Yasinan, tahlilan teruskan….jangan ikuti pemikiran wahabi/salafi yang suka memelintir ayat Alquran dan Hadits Nabi

  19. mana nih wahabiyyun emang dunia ini sepi jika tidak ada iblis dan setan berjenggot , Allah maha adil dengan menciptakan dedemit yang bertanduk setan.

    1. Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dalam shahih keduanya dan juga selain mereka :
      ???? ??????? ???? ????? ?????? ???? ?????????? ????? : ????????? ??????????????? ????????? ???????? ?????????? ????????????. ? ??????? ?
      .
      Dari Nafi’ dan Ibnu Umar radliyallahu ‘anhuma berkata : Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Bedakanlah kalian dengan orang-orang musyrik, yaitu banyakkanlah jenggotmu dan pangkaslah kumismu.”

      Abi Hurairah radliyallahu ‘anhu :
      “Sesungguhnya orang musyrik itu, mereka membiarkan kumis mereka tumbuh dan mencukur jenggot mereka. Maka bedakanlah dengan mereka yaitu biarkanlah jenggot kalian tumbuh dan cukurlah kumis kalian.” (Diriwayatkan oleh Al Bazzar dengan sanad yang hasan)

      Diriwayatkan juga oleh keduanya dari Abdullah bin Umar radliyallahu ‘anhuma : “Pangkaslah kumis kalian dan biarkan jenggot kalian tumbuh.” Dalam suatu riwayat lain : “Cukurlah kumis kalian dan biarkan tumbuh jenggot kalian.”

      i Abu Hurairah juga diriwayatkan oleh Muslim :
      Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : “Bedakanlah kalian dengan orang-orang Majusi, karena sesungguhnya mereka (orang-orang Majusi) memendekkan jenggot dan memanjangkan kumisnya.”

      Ibnu Hibban meriwayatkan dari Ibnu Umar radliyallahu ‘anhu, dia berkata :
      Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah menyebutkan tentang orang-orang Majusi. Beliau bersabda : “Sesungguhnya mereka memanjangkan kumis dan mencukur jenggot maka bedakanlah kalian dengan mereka.” Lalu beliau (Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam) menampakkan pemotongan kumisnya kepadaku (Ibnu Umar).

      Dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata : Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Termasuk fitrah Islam, memotong kumis dan membiarkan jenggot tumbuh. Sesungguhnya orang-orang Majusi membiarkan kumisnya dan mencukur jenggotnya. Maka bedakanlah dengan mereka, yaitu pangkaslah kumis kalian dan biarkanlah tumbuh jenggot kalian.”

      Di dalam Shahih Muslim dari Ibnu Umar radliyallahu ‘anhuma dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sesungguhnya beliau bersabda :
      ????????? ??????????? ??????????? ??????????? ????????????.
      “Kami diperintah untuk memangkas kumis dan membiarkan tumbuh jenggot.”
      .
      . Diriwayatkan pula oleh Muslim dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :
      ???????? ???????????? ?????????? ????????.
      “Potonglah kumis kalian dan panjangkanlah/biarkanlah jenggot kalian.”

      Terima kasih atas perkataannya mas….

  20. Kasihan banget Nabi dan para sahabatnya kita ya..@@@@###??!!!
    Masak gak tahu ada amalan kayak gini…
    Jangan-jangan nanti yang bikin yasinan duluan masuk surga daripada Beliau dan sahabatnya karena kalah amalannya,,,
    Masya ALLAH….

      1. @ahmad syahid
        bukan cupet mas, mungkin kata halusnya taqlid buta sama wahhabi an najdi yang durhaka sama orang tuanya.
        alangkah indahnya kita hindari kata2 huajatan kasar dan gunakan kata2 halus dan baik secara ilmiah, agar diskusi jadi mencerahkan
        syukron

        1. wahabi tertutup susah diajak dialog tapi terus menerus menyebarkan faham Tasybih Tajsim dan Bid`ahnya , terkadang kata kasar perlu disampaikan untuk mengingatkan toh kalo ditimbang kasar mana sih dengan wahabiyyun yang seneng nganggap orang lain Musyrik…? ala kulli hal syukron.

      2. Coba aja mas kasih gue dalil, ketika ada sahabat nabi yang meninggal, terus Rasul ngumpulin orang dan teriak-teriak baca tahlillan, yasinan atau sebagainya..makasih mas…

        1. Sepertinya antum menghayal deh tentang orang tahlilan. Di alam nyata tidak ada deh orang talilan teriak-teriak. Pasti Nte gak pernah melihat langsung orang tahlilan. Kamu diajari Ustdz antum bahwa tahlilan ityu bid’ah yg haram, terus kamu berhayal deh menghayalkan ora2 tahlilan. Kamu menghayalkan dalam hayalanmu tentang orang-orang teriak sambil baca tahlil. Bagun, bangun, sadar, sadar…. Ini masih siang bolong yg panas jangan menghayal nanti kejedot, xi xi xi…

          1. Hehehehehehe…
            Mas gue juga dulunya tahlillan…
            Lihat waktu baca Lailahaillah….Kadang sampe sekencang-kencangnya,,,jangan-jangan ente yang gak pernah ikut tahlillan..dan yasinan,,

    1. @muda
      siapa yang komen dengan hawa nafsu sekarang? bercerminlah. kalo antum tidak setuju dengan apa yang disampaikan pada artikel diatas berilah sanggahan yang ilmiah. jangan asal nuduh

  21. sekali komen masalah nishfusya’ban di web eramuslim bisa masuk berikutnya ada warning “komen anda menunggu ijin moderartor” kurang lebih gitu artinya, wah payah nih eramuslim ga bisa terbuka beri komen. kalo ga percaya silakan beri komen bantahan di sana dengan IP sama terus ulangi lagi beri komen bantahan pasti ada kotak muncul nunggu ijin moderator, he he he he

    1. @super nova saya punya pengalaman yang sama dg anda, beberapa kali saya masuk memberikan argumen pd blog yang dikelola wahabi/salafi, jawabannya sama masih menunggu moderasi, bahkan sampai tidak ditayangkan satu pun argumen dari saya.

  22. Heran gue….Begitu banyak penentang hadis ini….
    Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Janganlah kalian mengkhususkan malam Jum’at untuk beribadah dari malam-malam yang lain dan jangan pula kalian mengkhususkan puasa pada hari Jum’at dari hari-hari yang lainnya, kecuali bila bertepatan (hari Jum’at itu) dengan puasa yang biasa kalian berpuasa padanya.” [HR. Muslim (no. 1144 (148)) dan Ibnu Hibban (no. 3603),
    Dan lebih heran lagi hadist ini malah di tinggalin, malah baca surah yasin…
    Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
    ???? ??????? ???????? ????????? ???????? ??????????? ??????? ???? ???? ????????? ??????? ???????? ???????? ????????? ???????????
    “Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul ‘atiq.” (Sunan Ad-Darimi, Nasai dan Al-Hakim)
    Dalam riwayat lain dikatakan, “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum’at.” (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)
    Ibnul Hajar rahimahullah mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, sebagai hadits paling kuat yang menyatakan tentang keutmaan surat Al-Kahfi dibaca dihari jum’at.
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.”
    Al-Mundziri berkata: hadits ini diriwayatkan oleh Abu Bakr bin Mardawaih dalam tafsirnya dengan isnad yang tidak apa-apa. (Dari kitab at-Targhib wa al- Tarhib: 1/298)”

    1. muda , yang biasa dilakuin Nahdiyyin pada malam jum`at itu baca lima surat , yasin , kahfi , ad-dukhon , alif lam mim sajdah dan al-mulk. ba`da asarnya waqi`ah , lalu siapa yang menentang Hadist yang nt bawakan….?

      kalo soal yasinan ente bisa bawain dalil larangannya…..?

      1. Wkwkwkww…
        Ibadah itu harus ada dalilnya mas…
        Gue balikin pertanyaannya sama loe mas…
        Ada larangannya gak sholat pake bahasa indonesia…
        Jadi Mas Syahid besok sholatnya pake bahasa Indonesia aja…
        Nih dalilnya mas…
        Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Janganlah kalian mengkhususkan malam Jum’at untuk beribadah dari malam-malam yang lain dan jangan pula kalian mengkhususkan puasa pada hari Jum’at dari hari-hari yang lainnya, kecuali bila bertepatan (hari Jum’at itu) dengan puasa yang biasa kalian berpuasa padanya.” [HR. Muslim (no. 1144 (148)) dan Ibnu Hibban (no. 3603),

        1. muda, itu dalil penghususan malam jum`at untuk Ibadah , bukan dalil larangan Yasinan , diskusi kita soal yasinan kan…? mana dalil larangannya….?

          1. Jadi yasinan gak ibadah tho..
            Kenapa di lakukan..kok bloon banget yang melakukannya,,,udah gak ada pahalanya, keluar duit buat ngassih makan orang,,,
            Pekerjaan sia-sia kok di lakukan,,,

          2. @Muda
            wah antum ngigau ya….. dibawah sudah ada dalil fadhilah surat yasin, antum tinggal komentari itu hadis apakah doif atau lainnya….

            ente nglantur lagi, sedekah itu ibadah atau bukan? jangan mudah menuduh orang sembarangan berbahaya mas

          3. Mulai kelihatan nih kikir bin pelitnya wahabi/salafi, sampe2 mau sodaqoh pun masih perhitungan

          4. Pertanyaan saya belum di jawab mas..mana larangan sholat pake bahasa indonesia…?
            Kalo gak ada mas besok sholat pake bahasa indonesia ya mas, ajak supernova, dianth, mamo,baihaqi dan semua deh..trus di rekam dan di kirm ke youtube…trus mas teriak…gak ada larangannya sholat pake bahasa indonesia…

          5. kita bahas aja dulu mengenai adakah dalil larangan yasinan?

            fokus…………………… baru yang lainnya semua bisa dibicarakan

          6. muda, Sholat itu Ibadah Mahdloh , Ibadah yang terikat dengan tata cara tertentu , ketika solat dilakukan keluar dari tata cara itu , ya otomatis solatnya bisa batal , sebab perintah Rosul : sollu kama Ro aitumuni Usholi , solatlah kalian seperti kalian melihatku solat ini lho kenapa Sholat gak boleh pake bahasa selain bahasa Arab , karena disitu ada rukun membaca fatihah , meskipun sebenarnya masih ada Khilaf diantara para Ulama ,soal apakah boleh solat dengan selain bahasa arab bagi yang tidak mampu berbahasa arab.

            jadi itu masih khlifayiah bagi yang betul-betul gak mampu.

          7. muda @ nt jahil ya ……itu jelas melanggar syariat dan termasuk “urusanKu ” dalam agama yang nggak boleh ditawar lagi .

          8. “Perkara-perkara yang baru (al muhdats) terbagi dua, Pertama : perkara baru yang bertentangan dengan kitab, sunnah, atsar para sahabat dan ijma’, ini adalah bid’ah dlalalah, kedua: perkara baru yang baik dan tidak bertentangan dengan salah satu dari hal-hal di atas, maka ini adalah perkara baru yang tidak tercela” (Diriwayatkan oleh al Hafizh al Bayhaqi dalam kitabnya “Manaqib asy-Syafi’i”, Juz I, h. 469)……Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan beberapa kewajiban, maka jangan kamu sia-siakan dia; dan Allah telah memberikan beberapa batas, maka jangan kamu langgar dia; dan Allah telah mengharamkan sesuatu, maka jangan kamu pertengkarkan dia; dan Allah telah mendiamkan beberapa hal sebagai tanda kasihnya kepada kamu, Dia tidak lupa, maka jangan kamu perbincangkan dia.” (Riwayat Daraquthni, dihasankan oleh an-Nawawi)…… ana kira cukup dimengerti hadits tsb ya @muda…..

        2. @Muda
          wah wah antum salah nempatin hadist jadi ketawa ane hehehehehehe……………………..
          yang ditanya mas syahid dan aswaja pada umumnya itu dalil yang melarang yasinan, ada nggak?????

          dibawah sudah ada dalil fadilah surat yasin bro, tinggal dalil larangannya apa?

          kalo ga ada jangan diadaadakan ya, alias cok galicok pasti ngawur……..he he he he he piece man

          insaf aja mensyirikan kami2 yang jelas2 sesuai dengan sunnah nabi dari hasil ijtihad para ulama

    2. @muda
      Tiada seorang dari golongan ASWAJA menentang hadist tsb yang menjelaskan fadilah surat Kahfi dan utamanya malam Jumat. Jangan menghakimi sesama muslim seperti itu
      please dong ah……

    3. @ muda, anda jangan ngelantur, yang nentang hadits yang anda kemukakan itu siapa ? jangan dikira aswaja yasinan itu trus melupakan baca surat Alquran yang lain, dimasyarakat siapa yang ngadakan semaan Alquran, apa dari golongan anda ? golongan siapa yang paling banyak hafal Alquran 30 juz dan melestarikan nya ? wk…wk…wk…muda…muda…, mudah2an tuanya nti anda akan sadar dan insyaf dari kerusakan wawasan keagamaan anda.

  23. COPAS KU
    Setelah mengamati dengan seksama dan mencari dari berbagai sumber lain, ternyata ada satu hadits yang sepertinya luput dari pembahasan kedua ustadz ini. Hadits itu adalah hadits dari Jundab bin Abdullah ra, Rasulullah SAW bersabda,

    ???? ?????? ?? ???? ???????? ?????????? ?????? ????? ?????? ????

    ”Barangsiapa membaca YASIN pada suatu malam hanya dengan mengharap Wajah Allah, maka dia akan diampuni.”

    Hadits ini terdapat dalam Shahih Ibnu Hibban, nomor hadits 2626 (berdasarkan penomoran maktabah syamilah edisi kedua) pada bab: Al-Hadatsu fish shalaah.

    Sedangkan dalam kitab Mawarid Azh-Zham`an yang disusun oleh Al-Haitsami hadits ini ditempatkan pada kitab: Al-Mawaaqiit, bab: Al-Qiraa`atu fii Shalaatil Lail.

    Sedangkan dalam kitab Al-Ihsan yang merupakan penyusunan ulang Shahih Ibnu Hibban terdapat pada Kitab: Ash-Shalaah, bab: Qiyaamul lail.

    Sanad hadits ini adalah: Ibnu Hibban berkata, Muhammad bin Ishaq bin Ibrahim mawla (mantan budak) Tsaqif menceritakan kepada kami, (katanya), Al-Walid bin Syuja’ bin Al-Walid As-Sukuni menceritakan kepada kami, (katanya), ayahku menceritakan kepada kami, (katanya), Ziyad bin Khaitsumah menceritakan kepada kami, (katanya), Muhammad bin Juhadah menceritakan kepada kami, dari Jundab ra, Rasulullah SAW bersabda…..

    Apakah semua perawi yang disebutkan diatas tsiqah dan sanadnya bersambung? Berikut penjelasannya satu persatu:

    Muhammad bin Ishaq bin Ibrahim mawla Tsaqif dikenal dengan gelar As-Siraj seorang hafizh yang tsiqah. Biografinya dijelaskan panjang lebar penuh pujian oleh Adz-Dzhabi dalam Siyar Al-‘Alam An-Nubala` juz 14 hal. 388, (program maktabah syamilah edisi 2), dan dalam kitab Tadzkiratul Huffazh juz 2 hal. 371 (program maktabah syamilah).

    Al-Walid bin syuja’ merupakan perawi tsiqah yang dipakai oleh Muslim dalam shahihnya. Ibnu Hajar dalam kitab At-Taqrib mengomentarinya, “Tsiqah, termasuk periode kesepuluh, wafat tahun 143 menurut pendapat yang benar.”

    ayahnya, yaitu Syuja’ dengan kunyah Abu Badr As-Sukuni, dikomentari oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar, “Shaduq, wara’ termasuk periode kesembilan, dia punya beberapa keraguan….”. Sedangkan Adz-Dzahabi mengomentarinya, “Seorang imam, ahli hadits dan jujur….” (Siyar Al-A’lam An-Nubala`, juz 9 hal. 353).

    Ziyad bin Khaitsumah Al-Ju’fi Al-Kufi, Al-Hafiz dalam At-Taqrib mengomentarinya, “tsiqah, termasuk periode ketujuh.” Kita pastikan dia adalah Al-Ju’fi Al-Kufi karena dalam kitab Al-Jarh wa At-Ta’dil karya Ibnu Abi Hatim dikatakan bahwa salah satu yang meriwayatkan darinya adalah Syuja’ bin Al-Walid, dan itu cocok dengan sanad di atas.

    Muhammad bin Juhadah, disebutkan oleh Adz-Dzahabi dalam As-Siyar (juz 6 hal. 174) sebagai salah satu imam yang tsiqah dan memang meriwayatkan dari Al-Hasan Al-Bashri. Ibnu Hibban mengatakan, “Dia meriwayatkan dari Al-Hasan dan Qatadah.” (Ats-Tsiqaat, juz 7 hal. 404).

    Al-Hasan Al-Bashri, cukup terkenal dan tidak ada masalah dengan kredibilitasnya, tinggal lagi memastikan apakah dia mendengar langsung hadits ini dari Jundab, sebab disini dia melakukan ‘an’anah.

    Jundab bin Abdullah bin Sufyan Al-Bajali, sahabat Nabi SAW, tak perlu dibahas.

    Syekh Al-Albani menganggap lemah hadits ini dalam As-Silsilah Adh-Dha’ifah, nomor hadits 6623. Dia menyebutkan empat hadits dengan redaksi di atas, yaitu dari Abu Hurairah, dari Jundab (yang kita bahas ini), dari Ibnu Mas’ud dan dari Ma’qil bin Yasar. Di sana dia menjelaskan kelemahannya satu persatu dan semua dapat diterima kecuali hadits Jundab ini.

    Al-Albani mengemukakan dua alasan kelemahan hadits Jundab bin Abdullah ini yaitu tadlis Al-Hasan Al-Bashri dan ikhtilaf terhadap Muhammad bin Juhadah. Tapi dia tidak menjelaskan ikhtilaf apa yang dimaksud, sehingga alasannya belum bisa diterima.

    Jawaban untuk tadlis yang dilakukan Al-Hasan dalam riwayat ini:

    Dalam beberapa literatur yang saya baca dapat disimpulkan bahwa Al-Hasan Al-Bashri memang mendengar hadits dari Jundab. Al-Hafizh dalam kitab Tahdzib At-Tahdzib mengatakan begini, ”Dia meriwayatkan dari Ubay bin Ka’b, Sa’d bin Ubadah, Umar bin Al-Khathtab padahal dia tidak pernah bertemu dengan mereka. Dia juga meriwayatkan dari Tsauban, ’Ammar bin Yasir, Abu Hurairah, Utsman bin Abu Al-Ash, Ma’qil bin Sinan padahal dia tidak mendengar langsung dari mereka. Dan (dia juga meriwayatkan) dari Utsman, Ali, Abu Musa, Abu Bakrah, Imran bin Hushain, JUNDAB AL-BAJALI, Ibnu Umar, Ibnu Abbas, Ibnu Amr bin Al-Ash, Mu’awiyah, Ma’qil bin Yasar, Anas, Jabir dan banyak sahabat Nabi SAW yang lain serta para tabi’in.”

    Dari sini kita bisa paham bahwa mulai dari nama Utsman sampai kepada Jabir maka pendengaran Al-Hasan akan hadits mereka tak perlu diragukan. Wallahu a’lam.

    Bukti paling konkrit bahwa Al-Hasan Al-Bashri memang mendengar langsung dari Jundab adalah sebagaimana riwayat Al-Bukhari dalam Shahihnya hadits nomor 3463, kitab Ahadits Al-Anbiya`, bab: Maa Dzukira ’an Bani Israail. Hadits yang sama juga terdapat dalam Shahih Muslim, no. 113. Hadits ini menceritakan seorang yang mati bunuh diri dan Allah mengharamkan surga untuknya.

    Al-Hasan Al-Bashri memang dikenal sebagai mudallis. Namun, dia masuk dalma kategori mudallis yang tidak parah. Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Thabaqatul Mudallisin (atau nama lainnya Ta’rif Ahli At-Taqdis bi Maratib Al-Maushufin bi At-tadlis) memasukkannya dalam peringkat kedua dari golongan para mudallis (Lihat kitab tersebut pada biografi nomor 40). Artinya, bila memang benar dia pernah mendengar dari syekhnya maka tadlisnya bisa diterima, apalagi ‘an’anah-nya masuk dalam syarat Al-Bukhari dan Muslim.

    Jadi, hadits diatas tsiqah para rawinya dan bersambung sanadnya. Hanya ada sedikit permasalahan terhadap hafalan Syuja’ bin Al-Walid, sehingga dengan demikian hadits di atas menjadi hasan lidzaatih. Tapi bila ditambahkan dengan beberapa syahid (penguat) dari jalur lain yang sanadnya dah’if, maka hadits ini menjadi shahih lighairih. Wallahu a’lam

    1. Mantap hadistnya mas supernova…
      Kalaupun hadistnya shohih, rosul cuma bilang pada suatu malam. bukan tiap malam jum’at tuch…

      1. kasian ente muda… bisanya cuma bolak balik kata2 doang… komennya ga berbobot… masalah agama cuma cari menang kalah berdebat doang….
        kalo gitu yang yasinan juga niatnya kan ngikut hadits Nabi SAAW mereka juga yasinan pada “suatu” malam, yaitu malam jum’at

  24. All ASWAJA
    mohon dibabarkan sanad hadist dibawah ini, saya belum bisa menemukan sanadnya.

    Rasululloh saw. bersabda:”sgala sesuatu memiliki hati,dan hati al-Quranitu adalah surat yasin siapa saja yang membacasurat yasin maka Alloh akan mencatat pahala baginya sama dengan membaca al-Quran sepuluh kali (H.R.Darimi,tirmizi,dari anas)

    Rasululloh saw. bersabda:”siapa saja yang membaca surat yasin setiap malam,niscayadosa dosanya di ampunin.” (H.R.Baihaqi,dari abu hurairah).

    Rasululloh saw. bersabda:”setiap mayat yang di bacakan disampingnya surat yasin,Alloh akan memberikan keringanan(azab)kepadanya.” ( H.R.Abu nu’aim dan Abu Dzar).

    Rasululloh saw bersabda:” siapa saja yang menziarahi kubur kedua orang tuanya, atau salah seorangnya, setiap hari jum’at seraya membaca surat yasin disampingnya,niscaya Alloh mengampuninya selaras dengan jumblh huruf yang di bacanya.”
    (H.R. Abu syaikh,Dailami,Ibnu hajjar,dan Rafi’i dari ‘Aisyah,dari Abu bakar).

  25. @muda
    yang jelas tidak ada larangan dalil untuk membaca yasin apalagi dimalam jumat atau hari jumat.

    dalil fadila surat yasin sudah jelas, baca komen saya diatas demikian juga fadilah surat kahfi yang antum bawakan dalilnya, semua tidaklah kami dari ASWAJA menyatakan tidak patuh pada dawuh kanjeng Nabi, adapapun kalo kami jadikan amalan secara berjamaah inillah kearifan para ulama nusantara mulai dari thailand sampai NTB indonesia, filipina sampai sulawesi, dari serawak samapai kepulauan iran jaya.

    tahukah antum amaliah ulama2 yang ada menjadi benteng yang kokoh ditengah hiruk pikuknya dunia ini contoh nyata adalah ketokohan Asy-Syaikh al-haj Yusuf Abu al-Mahasin Hidayatullah Taj Al-Khalwati al-Makasari atau Syekh Yusuf yang mempraktekan Toriqoh Qodiriyah dan amalan lain seperti yasinan, tahlil, ratib dll membuat mereka masih utuh identitasnya walau diasingkan oleh orang kafir di CAPETOWN Afsel bersama pengikutnya dan menyebabkan islam tersebar secara damai di sana, dengan tekanan politik dan sosial yang sangat dalam.

    ini catatan sejarah bahwa penyebar Islam di Capetown Afsel bukan seorang WAHABI

    dari awal saya bilang untuk fokus pada masalah dalil larangan yasinan jangan melenceng dulu biar jelas, tujuannya adalah jangan sampai kita mensyirikan dan membidahkan orang lain.

    hebat mana antum dan kelompok antum dg Asy-Syaikh al-haj Yusuf Abu al-Mahasin Hidayatullah Taj Al-Khalwati al-Makasari atau Syekh Yusuf. jauuuuuuuuuh bos……. ilmu ane belum ade ape-apaenye apalagi ilmu antum

    jadi adakah larangan baca yasinan (berjamaah) dan bersedekah???????

    syukron

    1. Wkwkwkwkwkw…..
      Sory bro…
      Panutan kita Rasul, para sahabat, para tabi,in dan imam empat mazhab bro…Yang tak pernah bikin yasinan dan tahlilan…
      Bukan ‘ulama kacangan yang gak jelas…

      1. panutan kami juga sama dan mereka mengajarkan kepada kami agar membaca Al Quran dan membuat majelis zikir. Apakah antum belum diajarkan ? sungguh kasihan. Kalau demikian antum seharusnya mencari guru yang benar… bukan guru kulit kacang yang tidak pernah diajar membaca Al Quran dan membuat majelis zikir.

      2. @muda

        antum bilang Asy-Syaikh al-haj Yusuf Abu al-Mahasin Hidayatullah Taj Al-Khalwati al-Makasari adalah ulama yang tidak jelas?

        SAYA MENGUNDANG SEMUA WARGA MAKASAR SEPERSAUDARAAN DENGAN SYEKH YUSUF, INI ADA ANAK INGUSAN YANG MENGHINA BELIAU

        antum tahu sejarahnya beliau atau tidak? kalau tidak bacalah sejarahnya, kalo sudah tahu maka segeralah istighfar atas ketoloan dan besar kelapa antum baik secara ilmu dan maqom.

        ane masih masih menunggu dalil pelarangan yasinan dari antum, FADILAH YASIN sudah ada hadisnya, FADILA KAHFI sudah ada dalilnya, FADILA JUMAT sudah ada dalilnya, nah sekali lagi dalil pelaranganya mana?

        1. Asy-Syaikh al-haj Yusuf Abu al-Mahasin Hidayatullah Taj Al-Khalwati al-Makasari adalah ulama yang hebat dan seorang pejuang islam. Saya yakin beliau adalah waliyullah.

          Muda tidak tahu apa-apa tentang ulama.

      3. Orang itu dipegang kata-katanya, anda bilang panutan anda Rasul, para sahabat, para tabi,in dan imam empat mazhab, tapi kenyataannya pola pikir anda mengikuti ibnu taymiyah dan abdul wahab, ini nama nya lain dimulut lain dihati, lain pula perbuatannya, bung !!!

  26. @muda and all wahabiun

    cepetan keluarkan dalil pelarangan yasinan berjamaah, kalo tidak ada bilang aja tidak ada.
    jangan mengalihkan persoalan yang lain, atau menanyakan soal masalah lain, dan jangan mencari dalil dengan cocok galicok pasti cocok ngawurnya alias ngepas-ngepasin, nanti malu sendiri loh…… kejujuran antum dilihat oleh aswaja disini

  27. kok rame ya ????????????

    wahai orang-orang yg beriman, walaupun berbeda pendapat mbok ya jangan menyalahkan satu sama lain.
    malu tuh kalo di lihat umat nasrani/yahudi.

    apa kata agama lain tentang islam ?
    “LUCU YA ISLAM. DIBANGUN SENDIRI DIRUSAK SENDIRI”

  28. @berkelana

    “jangan ada dusta diantara kita”

    Siapa yang berani merusak Islam? antum jangan menuduh sembarangan, ane diskusi disini untuk mencari keyakinan aqidah. antum membaca komen ane #84? apakah ane kurang terbukanya atas diskusi ini?

    posisi antum dimana? antum muslim kah? hal ini seperti bahsul masail ala bloger untuk mencari pemahaman. adakah komentar ane yang menghujat dengan kata2 kotor?

    jikalau antum wahabi talafi tolong bantu si @muda sehingga saya menjadi penimba ilmu dari antum

    syukron

  29. sejarah yasinan dan tahlilan banyak mengislamkan orang dan suatu bentuk pemberantasan kemusyrikan dan banyak merubah isi maksiat menjadi islami sayangnya wahabi lebih melihat bungkus daripada isi karena tidak punya pengalaman berda’wah dinegri yang tak mudah dihadapi.wahabi lebih banyak teori daripada praktek tapi makan hasilnya yang perlu diingat yasin dan tahlil itu isi yang bukan karangan harinya boleh di baca sepanjang masa tidak kecuali 1.3,7 hari sejuta hari pun tak apa2

    1. Menurut saya sekte wahabi itu bukan berdakwah tapi hanya ngopeni orang yang sudah Islam dan cuma jadi biang kerok yang menimbulkan perpecahan dikalangan umat Islam.
      maklum saja biangnya wahabi “dinasti saud” kan masih keturunan yahudi dan sekte wahabi itu islam yg sudah bercampur dengan agama yahudi buktinya tauhidnya tauhid Trinitas alias tauhid tiga.

  30. bukti lain jika wahabi antek yahudi : wahabi menghancurkan hampir semua jejak kenabian , sementara jejak Yahudi ” benteng Khaibar ” dibiarkan berdiri megah dan dijaga ketat.

    sayang wahabiyyun otaknya cingkrang , gak bisa mikir ta`ashub dan fanatik buta telah mematikan hati dan Nurani mereka.

    1. Mas Ahmad Syahid, kebanyakan mereka telah salah mengambil rujukan atau pendapat. Mereka mengambil pemahaman ulama yang levelnya diragukan., baik level ilmu hadist, ilmu fikih dan tasawuf. jadinya hancur dah….. coba lihat dah… hampir rata semua merujuk kepamahaman ulama saudi. Jadinya mereka ibarat ‘katak dalam tempurung’. Gara-gara apa coba? tentu gara-gara berprasangka jelek terhadap ulama asy ari dan habib ahlul bait yang dianggapnya biang bidah. Na’udzubillah.

  31. Saya sangat setuju dg Mas Ahamad Syahid dan Mas Dianth, Mereka ibarat katak dalam tempurung gak mampu lihat kiri kanan yg ada di sekelilingnya. Yg diketahuinya cuma apa-apa yg ada di dalam tempurung Wahabisme-nya.

  32. wah sesepu ASWAJA Ummati da ngumpul nih,
    mengingat semakin gencarnya mereka melakukan dakwa talafi kalo ga mau dikatakan fitna anin Najdi di bumu walingo alias tanah jawa sepertinya perlu dilakukan perapatan barisan secara riil, yang mereka lakukan adalah sebagai berikut (CMIIW)
    1. media : mereka mencoba melakukan penguasaan media secara nyata, baik melalui cara konfensional (koran, majalah, tablod, jurnal jumat, radio dll), maupun internet (bloger, majalah internet, dll).
    2. mereka mencetak dai2 yang siap terjun kemedan dakwa, dengan menyerang masjid2 yang takmirnya kurang kuat aqida ASWAJA nya, sehingga mereka menguasai masjid tersebut.
    3. penyerangan pada dakwa pemerintahan, mereka mencoba menguasai departemen2 yang mereka gampang masuk (depag contohnya)
    4. pembuatan buku2 masalah agama, yang ini mereka sangat cerdas dan sepertinya dananya seperti buanyak sekali. pemalsuan2 juga mereka lakukan seperti pemalsuan buku2 klasik ulama2 islam yang mutabar.

    @all ASWAJA
    monggo silakan mengusulkan ide2 dakwa untuk membendung mereka, sehingga diskusi disini di ummati menjadi dakwah real. ane sekedar usul untuk memulai yaitu
    1. Ummati dengan file dowloadnya bisakah mendesain (lengkap mulai hal depan, penaggung jawab sampai isi) jurnal mingguan untuk Jumat selama 54 minggu, dengan begitu mudah di gandakan dan tinggal sebar.

    syukron

    1. wah semangat sekali super nova ini……. benar-benar super.

      Kalau menurut saya sih… salah satu yang bisa kita lakukan adalah turut memperbanyak situs-situs aswaja. Dan seharusnya situs-situs aswaja yang muncul di google duluan, bukan situs wahabi. Mereka punya persatuan bloger pendukung ajaran wahabi juga loh….. ternyata mereka sangat telaten….. bisa jadi mereka mempunyai dana.

      Ya saya harap apa yang telah mereka lakukan seperti yang super nova tulis dapat lebih dahulu kita lakukan. Semoga para pembela Aswaja yang berilmu segera turun gunung untuk turut menyebarkan paham aswaja.

      1. ane bukan bersemangat sekali tapi penyemangat ASWAJA supaya segera turun gunung dan bangun dari tidur agar tidak terulang kembali sejarah KARBALA. tapi ingat saya bukanlah syiah manapun, karena gelagat mereka jika kita amati sepertinya jika sudah menguasai seluruh nusantara yang tidak sepaham akan dibantai, sudah ada contoh yang berpendapat spt komen #264, #272 di artikel virus…. dan contoh keluarnya anggota LDII.

        ide antum boleh juga, semoga semakin banyak bloger2 ASWAJA. amiiien

    2. Maaf Mas Super Nova, secara teknis bisa dilakukan. tetapi prakteknya masih ada kendala disebabkan kesibukan cari nafkah. Tapi usulan antum sangat bagus dan sangat antusias sekali dalam da’wah ASWAJA. Mohon do’anya Mas, semoga di waktu yang akan datang bisa melakukannya tanpa direpotkan urusan cari nafkah.

      Untuk Blog Ummati ini saja, kami belum bisa secara rutin melakukan Update postingan. Sebab proses editing ternyata juga menyita banyak waktu. Yang jelas pengelolaan blog ini masih secara sambilan memanfaatkan waktu luang di tengan kesibukan urusan pekerjaan sehari-hari. Oleh karena itu kami tidak bisa sepanjang hari duduk memonitor blog Ummati kecuali jika ada waktu luang saja. Waktunya tidak tentu.

      Kami setuju dg Mas Dianth, bahwa ASWAJA perlu memperbanyak munculnya blogger-blogger yg handal untuk merebut peluang da’wah di Dunia Maya. Menurut hemat kami, Da’wah ASWAJA punya peluang bagus di dunia Maya/internet. Dimasa yang akan datang akan semakin banyak orang menggunakan internet untuk mencari segala informasi, termasuk mencari Islam yg benar.

      Jika dulu Wahabi menguasai dunia Maya, maka sekarang saatnya ASWAJA merebut peluang jadi pemenang. Maka kami himbau bagi yg punya waktu banyak, dan mengerti seluk beluk ajaran SWAJA, sebaiknya luangkanlah untuk memulai belajar jadi blogger ASWAJA. Dan alhamdulillah, kelihatannya sekarang terus bermunculan blogger-bloger baru ASWAJA. Semuanya bagus-bagus dan bermutu.

      Tantangan yg paling berat bagi seorang blogger adalah kejenuhan/rasa bosan. Ketika kita sedang blog-walking sering kita menemukan blog ASWAJA yg bagus tapi ternyata sudah tidak update setahun, dua tahun bahkan bertahun-tahun. Hal ini mungkin karena jadi blogger tidak ada upahnya, he he he…

      1. @admin

        ane naggapi alenia terkhir aje deh…… maklum newbi masalah bloging

        bisakah hal tersebut diatasi dengan membuat pengurus kecil-kecilan 2 sampai 4 orang sebagai admin terus mengundang pakar ahli jangan lebih dari 7 orang sebagai pemberi artikel sekaligus pembahas.

        disinikan ada mas @dianth, @ahmadsyahid, @abah asra @yudi oe @Jabir @gondong dll untuk membuat blog kroyokan…………….

        syukron

  33. islam itu agama yang indah dan mudah,tapi kenapa ajaran tradisi yang selalu memberatkan terus dipelihara dan dipertahankan…..

    1. @ bagus tidur
      Islam memang agama yang indah penuh kasih sayang dan toleran ke fihak2 yang gak sefaham dan sehaluan, tidak seperti agama Salafi Wahabi yang kaku merasa paling benar sendri, penuh kekerasan, penuh darah dan pembunuhan serta penuh dengan pemerkosaan ke pembantu rumah tangga karena wanita dianggap budak sebagai pemuas nafsu belaka.

  34. jangan melihat sejarah dengan katanya…….,telitilah dulu baru kamu akan melihat mana yang benar dan mana yang salah,
    jangan biarkan hawa nafsumu menggerogoti hatimu…..

  35. @admin ummati

    kenapa nama saya bagus tidur selalu diganti dengan bagus tidur doang….,apakah karena namanya sama dengan alm mantan presiden itu.
    makanya jangan hawa nafsu menggerogoti hatimu …..,dikit2 kalo kalo ga sepaham dengan ente langsung dibuang.
    nama asli saya ABDUL AZIZ ADDASUQI saya asli jawa dibesarkan dalam lingkungan NU dan perkampungan yang agamis,dulu ketika saya masih ikut2an dalam hal agama setiap malam jumat ba’da magrib ritual yasinan lanjut tahlilan setelah isya baca kitab albarzanji, ga tau kenapa mata selalu ngantuk tidur deh,makanya temen2 memanggilku bagus tidur.
    Alhamdulillah sekarang sudah tersadar ritual2 tersebut cuma tradisi yang ga ada contohnya dari nabi, yang dianjurkan nabi adalah membaca surat Al kahfi

    Ya Allah jadikanlah mereka semua tersadar dan jangan biarkan hawa nafsu mereka sebagai tuhan dihatinya,amin…..

    1. bagus tidur@

      Masih untung Nte bisa koment di blog ini. Kalau saya jadi Adminnya, orang kurang ngajar seperti Nte sudah saya lempar di tempat sampah!!!

      Untung Adminnya lapang dada, jadi masih bisa menampung Nte yg kurang ajar sebagai tamu di blog ini.

    2. @bagus tidur, kelihatan nih anda dikampung tidak pernah ngaji dan cuma ikut2an aja, sekarang saat dewasa baru ngaji dan terkena dotrin wahabi/salafi, jagi gini nih … wawasannya sempit banget.

  36. bagus tidur, antum kebakaran jenggot ya, he he he

    Kasihan pengikut sekte sesat ini, nggak sadar-sadar juga dari kesesatannya.

  37. Sudah biasa, Yasinan untuk orang mati dilakukan.
    Kalau ditanya kenapa kok harus yasinan?
    Mereka menjawab: Lha itu sudah di lakukan bapak2 kami (nenek moyang kami).
    Apakah mau diikuti jika nenek moyang kalian salah dan menjerumuskan kalian ke amalan neraka?
    Sungguh bodoh.

    1. cah ndesone pooll , sejak kapan membaca yasin menjerumuskan ke Neraka….? cah ndeso ente muslim bukan….? mbaca yasin kok neraka astaghfirullah al-adzim.

      1. Mas Syahid,
        ajaran Wahabisme yg diatasnamakan ajaran Islam telah merusak jiwa anak-anak muda macam Cah Ndeso poll ini. Luar biasa daya perusak dari ajaran Wahabisme sehingga anak-anak muda menjadi PEDE berbicara hal-hal sesat yg dianutnya. Mereka seakan-akan berbicara tentang kebenaran padahal itu kesesatan yg bisa menjerumuskan mereka ke jurang kemutadan/riddah.

        1. @ Jabir
          Ajaran Wahabi itu, memang bukan ajaran Islam yang sebenarnya tapi ajaran yang sudah terkontiminasi dengan ajaran yahudi dan nasrani, sebab wahabi membagi tauhid menjadi tiga alias Trinitas yang menyamakan Allah berbentuk seperti makhluk ciptaanNYA.

  38. coba aja lihat di masyarakat umum..
    Sebagian besar bilang====> amalan yasiinan untuk orang mati dilakukan karena mengikuti nenek moyangnya. “lha mbah-mbahe dhewe wis ngono le.., mengko malah kuwalat”
    Sungguh ironis masyarakat ini, berbuat tapi tidak tahu asal mulanya.. hukumnya gimana.
    jika dilakukan dpat pahala apa tidak?
    saya pernah mendengan perkataan Umar bin Khattab tentang mencium hajar aswat.
    “Demi Allah, aku benar-benar mengetahui bahwa engkau adalah batu yang tidak bisa memberi madharat maupun manfaat. Kalalulah aku tidak melihat Rasulullah SAW menciummu aku pun tidak akan melakukannya. “

    1. Cah Ndeso Poll@

      Tukang menghayal Nte, ndak ada orang yg ngomong begitu. Hanya Wahabi yg ngomong kaya gitu. Saya gak pernah dengar kecuali Nte yg ngomong, he

        1. Lha itu di atas buktinya hayalan Nte? Masih mau mengelak Nte, ayo mau mengelak kemana lagi? Faktanya tidak di masyarakat omongan seperti itu kecuali omongan Nte hasil dari hayalan Nte sendiri.

    2. @ cah ndeso poll, anda adalah pendusta yang hebat, sampai-sampai dalam comment anda mengatakan anda pernah mendengar perkataan Umar bin Khattab tentang mencium hajar aswat, ingat ! anda hidup jaman sekarang bukan dijaman Umar bin Khattab, anda hanya mengetahui bukan mendengar perkataan Umar bin Khattab dari kitab2, atau mungkin anda tidak pernah baca kitab karena anda hanya pintar copas atau taqlid pada ustadz anda, selanjutnya apa yang dikatakan ustadz anda itu anda telan mentah2 dan diungkapkan dalam forum ini, sungguh anda sosok yang sok tau dan sok pintar padahal kenyataannya ???

  39. aku adalah santri KH Abdul hamid Pasuruan (almarhum).
    selalu meneladani beliau. berlandaskan asas AHLUSSUNAH WAL JAMAAH berusaha meluruskan yg salah dgn akhlaq dan tawadlu’.

    syukron

  40. menurut saya, sebaik-baik diskusi di dunia maya masih lebih baik diskusi di dunia nyata.
    kita bukan robot yg diperbudak teknologi, kita adalah manusia ciptaan Allah yg lebih dari sekedar teknologi atau logika.

    tapi itu terserah antum semua, kan antum lebih pinter dari saya.
    Saya cuma manusia biasa yg penuh dosa.

    thanks

  41. @CNP
    Sepertinya ucapan anda berikut ini penuh dengan nafsu deh :
    1. saya pernah mendengan perkataan Umar bin Khattab tentang mencium hajar aswat.
    “Demi Allah, aku benar-benar mengetahui bahwa engkau adalah batu yang tidak bisa memberi madharat maupun manfaat. Kalalulah aku tidak melihat Rasulullah SAW menciummu aku pun tidak akan melakukannya. “
    2. Apakah mau diikuti jika nenek moyang kalian salah dan menjerumuskan kalian ke amalan neraka?
    Maukah Anda bersumpah Demi Allah bahwa kami yang baca yasinan malam Jum’at akan masuk neraka, jika tidak mengikuti paham Anda?

  42. ini sama artinya bagi wahabi membaca al-Qur’an di indonesia dilarang karena mengikuti nene moyang yang ga ada di jaman nabi

  43. TONG KOSONG NYARING BUNYINYA

    Sedikit ngerti ngaku udah paham
    Kerja sedikit maunya kelihatan
    Otak masih kaya ‘TK,
    Koq ngakunya Sarjana
    Ngomong-ngomongin orang
    Kaya udah jagoan…

    coda:
    Tonk kosong nyaring bunyinya
    Klentang-klentong kosong banyak bicara
    Oceh sana-sini ngak ada isi
    Otak udang ngomongnya sembarang

    Hak manusia ingin bicara
    Hak manusia ingin bernyanyi
    Kalau sumbang janganlah didengarkan
    Kalau merdu ikutlah bernyanyi

    Jangan ngelarang-larang
    Jangan banyak komentar
    Apalagi menghina

    Terserah mereka kalian atau saya
    Asal nggak ngelanggar hukum
    biarkan saja
    Tonk-tonk kosong mending pada diam
    Biar dunia tentukan pilihan

    Yang mana yang benar ….
    Yang mana yang baik …
    Dari pada elo jadi ….

    (by slank)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker