Teknologi

Konsep iPhone Dituduh Hasil Curian, Apple Digugat 131 Triliun

New York – Konsep iPhone dituduh hasil curian, Apple digugat 131 triliun Rupiah. Steve Jobs, Pendiri Apple, pernah mengatakan bahwa Apple “selalu tak punya rasa malu dalam urusan mencuri ide-ide hebat”.

Tapi, benarkah perusahaan IT raksasa tersebut juga mencuri konsep dari seorang pria asal Florida ini dalam menciptakan “alat pembaca elektronik” alias Electronic Reading Device (ERD)? Dan karena masalah curi mencuri ide inilah kini Apple digugat triliuan Rupiah.

Pria Florida itu bernama Thomas S. Ross, lantas menuntut Apple untuk membayar ganti rugi sebesar US$10 miliar (Rp 131,4 triliun) karena Apple dituding telah mencuri idenya terkait ERD yang dipatenkan pada 1992.

BACA :  Project Tango: Google dan Qualcomm Mewujudkan Smartphone 3D

Thomas S. Ross juga menuntut royalty sebesar 1,5 persen dari hasil penjualan alat-alat produk Apple di seluruh dunia yang dituding menggunakan konsepnya.

Desain yang masuk dalam aplikasi paten yang diajukan Thomas S. Ross pada 1992 mirip dengan sketsa iPhone yang diproduksi Apple saat ini. Di sinilah penyebab Apple digugat oleh yang merasa punya ide tersebut.

BACA :  Bus Bebas Macet, Angkut 1.200 Orang Lewat di Atas Kendaraan Lain
banner gif 160 600 b - Konsep iPhone Dituduh Hasil Curian, Apple Digugat 131 Triliun


491623 620 - Konsep iPhone Dituduh Hasil Curian, Apple Digugat 131 Triliun

Greg Joswiak, Wakil presiden Apple, menjelaskan pada peserta mengenai spesifikasi produk keluaran Apple terbaru iPhone SE di markas Apple, Cupertino, California, 21 Maret 2016. Apple resmi meluncurkan smartphone teranyar berjuluk “iPhone SE”, yang perpaduan antara iPhone 5S dan iPhone 6S. REUTERS/Stephen Lam


Dalam tuntutan Thomas S. Ross tersebut disebutkan bahwa sketsa teknis tersebut mencakup gabungan dari desain dan fungsi yang tak pernah ada sebelum tahun 1992.

BACA :  Ponsel Meizu M3 Note dengan Fingerprint dan Baterai Jumbo

Dlam tuntutan pria Florida itu juga menyebutkan bahwa bentuk dari alat-alat produk Apple (iPhone, iPod, iPad) diambil dari tampilan estetis desain tersebut.

Tuntutan Thomas S. Ross ini boleh dibilang ambisius, apalagi jika mengingat paten Ross telah dicabut pada 1995 oleh Kantor US Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat karena tak membayar biaya aplikasi yang disyaratkan.  (al/tc/mr)

 

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker