Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita AS

Koalisi Pimpinan AS Telah Menewaskan 1.419 Warga Sipil

Koalisi pimpinan AS telah menewaskan 1.419 warga sipil di Irak dan Suriah, 50 kali lebih banyak dari jumlah kematian yang diakui oleh koalisi pimpinan AS….

 

Islam_Institute – Lebih dari 1.000 warga sipil telah tewas selama serangan udara oleh koalisi pimpinan AS di Irak dan Suriah selama 18 bulan terakhir, kata sebuah kelompok monitoring.

Menurut sebuah laporan yang dirilis oleh Airwars pada Rabu (9/03), diperkirakan sekitar 50 kali lebih banyak dari jumlah kematian yang diakui oleh koalisi pimpinan AS.

BACA JUGA:  Di Sinaloa, Meksiko, Ditemukan Tujuh Mayat Tanpa Kepala

“Aku merasa menjadi saksi tak berdaya atas 1.000 korban tak berdosa yang dibunuh oleh serangan udara koalisi di Irak dan Suriah selama 18 bulan terakhir”, kata analis Airways Latif Habib sebagaimana yang dilansir Sputnik.

Sebanyak 352 kejadian terkait serangan koalisi yang mengarah ke korban sipil dianalisis oleh kelompok yang berbasis di Inggris. Berdasarkan laporan publik yang kredibel dan telah dikonfirmasi ada sekitar 1004 sampai 1.419 warga sipil telah kehilangan nyawa mereka.

BACA JUGA:  Stephen Lendman: AS Ada Dibalik Perang Korea Selatan dan Korut

Hanya 16 insiden yang telah dikonfirmasi oleh Pentagon yang mengklaim 21 warga sipil tewas dalam peristiwa tersebut. Sejauh ini tak satu pun dari mitra koalisi AS yang  mengakui jatuhnya korban warga sipil, meskipun mereka telah mengambil bagian dalam 10.800 serangan di kedua negara selama kurun waktu 18 bulan.

Pada bulan Februari saja, ada 144 warga sipil yang dilaporkan tewas selama 22 serangan udara koalisi AS.

BACA JUGA:  Ramzan Kadyrov: Chechnya Berhasil Menyusup ke Sel-sel ISIS

AS meluncurkan serangan udara yang konon menarget ISIS di dalam wilayah Suriah pada bulan September 2014, tanpa otorisasi dari Damaskus atau PBB. Serangan serupa juga telah dilakukan di Irak sejak Juni 2014, meskipun tidak ada bukti konkrit keberhasilan dari serangan udara AS beserta koalisinya di kedua negara itu.  (AL/ARN)

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker