Inspirasi Islam

Kisah Taubatnya Salafy Tobat

Kisah Taubatnya Salafy Tobat

abu salman, on February 7, 2009 at 1:04 pmsaid:

saya mau tanya? apakah anda benar pernah ikut salafy? mengapa keluar? karena tobat? atau karena pendapat anda tidak dipakai oleh yang lain?sehingga akhirnya anda “purik” dan membuat blog ini? saya cuma tanya, tidak usah emosi…..semoga Alloh menunjuki kita jalan yang lurus…amin
mosque - Kisah Taubatnya Salafy Tobat

Jawaban admin Salafy Tobat :
1. maaf saya bukan keluar dari salafy tapi keluar dari AGAMA WAHABY LAKNATULLAH.
wahaby bukanlah salafy….

2. alasan saya keluar?
karena saya mengecek di kitab ahlusunnah yang asli dan tidak hanya taklid dengan artikel atau ocehan ustaz wahaby. Khususnya di bidang ta’wil ayat mutasyabihat. Coba ande cek di kitab tafsir mu’tabar apakah dalam kitab itu mengambil makna dhahir lafadz istiwa, yadd (tangan), wajh (wajah), nur (cahaya) dsb….

banner 2 2 - Kisah Taubatnya Salafy Tobat

saya sarankan anda membeli kitab asli (bahasa arab ) tafsir jalalain, ibnu katsir, qurtubi, annasafi, …beli dulu kitabnya kemudian klo anda tidak bisa baca, minta diartikan tiap katanya oleh ustadz yang mahir ‘arabiyah.

Ahlusunnah menta’wil ayat mutasyabihat

Ta’wil bererti menjauhkan makna dari segi zahirnya kepada makna yang lebih layak bagi Allah, ini kerana zahir makna nas al-Mutasyabihat tersebut mempunyai unsur jelas persamaan Allah dengan makhluk. Dalil melakukan ta’wil ayat dan hadis mutasyabihat:

Rasulullah berdoa kepada Ibnu Abbas dengan doa: J لكتا يل تأ لحكمة لهم علمه – ل
Maknanya: “Ya Allah alimkanlah dia hikmah dan takwil Al quran” H.R Ibnu Majah. (Sebahagian ulamak salaf termasuk Ibnu Abbas
mentakwil ayat-ayat mutasyabihah)

Ta’wilan pula ada dua,
Pertama: Ta’wilan Ijmaliyy iaitu ta’wilan yang dilakukan secara umum dengan menafikan makna zahir nas al-Mutasyabihat tanpa diperincikan maknanya.

sebagai contoh perkataan istawa dikatakan istawa yang layak bagi Allah dan waktu yang sama dinafikan zahir makna istawa kerana zahirnya bererti duduk dan bertempat, Allah mahasuci dari bersifat duduk dan bertempat.

Manakala kedua adalah: Ta’wilan Tafsiliyy iaitu ta’wilan yang menafikan makna zahir nas tersebut kemudian meletakkan makna yang layak bagi Allah.

seperti istawa bagi Allah bererti Maha Berkuasa kerana Allah sendiri sifatkan dirinya sebagai Maha Berkuasa.

 

sumber : http://salafytobat.wordpress.com/konsultasi/

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

90 thoughts on “Kisah Taubatnya Salafy Tobat”

  1. oh ya, dibyochemeng malingsia ya? jawaban pertanyaan dari Abu Salman mneyatakan bahwa dia tidak keluar dari salafy, tapi judul blog-nya KENAPA SAYA KELUAR DARI SALAFY bla..bla..bla??? tidak konsisten nih dibyo..

  2. beruntun nih nanya… menurut salafytobat, BID’AH itu yang seperti apa? mengenai hadits yang menyatakan setiap bid’ah itu sesat dan kesesatan itu tempatnya di neraka.. gimana? nah orang yang ngaku AHLUSSUNNAH anehnya kok mengakui bahwa ada bid’ah hasanah, ada bidah ini ada bid’ah itu.. anehnya lagi setelah membuat pengelompokan seperti itu, giliran di bilang melakukan bid’ah malah marah.. aneh?? kan mereka sendiri yang bilang itu bid’ah hasanah.. tapi kenapa marah?? kan sebelum ada kata hasanah, didepannya ada kata BID’AH?? sumpah,, aneh banget!!

    1. numpang jawab
      orang awam :beruntun nih nanya… menurut salafytobat, BID’AH itu yang seperti apa? mengenai hadits yang menyatakan setiap bid’ah itu sesat dan kesesatan itu tempatnya di neraka.. gimana? memahami soal bid`ah harus komprehensif semua dalil yang berkaitan dengan bid`ah dibaca ditelaah difahami jgn dimakan mentah mentah,jika semua hadist yg berkaitan dengan bid`ah dipelajari akan munculah pembagian bidah. nah orang yang ngaku AHLUSSUNNAH anehnya kok mengakui bahwa ada bid’ah hasanah, ada bidah ini ada bid’ah itu.. anehnya lagi setelah membuat pengelompokan seperti itu, giliran di bilang melakukan bid’ah malah marah.. aneh?? ” marah karena dikatakan bid`ah dolalah atau sesat” kan mereka sendiri yang bilang itu bid’ah hasanah.. tapi kenapa marah?? kan sebelum ada kata hasanah, didepannya ada kata BID’AH?? sumpah,, aneh banget!! ya kalo cuma dikatakan bid`ah doang ga ada masalah, tapi kalau bid`ah selalu sesat ini salah kaprah

    2. mas Dibyo bukan pengecut, ada kisah menarik
      MANTAN KYAI NU YAITU AFROHI ABDUL GHONI bertobat dari NU ke Salafiwahabi. Orang2 NU penasaran lalu croscek ke Pondok pesantren nya Afrohi Abdul Ghoni mantan kyai NU.
      Survei membuktikan /Fakta dibalik Berita.

      maklum karena mantan kyai NU santrinya belum banyak .
      Tim NU datang ke Pondok pesantren, kaget tim NU ini pondok pesantren kok santrinya cuma satu dua orang. rupa2nya tim NU ini maklum karena baru Mantan Kyai NU.

      kebetulan pak yai mantan NU ini katanya Pergi begitu santrinya menjawab. ditunggu berjam2 tak juga nongol mantan kyai ini.penasaran tim NU ini kemudian tanya ke tetangga sebelah. tetangga menjawab TADI AKU DENGAR BATUK2 PAK MANTAN KYAI NU ITU.

      Tim NU lebih penasaran lagi, dan bertanya lagi kira2 begini Pak mantan kyai ada. OO.. belum datang.

      dibenak tim NU ini mungkin:
      JANGAN2 MANTAN KYAI NU INI (PAK AFROHI ABDULGHONI) PENGECUT SEPERTI TEMAN2NYA.

      dan survei juga membuktikan AFROHI ABDUL GHONI INI TERNYATA BUKAN MANTAN KYAI NU . JANGANKAN KYAI WONG WAKTU MONDOK DIPONDOK DEKAT RUMAHNYA SAJA TERGOLONG SANTRI YG TDK PANDAI.

      INILAH PENGECUT SEJATI :
      – sampai sekarang tak berani bertemu dg tim NU
      – bukan orang NU klo mondok dipondok NU memang pernah tapi tak pandai.
      – ternyata WAHABI TULEN dg ciri2 ngaji dg sanad terjemahan

  3. ada kasus..
    A, seorang muslim seumur hidup tidak pernah menjalankan ibadah (dari sholat sampai naik haji ngga pernah), kelakuannya jelek, koruptor, suka membunuh, berzina dan minum khamar.. & meninggal, lalu ada orang yang terus menerus membacakan surat Yasin di kuburannya & menghadiahkan pahalanya untuk si A.. bagaimana??
    apabila mendapatkan kebaikan dari yg bukan diusahakannya sendiri, dimana keadilan?

    1. kalau Alloh berkehendak ????? apa yang bisa nt lakuiun ???? mau nentang Alloh…..@ wahab….jangan ngandelin akal aja ya….ngga semua urusan agama bs dicerna dgn akal landasannya IMAN kita …..salam

  4. Perlu adanya penelitian berapa orang yg telah belajar Kitab Kuning, pandai membaca tulisan arab gundul, lulusan pesantren, bermadzhab Syafei yang tersesat ke Salafy, dan berapa orang yg bertobat seperti Salafy Tobat ini.
    Beberapa orang yg saya kenal hingga saat ini tersesat dan semakin jauh tersesat, tapi bukan main salehnya, zuhudnya, waranya, tidak pernah mengeluarkan kata-kata kasar apalagi menuduh orang yg berlainan pandangan dengan dia salah dalam beragama. Dia hanya mengemukakan dan berdawah tentang bagaimana seorang muslim yg baik yg harus masuk islam secara kaffah berdasar Qur’an dan Hadits untuk mencapai ridho dan rahmat Allah.

  5. QULLU BID’ATUN DHALALAH ( tanpa terkecuali )

    Golongan ahlul bidah memakai penafsiran yg kurang memahami dalam hadits ini:

    “Barangsiapa membuat Sunnah (Kebiasaan/Tradisi) yang baik, kemudian perbuatan itu diikuti, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya, tanpa sedikitpun mengurangi pahala mereka”.
    Sayang mereka golongan ahlul bidah hanya membawakan dalil hadits ini sampai disini saja, padahal kelanjutannya adalah:
    “Barangsiapa membuat Sunnah (Kebiasaan/Tradisi) yang buruk, kemudian perbuatan itu diikuti, maka baginya dosanya dan dosa orang yang mengikutinya, tanpa sedikit pun mengurangi dosa mereka.”
    Justru dalil inilah yg mengisyaratkan adanya BIDAH DUNIA!!!
    Mana mungkin dalam agama ada Sunnah (Kebiasaan/Tradisi) yg buruk??
    Dan tentu saja Sunnah (Kebiasaan/Tradisi) yg baik adalah yg sudah ada tuntunannya dalam Islam dan tetap berpegang pada kaidah norma Islam itu sendiri!!
    Sebagai catatan bahwa hadits ini adalah saat Rasulullah SAW melihat adanya banyak orang yg bersedekah dan Beliau SAW sangat senang sekali. Dan juga yg harus diperhatikan bahwa sedekah adalah lebih bersifat hubungan antar sesama manusia!!!
    Silahkan saja bagi sesuka hati untuk menjadikan bidah dalam dunia menjadi beberapa bagian, seperti Bidah wajib, bidah sunnah, bidah makruh, bidah haram!!
    Tapii jangan sekali2 membagi bidah agama menjadi bidah hasanah, dlsb karena SETIAP BIDAH YG MENYANDARKAN PERBUATANNYA PADA SYARIAT AGAMA adalah sesat!!!!
    Dan kami ucapkan Syukran Kastir. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
    dan kami tunggu tanggapannya, mudah-2an bermanfaat
    Hidayat

    1. menanggapi kang hidayat ini wah kayanya pinter tapi jumud, dan tentunya anda ini anak cucu kh ahmad dahlan terus muhammad abduh, alafghani sampai syeh besar anda ibnu taimiah.

      apakah anda berani membid’ah kan Khalifah Umar ra yg sholat tarawih 20 rekaat, khalifah utsman ra yg melakukan azan jumat 2x , ibnu taimiah yg membolehkan amalan yg disampaikan kepada si mayit adalah baik. ITU SEMUA MENURUT PEMAHAMAN ANDA ADALAH BID’AH TDK ADA SANDARAN PD SYARIAT AGAMA .KRN ROSUL SAW TDK MELAKUKANYA.

      TOLONG BUNG KLO ANDA SESAT JG MENYESATKAN ORANG. INGAT BUNG SAHABAT UTAMA ROSUL SAW SPT UMAR RA , UTSMAN RA oleh ROSUL saw DISABDAKAN TERMASUK ORANG YG DIJAMIN MASUK SURGA. MANA MUNGKIN MELAKUKAN BIDAH SEPERTI PEMAHAMAN ANDA.

      COBA TOLONG GUNAKAN PIKIRAN WARAS ANDA, APAKAH KH AHMAD DAHLAN, SETERUSNYA SMP IBNU TAIMIAH DIJAMIN MASUK SURGA. TIDAK APALAGI ANDA YG DUNGU ITU YG SUKA BERKATA : BIDAH SESAT.

      KLO NGAJI JG DG KITAB PALSU DAN SUDAH MENJADI RAHASIA UMUM BAHWA DIANTAR YG MENISBAHKAN MEREKA SALAFIYUN SANGAT GEMAR MEMALSU KITAB

      MUSYAF ALQURAN SEPERTI YG ANDA PEGANG ADALAH HASIL BID’AH KRN NABI TAK PERINTAHKAN . DAN MUNGKIN ANDA MAKAN UANG BANK ITU JUGA BID’AH.

      semoga anda mendapat hidayah.

  6. hidayat @

    Wah, komentar antum panjang amat sih? Kalau diprint bisa jadi 50 halaman folio, apa gak bikin keder pembaca atau dirimu sendiri? Jadi maaf terpaksa dipotong tanpa menghilangkan maksud antum berkomentar di sini. Lain kali kalau komentar tidak usah kepanjangan, pertama bikin bingung gemana menanggapinya, kedua kasihan yang menanggapinya capek ngetiknya. Kalau antum sih enak tinggal Copas beres. Antum Paham nggaknya ya wallahu a’lam deh.

    Teman-teman Aswaja yang ada waktu silahkan kalau mau menanggapi….

  7. 50 halaman ? bikin buku aja nt yat , tapi kaya nya ga laku soalnya nulis Kullu aja masih salah sih apalagi mahaminnya ?
    Faham NT wahabi atau Salafi yat ? tapi sama aja sih Wahabi/Salafi ngajarin Tauhid dibagi Tiga itu Bid`ah sesat yat, coba nt cari dalilnya dalam Hadist yang mana Rosulallah SAW mengajarkan Tauhid ada tiga , jadi lucu Nt Bilang Bid`ah sementara NT semndiri ga ngerti apa itu Bid`ah sampe-sampe NT sendiri melakukan Bid`ah terbesar dalam Hal Pokok lagi Prinsip AQidah, NT jawab dulu yat yah , bawain dalil ga apa -apa yang dhaif juga yang melegalkan pembagian Tauhid jadi tiga.
    aku tunggu loh jawabannya ?

  8. ?????? ?????..

    saya telah cros cex, telah melihat dengan mata kepala saya sendiri..gedung pon-pes daruss’adah yang telah membuat seorang Dibyo Chemeng/ Abu haidar beliu tobat dari faham wahabi, kebetulan antara rumah saya dan pondok beliu hanya di tempuh sekitar 1 jam.

    sebuah pondok pesantren kecil di ujung aspal tapi telah melahirkan seorang santri yang istiqomah dalam berda’wah, menegakan panji-panji islam dengan metode da’wahnya yang membuat geger dunia maya ini dan membuat salafy wahaby kelabakan.

    insya alloh bersambung…

    1. saliq @

      Wah, keren Mas saliq dah nyampai sana ya?

      *****************************

      hidayat @

      Ente yang sesungguhnya ahli bid’ah, itu sudah jelas!

      Coba ente sebutin dalil yang mendasari pembagian Bid’ah menjadi bid’ah Dunia! Wahabi emang ngawurnya selangit deh. Kalau ada bid’ah dunia harus ada bid’ah akhirat dong? Kan kebalikan dunia itu akhirat, terus dari mana asal usulnya kok wahabi membagi bid’ah dunia dan bid’ah agama? Dalilnya mana, coba sebutin boleh dari hadits, boleh atsar atau qoul Ulama Mu’tabar kalau ada. Ente cari di kitab sampai mata ente belekan nggak bakalan ketemu, kecuali di kitabnya Syaikh Albani!!! Emangnya syaikh Albani masuk dalam daftar Ulama Mu’tabar? Tidak, dia adalah Syaikh Wahabi yang kredibilitasnya mulai pudar di kalangan Wahabi sendiri. Ini karena di akhir hayat beliau ada isu taubatnya dari kesesatan Wahabi. Apalagi di kalangan ulama Ahlussunnah Waljama’ah, beliau nggak masuk daftar!

      Sadarlah, mikirlah, biar ente bisa menyadari dirimu yang sesungguhnya ahli bid’ah! Simak itu tanggapan Mas Syahid, Wahabi membagi tauhid jadi tiga. Emangnya nggak ada ulama Wahabi yang mumpuni ilmunya kok membagi tauhid menjadi tiga, tauhid uluhiyah, asma’iyah washifatiyah, rububiyah? Welleh, welleh…, ngawurnya persis Yahudi dalam rekayasa aqidahnya???!

  9. AssWW.
    Manu nanya Mas.
    Katanya paham yang dipakai ditanah Saudi adalah paham Wahabi. Gimana nih kalau kita beribadah hajji. Otomatis kita bermakmumkan kepada kelompok Wahabi. Apalagi saat Saya berangkat tahun 2002, pemerintah Saudi memperbolehkan kita miqat dan berpakaian ihram mulai di Jeddah dan melarang miqat di Yalamlam ( di atas pesawat ).
    Gimana nih, katanya Hajji yang seperti itu tidak sah. Apakah harus diulang atau ada ibadah lain yang sesuai Nash Al-Qur’an dan Hadist yang Sahih sebagai denda/dam. Dan bisakah kita menuntut Pemerintah RI dan MUI yang saat itu memaksa kita untuk ingkar sunnah. Atas petunjuk dan arahannya kami ucapkan terima kasih.
    Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

  10. mas sahur, memang benar Faham wahabi/salafi adalah faham resmi negara saudi dan satu-satunya faham yang boleh hidup disana yang laen dibrangus habis,itulah Wahabi/salafi nentuin Miqot seenak perutnya aja, padahal yang namanya Ibadah mahdloh itu bersifat Tauqiifi (terikat dengan ketentuan ) tidak boleh bergeser sedikitpun,dan ini merupakan tambahan bukti bahwa wahabi/Salafi adalah Ahli Bid`ah Dolalah yang sesungguhnya, (maling teriak maling).

    soal keabsahan ibadah Haji yang antum laksanakan saya merasa tidak berkompeten menjawab masalah itu, saya hanya tahu Rosulallah SAW bersabda : yang kurang lebih artinya ” Ambillah dariku manasik Haji Kalian” dan Rosulallah SAW sudah menyampaikan Manasik Hajj dengan sempurna tanpa ada yang tertinggal satupun termasuk batasan Miqot.

    maaf saya ikut sharing.

      1. br. miqot itu ada dua Zamani dan makani , miqot makani ada lima , semuanya berdasarkan Hadist-hadist Shahih , silahkan cek al-Bukhori 1452 , Muslim 1181 , abu daud 1738 , an-nasai 123/5 dll , sangat disayangkan jika Wahabi melarang jama`ah haji mengambil miqot dari yalamlam padahal miqot itu sudah ditentukan oleh Rosulallah SAW.

  11. @Kacung,hidayat
    Kepada kaum-kaum wahabi ane tantangin elu semuanya datangin tuh pondoknya dibyochemeng Ponpes darussa’adah bawa ustad2 enta pade yang jidatnya paling hitam.jenggotnya pling gondrong and celananya paling gantung ente datangin tuh,jd kalo ente bisa bikin tobat satu pondok bukannya islam menurut ente bisa aman dari kaum bidah tul gak!coba aje kalo berani

  12. @hidayat, 6 Desember 2010 pukul 3:08 pm

    kata ente :
    Sayang mereka golongan ahlul bidah hanya membawakan dalil hadits ini sampai disini saja, padahal kelanjutannya adalah:
    “Barangsiapa membuat Sunnah (Kebiasaan/Tradisi) yang buruk, kemudian perbuatan itu diikuti, maka baginya dosanya dan dosa orang yang mengikutinya, tanpa sedikit pun mengurangi dosa mereka.”
    Justru dalil inilah yg mengisyaratkan adanya BIDAH DUNIA!!!
    Mana mungkin dalam agama ada Sunnah (Kebiasaan/Tradisi) yg buruk??
    Dan tentu saja Sunnah (Kebiasaan/Tradisi) yg baik adalah yg sudah ada tuntunannya dalam Islam dan tetap berpegang pada kaidah norma Islam itu sendiri!!
    =================================================================
    jadi bid’ah dunia itu kebiasaan buruk ya? berdosa yang melakukannya dan mendapat dosa dari orang yang mengikutinya.. gitu ? he..he..
    kalo kita naik mobil, kita dapet dosa…
    kalo kita ngajarin orang naik mobil, orang tersebut juga dosa, dan kita juga dapet dosa setiap orang tersebut nyupir mobil… he..he.. aneh….
    segala aspek kehidupan dunia dimasukin ke dalam bid’ah dunia, yang kalo dilakukan akan berdosa,kalo gitu ya ga usah hidup aja dari pada nambah dosa….
    mau pake kemeja, takut dosa… nanti diikuti sama anaknya, nambah dosa…
    mau mandi, pake gayung, dosa … ngegayungnya pelan2, takut diikutin sama anaknya…anaknya ga pada pake baju… karena ga diajarin sama bapaknya… anaknya ga mandi karena ga diajarin sama bapaknya,…
    makanya wahabi maunya bunuh diri… karena hidup di dunia itu nambah dosa, tapi anehnya bunuh diri kok ngajak2, sendirian aja sana…

    pemahaman yang aneh… bener2 error

    1. Hahahaha…
      Bikin ketawa aja abah zahra nih,,mantap!!!

      Ane setuju 100%,,Wahabi emang error..
      Membagi bid’ah mahmudah (hasanah) & madzmumah (dlolalah) mereka bilang sesat,,bahkan ketika ane debat ama Wahabiyyun,,mereka bilang Imam Asy-Syafi’i adalah Inkar as-Sunnah,,Na’udzubillah

      Tapi mereka sendiri membagi bid’ah agama & bid’ah dunia,,padahal g ada 1 pun hadits yg membagi seperti itu.

      Lanjut berantas Wahabisme!!
      *sampe sakit perut ane baca comment abah zahra,,hha

  13. Assalamu alaikum warohmatullohi wabarokatuh

    Saudara saudara sekalian, kenapa kalian ribut2….ketahuilah bahwa ada banyak golongan dr umat islam, banyak perbedaan inilah yg menyebabkan perpecahan..hanya ada 1 jama’ah yg berjalan diatas kebenaran Allohu Ta’ala…..insyalloh, jamaa’ah yg memegang teguh Al Quran dan hadist..jama’ah yg melawan orang2 kafir, munafikin dg jihad fi sabilillah, berperang dg senjata melawan org2 kafir dan munafikin, hny satu jalan yaitu jihad fi sabilillah (memusuhi dg perang dalam membela islam, menegakkan hukum islam di muka bumi ini)….
    wallohu’alam
    wassalamu alaikum warohmatullohi wabarokatuh

  14. Salaf? Kata itu masih begitu asing.
    Kalaupun ada yang mengenal,
    biasanya dikaitkan dengan organisasi Keagamaan tertentu di Indonesia.

    Kata Salaf seakan diklaim
    menjadi “bahasa” keagamaan organisasi massa terbesar di nusantara ini.

    Apakah senyatanya demikian?
    Klaim ini perlu dikaji ulang!

    Di sisi lain,
    bila ada sekelompok orang
    yang berupaya mengaplikasikan nilai-nilai salaf yang sejati…
    maka sekian telunjukpun akan menuding: “WAHABI!!!”

    Di tengah kancah kebutaan ummat terhadap agamanya…
    kata Salaf dipolitisasi sedemikian rupa
    hingga ummat tidak mengenal makna salaf sejatinya….

    SALAF DAN SALAFIYAH

    A. Makna Salaf

    Kata Salaf sering diucapkan. Maksudnya adalah generasi pertama dari kalangan sahabat dan tabi’in (generasi pasca sahabat) yang berada di atas fitrah (dien/agama) yang selamat dan bersih dengan wahyu Allah. Mereka menyandarkan aqidah kepada Alqur’an dan Assunnah yang suci. Pemikiran mereka belum ternodai dengan pemahaman-pemahaman filsafat asing. Mereka telah berlalu sebelum pengaruh filsafat-filsafat tersebut merusak kaum muslimin. Untuk mengetahui batasan Salaf, maka kita harus mengetahui batasan jaman dan manhaj mereka.

    B. Batasan Jaman

    Adapun batasan jaman mereka adalah 3 generasi yang pertama yang telah dipersaksikan oleh Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wassallam. Untuk keutamaan mereka Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda,

    “Sebaik-baiknya kalian adalah generasiku (para Sahabat) kemudian orang-orang sesudah mereka (tabi’in) kemudian orang-orang setelah mereka (tabi’ut tabi’in)” (Hadits Riwayat Imam Bukhary dalam Shahihnya)

    Demikian itu dikarenakan segala kebaikan yang ada pada diri mereka, dan di masa mereka kelompok-kelompok sesat belum menampakkan permusuhan dan belum menguasai kaum muslimin sebagaimana yang terjadi sesudah mereka tiada. Berarti yang dimaksud Salaf menurut tinjauan sejarah adalah para sahabat Nabi, kemudian tabi’in, kemudian orang-orang yang mengikuti mereka secara kebaikan (tabi’ut tabi’in).

    C. Batasan Manhaji

    Adapun batasan manhaji adalah orang-orang yang konsisten memegang prinsip-prinsip Alqur’an dan Assunnah, mengutamakan prinsip tersebut di atas prinsip-prinsip akal manusia dan mengembalikan semua permasalahan yang diperselisihkan kepada keduanya, berdasarkan firman Allah Subhanahu Wata’ala,

    “Kemudian jika kalian berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Alqur’an) dan Rasulullah (Assunnah) jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih baik (bagi kalian) dan lebih baik akibatnya”(An Nisa:59)

    Inilah keistimewaan yang dimiliki oleh mereka (Ahlus Sunnah). Karena kelompok-kelompok yang menyelisihi mereka dengan berbagai macam bentuknya adalah tidak konsisten di atas manhaj (jalan) ini. Kelompok yang lain menolak sebagian hadits-hadits, walaupun hadits tersebut shahih dan mentakwilkan ayat-ayat yang sudah jelas dengan menyangka bahwa semuanya bertentangan dengan akal sebagaimana terjadi pada ayat-ayat dan hadits-hadits yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah. Sebab tidak ada yang menetapkan secara lahiriyah dan menafikan tasybih (penyerupaan kepada makhluknya) kecuali ulama Salaf dan orang-orang yang mengikuti mereka.

    “Orang-orang yang terdahulu lagi pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshor dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah. Dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar”(At taubah:100)

    Orang-orang yang telah dijelaskan dalam ayat tersebut dengan sifat-sifatnya adalah Salafus Shalih. Adapun orang-orang (generasi) setelahnya dan menempuh jalan yang ditempuh mereka maka dinisbahkan kepada mereka dengan huruf “ya”, nisbahnya menjadi Salafy (baca: SALAFI -red). Adapun orang-orang yang datang setelahnya dan tidak mengikuti jalan mereka, mereka adalah khalaf dan mereka bangga dengan keadaan yang demikian itu. Mereka memisahkan jalan mereka sendiri dari jalan Salaf, khususnya dalam hal menetapkan Sifat-sifat Allah. Bukti nyatanya yang demikian itu ada dalam makalah-makalah mereka yang menyatakan jalan Salaf adalah selamat dan jalan khalaf adalah lebih berilmu dan lebih lurus. Makalah ini serta kebatilannya sangat mahsyur (terkenal). Dan juga dibawakannya makalah ini sebagai bukti pengakuan orang-orag khalaf bahwa mereka bukan di atas jalan Salaf, dan bahwasanya jalannya Khalaf lebih berilmu dan lebih lurus

      1. emang orang bid’ah itu kayak orang yahudi…brengkel…….
        kayak org nasrani, senang nya menambah2 aturan agama….ada perjanjian lama ada perjanjian baru dunk…
        baca ini ayat al qur’an lho

        Kemudian jika kalian berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Alqur’an) dan Rasulullah (Assunnah) jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih baik (bagi kalian) dan lebih baik akibatnya”(An Nisa:5

        percaya gak dg al qur’an….??

        1. @abdulloh

          Itu ayat yg ente kasih adalah dalil untuk Qiyas.
          Ketika ada masalah yang tidak ada nash yg jelas tentangnya dan menimbulkan banyak pendapat yang bertentangan,,maka dikembalikan ke Al-Qur’n dan Sunnah.

          ‘Apabila kami tidak menemukan dalil yang sama (jelas) untuk sebuah permasalahan,,maka kami memasukkannya kepada permasalahan yang serupa dengannya dengan adanya dalil yang jelas tentangnya’ (ar-Risalah,,Imam Asy-Syafi’i)

          Makanya,,ente bilang madzhab 4 itu bid’ah sih,,g heran ente dongonya minta ampun.

          Udah dongo,,pake dalil-dalil g sesuai tempat,,baca juga terjemahan,,itu pun kitab Wahabi yang sesat. Makin dongo aja…

      2. orang wahabi neh , kalo ngomong kaya yang paling ngerti Qur`an , nyatanya kalo ada perselisahan mereka kembalinya ke Ibnu Taymiyah , Ibnu abdil wahhab , bin Baz , al-bani Ustaimin dkk , ga bener2 kembali pada Allah dan Rosulnya.

        1. ane bukan org wahabi..ane org islam…org ahlul bid’ah seneng nya menambah2 ibadah yg tidak ada perintah Nya….mikir ya, apakah ente ahlul bid’ah lbh pintar dr pd Nabi Muhammad SAW… kalian ketahui, bid’ah disini dalam hal ibadah ye…islam dr Nabi jgn ditambah2i, ntar islam sini gini, islam sana gt, ente memperpecah belah umat…tau…>>>?jgn nafsu dr ulama2 bid’ah aja…pakai aturan Nabi…yasinan, tahlilan, muludan itu aturan dr mana ? Ha????dr mana….dalil nya mana….

          1. eh, beneran lugu koment ente sesuai namamu cah lugu. Kayaknya ente belum lama kesambet virus wahabi, makanya ngmongnya masih lugu.

          2. lugu penting selamet di akherat. dr pd mendahulukan nafsu ulama anda. pelihara tuh kitab kuning….hehehe

          3. Wah hebat ya,,, dah memastikan diri selamat di akherat…ibadah anda sudah melebihi nabi ya,,,,nabi aja tidak berani mengatakan dirinya selamat di akhirat,,,lah nte koq berani2nya…..Ya Allah Ampuni segala dosa saudaraku ini

          4. Cah lugu@…..Orang yang mengatakan bid’ah maka sesungguhnya dialah yang berbuat bid’ah…ngerti ora,,,ora ngerti….?????

  15. Ane lihat komentar orang2 ini menandakan kebayakana dari mereka masih dalam kondisi juhala terhadap agama yang hanif ini, ya gmn lagi wong posisi ne pelosok banget shg bbelajar ntu2 aja, coba kunjungi http://www.kajian.net, muslim.or.id dan laennya, kalo ane simpulkan berarti Nt pada wong Ndeso yang sok n tahu internet gt ja.

    Salam Kenal dari akhi salafi di ITB n uGM

    1. Kasihan para Mahasiswa ITB n UGM, karena banyak yang awam dalam agama Islam jadi sasaran missionaris Wahabisme. Semoga para Mahasiswa yg terkena virus wahabi disembuhkan oleh Allah Swt, sehingga mereka bisa meraih Islam ASWAJA yg washthiyah.

      Kasihan kalau mahasiswa-mahasiswa itu nantinya jadi intelektual tapi pandangan agamanya sempit seperti katak dalam tempurung. Bisa diketawain cicak-cicak di dinding ya, he he he….

          1. ane kagak pengikut thogut2…ane pengikut jamaah islam al Qaeda, taliba…saksikan ya Alloh tulisan Ane………..ane pengen melihat kemenangan islam..ane pengen lihat syariat islam tegak di bumi ini…amin ya Rob

    2. Numpang nimbrung..

      Halah,,kayak ente udah joss aja masalah agama
      Setahu ane,,temen-temen ane di ITS juga Unair yg kena Wahabi itu barusan aja belajar agama..
      Masih juga bau kencur udah sok ‘kembali ke al-Qur’an & as-Sunnah’.

      Giliran ngaji,,baca al-Qur’an yg katanya mereka berpegang teguh,,masih gratal-gratul,,kayak ‘miliki beton’,,alias g lancar blas.
      Udah gitu g bisa tajwid sama sekali.

      Lah orang gini ini yang ngaku-ngaku berpegang teguh pada agama. Agama mana,,lha baca kitab sucinya aja g lancar??

      Udah g usah sok baca kitab-kitab segala,,paling juga yang ente baca kitab Wahabi.
      Tanding ngaji aja,,baca al-Qur’an,,ente sama aner. Kitab sucinya sama kan?? ato ente punya Qur’an ciptaan si Albani??

      Ntar diuji,,1 jam bisa dapet berapa juz,,mesti lancar juga tajwidnya..
      Ato ente mau bilang tajwid itu bid’ah juga??

      Hha,,g usah sok deh Abdi-Muhammad ibn Abdul Wahhab (hamba MiBA)

    1. Allah Ta’ala berfirman.

      “Artinya : Sesungguhnya Dien yang diterima di sisi Allah hanyalah Islam”. (Ali-Imran : 19)
      “Artinya : Barangsiapa mencari suatu dien selain Islam, maka tidak akan diterima (dien itu) daripadanya”. (Ali-Imran : 85)

      Islam yang dimaksudkan adalah Islam yang dianugrahkan oleh Allah kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan umatnya. Allah berfirman.

      “Artinya : Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepada nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu”. (Al-Maidah : 3)

      Jika kita katakan bahwa Islam berarti menghamba diri kepada Allah Ta’ala dengan menjalankan syari’at-Nya

      janganlah kalian mengada2kan ajaran2 baru…wallohu’alam

      sejarah islam dulu gmn emang menurut kamu ???

      1. @ cah lugu …….sesama muslim wajib saling mengingatkan …..nt punya pemahaman sendiri silahkan ……namun perlu nt tau DAMPAK DARI PEMAHAMAN YANG KELIRU adalah yang terakhir terjadi boom di cirebon …….pemikiran sesat n menyesatkan …..wallohuallam.

        1. Assalaamu’alaikum..

          Maaf,nanya,memangnya yang di Cirebon itu Wahabi ya?Bukannya itu ikut JInya Abu Bakar Ba’asyir ya?

          Setau saya pengajian2 di masjid di UGM maupun di sekitar UGM ga ngajarin ngebom.

          Kalau memang ada di dkat UGM,dimana?tolong disebutkan,saya pengen tau,tolong jangan asal menuduh kalau memang belum pernah ikut di UGM.

          Yg ada juga diajari buat taat sama ALLOH dan RosuluLLOH ShollaLLOOHU ‘alayhi wa sallam, taat pd pemerintah,berbakti pada Ortu dsb.
          Bahkan ndemo pemerintah saja tidak boleh apalagi ngebom.

          Stau saya diajarin kaya gini:
          Brgsiapa yang membunuh kafir mu’ahad secara sengaja maka dia tidak akan mencium bau syurga. Maaf,lupa riwayatnya.
          Dan qta kan dilarang bunuh diri,mgkn ikhwah yg lebih berilmu bisa menyebutkan ayatnya,saya tidak hafal.

          Harap bisa memilahnya,mana Salafy yang Anda tuduh Wahaby dan mana JI/MMI/NII yg jelas2 ngebom. Bukannya Pondok NU jg banyak yang tulisannya Pondok Salafiyah ya?

          ALLOOHU a’lam bish showaab.

  16. @Ummati:

    Ane mau tanya,,antum tahu pondok / kyai yang anti-Wahabi d Surabaya?
    Soalnya ane selama ini cuma pernah ikut kajian Hikam aja d Ampel,,makanya semakin ‘melambai’ dalam urusan dunia. Giliran ane jadi karohis di kampus,,ane bingung ngadepin temen-temen Wahabi yg jadi staff ane,,wkwkwk

    Kalo ada info,,ane tunggu ya akhi..
    Assalamu’alaikum,,maju terus Ummati.

  17. Mamba’ul Ilmi Zulfitri@

    Mengenai Pondok/Kiyai di Surabaya sesungguhnya tidak ada yg anti Wahabi, setahu kami di Surabaya juga di kota lainnya para Kiyai tidak anti Wahabi justru mereka ingin merangkul Para Wahabi dalam persatuan Ummat Islam. Tapi susah ya, masa Wahabi mau diajak bersatu lha wong mereka berprinsip kebenaran Hanya satu yaitu Wahabi, he he he….

    Oke Mas, mohon maaf ya tidak bisa kasih info tentang yg antum tanyakan.

  18. saya ucapkan terimakasih kepada semua yang ada di sini.. terutama pada ummati. karena alhamdulillah dengan adanya ummati ini saya bisa mendapatkan ilmu…. semoga bisa terus istiqomah dalam perjuangan menegakan islam, mohon doakan saya yang miskin ilmu ini menjadi orang yang bisa mendapatkan keridhoan ALLAH SWT. Amien…

    saya sebagai pemerhati saja. hehe..
    salam kenal dari saya…

  19. semua berdebat kusir, padahal intinya satu “apa yang datang dari rosul maka ambillah sebagai hukum,dan apa yang dilarangnya maka tinggalkanlah, kembalilah ke al quran dan sunah dengan pemahaman para sahabat deng
    dg dalil yang sahih,tanpa nafsu dan bid’ah.

    1. @pembela sunah:
      Setuju..
      Apa yg datang dari Rasul SAW ambillah sebagai hukum, maka ziarah kubur & bertawassul sebaiknya dijadikan hukum untuk semua Muslim.

      Apa yg dilarangnya maka tinggalkanlah, maka tuduhan-tuduhan musyrik & kafir sebaiknya ditinggalkan.

      Tanpa nafsu & bid’ah, maka lidah-lidah yg menyebarkan teror tuduhan bid’ah-sesat-khurafat sebaiknya dibungkam saja, karena hal itu tidak pernah dicontohkan Rasulullah SAW maka itu adalah bid’ah & berdasar hawa nafsu setan semata

  20. He he he, emang nt tahu betul kadar pemahaman semua sahabat nabi yg mulia itu? Apa kadar pemahaman para sahabat itu sama?
    Nt tahu betul ya bagaimana bentuk pemahaman sabahat mengenai ajaran Islam dari nABI LANGSUNG

    Lha itu di Makkah kok kalau sholat taraweh kok 20 rakaat?

  21. orang orang yang merasa lebih pinter daripada kanjeng nabi Muhammad itu adalah para ahli bid’ah, tapi mereka merasa paling pinter menta’wil apa maksud kanjeng nabi,jadi mereka menambah nambah ajaran kanjeng nabi yang sudah sempurna,bahkan mereka mencampur dengan ajaran ajaran hindu dan mimpi wali wali mereka, jadi kalau mereka memilih amalan amalan bid’ah ketimbang ajaran ajaran kanjeng nabi itu ya wajar

    1. benar… kanjeng nabi Muhmmad SAAW adalah pembawa kebenaran… apa2 yang dibawanya adalah benar… oleh karena itu kita diwajibkan untuk mengikuti kebenaran…. silakan kalo ada yang salah dengan isi blog ini, di kasih tahu mana yang salah…. sekalian juga mana yang benar….. jangan cuma bilang ini salah… itu fitnah ….
      kasih tau juga yang benarnya itu kayak apa…. terus kalo data dan fakta udah jelas … ya terima aja kebenaran di depan mata… jangan menolak kebenaran……

    2. Abdul qodir

      He he he maksud nt itu yg mana? Kok ada stetemen mencampur ajaran hidu segala dan mimpi wali2? Maksud nt tasawuf ya……..

      Waduh, kalau nt punya tuduhan seperti itu hmmmmmmmmmmmmm…….TAMPAK SEKALI NT ITU BODOH KUADRAT DAN GAK PUNYA ILMU DAN PEMAHAMAN YG BENAR TENTANG TASAWUF.

      Paling sumber nt cuman kitab karya syekh wahabiyun ya………SUNGGUH SANGAT DAN SANGAT KASIHAN SEKALI DIRIMU DUHAI MANUSIA TERTIPU

  22. Assalamualaikum, Wr.Wb
    Tak dipungkiri, banyak umat Islam resah dengan keberadaan Wahabi alias Salafy — demikian mereka menjatidirikan kelompoknya. Cara dakwah yang mereka lakukan, membuat umat Islam gerah. Mereka kerap mencela, bahkan menista ulama besar dan gerakan Islam di luar kelompoknya. Pelbagai tuduhan, hujatan, dan lontaran kata-kata kasar keluar dari mulut kaum Wahabi. Dengan enteng, mereka memberi cap-cap (stigma) buruk dengan sebutan ahlu bid’ah, khurafi, penyembah kubur, gerakan sempalan sesat, kepada tokoh dan gerakan Islam yang bukan kelompoknya. Anehnya, ketika (ulama) wahabi dikritik gerakan Islam lain karena hujjahnya, mereka tidak rela, bahkan menyerang balik habis-habisan para pengkritiknya.

    Sebetulnya, kalau mereka mau menelaah ulang kitab para pendahulunya, seperti Ibnu Taimiyah sebagai tokoh sentral mereka. Mereka akan sadar bahwa Ibnu Taimiyah sendiri tidak se-ekstrem kaum salafi sekarang. Peringatan maulid misalnya, Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa merayakan maulid dengan dasar cinta Nabi Saw. adalah bernilai pahala. Kaum wahabi berpendapat sebaliknya. Mereka mengatakan perbuatan itu sebagai bid’ah, kurafat, dan pengkultusan yang ujung-ujungnya adalah syirik.

    Bagi masyarakat Muslim, jika ada kelompok yang suka menyalahkan, mencaci-maki dan membid’ahkan amalan-amalan ahlussunnah, cukuplah dijawab dengan dalil-dalil imam mereka sendiri, yang akan kita bahas satu persatu. Dijamin, mereka bakal kelabakan dan diam seribu bahasa. Sebab, nyatanya mereka melabrak pendapat-pendapat para imam mereka sendiri.

    Berikut kami tunjukkan beberapa bukti yang shahih.

    PERTAMA,

    Disebutkan bahwa : Dalam kitab majmu fatawa Jilid ibnu taymiyah 23 page 163 mendukung amalan mengingati maulid Nabi. Juga IBnul qayyim dalam kitab madarij assalakin page 498.

    Tentang maulid. Ibnu Taimiyah jga dalam kitabnya, Iqtidha’ as-Sirath al-Mustaqim hal.269 menyatakan bahwa mereka yang mengagungkan maulid mendapat pahala besar karena tujuan baik dan pengagungan mereka kepada Rasulullah Saw..”

    Terjemah narasi:

    Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta. Amma ba’du

    Peringatan maulid Nabi Saw. itu tergolong bid’ah hasanah. Peringatan semacam ini sudah ditradisikan sejak ratusan tahun lalu. Peringatan ini merupakan kesepakatan yang dilakukan oleh raja-raja, para ulama’, masayikh. Termasuk para ahli hadits, pakar fikih, orang-orang zuhud, para ahli ibadah dan berbagai individu dari kalangan awam.

    Di samping itu, peringatan ini punya dasar kuat yang diambil dengan cara istinbath seperti telah dijelaskan Imam al-Hafid Ibnu Hajar dan para ulama ahlussunnah lainnya.

    Diantara bidah dan kesesatan para penentang tawassul, mereka mengharamkan maulid dengan ekstrem. Bahkan seorang tokoh mereka, Abubakar Aljazairi –semoga Allah memberinya petunjuk- menyatakan, sembelihan yang disediakan untuk suguhan maulid lebih haram dari babi. Wal iyadzu billah, semoga Allah melindungi kita dari membenci Rasulillah Saw.

    Begitu antinya mereka terhadap maulid. Namun yang menarik, Ibnu Taimiyah sendiri tidak mengharamkan, bahkan dalam sebagian fatwanya dia katakan, “Jika maulid dilaksanakan dengan niat baik akan membuahkan pahala,” artinya sah-sah saja dilakukan.

    Marilah kita simak kitab Iqtidha’ as-Sirath al-Mustaqim karya seorang filosof mujassim Ahmad ibn Taimiyah (meninggal tahun 728 hijriah) cet. Darul Fikr Lebanon th.1421 H. Pada hal.269 Ibnu Taimiyah berkata,

    “Adapun mengagungkan maulid dan menjadikannya acara rutinan, segolongan orang terkadang melakukannya. Dan mereka mendapatkan pahala yang besar karena tujuan baik dan pengagungannya kepada Rasulullah Saw..”

    Jika semua ini telah jelas, maka bersama siapakah kelompok sempalan wahabi ini? Mereka tidak bersama ahlussunnah wal jamaah. Tidak pula bersama tokohnya, Ibnu Taimiyah. Sepatutnya mereka mencela diri mereka sendiri, dan bertaubat dari kesesatan mereka selama masih ada kesempatan. Cukuplah sebagai kehinaan, penilaian buruk mereka terhadap hal yang telah disepakati kaum muslimin berabad-abad di penjuru timur dan barat bumi.

    Segala puji bagi Allah yang telah memberi kita taufiq untuk menjelaskan hal ini. Semoga salawat dan rahmat Allah tetap tercurah atas Rasulullah Saw..

    KEDUA, Ibnu Taimiyah meriwayatkan kisah Abdullah bin Umar yang sembuh dari lumpuhnya setelah ia ber-istighasah dengan memanggil nama Rasulullah Saw..

    Terjemahnya:

    Alhamdulillah Rabbil Alamin. Salawat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad Saw.. Amma ba’du, ini adalah kitab “al-Kalimut Toyyib” karya filsuf mujassim Ahmad bin Taimiyah al Harrani (w.728 H) cet. Darul kutub ilmiyah Beirut 1417 H
    “?? ?????? ?? ??? ??? ??? ??? ??? ???? ?? ??? ??? ???? ????? ????? ???? ?? ?????? ??? ??? ???? ?? ??? ???? ??? ????? ???? ???? ?? ???? ?????? ??? ?? ???? -?? ????? ????-”.

    Pada halaman 123 Ibnu Taimiyah berkata

    “Dari al-Haitsam bin Hanasy dia berkata, ‘Kami sedang bersama Abdullah bin Umar r.a. tatkala tiba-tiba kakinya mendadak lumpuh, maka seorang menyarankan ’sebut nama orang yang paling kau cintai!’ maka Abdullah bin Umar berseru, ‘Ya Muhammad!’ maka dia pun seakan-akan terlepas dari ikatan, artinya sembuh seketika.”

    Inilah yang diterangkan Ibnu Taimiyah dalam kitabnya “al-Kalimut Toyyib” (perkataan yang baik), yakni dia menilai baik semua isi kitabnya.

    Yang dilakukan Abdullah bin Umar ini adalah istighatsah dengan Rasulullah Saw. dengan ucapan ‘Ya Muhammad’

    Dalam Islam ini diperbolehkan, Ibnu Taimiyah menganggapnya baik, menganjurkannya, dan mencantumkan dalam kitabnya, “al-Kalimut Toyyib”.

    Ini menurut wahabi sudah termasuk kufur dan syirik, artinya istighasah dengan memanggil Nabi Saw. setelah beliau wafat adalah perbuatan kafir dan syirik menurut wahabi.

    Apa yang akan dilakukan kaum wahabi sekarang? Apakah mereka akan mencabut pendapatnya yang mengkafirkan orang yang memanggil ‘Ya Muhammad’ ataukah mereka tidak akan mengikuti Ibnu Taimiyah dalam masalah ini? Padahal dialah yang mereka juluki Syeikhul islam.

    Alangkah malunya mereka, alangkah malunya para imam yang diikuti Ibn Abdil Wahab karena pendapatnya bertentangan dengan pendapat kaum muslimin.

    Dalam hal ini, kaum wahabi, dengan akidah mereka yang rusak, telah mengkafirkan Ibnu Taimiyah, karena ia telah menganggap baik hal yang syirik dan kufur menurut anggapan mereka.

    Ini semua adalah bukti bahwa mereka adalah kelompok mudzabdzab (plin-plan), kontradiksi dan menyimpang dari ajaran Ahlussunnah wal Jamaah

    Segala puji selamanya bagi Allah, di permulaan dan penghujung.

    KETIGA, dalam Majmu Fatawanya Jilid 4 Hal.379 Ibnu Taimiyah mengakui keberadaan wali qutb, autad dan abdal. Dia juga menegaskan, jika malaikat membagi rejeki dan mengatur alam maka orang-orang saleh bisa berbuat lebih dari para malaikat. Apalagi para wali qutb, Autad, Ghauts, wali abdal dan Nujaba’.

    ?????? ??????? : ???? ????????? ?????????????? ???? ??????? ??????????? ????????????? ???????? ?????????? . ????? ???? ??? ?????????? ?????????? ????? ?????????? ??????????? ???????????? ????? ??????????? ????????? ? ???????? ????????? ????????????? ??????????? ?????????? ??????????? ?????????? ?????? ??????? ???? ??????? ????????? ?????????? ????? ??????????? ????????????? ???????????? ??????????? ????????????? ????????????? ???????? ?????? ???? ????????? ?????????????? . ???????????? : ????? ??????? ????????? ?????? ?????? ?????? ?????????? ?????? ?????????? ???? ?????? ????????? ?????????? ???????????? ??? ?????????????? ????????????? ??? ????????? ???? ??????????? ????????????? ??? ?????? ?????????? ?????? ?????????? ?????????? . ????? ?????? ?????? ?????? ????????? ?????????????? ???????? ???? ???? ???????? : { ????? ????????????? ????? ???????? ?????????????? } ? ???????? ???? ???? ????????? : { ????????????? ????? ???????????? ?????? ????? ?????? ????????? } ? ???????? ???? ??????? ????????? ???? ???????? ??????? ???????? ? ?????? ????? ??????? ???????? ? ???????? ???? ???? ???????? ?????? ??????? ???????? ????????? ” { ???? ???? ???????? ???? ???????? ??? ???????? ???? ????????? ???????? } ” ? ???????? ???? ???? ???????????? ?????????????? ???????? ? ?????????????? ?????????????? ?

    Apakah ini pendapat Ibnu Taimiyah ini tergolong khurafat, takhayul dan bid’ah? Adakah dasarnya dari Qur’an dan Sunnah?

    KEEMPAT, tentang hadiah pahala, Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa barangsiapa mengingkari sampainya amalan orang hidup pada orang yang meninggal maka ia termasuk ahli bid’ah. Dalam Majmu’ fatawa jilid 24 halaman 306 ia menyatakan, “Para imam telah sepakat bahwa mayit bisa mendapat manfaat dari hadiah orang lain. Ini termasuk hal yang pasti diketahui dalam agama Islam, dan telah ditunjukkan dengan dalil kitab, sunnah, dan ijma’ (konsensus) ulama’. Barang siapa menentang hal tersebut, maka dia termasuk ahli bid’ah”.

    Hal senada juga diungkapkannya berulang-ulang di kitabnya, Majmu’ Fatawa, diantaranya pada Jilid 24 hal. 324

    KELIMA, tentang tasawuf. Dalam kumpulan fatwa jilid 10 hal. 507, Syeikh Ibnu Taimiyah berkata, “Adapun para imam sufi dan para syeikh yang dulu dikenal luas, seperti Imam Juneid bin Muhammad beserta pengikutnya, Syeikh Abdul Qadir Jaelani serta yang lainnya. Maka, mereka adalah orang-orang yang paling teguh dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah.”

    Selanjutnya, pada jilid. 11 hal. 18 Ibnu Taimiyah berkata,

    ??????? ???? ??????? ?? ???? ????

    “Yang benar, para sufi adalah mujtahidin dalam taat kepada Allah.”

    KEENAM, pujian Ibnu Taimiyah terhadap para ulama sufi. Berikut ini kutipan dari surat panjang Ibnu Taimiyah pada jamaah Imam Sufi Syekh Adi bin Musafir Al Umawi, (Majmu’ Fatawa jilid 3 hal. 363-377). Ini sudah cukup menjadi bukti, begitu hormatnya Ibnu Taimiyah pada kaum sufi.

    ?????? ??????? ??????????? ?????????? ???? ???????? ????? ????? ???? ???? ?????? ??????? ????? ?????????? ???? ?????????????? ???????????????? ???? ?????????? ?????????????? ? ?????????????? ???? ????????? ????????? ?????????? ??????????? . ????? ???????????? ??????? ???? ????????? ???????????? ” – ???????? ??????? – ?????? ????? ?????????? –

    Dari Ahmad Ibnu Taimiyah kepada penerima surat ini, kaum muslimin yang tergolong Ahlussunnah wal Jamaah, yang bernisbat pada jamaah Syeikh al-Arif, seorang panutan, Yang penuh berkah, Adi bin Musafir Al Umawi.

    ????????? ?????? ??????? ???? ?????? ?????????? ??????????..

    Karenanya, banyak diantara kalian orang-orang saleh yang taat beragama…

    ????? ?????? ???????????? ?????????????? ???????? ???? ???? ???????????? ???????????? ?????????????? ?????????????? ?????? ??????????????? ????????????????? . ????????? ???? ??????????? ??????? ????????????? ???? ???? ??????? ?????? ??? ?????????????

    Diantara orang-orang zuhud dan ahli ibadah dari golongan kalian terdapat mereka yang punya kepribadian bersih, jalan yang diridoi, ahli mukasyafah dan tasarruf. Diantara kalian juga terdapat para wali Allah yang bertakwa dan menjadi buah tutur yang baik di alam raya.

    Cermati kata-kata yang dipakai Ibnu Taimiyah dalam risalahnya berikut: panutan, Abil barakat, berkepribadian bersih, jalan yang diridoi, ahli mukasyafah dan tasarruf, para wali Allah. Semua itu menyuratkan pengakuan beliau akan kebesaran orang-orang sufi yang bersih hati. Adakah orang-orang wahabi sekarang ini meneladani beliau?

    Surat tersebut selengkapnya juga bisa dibaca di Maktabah Syamilah versi 2 Juz 1 hal. 285-286.

    KETUJUH, Ibnu Taimiyah mengakui khirqah sufiyah dalam kitabnya, Minhajus Sunnah Jilid 4 Hal. 155

    ????? ?????? ?????? ?????? ???? ??? ??? ????? ??? ??? ????? ??? ??? ??????? ????? ??? ???? ?????? ?????? ??? ??? ???? ???????? ???? ?????? ???????? ??? ??? ???????? ??? ????? ??????

    “Khirqah itu ada banyak macamnya. Yang paling masyhur ada dua, yakni khirqah yang bersambung kepada Sayidina Umar dan khirqah yang bersambung kepada Sayidina Ali bin Abi Thalib. Khirqah Umar memiliki dua sanad, sanad kepada Uwais Al-Qarniy dan sanad kepada Abu Muslim Al-Khawlaniy. Adapun khirqah yang dinisbatkan kepada Ali bin Abi Thalib, sanadnya sampai kepada Imam Hasan Al-Bashri.”

    Jelas sudah, Ibnu Taimiyah menyatakan keberadaan sanad khirqah ini. Lantas, apakah beliau punya sanad khirqah? Dalam kitab yang sama beliau memberi jawab,

    ??? ???? ?????? ?????? ???? ??? ??? ???? ??????

    “Aku telah menulis sanad-sanad khirqah, karena kami juga punya beberapa sanad khirqah” (scan kitab klik di sini)

    Kini kita telah paham, Ibnu Taimiyah ternyata memiliki khirqah. Tak hanya satu, tapi beberapa. Lantas apakah Syaikh-syaikh wahabi saat ini juga punya khirqah seperti halnya Ibnu Taimiyah?.

    KEDELAPAN, Pernyataan bahwa seluruh alam takkan diciptakan kalau bukan karena Rasulullah Saw. bisa dibenarkan. (Majmu’ Fatawa jilid 11 hal. 98)

    ??????????? ???????? ????? ????????? ? ???????? ?????? ???????? ??????????? ????? ????????? ????? ?????????? ??????? ??????????? ??? ??????????????? ????? ???????? ???? ??????? : ?????? ?????????? ???????? ????????? ????????? ????????? ????? ???????? ??????? ??????? ????? ?????????? ?????????? ????? ??????? ???????? ?????????? ???????????? ?????? ??????

    “Nabi Muhammad Saw. adalah esensi kedua mata ini. Beliau adalah poros segala pergerakan alam ini. Ia laksana puncak dari seluruh penciptaan. Maka tak bisa ditepis lagi bahwa untuk beliaulah seluruh alam ini diciptakan. Kalau bukan karena beliau, takkan wujud seluruh semesta ini. Bila ucapan ini dan semisalnya ditafsir sesuai dengan Al-Quran dan Hadis maka hendaknya diterima.” (Scan kitab klik di sini)

    Demikianlah sekelumit data dari hasil penelitian obyektif pada kitab-kitab Ibnu Taimiyah sebagai rujukan kaum wahabi. Tak ada sentimen pribadi yang melandasi tulisan ini. Kami hanya berharap semua pihak bisa menerima kebenaran secara obyektif, lalu tak ada lagi sikap cela-mencela di antara sesama muslim. (Disadur dari tulisan Ibnu KhariQ)

  23. cah lugu, nama ame komentarnye sesuai, bener-bener lugu. Nape ente lugu…? ane gak tau. Yang jelas ente bangga jadi CAH LUGU sambil terus cari-cari guru yang bisa ente tiru dan bisa berdebat ilmu. Sungguh ter…la…lu

  24. PERKATAAN-PERKATAAN YG DIANGGAP AJARAN WAHABI

    Beribadahlah hanya kepada Alloh (tauhid) = wahabi
    Beribadah tidak boleh melalui perantara (tawasul) = wahabi
    Jangan memberi sesajen = wahabi
    Hati-hati dg syirik akbar, ilmu kebal, memelihara jin = wahabi
    Jangan membuat ritual 7 bulanan = wahabi
    Jangan ada upacara kematian hari ke 3,7,40,100,1000, haul = wahabi
    Jangan campur hindu dengan islam = wahabi
    Jangan ada bedug di masjid = wahabi
    Jangan merokok (haram) = wahabi
    Hari raya islam cuma iedul fitri & iedul adha = wahabi
    Ulang tahun (maulidan) dilarang = wahabi
    Perayaan isra mi’raj dilarang = wahabi
    Memurnikan islam = wahabi
    Jangan bercampur baur antara lelaki dan wanita = wahabi
    sholat berjamaah dengan rapat dan bersentuhan = wahabi
    Berislamlah dengan dalil = wahabi
    Beribadahlah hanya yang diperintahkan = wahabi
    Wanita harus menutup aurat dg sempurna= wahabi
    laki-laki menegakkan sunnah jenggot = wahabi

    Jika hal-hal diatas dianggap adalah ajaran wahabi, saya mau dianggap wahabi.
    Karena semuanya adalah kebaikan dan berdasarkan dalil, bukan hawa nafsu……

    wallohualam

    1. FITNAH-FITNAH AJARAN WAHABI

      Beribadahlah hanya kepada Alloh (tauhid) ) =semua muslim beribadah hanya pada Allah
      tawasul/mencari jalan mendekatkan diri kepada Allah adalah haram=ada dalilnya
      Kelompok islam lain memberi sesajen, syirik akbar, ilmu kebal, memelihara jin = fitnah tanpa dasar
      membuat ritual 7 bulanan = bukan ritual, tapi tradisi untuk berdoa bersama kepada Allah
      membuat upacara kematian hari ke 3,7,40,100,1000, haul = bukan apacara tapi tradisi zikir bersama sebagai tawasul untuk mendoakan orang yang telah wafat
      bercampur hindu dengan islam = fitnah, tidak ada bercampur hindu dengan islam
      bedug di masjid = hanya adat dan tradisi bukan sebuah keharusan
      Jangan merokok (haram) = ini masalah khilafiyah
      Hari raya islam cuma iedul fitri & iedul adha = yang bilang lebih dari 2 siapa?
      Ulang tahun (maulidan) dilarang = umat islam melaksanakan maulid dengan alasan yang jelas
      Perayaan isra mi’raj dilarang = hanya sebuah sarana untuk memperingati sebuah peristiwa
      Memurnikan islam = semua ulama berusaha memurnikan islam
      Jangan bercampur baur antara lelaki dan wanita = semua ulama berpendapat demikian
      sholat berjamaah dengan rapat dan bersentuhan = kami juga sama bukan ente aja
      Berislamlah dengan dalil =emang kami tak punya dalil?
      Beribadahlah hanya yang diperintahkan = semua yang kami laksanakan ada perintahnya
      Wanita harus menutup aurat dg sempurna= semua juga tahu
      laki-laki menegakkan sunnah jenggot = siapa yang bilang sunnah itu wajib?

      wallohualam

  25. Klo ana blh komen. Sbnrnya pengikut2 salafi2 ini mngkn wktu masih kecil didikan agama dr ortu nya blm mencukupi(bkn nya menuduh tdk dididik agama) tp hanya mngkin blm memadahi sehingga bgtu beranjak dewasa lalu timbul semangat utk blajar ilmu agama & kbetulan lngsung brtemu dgn kajian yg mnamakan dirinya salafy ya kmungkinan besR mrk lngsung timbul yakin yg membeo tanpa mau coba bersabar dan bersikap hanif dlm mncari perbandingan pendapat dr ulama yg lain. Dan ini tdk trlepas dr cara mngajar nya ustdz2 salafy yg memang singkat namun komprihensif dlm membawakan setiap kajian2 dan dalil2.. Bgtu meyakinkan d saat mrka menlontarkan kata2 bid’ah dr suara mrk yg kadang ada yg lembut dan kadang ada yg tegas dan lugas dan hal inipun smpat membawa ana k dlm simpati trhadap mrk dlm wktu yg lumayan lama. Namun ablhamdulillah Allah masukan k dlm hati ana rasa ingin tau dan sabar serta mncoba paksa brsikap adil trhadap smua pendapat smua ulama shingga ana smpe pd titik terang scara dalil, akal maupun hati mengenai islam mski masih sangat sedikit yg ana dpt. Stlh itu ana mulai bs membandingkan dgn jelas d saat ustd2 salafi memberikan kajian2 mana yg brsifat dikotomi mana ygbkn. Dlm hal khilafiyah ana trs terang udh hampir 100% ga pr aya lg sama ustd2 ini. Betapa pandainya mrk memasukan kefahaman2 yg menyimpang k dlm fikiran & hati kt dgn cara ya mmng sangt meyakinkan krn mrk jg mmng sprti itu kyakinan nya atau hanya krn sstu hal yg sifat nya keduniaan saja mngkn. Dsaat mrk sedang menanggapi hal2 yg tdk spendapat dgn faham mrk, mrl kadang lbh bnyak memberikan suatu prnyataan yg berifat doktrin d bandingkan banyak nya dalil yg mrk kluarkan bahkan klo mau prhatikan dgn teliti dan membandingkanya dgn pendapat ulama yg lain, kadang xalil yg mrk sampaikan tdk atau bkn dalil yg semeatinya d gunakan utk maslh yg sedang ygsedang dtanggapi dan d bumbui dgn sdikit hujatan2trhadap yg tdk spendapat dgn mrk maka tmbah yakin lah yg mngikuti kajian mrk bhwa mrk lah yg paling bnr. Inti nya hmpir smua yg d bawakan mnghasilkan yakin trhadap kbenaran firqah nya dan tdk smua yg d bawKan mnghasilkan yakin trhadap amal scra umum. Smpai2 ana brprasangka yg brlebihan trhadap mrk bhw mrk pasti bljr dgn sangat baik bgaimana cara mndoktrin orng dgn cara yg halusdan myakinkan. Ya ayyuhal ikhwah brsabar dan adil lah dlm mncari ilmu…jgn kt katakan orng taklid namun tanpa kt sndiri mnyadari bhwa trnyata kt sndiri dlm keadaan taklidyg lbh parah… Allahu’alam…

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker