Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Kisah Nyata - Kisah Unik

Kisah Alam Gaib; Penghuni Kuburan itu Saling Berkunjung

Ternyata Penghuni Makam Kuburan Saling Berkunjung

Kuburan – Apa yang terpikirkan oleh umat Islam, jika mendengar penuturan orang, bahwa ternyata para mayyit yang menghuni alam kuburan itu dapat saling berkunjung dan berkomunikasi ? Tentunya, hal itu terjadi di antara para mayyit almarhumin dari kalangan kaum shalihin, yang lebih dekat menunjukkan kebenaran penuturan tersebut.

makam - Kisah Alam Gaib; Penghuni Kuburan itu Saling Berkunjung

Sebab mayat kaum kafir dan ahli maksiat, tidak akan sempat sejenak pun untuk beristirahat di alam kubur. Boro-boro saling berkunjung dan berkomunikasi, mayat kaum kafir dan ahli maksiat terus sibuk merasakan pedihnya siksa kubur atas kekafirannya di muka bumi, dan perbuatan dosa yang selalu diperbuat.

Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan dari Ibnu Sirin, berkata : “Dia adalah orang yang mencintai kafan yang bagus, dan berkata, sungghuh para mayyit itu saling mengunjungi dengan menggunakan kafan mereka”.

Untaian di atas senada dengan hadits marfu` dalam musnad Ibnu Abi Usamah dari Jabir : “Mereka para mayyit saling membanggakan dan mengunjungi di dalam makam kuburan mereka”.

BACA JUGA:  Anggota Muhammadiyah Sekolahkan Anak di NU Agar Bisa Tahlilan

Jabir juga meriwayatkan bahwa Nabi SAW barsabda : “Apabila salah seorang di antara kalian mengurus jenazah saudaranya, maka hendaklah mengkafaninya dengan kafan yang baik”. (HR. Muslim).

Riwayat-riwayat di atas menunjukkan bahwa para mayyit itu hakikatnya tidaklah mati dengan arti sudah tidak berguna sama sekali, tetapi nyawa mereka hanyalah berpindah alam, dari alam dunia yang kasat mata menuju alam kubur yang hanya diyakini oleh orang-orang yang beriman kepada Allah Dzat Yang Maha Tahu atas segala perkara di alam ghaib.

Banyak riwayat tentang kehidupan di alam kubur yang sering disaksikan oleh mereka yang masih hidup di atas bumi, baik itu merupakan siksa kubur maupun kenikmatan kubur. Seringkali sebuah kejadian aneh dan tidak mudah dicerna oleh akal sehat manusia tiba-tiba tanpa sengaja didapati (dilihat) oleh para pelayat atau para penziarah makam kuburan.

Ibnu Abiddunya meriwayatkan dari Abu Ghalib – teman Abu Umamah- bahwa seorang pemuda di Syam akan menemui ajalnya. Lalu ia bertanya kepada pamannya: “Ceritakan kepadaku sekiranya Allah mengantarkan aku kepada ibuku, apa yang diperbuat ibuku kepadaku?”  Sang paman menjawab: “Demi Allah, ibumu akan memasukkanmu ke dalam sorga…!”  Pemuda itu menjawab: “Demi Allah, Allah lebih sayang kepadaku dari pada ibuku.”

BACA JUGA:  Beragama yang Benar dengan Mengenal Rukun Agama

Lalu pemuda itu meninggal dunia, kemudian si ibu dan sang paman masuk ke dalam kuburan saat pemakamannya, lantas mereka ikut meratakan tanah makam kuburan tersebut. Di tengah usaha meratakan bebatuan yang ada di sekitar makam pekuburan itu, sedang penguburan jenazah saat itu belum tuntas betul, tiba-tiba ada barang milik sang paman yang terjatuh ke dalam lobang makam kuburan si pemuda, dan secara spontan sang paman turun untuk mengambil barang miliknya yang jatuh itu. Namun, belum sempat mengambil barangnya, tiba-tiba sang paman terkejut dan melangkah mundur.

Melihat kejadian itu, si ibu bertanya: “Mengapa tiba-tiba engkau mundur ?”

BACA JUGA:  Kisah Nyata: Usai Ikuti Acara Shalawatan, Tiga Lesbian Tobat

Sang paman menjawab: “Aku melihat makam kuburan ini penuh dengan cahaya, dan liangnya menjadi luas sejauh pandangan mata”.

Dalam riwayat Abu Dawud diterangkan bahwa Sayyidah `Aisyah berkata: “Tatkala Raja Najasyi meningal dunia, kami memperbincangkannya, karena senantiasa kami lihat ada cahaya di atas makam kuburannya”.

Dengan demikian, betapa ahli kubur itu hakikatnya mereka hidup. Mereka dapat merasakan kenikmatan, dan dapat membalas salam dari para penziarahnya, serta mengamini doa keluarganya.

Walaa tahsabannal ladziina qutiluu fii sabiilillahi amwaatan bal ahyaa-un `inda rabbihim yurzaqquun…. (Dan janganlah engkau sangka orang-orang yang gugur fi sabiilillah itu mati, tetapi mereka hakikatnya adalah hidup dan mendapatkan rejeki dari Allah SWT). Ayat ini jelas menjustifikasi adanya kehidupan manusia kelak di alam kubur. Mereka akan mendapatkan balasan sesuai dengan amal perbuatannya selagi hidup di atas muka bumi.

*Penulis: KH. Luthfi Bashori, Pejuang Islam [ 28/7/2010 ]

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

70 thoughts on “Kisah Alam Gaib; Penghuni Kuburan itu Saling Berkunjung”

  1. Dalam riwayat Abu Dawud diterangkan bahwa Sayyidah `Aisyah berkata: “Tatkala Raja Najasyi meningal dunia, kami memperbincangkannya, karena senantiasa kami lihat ada cahaya di atas makam kuburannya”.
    [Aneh ya…Najasyi itu di Eithopia tapi Aisyah bisa kok melihat kuburnya ya…???? Emang Aisyah tinggal di mana..?] Nampak banget dustanya..
    Dan janganlah engkau sangka orang-orang yang gugur fi sabiilillah itu mati, tetapi mereka hakikatnya adalah hidup dan mendapatkan rejeki dari Allah SWT[Ali Imran : 169].
    Mereka mendapatkan rezeki. bukan memberi rezeki. Jadi ngapain kalian meminta sama penghuni kubur..Sungguh aneh..
    Afwan ya Abu Salafy..Nih komentar ana yang terakhir,, Ana gak mau masuk blog ini lagi..maaf kalo ada yang menyinggung perasaan…
    Bertobat ya akhi…!!!!!

    1. Ass..,@Abu Hanin.
      Ucapan anda”[..Mereka mendapatkan rezeki. bukan memberi rezeki. Jadi ngapain kalian meminta sama penghuni kubur..Sungguh aneh..]”

      Saya;
      1)Bisakah anda memberikan bukti orang yang berdoa/mendoakan diatas kuburan itu meminta rezeki pada simayyit didalam kubur?
      2)Sudahkah anda bertanya apa isi doa yang dibaca ?
      3)Dan kemana doa itu ditujukan?

      Mohon maaf sebelumnya..tapi anda sepertinya sudah memfitnah banyak orang.Bagusnya anda cepat2 bertobat.

      1. Begitulah saudara-saudara kaum muslimin, mereka (orang-orang Wahabi/salafy) terbukti tukang fitnah. Ada orang-orang sedang mendo’akan penghuni alam kubur agar diampuni dosanya, malah dituduh meminta rezeki kepada penghuni kubur.

        Kalau mereka dikritik ditunjukkan keburukan mereka meskipun full fakta, dengan enteng mereka balik menuduh pengkritiknya sebagai tukang fitnah. Mereka sudah benar-benar menutup diri dari informasi kebenaran yang datang dari selain wahabisme.

        Semoga kita semua diselamatkan oleh Allah Swt dari fitnah wahabi yang semakin merajalela. Dan semoga Makkah dan Madinah segera dibebaskan oleh kaum muslimin dari cegkraman wahabi.

    2. abu hanin bilang [Aneh ya…Najasyi itu di Eithopia tapi Aisyah bisa kok melihat kuburnya ya…???? Emang Aisyah tinggal di mana..?] Nampak banget dustanya.. yang anda anggap dusta itu siapa abu hanin ? abu daud yg meriwayatkan atau sayidatina Aisyah ? istigfar abu hanin ! nt bener bener ga punya adab,
      abu hanin ngoceh ” Mereka mendapatkan rezeki. bukan memberi rezeki. Jadi ngapain kalian meminta sama penghuni kubur..Sungguh aneh.. jahil dan bodoh sekali nt abu hanin !
      abu hanin ngebeo : Afwan ya Abu Salafy..Nih komentar ana yang terakhir,, Ana gak mau masuk blog ini lagi..maaf kalo ada yang menyinggung perasaan…
      Bertobat ya akhi…!!!!! di bawah nt masih komentar dasar pendusta ngomong komentar terakhir dibawah masih ngebeo aja, dasar abu hanin munafik !!!

  2. Abu Hanim, aku maklum kalau cara berpikirmu kayak Albani, sebab antum belajar ilmu kepada murid-murid Albani…. Postingan di atas mengisahkan para sahabat dan Siti Aisah yang sedang membicarakan keadaan kubur raja Najasy, jadi yang melihat bukan Aisah, tapi para sahabat nabi ketika itu, karena memang mereka pernah diselamatkan oleh raja Najasyi ketika difitnah oleh para kafir quraisy di depan raja Najasy dalam peristiwa pra Hijrah. Demikian sedikit penjelasan….

    albani itu terkenal di dunia Islam sebagai perusak agama, jadi awas agamamu yang kaubanggakan adalah agama Islam yang sudah dirusak oleh albani. Mohon maaf kita semua sedang berpuasa, aku hanya menyampaikan kebenaran semoga dapat ridlo-NYA…. Ammin….

  3. saya tidak mengerti, apakah abu hanim menyimak cerita diatas atau tidak.kok komentarnya melenceng jauh.tulisan diatas menyebutkan (dan janganlah engkau sangka orang-orang yang gugur fisabilillah itu mati,tetapi mereka hakikatnya adalah hidup DAN MENDAPATKAN REZEKI dari ALLAH SWT).Sedang komentar abu hanim “memberi rezeki” serta menuduh penulis “meminta sama penghuni kubur”. Saya rasa Wajib abu hanim meminta maaf dengan penulis, karena telah memfitnah orang tanpa dasar.itu merupakan dosa besar bagi abu hanim.

  4. Iya gimana sich nie Abu Hanin ini…
    ana rasa Abu Hanin ini orangnya cerdas,Hadistnya dan kisah di atas tak sesuai malah dengan judulnya…
    Dari tulisannya, keliatan kalo penulisnya gak ada kwalitasnya.. kacau, gak nyambung,
    Ibnu Abiddunya meriwayatkan dari Abu Ghalib – teman Abu Umamah- bahwa seorang pemuda di Syam akan menemui ajalnya. Lalu ia bertanya kepada pamannya: “Ceritakan kepadaku sekiranya Allah mengantarkan aku kepada ibuku, apa yang diperbuat ibuku kepadaku?” Sang paman menjawab: “Demi Allah, ibumu akan memasukkanmu ke dalam sorga…!” Pemuda itu menjawab: “Demi Allah, Allah lebih sayang kepadaku dari pada ibuku.”

    Lalu pemuda itu meninggal dunia, kemudian si ibu dan sang paman masuk ke dalam kuburan saat pemakamannya, lantas mereka ikut meratakan tanah makam kuburan tersebut. Di tengah usaha meratakan bebatuan yang ada di sekitar makam pekuburan itu, sedang penguburan jenazah saat itu belum tuntas betul, tiba-tiba ada barang milik sang paman yang terjatuh ke dalam lobang makam kuburan si pemuda, dan secara spontan sang paman turun untuk mengambil barang miliknya yang jatuh itu. Namun, belum sempat mengambil barangnya, tiba-tiba sang paman terkejut dan melangkah mundur.

    Melihat kejadian itu, si ibu bertanya: “Mengapa tiba-tiba engkau mundur ?“

    Sang paman menjawab: “Aku melihat makam kuburan ini penuh dengan cahaya, dan liangnya menjadi luas sejauh pandangan mata”.
    [gak nyambung khan,,,?ceritanya juga aneh..]

    Walaa tahsabannal ladziina qutiluu fii sabiilillahi amwaatan bal ahyaa-un `inda rabbihim yurzaqquun…. (Dan janganlah engkau sangka orang-orang yang gugur fi sabiilillah itu mati, tetapi mereka hakikatnya adalah hidup dan mendapatkan rejeki dari Allah SWT)[mereka gak meminta sama orang mati ya abu hanin, tapi lewat orang mati, makanya kuburan wali-wali diramaikan]

    Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan dari Ibnu Sirin, berkata : “Dia adalah orang yang mencintai kafan yang bagus, dan berkata, sungghuh para mayyit itu saling mengunjungi dengan menggunakan kafan mereka”.[Weiss, seram banget kalo di kunjungi begitu, kalo ana mati, jangan kunjungi ana deh, entar ana gak bisa tidur nyenyak lagi di kuburan]

    Dalam riwayat Abu Dawud diterangkan bahwa Sayyidah `Aisyah berkata: “Tatkala Raja Najasyi meningal dunia, kami memperbincangkannya, karena senantiasa kami lihat ada cahaya di atas makam kuburannya”.[Aisyah bekata ‘kami”, berarti Aisyah melihat juga. betul Abu Hanin, ceritanya dusta]

  5. Ibnu Abiddunya meriwayatkan dari Abu Ghalib – teman Abu Umamah- bahwa seorang pemuda di Syam akan menemui ajalnya. Lalu ia bertanya kepada pamannya: “Ceritakan kepadaku sekiranya Allah mengantarkan aku kepada ibuku, apa yang diperbuat ibuku kepadaku?” Sang paman menjawab: “Demi Allah, ibumu akan memasukkanmu ke dalam sorga…!” Pemuda itu menjawab: “Demi Allah, Allah lebih sayang kepadaku dari pada ibuku,,
    [lebih aneh gak…?Hebat sang paman, dia wakilnya yang punya surga, yaitu ibunya sang pemuda…Liat aja perkataan pamannya, ibu si pemuda bisa memasukkan si pemuda ke surga…..perkataan pemudanya lebih keren lagi…dia tahu kalo Allah lebih sayang dia daripada ibunya….Hebat khan…benar-benar ceriata yang aneh…]

    1. @ Aku Salafy:

      Rata-rata pemikiran Wahabi yang “potong kompas” emang semakin memperburuk pemahaman agama yang luas maknanya ini. Agama jadi sempit hanya gara-gara otak sempit Wahabi, parahnya dari kesimpulannya yang sempit dan aneh bin ajaib itu bisa menimbulkan fitnah di tengah kaum muslimin.

      postingan di atas itu bukan cerita biasa, jadi yang bisa percaya tentunya hanya orang-orang yang beriman.

      1. katanya Wahabi yang suka mengkafirkan, antum ngaku bukan Wahabi,tapi kok bilang orang tidak beriman,,,,??? sama gak sama mengkafirkan..???
        Hato jawab…!!!

  6. Ass.,@Aku Salafy
    PERKATAAN ANDA”[..]…perkataan pemudanya lebih keren lagi…dia tahu kalo Allah lebih sayang dia daripada ibunya….Hebat khan…benar-benar ceriata yang aneh…]”

    Pertanyaan saya;
    Apakah anda ingin menyanggah kasih sayang ALLAH SWT yang segala MAHA itu ?

    TAHU ataupun TIDAK TAHU kasih sayang ALLAH SWT pasti lebih besar dari pada kasih sayang siapapun didunia ini.

    Coba anda pikir.. sekarang siapa yang aneh..

    PERKATAAN ANDA”[..]Hebat sang paman, dia wakilnya yang punya surga, yaitu ibunya sang pemuda…Liat aja perkataan pamannya, ibu si pemuda bisa memasukkan si pemuda ke surga..[..]

    Saya: Ibunya adalah SEBAB sipemuda masuk sorga.
    Contoh lain dari SEBAB; Misalkan anda memberi makan pada anak Yatim Piatu dan dari pahalanya itu anda masuk sorga.
    Apakah anak Yatim Piatu itu yang memberikan pahala dan memasukan anda ke sorga?

    Wassalam

    1. Afwan ya akhi…
      Agama kita di tegakkan dengan kebenaran, bukan dengan cerita dusta,,,,
      Antum bisa jamin, kalo Allah lebih sayang antum di bandingkan Mas Abdul Jabbar..
      Atau antum juga bisa jamin, kalo Mas Abdul Jabbar masuk surga…
      Ini masalah ghaib ya akhi….
      Tak ada yang tahu selain Allah…
      Banyak dalil di atas yang di buat-buat…

      1. Ass..wr..wb @Abu Hanin
        Kata-kata anda;
        [..]Antum bisa jamin, kalo Allah lebih sayang antum di bandingkan Mas Abdul Jabbar..[..]

        Saya;
        Bacalah dan pahamilah kembali perkataan sang paman dan sipemuda.
        Pemuda itu tidaklah membandingkan dirinya dengan ibunya.
        Tapi pemuda itu membandingkan kasih sayang Allah swt dengan kasih sayang sang Ibu kepada dirinya(pemuda).

        Kalau kita menilai sesuatu itu dengan niat baik insya Allah hasilnya baik.Begitu juga sebalik nya.

        Wassalam
        .

  7. @Abu Hanin:
    antum bilang: “Banyak dalil di atas yang di buat-buat…”

    Saya bertanya, dalil mana yang dibuat-buat? Sok tahu entum persis gaya wahabi tulen perkataannya….

  8. namanya saja ‘alam ghaib’ tapi kok tau ya???

    nabi kita Muhammad SAW ditanya tentang masalah ghaib, beliau menjawab hanya Allah SWT yang mengetahuinya (QS. 6:50 atau 6:59) dll.

    1. @elfan

      Pernah dengar cerita hadits Nabi, bahwa nabi Saw menceritakan tentang Sorga Nerak? Kedua tempat tersebut masalah Ghoib apa bukan? Kok bisa cerita ya Nabi Saw tentang kedua tempat itu, berarti beliau tahu dong masalah-masalah Ghoib? Banyak kisah-kisah Nabi Saw yang membuktikan bahwa beliau tahu masalah-masalah Ghoib, jadi baca sejarah and baca cerita di hadits Imam Bukhori atu Muslim. Di dua kitab tersebut banyak dikisahkan tentang Nabi Saw tahu masalah-masalah Ghoib.

      Ayat yang antum sebutkan itu (QS. 6:50 atau 6:59), harus dipahami sesuai kontek asbabul nuzulnya, biar pemahamannya tidak terkesan merendahkan Nabi Muhammad Saw.
      Kalau Nabi Saw tidak tahu masalah-masalah Ghoib, terus apa istimewanya sebagai Nabi? Berpikirlah, renungkanlah…. baca hadits nabi tentang masalah-masalah ghoib yang Nabi kita telah mengetahuinya sebagian, salah total kepercayaan Wahabi yang mengatakan Nabi tidak tahu sama sekali masalah-masalah ghoib….

      Saran saya, belajar Islam itu jangan sepotong-sepotong sebab bisa menyebabkan salah pemahaman….

    2. Ass..wr..wb @elfan
      Anda benar..hanyalah Allah swt yang tahu tentang masalah ghaib.

      Tapi bagaimana kalau Allah swt sudah menghendaki untuk memberikan pengetahuan yang ghaib kepada hambanya.

      Menurut anda Jin dan Malaikat itu termasuk makhluk ghaib atau tidak ???

      Ingatkah anda dengan ayat-ayat Al-qur’an tentang Nabi Sulaiman as ?

      Ingatkah anda riwayat ketika Rasulullah didatangi Malaikat Izrail,bahkan Siti Fatimah sempat berbicara dengan malaikat itu ?

      Pernah anda mendengar kisah tentang seorang anak yang dilahirkan dengan mempunyai indera ke 6 ?

      Maha Besar Allah dengan segala kehendaknya.

      wassalam

  9. @pasaribu

    Ayat yang antum sebutkan itu (QS. 6:50 atau 6:59), harus dipahami sesuai kontek asbabul nuzulnya, biar pemahamannya tidak terkesan merendahkan Nabi Muhammad Saw.
    Kalau Nabi Saw tidak tahu masalah-masalah Ghoib, terus apa istimewanya sebagai Nabi? Berpikirlah, renungkanlah…. baca hadits nabi tentang masalah-masalah ghoib yang Nabi kita telah mengetahuinya sebagian, salah total kepercayaan Wahabi yang mengatakan Nabi tidak tahu sama sekali masalah-masalah ghoib….
    ???Saran saya, belajar Islam itu jangan sepotong-sepotong sebab bisa menyebabkan salah pemahaman….???

    Maaf.. saya tidak tau persis seluas apa perpecahan di kalangan orang islam.
    dari comment2 diatas sptnya ckup parah tuch..^_^’
    klo emang nabi muhammad tau tentang yang ghaib seluruhnya……..
    tentu saja dia juga tau tanggal berapa kiamat terjadi??
    klo emang ada keterangan tanggalnya kapan sdr. pasaribu
    tlg email ke:onno@dewa19.com
    tq.

  10. wah dari diskusi di atas, keliatan yah kalo orang2 salafy berilmu,walaupun aku belum tahu persis apa itu salafy, tapi dari semua situs perdebatan yang aku kunjungi selalu mereka lebih punya referensi, kayaknya salafy selalu ilmiah, Allah menjamin akan mengangkat derajat orang berilmu, bukan seperti Asy’ariyyah nunut ama orang2 gak jelas, seperti gus**r (semoga dapat ampunan di kuburnya),walaupun ucapannya bathil tetep aja di hormati di kalangan fans “N-anchester United” wkwkwkwkwkkwkwkkw,

    saya suka banget liat/baca diskusi2 seperti ini, yang berilmu kelihatan ilmunya, yang bodoh kelihatan bodohnya. cuma maaf yah, pemahaman sesat seperti Asy’ariyyah kudu reformasi pemahaman lah sedikit-sedikit, masa kuburan mo di jadikan tempat ibadah. Padahal Rasulullah dengan tegas melaknat Yahudi dan Nashara yang menjadikan Kuburan para nabi dan orang saleh sebagai tempat ibadah (membaca qur’an itu ibadah,zikir itu ibadah) kalo mo doakan orang shalih yang udah wafat, yanh dengan cara yang sunnah donk… ziarah kubur tuh hanya sekedar untuk mengingat-ingat kematian,bbid’ah itu awalnya nampak baik lama2…wwiiiih minta berkah dan pesugihan di kubur… amit-amit asy’ariyyah,!!! wkwkwkwkwkwkkwkwkkw.wkwkwwkwkwkwkwkkww. asy’ariyyah nanti ikut pesugihan, naudzubillah, jangan sampe yah kang asy’ariyyah..wkwkwkwkwkkwkwkwkkw..kuaalat ntar kaaaaaaang kalo durhaka ama sunnah.

    1. Menyedihkan kalian ini salafy …
      Sudah berapa kali kalian dalam 1 tahun ini berziarah ke makam2 kakek nenek anda ??
      Tidakkah kalian bisa berbaik sangka bahwa orang2 yang menziarahai kaum muslimin yang sudah meninggal itu adalah sunnah rasul, dengan itu kita bisa mengingat kematian, melembutkan hati serta mendoakan saudara muslim kita yang telah mendahului kita ??
      Sebegitu jarangnya kah anda berziarah sehingga hati-hati kalian menjadi keras … sebegitu burukkah prasangka kalian pada kaum muslimin sehingga kalian selalu melihat orang2 yang berziarah sebagai kaum musyrik yang mengemis2 rezeki pada sang mayyit dan pesugihan ??
      Berziarahlah dan doakanlah dan sampaikanlah salam kepada ayah, ibu, kakek, nenek kita yang telah mendahului kita …!!! Insya Allah merekapun disana juga merindukan kehadiran kita yang sudah terlalu sering melupakan mereka …

      1. Sesekali antum coba ke makam-makam para sunan dan para wali ya akhi, terutama yang di Jawa….
        Lihat apa yang para penziarah itu lakukan….

        1. Iya coba perhatikan dengan seksama, Ada yg berjalan dan duduk di atas kuburan dengan seenaknya. Apakah dia tahu sabda Rasulullah SAW
          1. ” Janganlah kamu duduk di atas kubur…”. (HSR Muslim);
          2. “Sesungguhnya menginjak bara api atau pedang lebih aku sukai dari pada aku menginjak kubur seorang muslim”.(HSR Khallal dan Ibnu Majah)

      2. @abd
        ane rasa ga ada seorg muslimpun di dunia ini yg msh bagus imannya yg ngelarang ziarah kubur, jd jgn se2mpit itulah kita memahami masalah ziarah kubur,,,,,,,
        ente kan udh blng tuh klo ziarah kubur itu cma sebatas ngingetin mati & mndoakan ahli kubur,,,,,,,jadi selain itu smua, brarti bukan sunnah Rasul yah?
        klo gtu, ane spakat sma ente,,,,,,

        tp fakta dilapangnnya msh bnyk boz org yg dtng ke kuburan utk minta hajat, mngkeramatkn kuburan, ngalap berkah, ngmbil tanah kuburan dg keyakinan klo itu brkah bhkn malah bs mndtngkn rezeki, ziarah krna pngn smbuh dr pnyakit, naik jabatan, ikut pilkada, lulus ujian dll,,,,,,,,,,nauzubillah,,,,,,,,,,,,,,

        http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/01/01/43414/Peziarah-Mulai-Ambil-Tanah-Makam-Gus-Dur

        http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/10/08/09/129161-mui-fatwakan-ada-praktik-syirik-di-makam-mbah-priok

        itu fakta ! jgn kita nutup mata sma fakta2 yg emang ada,,,,,,,,

  11. Ass..wr..wb @ ALL
    1. Barangsiapa mendatangi dukun peramal dan bertanya kepadanya tentang sesuatu (lalu mempercayainya) maka shalatnya selama empat puluh malam tidak akan diterima. (HR. Muslim)

    2. Barangsiapa mendatangi dukun peramal dan percaya kepada ucapannya maka dia telah mengkufuri apa yang diturunkan Allah kepada Muhammad Saw. (Abu Dawud)

    3. Sesungguhnya pengobatan dengan mantra-mantra, kalung-gelang penangkal sihir dan guna-guna adalah syirik. (HR. Ibnu Majah)

    4. Barangsiapa membatalkan maksud keperluannya karena ramalan mujur-sial maka dia telah bersyirik kepada Allah. Para sahabat bertanya, “Apakah penebusannya, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ucapkanlah: “Ya Allah, tiada kebaikan kecuali kebaikanMu, dan tiada kesialan kecuali yang Engkau timpakan dan tidak ada ilah (tuhan / yang disembah) kecuali Engkau.” (HR. Ahmad)

    5. Ramalan mujur-sial adalah syirik. (Beliau mengulanginya tiga kali) dan tiap orang pasti terlintas dalam hatinya perasaan demikian, tetapi Allah menghilangkan perasaan itu dengan bertawakal. (HR. Bukhari dan Muslim)

    Wassalam

  12. Ahli maksiat mungkin bisa beristirahat dua jenak atau lebih lama dari pedihnya siksa kubur, apabila ahli warisnya atau keluarganya yg kaya raya setiap saat selalu mengirim pahala bacaan yaasiin dengan menyenggarakan ribuan kali tahlilan

  13. Kata almarhum Nurcholis Madjid ada organisasi islam di Indonesia ini yang memiliki banyak kitab dan referensi, tapi tidak terseleksi.

  14. Semprul
    Coba teliti dan tanya sama teman-teman ente berapa banyak orang-orang yang menguasai kitab kuning, bisa baca huruf arab gundul, lulusan pesantren yang “tersesat” dan berapa orang yang tobat seperti Salafy tobat? Memahami agama Islam semakin mudah apabila berpegangan kepada Qur’an dan Hadits. Hadits yang diamalkan juga bukan semua hadits ditelan mentah2, apalagi riwayat2 (bukan hadits) yang hanya mengagungkan golongan tertentu. Banyak hadits dhoif dipakai karena ada nilai kebaikannya padahal belum tentu dikatakan oleh Rasulullah SAW, kadang2 hadits dhoif dicari-cari padanannya untuk mendukungnya. Rasulullah SAW bersabda “Man kadzaba a’laiya muta’ammidan palyatabawwa maq’adahu minannaar”.
    Artinya : Dari Abi Hurairah, ia berkata. Telah bersabda Rasulullah SAW “Barang siapa yang berdusta atasku (yakni atas namaku) dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya (yakni tempat tinggalnya) di neraka”.
    (Hadits shahih dikeluarkan oleh Imam Bukhari (1/36) dan Muslim (1/8) dll)

    1. kacung ngaran , hadist yang nt bawa : Dari Abi Hurairah, ia berkata. Telah bersabda Rasulullah SAW “Barang siapa yang berdusta atasku (yakni atas namaku) dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya (yakni tempat tinggalnya) di neraka”.
      juga berlaku terhadap orang yang mengatakan hadist dhoif sama dengan maudlu, hadist Rosulallah, yang riwayatnya dhoif tetaplah hadist Rosulallah, jika disamakan dengan maudlu berarti telah berdusta juga terhadapnya.

    1. Assalamu’alaikum…

      Maaf kalo ana kembali, walau sebenarnya ana malas untuk kemari..
      Tapi Wallahi, niat ini hanya untuk menasehati saudara sesama muslim…
      Kepada pemilik blog Artikel Islami dan sedaraku momo cemani gombong, semoga Allah memberi umur panjang dan hidayah kepada antum berdua akh….

      @Akh Artikel Islami…

      Kita tidak pernah bertatapan atau berjumpa, dan ana juga beberapa kali menanggapi artikel antum ya akhi, tapi seperti itukah perkataan antum kepada ana ya akhi…???

      Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. (QS. Al Israa’ : 53)

      “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah ia bicara yang baik atau diam.” (HR. Bukhari dari Abu Hurairah ra.)

      Ana gak akan mempermasalahkan perkataan antum kepada ana ya akhi,tentang ana nyampah ya akhi. Demi Allah, ana telah memaafkan antum untuk meringankan langkah antum di akhirat kelak…

      @akh Artikel Islami dan momo cemani gombong…

      Tapi perkataan antum bahwa, bahwa perkataan ana itu sampah, inilah yang mau ana kritisi ya akhi,,
      Antum tahu ya akhi, terkadang ana menulis komentar itu memakai Al qur’an dan hadist…

      Dan antum berdua menganggap itu sampah, Masya Allah ya akhi…
      Sungguh buruk perkataan antum ya akhi,,,

      Semoga Allah mengampuni kekhilafan antum berdua…

      Cukup sampai di sini Abu Hanin,,,
      Kepada para saudaraku yang telah mengenal Salafy, tinggalkan saja jidal di sini, gak perlu di teruskan,,,

      1. @ Abu Hanin…..sungguh mulia hati nt ya ….ya maaf klo anda tersinggung ….terus terang gw juga maunya diskusi yang fair dan obyektif ….namun peryataan yang nt buat dgn mbawa dalil n hadist yang ditujukan buat orang2 musyrik n kafir itulah yang membuat gw tersinggung ….berarti buruk mana gw ngatain nt nyampah ama nt ngatain gw kafir,ahlul bidah, syirik ….?????

        1. Bagi ana gak masalah antum ngatain ana nyampah akh,,,
          yang ana kritisi, komentar ana, yang terkadang berisi qur’an dan hadist di bilang sampah..
          Satu lagi, kapan ana bilang antum ahlul bid’ah, syirik atau yang lain,,,tolong tunjuki ya akhi…

          1. ya langsung ke gw sih nggak ada mas Abu cuman gw kan pakai amalan tahlilan, jumatan adzan 2x, gw juga sering ke kuburan ortu tuk ndoain mereka yang menurut nt semua itu kan bidah nah itu jg ngatain gw …..untungnya banyak teman n pemilik blog yang lebih tau ilmunya ketimbang gw jd ati ati aja nt memv0nis amalan2 tsb dgn tuduhan2 nt …..jangan sampai spt anak panah melesat dari busur …..aku berharap nt masih berlunak hati mau menerima kebenaran …..amiiin betapapun anda tetep saudaraku walau ada beda pemahaman….

          2. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Janganlah kalian mengkhususkan malam Jum’at untuk beribadah dari malam-malam yang lain dan jangan pula kalian mengkhususkan puasa pada hari Jum’at dari hari-hari yang lainnya, kecuali bila bertepatan (hari Jum’at itu) dengan puasa yang biasa kalian berpuasa padanya.” [HR. Muslim (no. 1144 (148)) dan Ibnu Hibban (no. 3603),
            Tuch khan, supaya gak menentang Nabi, ane sarankan Yasinannya jangan cuma Malam Jum’at, ganti aja, malam selasa minggu ini, minggu depan malam sabtu, minngu depannya lagi baru malam jum’at. Itu sich saran gue, biar gak menentang Nabi kita,,,

          3. Ye..Mas Mamo, di kasih nasihat malah ngeyel..Udah ane bilang yasinannya jangan cuma malam jum’at aja biar gak menentang Nabi,,kok malah mewakili Nabi..Makannya mas, kalo di kasih dalil yang bagus mbok di ikutin…atau bantahlah dengan yang baik,,,kok naanya pertanyaan yang aneh, emang ada yang mewakili Nabi,,? nanti yang mewakili Nabi mas mamo, cuma malu aja trus di lemparkan ke orang..

          4. bud ….nasehat menasehati adalah kewajiban sesama muslim ……namun caranya juga harus sesuai dgn anjuran Nabi dong …..la instropeksi diri deh nt selama ini gimana ??? masih ada tuh komen2 nt baca aja lagi bener nggak ????

  15. Abu Hanin@

    Bang Artikel Islami kena omelan Abu Hanin nih ye? Artikel Islami di sini alamatntnya: Antum salah kirim kali ya? Atau mungkin kebanayakan ngomel jadi sampai salah arah pengiriman? Atau gemana nih? Ini kan UMMATI PRESS? Makanya jangan egosentris biar gak gampang tersinggung, yang ikhlas kalau dakwah, karena yang bisa memberi hidayah hanya Allah SWT. Kita semua butuh hidayah-NYA sampai akhir hayat, kita memohon setiap hari agar khusnul khotimah.

    Sampah adalah istilah lain dari SPAM dalam dunia internet adalah hal biasa, tapi antum tersinggung terlalu jauh, masalah sepele seperti ini aja mau ngambek?? Kalau antum berkomentar ngalor-ngidul di blog orang, tidak fokus pada TEMA, atau Copy Paste terlalu panjang itu bisa dikategorikan sampah atau SPAM!

    jangan ngambekan kalau mau berdakwah menurut keyakinan antum, lihat nih postingan terbaru UMMATI PESS di sini

    Juga di sini: http://www.ummatipress.com/2010/11/19/h-mahrus-ali-shalat-pakai-sandal-jepit-dan-sujud-di-tanah-mencontoh-nabi/

    1. Karena Pemilik Blog Artikel Islami komentar di sini, makanya ana juga balas komentarnya di sini bu Arumi, masak nulis di sana…
      Kalaupun ana tersinggung, ana sudah maafin karena wajar hal seperti ini dalam berdiskusi…
      Yang ana kritisi adalah hati-hati dalam berbicara, sehingga tanpa sadar mengatakan qur’an dan hadist itu sampah..
      Tidak ada kata ngambek dalam berdakwah bu,,,
      Sudahlah, Abu Hanin cukup sampai di sini, ana gak perduli lagi, jika ada yang menyangkut tentang Abu Hanin, ana gak akan tanggapi lagi…
      Maaf jika ada kata-kata yang salah..

  16. abu hanin @
    saya juga mohon maaf ya abu hanin, karena diatas saya juga ngata-ngatain sampean, hal itu saya katakan sepontan, karena melihat komentar sampean :

    ” [Aneh ya…Najasyi itu di Eithopia tapi Aisyah bisa kok melihat kuburnya ya…???? Emang Aisyah tinggal di mana..?] Nampak banget dustanya.. ”

    terus terang komentar sampean itu benar-benar bikin saya sebagai muslim yang mencintai Umahatil mu`minin, tersinggung, jadi tolong kalo komentar yang sedikit ilmiyah lah, afwan ya abu hanin, sampean juga toh tersinggung berat dikatain, nyampah ,padahal kata-kata sampean ” Nampak banget dustanya.. ”
    sangat terkait kepada sayidatina A`isyah atau Abu daud, atau sampean punya maksud dan alasan lain ?

    1. Dalam berdiskusi perlu kedewasaan akh…Ana gak marah sama antum…
      Tentang masalah di atas..
      Bagaimana ana akan berhadapan dengan Allah jika menghina Istri Rasulullah di dunia dan di surga, atau mengejek seorang Ahli hadist…
      Jujur, ana gak tahu hadist Abu Daud di atas shohih atau tidak..
      Ana hanya mengomentari isi atau matan hadis tersebut yang ana rasa ganjil,
      Karena, bagaimana seorang Aisyah bisa melihat kuburan Najasyi yang ada di Eithopia, makanya ana bilang ceritanya dusta….

      1. seharusnya nt lebih hati2 mas Hanin …. vonis DUSTA kayaknya nggak enak deh ….coba kalau diganti dgn CERITA INI GW BARU DENGER ….atau …COBA CRITAIN ASAL USULNYA…..lebih bijaksana kayaknya mas …..

  17. ya ini abu hanin, satu sisi tidak mau menghina Istri Rosulallah saw , disisi lain tetap menyatakan ” bagaimana seorang Aisyah bisa melihat kuburan Najasyi yang ada di Eithopia, makanya ana bilang ceritanya dusta…. ”

    sekali lagi saya klarifikasi abu hanin , yang anda maksud ceritanya dusta itu ceritanya siapa ? ceritanya Sayidatina A`isyah ? atau ceritanya Abu daud sebagai rowi ? atau ceritanya siapa ?

    tapi kalo membaca komentar anda abu hanin ” Ana hanya mengomentari isi atau matan hadis tersebut yang ana rasa ganjil,”
    jelas yang anda maksud adalah, Sayidatina A`isyah telah Berdusta !

    abu hanin Sayidatina A`isyah adalah orang yang mendapat didikan langsung dari Rosulallah , mendapat kesaksian langsung dari Allah swt dalam Alqur`an Bahwa Sayidatina A`isyah adalah Seorang Shidiiqoh ( orang yang sangat terpercaya ) tidak tahukah anda abu hanin tentang Hadist Ifik ?

    Orang yang telah mendapat kesaksian langsung dari Allah akan kejujurannya masih anda ragukan kebenarannya, bahkan anda tuduh dengan Dusta !!!.
    astaghfirullah, Tobat ya abu hanin tobat, kalo anda masih merasa sebagai muslim.

    jika anda abu hanin, mersa ragu dan tidak mengerti akan suatu persoalan bertanyalah ! jangan langsung menuduh seperti itu, bahkan hal ini anda lakukan dua kali ? hati-hati abu hanin saya khawatir kalo anda tidak segera tobat dan menyatakan itu sebagai kesalahan anda, saya khawatir anda mati su`ul khotimah, tidak pernahkah anda abu hanin membaca Arbain Nawaiyah ? kumpulan empat puluh Hadist shohih, karya Imam Nawawi ? kalo belum bacalah, kalo sudah berarti anda tidak faham apa yang anda baca , Astagfirullah .

    1. Antum kelihatan kagak nangkap apa yang di maksud Abu Hanin,,Apakah ketika ada hadist palsu, misalnya perkataan Nabi atau sahabat yang di catut namanya supaya kelihatan shohih, lalu sahabat atau nabi yang di salahkan,,baca lagi dong yang bener ya,,!!!

    2. ini kata-kata abu hanin yang budi bela :

      Jujur, ana gak tahu hadist Abu Daud di atas shohih atau tidak..
      Ana hanya mengomentari isi atau matan hadis tersebut yang ana rasa ganjil,

      atau budi bisa menjelaskan kepalsuan hadist tersebut…?

      lagi pula yang saya komentari dan klarifikasi dari abu hanin adalah pernyataannya yang ini :

      Karena, bagaimana seorang Aisyah bisa melihat kuburan Najasyi yang ada di Eithopia, makanya ana bilang ceritanya dusta….

      ini menunjukkan beberapa hal
      1. abu hanin terlalu gegabah dan berani mengatakan cerita sayidatina A`isyah ra adalah dusta , sementara Ijma` ulama beliau adalah Shidiqoh (orang yang sangat terpercaya) ada 14 ayat al-qur`an yang turun membela Sayidatina A`isyah.

      2. abu hanin terlalu ceroboh mengatakan dusta ketika ada cerita yang menurutnya gak masuk akal , meskipun yang cerita itu Ummul Mu`minin A`isyah ra , ini menunjukkan karena minimnya perbendaharaan Hadits yang dimiliki abu hanin membuatnya berkata sangat, sangat ceroboh.

      kalo budi masih tetap ingin membela Abu Hanin silahkan.. saya tunggu pembelaannya , karena sebenarnya saya pun sudah mengklarifikasi (tabayyun) kepada yang bersangkutan dan ternyata karena kebodohannya dia tetap ngeyel.

  18. @ Abu Hanin …….kembali lagi saudara kita bisa ngejelasin apa yang nt belum ngarti ….apa masih kurang jelas BRADER …..saran gw sama ama mas ahmad syahid ….bertobat….tobat….tobat ,,,,…

  19. Abu Hanin.Anda harus bisa melihat kebenaran perkataan dari Ustadz Luthfi tentang orang yang meninggal saling berkunjung. Bukti kongkrit sudah banyak. Begitu banyak orang yang sudah melihat hantu pocong yang berkeliaran. Besar kemungkinan mereka waktu berkunjung lupa alamat kawannya jadinya tersesat dan lompat kesana kemari dan juga terbang karena bingung nyari alamat. Sayang banget mereka belum pandai buka google earth. kalo pandai pasti bisa cari alamat yang bener.

      1. Sama mas seperti penulis dan pendukung tulisan ini mas, barangkali rumahnya sering di datangi setan, demit, genduruwo, kuntilanak, pocong hingga mengeluarkan tulisan peperti ini..rumahnya sering di datangi makhluk ghaib..

  20. He he be artikel yang menarik. Biasanya kalo soal yang ginian dulur2 wahabi paling sengit.
    Saya banyak sekali mendengar kisah-kisah gaib kok tetapi saya tuh biasa aja dan merasa hal itu tidak aneh. Bahkan saya sendiri pernah ngalami peristiwa gaib tetapi malah bikin risih dan ga bangga sama sekali.

  21. Artikel yang bagus Salafy Wahabi paling alergi -seolah guyonan, pegimana dengan ini “Lebih baik menginjak bara 1000 tahun dari pada menginjak kubur orang mati” – ” Berilah salam jika kamu melewati pekuburan”. Kalau gak percaya buktiin aja bud.

    1. Mas Ucep..lain kali kalo ada orang meninngal mas ucep ikut ngantar ya,,trus mas ucep bilangin tuch sama all Aswaja jangan nginjak kuburan sembarangan, kasih nih dalil buat mereka, karena merekalah yang sering nginjak kuburan..lihat deh kalo orang Aswaja kekuburan, apalagi sebelum Ramadhan, cocok banget di kasih dalil ini..

  22. Pantesan kemarin saat saya melewati kuburan saya menjumpai 3 pocong saling berdialog menanyakan kabar mereka ,pekerjaan , kesehatan , sampai teror bom , krn di alam kubur juga ada kasus teror bom , dan ada juga kasus korupsi.

  23. ?????? ????? ? ???? ???? ? ??????

    bukankah seluruh umat muslim itu bersaudara seiman?
    pantaskah sesama saudara seiman saling mencaci di internet?
    mengenai hal yang ghaib pula!
    apakah anda merasa menang setiap kali anda [merasa]berhasil menyangkal perkataan orang lain?
    apakah anda merasa menang setiap kali anda [merasa]berhasil mempertahankan pendapat/ pemikiran/ teori/ keyakinan anda?
    sementara anda sendiri tidak mengetahui KEBENARAN dari sesuatu yang anda pertahankan[karena hal tersebut perkara ghaib] sampai anda rela melakukan dosa mencaci maki saudara sesama muslim?
    yakinkah anda pendapat dan pemikiran anda adalah yang paling benar?

    mau tahu kebenaran tentang hal yang anda perdebatkan itu?
    berdoalah semoga anda segera bergabung menjadi salah satu penghuni kubur,
    dengan begitu anda akan lebih cepat mengetahui kebenaran dari perkara yang anda perdebatkan itu.

  24. buat penulis seng sabar yoo..
    jika aku jadi penulis..
    aku hanya berkata..
    yaa allah sesungguhnya mereka tidak mengetahui apa yg mereka katakan ampunilah mereka yaa allah.
    roh adalah urusanku tidaklah aku beri manusia itu melainkan sedikit..

  25. Ping-balik: pengetahuan alam gaib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker