Ulama Aswaja

KH Syamsul Hadi (Mbah Syamsul) Guru Tharekat dan Sesepuh Mujahidin

KH Syamsul Hadi adalah tokoh karismatik di dusun Kolutan Sumberjo, Jaken – Pati, Jawa Tengah. Mbah Syamsul merupakan sosok Perintis Da’wah Islam di desa sumberjo – Jaken – Pati.

WhatsApp Image 2017 02 11 at 17.23.02 - KH Syamsul Hadi (Mbah Syamsul) Guru Tharekat dan Sesepuh MujahidinKH Syamsul Hadi seorang Perintis Da’wah Islam di desa sumberjo Kec. Jaken Kab Pati. Khaulnya (Hari wafatnya)  diperingati  setiap tahun oleh masyarakat desa Sumberejo, yaitu pada tgl 26-27 Rajab. KH Syamsul Hadi pendiri “Masjid Mujahidin” yang mana ketika itu merupakan base-camp para pejuang kemerdekaan Indonesia.Tapi Sepak Terjang Perjuangannya tidak akan Anda temukan dalam buku sejarah.

banner gif 160 600 b - KH Syamsul Hadi (Mbah Syamsul) Guru Tharekat dan Sesepuh Mujahidin

KH Syamsul Hadi sendiri adalah seorang Mursyid (guru dan pembimbing) Toriqoh Naqsabandiah yang membimbing ribuan murid pada waktu itu. Nah, ini juga satu  fakta yang membantah bahwa seorang sufi enggan atau anti berjihad. Buktinya Mbah Syamsul seorang tokoh mujahidin melawan belanda ketika itu. Masjid mujahidin peninggalannya merupakan saksi bisu perjuangannya.

Dalam cerita yang dikisahkan oleh para orang tua di desa Kolutan, bahwa Mbah Syamsul pernah ditangkap Belanda. Dan ketika akan dibawa dengan dokar (andong), kudanya tidak mampu menarik dokar tersebut. Akhirnya Mbah Syamsul tidak jadi dibawa ke kabupaten. Wallahua’lam.

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

4 thoughts on “KH Syamsul Hadi (Mbah Syamsul) Guru Tharekat dan Sesepuh Mujahidin”

  1. Walopun postingan ini sangat singkat, bahkan mungkin postingan tersingkat yg ada di sini, tetapi fakta ini cukup membuktikan bahwa Sufi Tidak mau berjihad adalah tuduhan dusta dan fitnah paling keji kepada para Sufi. Dimana2 di seluruh dunia dalam sejarah yg menjadi pemimpin pejuang adalah para Ulama Sufi.

    Lihat tokoh Sufi Umar Mochtar di Libiya, Pangeran Diponegoro di Jawa, dan juga para Kiyai dan atau Ulama NU (mereka adalah para Sufi) mereka gigih menjadi inspirator jihad dalam perang kemerdekaan RI.

    1. @ibn abdul chair

      Rupanya buku koleksi anda yg banyak sampai membuat ambruk lemari anda saking banyaknya buku, semuanya adalah buku2 yang berfaham dan beraqidah “Wahabi” salah satunya buku yg anda banggakan diatas yg isinya pastilah mengkafirkan dan membid’ahkan ulama2 Tasawuf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker