Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Timur Tengah

Konflik Arab Saudi VS Iran Berimbas ke Ibadah Haji

Konflik Arab Saudi VS Iran – Pada Musim Haji tahun 2016 ini warga Iran tak bisa melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji warga Iran terhalang oleh Konflik Arab Saudi VS Iran. Perebutan pengaruh dalam konflik Arab Saudi vs Iran berdampak gagalnya pelaksanaan Ibadah Haji bagi warga Iran.

Kedua negara itu saling melempar kritik dan tudingan soal siapa yang lebih mewakili sebagai negara Islam yang sebenarnya. Persaingan dalam konflik Arab Saudi VS Iran dalam berebut pengaruh di Timur Tengah berlanjut terus. Hingga akhirnya berimabas ke masalah penyelenggaraan ibadah haji warga Iran tahun ini.

Iran mulai melancarkan tudingan pada Senin lalu. Yakni ketika Pemimpin Spiritual Ayatullah Ali Khamenei menuding Arab Saudi. Telah sengaja membuat para jamaah haji tewas dalam ibadah haji tahun 2015 lalu. Khamenei menyerukan negara muslim. Untuk mempertimbangkan kembali Arab Saudi sebagai negara yang menjaga dua lokasi suci umat Islam, Makkah dan Madinah.

BACA JUGA:  Pengakuan Mossad Ungkap Hubungan Gelap Arab Saudi - Israel

Arab Saudi tak mau kalah sengit dalam konflik Arab Saudi VS Iran tersebut. Arab Saudi membalas tudingan itu kemarin lewat mufti agung Arab Saudi, Sheikh Abdulaziz Al Sheikh. Dia menyatakan para pemimpin Iran bukanlah muslim, seperti dilansir koran the New York Times, Rabu (7/9).

 

Ibadah Haji Rakyat Iran Terganggu Konflik Arab Saudi vs Iran - Konflik Arab Saudi VS Iran Berimbas ke Ibadah Haji
Konflik Arab Saudi VS Iran berimabas ke Ibadah Haji warga Iran. (foto:detik.com)

Konflik Arab Saudi VS Iran Cermin permusuhan antara Syiah dan Wahabi

Perseteruan dalam konflik Arab Saudi VS Iran semakin memperuncing pertikaian antara kedua negara tersebut. Negara Iran dengan mayoritas warganya menganut Islam berfaham Syiah. Dan kerajaan Arab Saudi yang warganya mayorityas mengikuti Islam berfaham Wahabi. Kedua negara berbeda faham agama ini juga berseberangan sikap dalam konflik di Yaman, Irak dan Suriah.

BACA JUGA:  Menagih Janji Arab Saudi Santuni Korban Crane Masjidil Haram

Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun lalu sedikitnya 2.400 jemaah tewas terinjak-injak. Termasuk di antaranya ratusan jamaah haji Iran. Namun pemerintah Saudi menyebut korban tewas ‘hanya’ 769 orang.

Hubungan diplomatik kedua negara juga terputus Januari lalu setelah warga Iran menyerang kedutaan Saudi. Warga Iran marah dan protes atas eksekusi ulama Syiah Sheikh Nimr al-Nimr.

Konflik Arab Saudi VS Iran mengakibatkan pembicaraan kedua negara mengalami kendala. Perundingan soal penyelenggaraan ibadah haji warga Iran pada musim haji tahun ini gagal mencapai kesepakatan. Alhasil, tahun ini tidak ada jamaah haji dari Iran di dua kota suci Makkah dan Madinah.

“Orang Saudi yang bengis mengurung korban luka dengan mayat di dalam kontainer. Bukannya memberi perawatan dan menolong mereka. Atau memberi minum korban yang kehausan. Mereka membunuh jemaah.” Kata Khamenei dalam situs websitenya mengingatkan tragedi Mina tahun 2015.

BACA JUGA:  Presiden Erdogan Tuntut 2000 Penghujatnya di Pengadilan

Khamenei juga menuding ibadah haji kini sudah menjadi semacam wisata rohani. Dan menyerukan agar dibentuk manajemen baru untuk menjaga dua tempat suci, Makkah dan Madinah.

Mufti Agung Saudi Sheikh Abdulaziz Al Sheikh menanggapi tudingan Khamenei dengan mengatakan tidak heran atas kritikan semacam itu.

“Maklum, mereka bukan muslim,” kata Sheikh Abdulaziz Al Sheikh seperti dikutip koran Saudi di Makkah. Mufti Saudi itu merujuk pada kaum Majusi yang kerap dianggap asal bangsa Iran. “Kebencian mereka terhadap muslim sudah sejak lama.” (merdeka.com)

Warga Iran yang akan melaksanakan ibadah haji tahun ini gagal. Mereka telah menjadi korban paling dirugikan dalam Konflik Arab Saudi VS Iran. Simpan

Simpan

Simpan

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker