Inspirasi Islam

Klarifikasi Syi’ah Atas Klaim 17 Perbedaan Sunni – Syi’ah

Tulisan pertama adalah tulisan Habib Ahmad Zain al-Kaff, sedangkan di bagian kedua, yang ada di bawahnya adalah klarifikasi dari seorang penganut Syi’ah.

Perbedaan Sunni – Syi’ah sesungguhnya perbedaan khilafiyah, sama halnya dengan perbeedaan mazhab di dalam Ahlussunnah. Dalam satu Mazhab saja ada perbedaan, apalagi Syi’ah yang sering dianggap sebagai kelompok di luar Ahlussunnah. Perbedaan pemahaman itu wajar belaka jika kita mampu menyikapinya dengan tenang dan saling pengertian. Bukankah Gus Dur pernah mengatakan bahwa Ahlussunnah adalah Syi’ah tanpa Imamah, sedangkan Syi’ah adalah Ahlussunnah plus Imamah?

Berikut ini adalah tulisan Habib Ahmad Zain Al-Kaff yang mengandung fitnah besar di mata muslim Syi’ah. Menurut pengikut Syi’ah yang membantah tulisan Habib Ahmad Zain, bahwa Syi’ah sebenarnya sama dengan Ahlussunnah, cuma cara memahaminya bertendensi tertentu sehingga seakan-akan Syi’ah dan Sunni itu berbeda secara ushul, padahal tidak demikian.

Tulisan pertama adalah tulisan Habib Ahmad Zain al-Kaff, sedangkan di bagian kedua, yang ada di bawahnya adalah klarifikasi dari seorang penganut Syi’ah. Semoga bermanfaat….

 

17 PERBEDAAN SUNII (ASWAJA) DENGAN SYI’AH

Oleh: Habib Ahmad Zain Al Kaff ( Yayasan Albayyinat http://www.albayyinat.net/ )

Perbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzhab Syafi’i, hanya dalam masalah Furu’iyah saja. Sedang perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syi’ah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah), maka perbedaan-perbedaannya disamping dalam Furuu’ juga dalam Ushuul.

Rukun Iman mereka berbeda dengan rukun Iman kita, rukun Islamnya juga berbeda, begitu pula kitab-kitab hadistnya juga berbeda, bahkan sesuai pengakuan sebagian besar ulama-ulama Syiah, bahwa Al-Qur’an mereka juga berbeda dengan Al-Qur’an kita (Ahlussunnah).

Apabila ada dari ulama mereka yang pura-pura (taqiyah) mengatakan bahwa Al-Qur’annya sama, maka dalam menafsirkan ayat-ayatnya sangat berbeda dan berlainan. Sehingga tepatlah apabila ulama-ulama Ahlussunnah Waljamaah mengatakan : Bahwa Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) adalah satu agama tersendiri.

Melihat pentingnya persoalan tersebut, maka di bawah ini kami nukilkan sebagian dari perbedaan antara aqidah Ahlussunnah Waljamaah dengan aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah).

1. Rukun Islam

Rukun Islam Ahlussunnah kita ada 5:
1. Syahadatain
2. As-Sholah
3. As-Shoum
4. Az-Zakah
5. Al-Haj

Rukun Islam Syiah juga ada 5 tapi berbeda:
1. As-Sholah
2. As-Shoum
3. Az-Zakah
4. Al-Haj
5. Al wilayah

2. Rukun Iman

Rukun Iman Ahlussunnah ada enam:
1. Iman kepada Allah
2. Iman kepada Malaikat-malaikat Nya
3. Iman kepada Kitab-kitab Nya
4. Iman kepada Rasul Nya
5. Iman kepada Yaumil Akhir / hari kiamat
6. Iman kepada Qadar, baik-buruknya dari Allah.

Rukun Iman Syiah ada 5 :
1. At-Tauhid
2. An Nubuwwah
3. Al Imamah
4. Al Adlu
5. Al Ma’ad
3. Syahadat

3. Syahadat

Ahlussunnah mempunyai Dua kalimat syahada, yakni: “Asyhadu An La Ilaha Illallah wa Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullah”.

Syiah mempunyai tiga kalimat syahadat, disamping “Asyhadu an Laailaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah”, masih ditambah dengan menyebut dua belas imam-imam mereka.

4. Imamah

Ahlussunnah meyakini bahwa para imam tidak termasuk rukun iman. Adapun jumlah imam-imam Ahlussunnah tidak terbatas. Selalu timbul imam-imam, sampai hari kiamat.Karenanya membatasi imam-imam hanya dua belas (12) atau jumlah tertentu, tidak dibenarkan.
Syiah meyakini dua belas imam-imam mereka, dan termasuk rukun iman. Karenanya orang-orang yang tidak beriman kepada dua belas imam-imam mereka (seperti orang-orang Sunni), maka menurut ajaran Syiah dianggap kafir dan akan masuk neraka.

BACA :  Islam Hidup sebab Banyak Bid’ah Hasanah

5. Khulafaur Rasyidin

Ahlussunnah mengakui kepemimpinan khulafaurrosyidin adalah sah. Mereka adalah: a) Abu Bakar, b) Umar, c) Utsman, d) Ali radhiallahu anhum
Syiah tidak mengakui kepemimpinan tiga Khalifah pertama (Abu Bakar, Umar, Utsman), karena dianggap telah merampas kekhalifahan Ali bin Abi Thalib (padahal Imam Ali sendiri membai’at dan mengakui kekhalifahan mereka).

6. Kemaksuman Para Imam

Ahlussunnah berpendapat khalifah (imam) adalah manusia biasa, yang tidak mempunyai sifat Ma’shum. Mereka dapat saja berbuat salah, dosa dan lupa, karena sifat ma’shum, hanya dimiliki oleh para Nabi. Sedangkan kalangan syiah meyakini bahwa 12 imam mereka mempunyai sifat maksum dan bebas dari dosa.

7. Para Sahabat

Ahlussunnah melarang mencaci-maki para sahabat. Sedangkan Syiah mengangggap bahwa mencaci-maki para sahabat tidak apa-apa, bahkan berkeyakinan, bahwa para sahabat setelah Rasulullah SAW wafat, mereka menjadi murtad dan tinggal beberapa orang saja. Alasannya karena para sahabat membai’at Sayyidina Abu Bakar sebagai Khalifah.

8. Sayyidah Aisyah

Sayyidah Aisyah istri Rasulullah sangat dihormati dan dicintai oleh Ahlussunnah. Beliau adalah termasuk ummahatul Mu’minin. Syiah melaknat dan mencaci maki Sayyidah Aisyah, memfitnah bahkan mengkafirkan beliau.

9. Kitab-kitab hadits

Kitab-kitab hadits yang dipakai sandaran dan rujukan Ahlussunnah adalah Kutubussittah : Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Sunan At-Tirmidz, Sunan Ibnu Majah dan Sunan An-Nasa’i. (kitab-kitab tersebut beredar dimana-mana dan dibaca oleh kaum Muslimin sedunia).
Kitab-kitab hadits Syiah hanya ada empat : a) Al Kaafi, b) Al Istibshor, c) Man Laa Yah Dhuruhu Al Faqih, dan d) Att Tahdziib. (Kitab-kitab tersebut tidak beredar, sebab kebohongannya takut diketahui oleh pengikut-pengikut Syiah).

10. Al-Qur’an

Menurut Ahlussunnah Al-Qur’an tetap orisinil dan tidak pernah berubah atau diubah. Sedangkan syiah menganggap bahwa Al-Quran yang ada sekarang ini tidak orisinil. Sudah dirubah oleh para sahabat (dikurangi dan ditambah).

11. Surga

Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang taat kepada Allah dan Rasul Nya. dan Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak taat kepada Allah dan Rasul Nya. Menurut Syiah, surga hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang cinta kepada Imam Ali, walaupun orang tersebut tidak taat kepada Rasulullah. Dan neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang memusuhi Imam Ali, walaupun orang tersebut taat kepada Rasulullah.

12. Raj’ah

Aqidah raj’ah tidak ada dalam ajaran Ahlussunnah. Raj’ah ialah besok di akhir zaman sebelum kiamat, manusia akan hidup kembali. Dimana saat itu Ahlul Bait akan balas dendam kepada musuh-musuhnya.

banner gif 160 600 b - Klarifikasi Syi'ah Atas Klaim 17 Perbedaan Sunni - Syi'ah

Raj’ah adalah salah satu aqidah Syiah, dimana diceritakan bahwa nanti diakhir zaman, Imam Mahdi akan keluar dari persembunyiannya. Kemudian dia pergi ke Madinah untuk membangunkan Rasulullah, Imam Ali, Siti Fatimah serta Ahlul Bait yang lain. Setelah mereka semuanya bai’at kepadanya, diapun selanjutnya membangunkan Abu Bakar, Umar, Aisyah. Kemudian ketiga orang tersebut disiksa dan disalib, sampai mati seterusnya diulang-ulang sampai ribuan kali, sebagai balasan atas perbuatan jahat mereka kepada Ahlul Bait.

BACA :  Ustadz Abu Hamzah Senior Salafi Wahabi VS Mahasiswa

Orang Syiah mempunyai Imam Mahdi sendiri, yang berlainan dengan Imam Mahdi yang diyakini oleh Ahlussunnah, yang akan membawa keadilan dan kedamaian.

13. Mut’ah

Mut’ah (kawin kontrak), sama dengan perbuatan zina dan hukumnya haram. Sementara Syiah sangat dianjurkan mut’ah dan hukumnya halal. Halalnya Mut’ah ini dipakai oleh golongan Syiah untuk mempengaruhi para pemuda agar masuk Syiah. Padahal haramnya Mut’ah juga berlaku di zaman Khalifah Ali bin Abi Thalib.

14. Khamr

Khamer (arak) najis menurut Ahlussunnah. Menurut Syiah, khamer itu suci.

15. Air Bekas Istinjak

Air yang telah dipakai istinja’ (cebok) dianggap tidak suci, menurut ahlussunnah (sesuai dengan perincian yang ada). Menurut Syiah air yang telah dipakai istinja’ (cebok) dianggap suci dan mensucikan.

16. Sendekap

Diwaktu shalat meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri hukumnya sunnah. Menurut Syiah meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri sewaktu shalat dapat membatalkan shalat. (jadi shalatnya bangsa Indonesia yang diajarkan Wali Songo oleh orang-orang Syiah dihukum tidak sah dan batal, sebab meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri).

17. Amin Sesudah Fatihah

Mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalat adalah sunnah. Menurut Syiah mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalat dianggap tidak sah dan batal shalatnya. (Jadi shalatnya Muslimin di seluruh dunia dianggap tidak sah, karena mengucapkan Amin dalam shalatnya).
Demikian telah kami nukilkan beberapa perbedaan antara aqidah Ahlussunnah Waljamaah dan aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah). Harapan kami semoga pembaca dapat memahami benar-benar perbedaan-perbedaan tersebut. Selanjutnya pembaca yang mengambil keputusan (sikap).

(Oleh: Habib Ahmad Zain Al Kaff )

 

 

Habib Umar bin Hafidz, Seorang Imam Ahlussunnah (Tarim Yaman), Sedang Silaturrahmi dengan para Ustadz Sunni dan Syi’ah.

 

 

Klarifikasi Muslim Syiah atas Tulisan Habib Ahmad Zain Al Kaff

Assalamu a’laikum Wr Wb…

Shalawat dan salam semoga tercurah untuk Nabi Muahammad SAW dan Keluarganya…

Saya tidak layak mewakili/menyandang pengikut Syi’ah karena ketidak pantasan saya, tapi berusaha menjadi pengikut Syi’ah itsna Asyari (12 Imam); dan perlu anda ketahui bahwa Hb Zein ini salah satu provokator penyerangan pengikut Syi’ah di sampang madura. polisi tidak menangkapnya mungkin karena dia seorang Habib (dzuriyah Rosul/yang juga saya hormati (sayangi) juga berpengaruh di Jatim… semua tulisan nya pun provokatif (fitnah).

1. Rukun Islam & Rukun Iman

Di kami memang tdk tertulis seperti di SUNNI tp dikami ada USHULUDIN (Tauhid, Adalah, Nubuwah, Imamah, Ma’ad), yg penguraiannya akan mengikat rukun Iman & Islam di SUNNI (tdk bertentangan bahkan terurai secara argumentatif)

2. Syahadat

Syahadat kami sama dgn SUNNI, disunahkan (tdk wajib) menambah wa Ali wali Allah… bkn ke 12 Imam disebutkan (di lebih-lebihkan).

3. Imam

Syi’ah 12 Imam mengakui ke 12 Imam syi’ah maksum (juriyah Rosiullah sampai ke Imam Mahdi/ke 12), tp syiah Zaidiyah atau yg lain tdk… tp tdk membatalkan kemukminan seseoran apalagi muslimnya, begitu sikap kami thd SUNNI..

BACA :  Membaca Al-Quran di Kuburan Itu Tidak Haram, Tidak Bid'ah

4.5.6. Kulafaur Rasyidin % kemaksuman….

sesuai dg no 3, maka khalifah adlah orang-orang yg terbaik yg menyandangnya (ke 12 Imam) krn ini jg kami sering disebut Syiah (pengikut) 12 Imam, perllu pembanding jg di rukun Iman & Islam SUNI tdk ada kewajiban mengakui kulafaur rasyidin (sehingga ini tsk membatalkan ke Islaman seseorang) benar? jg do’a Nabi Ibrahim di Alqur’an utk menjadikan kuturan nya Imam di muka bumi dan Allah mengabulkan… kemaksuman Alqur’an 33:33 tlg dibaca tafsir Mizan… maaf bkn kapasitas saya menafsirkannya

7. Para Sahabat
Fatwa Sayyid Ali Khamenei sdh jelas ‘mengharamkan semua mukalitnya melaknat siapaun yg dimuliakan oleh magzhab lain)…

8. Sayyidah Aisyah…

memang ada -perang antara Imam Ali dengan Sayyidah Aisyah (shifin), sesuai no 7…

9. Hadits

Kami memakai jg hadist bukhori, muslim dll dgn prinsip tdk bertentangan dg hadits yg diriwayatkan Keluarga Nabi, di syi’ah byk hadits yg blm mendapat label dhoif atau mutawatir shg byk yg msh dlm proses (biharul anwar) mgkn ini yg dianggap di sembunyikan..

10. Alqur’an

(INI FITNAH BESAR)
Saya pakai Alqur’an dept Agama jg Syammil (krn enak dibacanya setiap halaman pas batas ayat tdk berseberangan)

11. Surga

surga punya semua Mukmin yg di ridhoi Allah… bahkan di Syi’ah ada argument yg mengatakan jika seorang kafir tp krn tdk sampai informasi Islam kpd nya maka dapat maghfiroh Allah… misal dipedalam irianjaya atau hutam amazon…

12. Raj’ah

Ada 2 pendapat di syi’ah :

1. semua karaakter manusia terburuk dan terbaik akan muncul di akhir jaman dan keadilan akan ditegakkan.

2. bukan hanya karakternya tp jg orangnya…
tp dalil 1 yg lebih byk meyakininya..

13. Mut’ah

tdk haram jk seseorang merasa perlu/penting boleh melakukannya, sgt tdk dianjurkan jika seseorang ingin suluk … dan tetap dikalangan umu dianggap TABU.
setahu saya Qurais Shihab jg tdk mengharamkannya…

14.15. Khamr, air istinja

(INI FITNAH BESAR)
Fiqih syi’ah Bukan hanya Najis dan haram diminum, jg jk kita belanja sesuatu di tempat yg menjual khamr kembaliannya pun haram di makan…
hukum air lbh ketat (mutanajis dll)dari Sunni, bahkan air yg memakai listrik tp listrik mencuri dri pln haram diminum apalagi utk Wudhu

16. Sedekap

Imam Maliki jg tdk sedekap sama dgn syi’ah….. (saya tdk mengusai ushul fiqh) tlg lihat hukum Imam maliki dn referensi ulama Syi’ah.

17. Amin

Di Syiah (sesuasi dengan masing-masing imam yang diikuti) dilarang mengeluarkan kata-kata yang bukan bagian dari surat. Kecuali ketika do’a….

Demi Allah yang saya tulis apa adanya sesuai kemampuan pemahaman saya ….

DENGAN SANGAT MENGHORMATI DZURIYAH NABI (SYI’AH JUGA DISEBUT MAZHAB AHLUL BAIT ATAU JUGA GERAKAN SAYYID) MOHON ANTUM SEMUA MENILAI BAIK-BAIK TUJUAN JAHAT HABIB INI (Habib Ahmad Zain Al Kaff) .…

“SEMOGA UKHUWA ISLAM TETAP TERJAGA DAN ALLAH MENGHANCURKAN SEMUA ORANG YANG BERUSAHA MERUSAKNYA”

Wasalamua’laikum Wr Wb

 

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker