Inspirasional

Kisah Nyata : Haji Agus Salim ‘Menguji’ Pangeran Philip

Haji Agus Salim ‘Menguji’ Pangeran Philip Soal Aroma Rokok Kretek Indonesia. Haji Agus Salim tak pernah canggung dalam pergaulan internasional, karena sebagai diplomat beliau punya kemampuan berbahasa asing yang bagus. Pada event-event internasional penting yang dihadirinya, beliau selalu tampil percaya diri.

Ada salah satu acara penting yang pernah dihadiri Haji Agus Salim yaitu ketika mewakili Presiden Soekarno dalam acara penobatan Ratu Elizabeth II sebagai Ratu Inggris di Istana Buckingham, pada tahun 1953.

Acara yang berlangsung seminggu lamanya itu diisi dengan berbagai kegiatan. Kegiatan selama Haji Agus Salim di Inggris diceritakan oleh R. Brash, duta besar Inggris untuk Indonesia pada 1982-1984, yang pernah mendampingi Haji Agus Salim pada 1953.

Menurut R Brash, saat penobatan ratu itu, setiap hari dipenuhi dengan aneka acara. Sri Ratu sendiri mengadakan santapan resmi serta resepsi, dan selain itu diadakan beraneka resepsi lainnya, antara lain oleh Perdana Menteri Sir Winston Churcill. Memang seminggu itu penuh dengan beraneka acara dan pengaturan serta ketetapan waktu adalah sangat penting. Menurut Brash, Haji Agus Salim sungguh-sungguh menikmati segala itu.

R Brash selalu bertugas mengiringi Haji Agus Salim pada upacara di Westminster Abbey. Mereka harus siap dini hari untuk menyertai iringan mobil para perutusan negara.

Nah, kebiasaan merokok Haji Agus Salim juga disiasati oleh R Brash. “Karena beliau merokok kretek secara bersambung-sambung, saya minta ia berjanji bahwa beliau boleh merokok sepuas hati selama di mobil, namun harus berhenti merokok sebelum memasuki gedung Westminster Abbey itu. Tidak pernah kami mengalami kesulitan untuk tiba pada tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat. Beliau nampaknya tidak pernah lelah, sekalipun sudah agak lanjut usia,” ujar R Brash.

banner gif 160 600 b - Kisah Nyata : Haji Agus Salim 'Menguji' Pangeran Philip

Bila diwajibkan mengenakan pakaian nasional, beliau mengenakan busana khas Minang. Seingat dia, Haji Agus Salim terutama menyenangi setiap resepsi di mana beliau sempat berjumpa dengan utusan-utusan dari daerah yang kelak dijadikan negara Malaysia, dan bercakap-cakap dengan mereka soal keadaan di Asia Tenggara.

Soal kebiasaan merokok ini, ada cerita yang unik. Soal ini diceritakan oleh Jojet, anak ketiga Haji Agus Salim dalam buku “Seratus Tahun Haji Agus Salim“.

“Walaupun sudah beberapa kali diceritakan dalam buku, majalah dan koran-koran, namun karena rasanya penyajiannya kurang tepat menggambarkan konteks ceritanya, ingin juga saya kisahkan sekali lagi hikayat rokok kretek Paatje di Buckingham Palace pada resepsi yang diadakan sehubungan dengan penobatan Ratu Elizabeth II dalam tahun 1953 itu,” tulis Jojet.

Menurut Jojet, ketika beliau melihat Pangeran Philip yang masih muda belia (32 tahun) waktu itu agak canggung menghadapi khalayak ramai yang hadir, masih tak terbiasa menempatkan diri sekadar sebagai “pasangan” Ratu yang berperan. Demikian canggung sehingga lalai meladeni tamu-tamu asing yang datang dari jauh menghormati peristiwa penobatan.

Guna sekadar melepas ketegangan sang Pangeran, Haji Agus Salim menghampirinya seraya mengayun-ayunkan rokok kreteknya sekitar hidung sang pangeran itu sambil menanya, “Paduka (Your Highness), adakah Paduka mengenali aroma (bau) rokok ini?” Dengan menghirup-hirup secara ragu-ragu sang Pangeran mengakui tidak mengenal aroma rokok tersebut. Paatje pun dengan senyum mengatakan: “Inilah sebabnya 300 atau 400 tahun yang lalu bangsa Paduka mengarungi lautan mendatangi negeri saya”.

Sang Pangeran pun tersenyum dan dengan lebih luwes bergerak dan “meladeni” tamu-tamunya dari jauh.

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker