Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Ulama Aswaja

Saatnya NU Membangun Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi

Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, kini saatnya NU Bangun Rumah Sakit, Perguruan Tinggi, dan Jadi Ilmuwan.

Saatnya NU Membangun Rumah Sakit, Perguruan Tinggi, dan Jadi Ilmuwan. Ketua Umum Pengurus Besar Nadhdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyatakan, sudah saatnya Nahdlatul Ulama (NU) berdakwah bukan dengan hanya berpidato dan ceramah saja. Tetapi juga dengan tindakan. Seperti membangun rumah sakit, lembaga pendidikan, dan mendorong Nahdliyin menjadi seorang ilmuwan.

Ketua Umum Pengurus Besar Nadhdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyatakan, sudah saatnya Nahdlatul Ulama (NU) berdakwah bukan dengan hanya berpidato dan ceramah saja, tetapi juga dengan tindakan. Seperti membangun rumah sakit, lembaga pendidikan, dan mendorong Nahdliyin menjadi seorang ilmuwan.

BACA JUGA:  Muktamar NU Dihadiri 30 Mufti dan Ulama Internasional

Menurut Kiai Said, saat ini NU sudah memiliki beberapa rumah sakit yang tersebar di beberapa kota seperti Jombang, Demak, Tuban, Surabaya, Bayuwangi, dan lainnya. Dalam beberapa tahun ke depan ini juga akan dibangun rumah sakit di Cirebon dan Kendal atas hasil kerja sama dengan Wika.

“Itu rumah sakit di bawah yayasan NU langsung, bukan yayasan pribadi,” kata Kiai Said pada acara Serah Terima Program CEPAT-LKNU & Peluncuran Program Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Diabetes Mellitus di Gedung PBNU Jakarta Pusat, Kamis (2/11).

BACA JUGA:  Ulama Lebanon Belajar Konsep Islam Damai Ke PBNU

UNU Surakarta Perguruan Tinggi NU

Terkait dengan lembaga pendidikan, NU juga sudah memiliki puluhan perguruan tinggi yang berada langsung di bawah PBNU dan ratusan kampus yang memiliki afiliasi dengan NU. Sampai saat ini kampus milik NU di antaranya adalah UNU Surakarta, UNU Indonesia (Unusia) Jakarta, UNU Cirebon. UNU Surabaya (Unusa), Unisnu Jepara, UNU Sidoarjo, UNU Lampung, UNU Kalimantan Selatan, UNU Kalimantan Timur. Unisma Malang, dan Unisnu Bandung. Selain itu, UNU juga telah berdiri di Nusa Tenggara Barat (NTB), serta UNU lainnya di beberapa provinsi.

BACA JUGA:  Imam Ghozali Hujjatul Islam yang Dianggap Sesat

Selain itu, Pengasuh Pesantren Al Tsaqafah itu juga mengingatkan agar Nahdliyin berlomba-lomba dalam hal ilmu pengetahuan. Sehingga perdaban Islam yang dulu runtuh saat Baghdad diserang bisa dibangun kembali. Menurut dia, sebelum ada Amerika dan Eropa, umat Islam sudah banyak memiliki ilmuan.

“Ibnu Sina bapak pengobatan modern, pembuat navigator kompas pertama kali Ahmad bin Majid, pembuat peta pertama kali adalah Al Idrisi, dan Abbas bin Firnas adalah orang yang pertama kali terbang,” urainya. (Muchlishon Rochmat)

NU Online

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker