Berita Eropa

Islam di Bosnia Kini Bangkit Kembali

Muslim di Bosnia adalah mayoritas Muslim Aswaja (Ahlussunnah wal Jama'ah).

Subhanallah, Islam di Bosnia Makin Berkibar. Di Bosnia dan Herzegovina pada 1992-1995 merupakan masa kelam bagi umat Islam. Mereka mengalami pembersihan etnis yang dilakukan rezim militer Serbia dan Krosia.

Di seluruh Bosnia, masjid secara sistematis dihancurkan oleh angkatan bersenjata Serbia dan Kroasia. Di antara kerugian yang paling penting adalah dua masjid di Banja Luka. Yakni Masjid Arnaudija dan Ferhadija yang berada dalam daftar monumen budaya dunia United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) PBB.

Kini rakyat Bosnia dan Herzegovina bisa menikmati kebebasan beragama. Hal itu dijamin oleh Konstitusi Negara. Dan Islam di Bosnia kini bangkit kembali.

BACA JUGA:  ISIS Serukan Serangan di Berlin dan Brussels Kacaukan Eropa

Diperkirakan jumlahnya mencapai tiga juta orang. Islam menjadi agama terbesar di Bosnia. Sebanyak 31 persen menganut Orthodoks dan 15 persen menganut Katolik Roma.

Dulu, melihat simbol agama merupakan hal langka di jalanan. Sekarang, sebagian besar perempuan Bosnia mengenakan hijab. Bahkan, Wali Kota Visoko, Amra Babic adalah seorang muslimah yang mengenakan hijab.

Ia adalah wali kota satu-satunya yang mengenakan hijab di seluruh Eropa. Usai perang, banyak Muslim Bosnia yang menerapkan nilai-nilai Islam secara moderat. Sayangnya, masih terdapat diskriminasi dalam dunia kerja bagi muslimah yang mengenakan jilbab .

BACA JUGA:  Merintis Jalan Perdamaian Dunia Bersama Para Ulama

Kebanyakan Muslim Bosnia mengidentifikasi diri mereka sebagai bagian dari Eropa. Banyak anak muda yang mengikuti gaya berpakaian Barat. Dengan bangkitnya semangat Islam di Bosnia, sedikit demi sedikit diharapkan bisa mewarnai gaya hidup Islami rakyat Bosnia.

Islam di Bosnia dan Herzegovina memiliki kekayaan sejarah

Perkembangan agama Islam di Bosnia dan Herzegovina memiliki kekayaan sejarah dan proses panjang. Muslim di Bosnia adalah mayoritas Muslim Aswaja (Ahlussunnah wal Jama’ah).

Islam pertama kali diperkenalkan di Balkan oleh Sultan Mehmed Sang Penakluk dari Kekaisaran Ottoman pada pertengahan abad 15. Sebagian besar Bosnia berhasil dikuasai Ottoman pada 1463. Sedangkan Herzegovina berhasil ditaklukkan pada 1480an.

BACA JUGA:  Inggris Tinggalkan Uni Eropa Bukan Tinggalkan Dunia

Satu abad kemudian banyak suku Slavic memeluk Islam di bawah kepemimpinan Ottoman. Pada awal 1600-an, diperkirakan dua pertiga dari populasi Bosnia adalah Muslim.

Bosnia dan Herzegovina tetap menjadi provinsi di Kekaisaran Ottoman dan memperoleh otonomi setelah pemberontakan Bosnia pada 1831. Setelah 1878, muncul Kongres Berlin di bawah kendali sementara Austria-Hongaria.

Pada 1908, Austria-Hungaria secara resmi menganeksasi wilayah itu. Bosnia dan Albania, adalah satu-satunya bagian dari Kekaisaran Ottoman di Balkan di mana sejumlah besar orang masuk Islam, dan tinggal di sana setelah kemerdekaan.

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker