Sunday , 23 November 2014
Info Islam
Home » Inspiratorial » KENAPA WAHABI KELAK JADI PENGIKUT DAJJAL, INILAH KAJIAN ILMIYAH-NYA

KENAPA WAHABI KELAK JADI PENGIKUT DAJJAL, INILAH KAJIAN ILMIYAH-NYA

finah dajjalPengikut Dajjal – Pengantar Redaksi :

Soal Dajjal, banyak orang pada akhirnya akan sangat lalai memperhatikannya. Manusia akan lupa siapa DajjalRead more ... », yang mana sosok ini dulu umat IslamRead more ... » pernah sangat mengenalnya lewat ciri-ci-cirinya. Ya benar, kita sudah mengenal Dajjal, karena Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam jauh-jauh hari, bahkan sejak 1.400 tahun yang lalu sudah memperkenalkan DajjalRead more ... » kepada ummatnya. Bahwa DajjalRead more ... » adalah sebagai sosok buta sebelah matanya, dan penyebar fitnah yang paling dahsyat di muka bumi yang akan muncul di akhir zaman.

Fitnah Dajjal sebenarnya merupakan rangkaian fitnah yang sejak lama ada, disebarkan melalui fitnah yang terjadi di antara manusia yang telah diperdaya oleh hawa nafsunya sendiri. Bahkan Nabi saw memperingatkan bahwa kelompok umat Nabi Muhammad yang tidak hanyut dalam pusaran fitnah sesama manusia akan selamat pula dari fitnah DajjalRead more ... » di akhir zaman. Rangkaian segala fitnah yang pernah ada di dunia saling berkaitan dari zaman ke zaman dan akan hadir mengkondisikan dunia semakin gonjang-ganjing menghadapi fitnah DajjalRead more ... ».

ذُكِرَ الدَّجَّالُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَأَنَا لَفِتْنَةُ بَعْضِكُمْ أَخْوَفُ عِنْدِي مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ وَلَنْ يَنْجُوَ أَحَدٌ مِمَّا قَبْلَهَا إِلَّا نَجَا مِنْهَا وَمَا صُنِعَتْ فِتْنَةٌ مُنْذُ كَانَتْ الدُّنْيَا صَغِيرَةٌ وَلَا كَبِيرَةٌ إِلَّا لِفِتْنَةِ الدَّجَّالِ

Suatu ketika ihwal Dajjal disebutkan di hadapan Rasulullah shallallahu ’alaih wa sallam kemudian beliau bersabda: ”Sungguh fitnah yang terjadi di antara kalian lebih aku takuti dari fitnah DajjalRead more ... », dan tiada seseorang yang dapat selamat dari rangkaian fitnah sebelum fitnah Dajjal melainkan akan selamat pula darinya (Dajjal), dan tiada fitnah yang dibuat sejak adanya dunia ini – baik kecil ataupun besar – kecuali untuk fitnah Dajjal.” (HR. Ahmad 22215)

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:”مَا أَهْبَطَ اللَّهُ إِلَى الأَرْضِ مُنْذُ خَلَقَ آدَمَ إِلَى أَنْ تَقُومَ السَّاعَةُ فِتْنَةً أَعْظَمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ

AllahRead more ... » tidak menurunkan ke muka bumi fitnah yang lebih besar dari fitnah Dajjal.(HR. Thabrani 1672)

Justeru ketika kebanyakan manusia telah lalai dan tidak peduli akan Dajjal, kemunculan Dajjal sebagai “sosok jasmani” yang mengaku Tuhan sungguh mengagumkan bagi kebanyakan manusia. Terlebih Dajjal memiliki kemampuan yang luar biasa, sanggup menciptakan, mematikan dan menghidupkan, bahkan di tangan kanannya mempertontonkan kenikmatan surga dan tangan kirinya ada intimidasi dan horror sangat menakutkan bagi manusia yaitu neraka. Semuanya untuk menebar fitnah dan kekacauan akhir zaman. Pada saat itu manusia lupa akan pengetahuan tentang sosok Dajjal yang pernah dikenalnya, sedemikian rupa sehingga bila ada yang memperingatkan soal Dajjal, maka mereka mentertawakannya dan sinis  cenderung menganggapnya sekedar mitos atau legenda. Maka betapa manusia terlena dan terpedaya oleh Dajjal.

لَا يَخْرُجُ الدَّجَّالُ حَتَّى يَذْهَلَ النَّاسُ عَنْ ذِكْرِهِ وَحَتَّى تَتْرُكَ الْأَئِمَّةُ ذِكْرَهُ عَلَى الْمَنَابِرِ

“Dajjal tidak akan muncul sehingga sekalian manusia telah lupa untuk mengingatnya dan sehingga para Imam tidak lagi menyebut-nyebutnya di atas mimbar-mimbar.” (HR. Ahmad 16073)

Nah…. Siapakah sebenarnya Dajjal? Siapa kelak yang akan menjadi pengikut Dajjal sehingga terpedaya masuk ke surga Dajjal? Dan apakah Dajjal itu seorang manusia, ataukah dia termasuk makhluk setan atau jin, ataukah raksasa sehingga di tangannya terdapat surga dan neraka? Untuk lebih jelasnya marilah kita simak kajian ilmiyah soal Dajjal yang dipresentasikan oleh utadz Ibnu Abdillah Al Katiby

Data Mengejutkan : Wahabi adalah pengikut dajjal kelak

 Oleh; Ibnu Abdillah Al Katiby

Kemunculan Dajjal merupakan puncak dari munculnya fitnah paling besar dan mengerikan di muka bumi ini bagi umat manusia khususnya umat MuslimRead more ... ». Kemunculannya di akhir zaman, di masa imam MahdiRead more ... » dan Nabi Isa ‘alaihis salam, akan banyak mempengaruhi besar bagi umat muslimRead more ... » sehingga banyak yang mengikutinya kecuali orang-orang yang AllahRead more ... » jaga dari fitnahnya.

Dalam haditsRead more ... » disebutkan :

قام رسول الله صلى الله عليه و سلم في الناس فأثنى على الله بما هو أهله، ثم ذكر الدجال فقال: ” إني لأنذركموه، وما من نبي إلا وقد أنذر قومه

“ Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam berdiri di hadapan manusia dan memuji keagungan AllahRead more ... », kemudian beliau menyebutkan Dajjal lalu mengatakan : “ Sesungguhnya aku memperingatkan kalian akan dajjal, tidak ada satu pun seorang nabi, kecuali telah memperingatkan umatnya akan dajjal “. (HR. Bukhari : 6705)

Dalam haditsRead more ... » lain, Nabi bersabda :

ليس من بلد إلا سيطؤه الدجال

“ Tidak ada satu pun negeri, kecuali akan didatangi oleh dajjal “. (HR. Bukhari : 1782)

Pada kesempatan ini, saya tidak menjelaskan sepak terjang dajjal, namun saya akan sedikit membahas sebagian kaum yang menjadi pengikut dajjal. Dan kali ini, saya tidak mengungkap semua kaum yang mengikuti dajjal, namun saya akan menyinggung satu persoalan yang cukup menarik yang telah diinformasikan oleh nabi bahwa ada kelompok umatnya yang akan menjadi pengikut setia dajjal, padahal sebelumnya mereka ahli ibadah bahkan ibadah mereka melebihi ibadah umat Nabi Muhammad lainnya, mereka rajin membaca al-Quran, sering membawakan haditsRead more ... » Nabi, bahkan mengajak kembali pada al-Quran. Namun pada akhirnya mereka menjadi pengikut dajjal, apa yang menyebabkan mereka terpengaruh oleh dajjal dan menjadi pengikut setianya ? simak uraiannya berikut :

Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إنَّ مِن بعْدِي مِنْ أُمَّتِي قَوْمًا يَقْرَؤُنَ اْلقُرآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَلاَقِمَهُمْ يَقْتُلُوْنَ أَهْلَ اْلإسْلاَمِ وَيَدَعُوْنَ أَهْلَ اْلأَوْثَانِ، يَمْرُقُوْنَ مِنَ اْلإسْلاَمِ كمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مَنَ الرَّمِيَّةِ، لَئِنْ أَدْرَكْتُهُمْ لَأَقْتُلَنَّهُمْ قَتْلَ عَادٍ

“ Sesungguhnya setelah wafatku kelak akan ada kaum yang pandai membaca al-Quran tetapi tidak sampai melewati kerongkongan mereka. Mereka membunuh orang IslamRead more ... » dan membiarkan penyembah berhala, mereka lepas dari IslamRead more ... » seperti panah yang lepas dari busurnya seandainya (usiaku panjang dan) menjumpai mereka (kelak), maka aku akan memerangi mereka seperti memerangi (Nabi Hud) kepada kaum ‘Aad “.(HR. Abu Daud, kitab Al-Adab bab Qitaalul Khawaarij : 4738)

Nabi juga bersabda :

سَيَكُونُ فِى أُمَّتِى اخْتِلاَفٌ وَفُرْقَةٌ قَوْمٌ يُحْسِنُونَ الْقِيلَ وَيُسِيئُونَ الْفِعْلَ وَيَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينِ مُرُوقَ السَّهْمِ مِنَ الرَّمِيَّةِ لاَ يَرْجِعُونَ حَتَّى يَرْتَدَّ عَلَى فُوقِهِ هُمْ شَرُّ الْخَلْقِ وَالْخَلِيقَةِ طُوبَى لِمَنْ قَتَلَهُمْ وَقَتَلُوهُ يَدْعُونَ إِلَى كِتَابِ اللَّهِ وَلَيْسُوا مِنْهُ فِى شَىْءٍ مَنْ قَاتَلَهُمْ كَانَ أَوْلَى بِاللَّهِ مِنْهُمْ قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا سِيمَاهُمْ قَالَ : التَّحْلِيقُ

“ Akan ada perselisihan dan perseteruan pada umatku, suatu kaum yang memperbagus ucapan dan memperjelek perbuatan, mereka membaca Al-Quran tetapi tidak melewati kerongkongan, mereka lepas dari Islam sebagaimana anak panah lepas dari busurnya, mereka tidak akan kembali (pada Islam) hingga panah itu kembali pada busurnya. Mereka seburuk-buruknya makhluk. Beruntunglah orang yang membunuh mereka atau dibunuh mereka. Mereka mengajak pada kitab Allah tetapi justru mereka tidak mendapat bagian sedikitpun dari Al-Quran. Barangsiapa yang memerangi mereka, maka orang yang memerangi lebih baik di sisi Allah dari mereka “, para sahabatRead more ... » bertanya “ Wahai Rasul Allah, apa cirri khas mereka? Rasul menjawab “ Bercukur gundul “. (Sunan Abu Daud : 4765)

Nabi juga bersabda :

سَيَخْرُجُ فِي آخِرِ الزَّمانِ قَومٌ أَحْدَاثُ اْلأَسْنَانِ سُفَهَاءُ اْلأَحْلاَمِ يَقُوْلُوْنَ قَوْلَ خَيْرِ الْبَرِيَّةِ يَقْرَؤُونَ اْلقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمْ يَمْرُقُوْنَ مِنَ الدِّيْنَ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ ، فَإذَا لَقِيْتُمُوْهُمْ فَاقْتُلُوْهُمْ ، فَإِنَّ قَتْلَهُمْ أَجْراً لِمَنْ قَتَلَهُمْ عِنْدَ اللهِ يَوْمَ اْلقِيَامَة

“ Akan keluar di akhir zaman, suatu kaum yang masih muda, berucap dengan ucapan sbeaik-baik manusia (Hadits Nabi), membaca Al-Quran tetapi tidak melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya, maka jika kalian berjumpa dengan mereka, perangilah mereka, karena memerangi mereka menuai pahala di sisi Allah kelak di hari kiamatRead more ... » “. (HR. Imam Bukhari 3342)

Dalam hadits lain Nabi bersabda :

يَخْرُجُ نَاسٌ مِنَ اْلمَشْرِقِ يَقْرَؤُونَ اْلقُرْانَ لَا يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ كُلَّمَا قَطَعَ قَرْنٌ نَشَأَ قَرْنٌ حَتَّى يَكُوْنَ آخِرُهُمْ مَعَ اْلمَسِيْخِ الدَّجَّالِ

“ Akan muncul sekelompok manusia dari arah Timur, yang membaca al-Quran namun tidak melewati tenggorokan mereka. Tiap kali Qarn (kurun / generasi) mereka putus, maka muncul generasi berikutnya hingga generasi akhir mereka akan bersama dajjal “ (Diriwayatkan imam Thabrani di dalam Al-Kabirnya, imam imam Abu NuRead more ... »’aim di dalam Hilyahnya dan imam Ahmad di dalam musnadnya)

Ketika sayyidina Ali dan para pengikutnya selesai berperang di Nahrawain, seseorang berkata :

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَبَادَهُمْ وَأَرَاحَنَا مِنْهُمْ

“ Alhamdulillah yang telah membinasakan mereka dan mengistirahatkan kita dari mereka “, maka sayyidina Ali menyautinya :

كَلاَّ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّ مِنْهُمْ لَمَنْ هُوَ فِي أَصْلاَبِ الرِّجَالِ لَمْ تَحْمِلْهُ النِّسَاءُ وَلِيَكُوْنَنَّ آخِرَهُمْ مَعَ اْلمَسِيْحِ الدَّجَّال

“ Sungguh tidak demikian, demi jiwaku yang berada dalam genggaman-Nya, sesungguhnya akan ada keturunan dari mereka yang masih berada di sulbi-sulbi ayahnya dan kelak keturunan akhir mereka akan bersama dajjal “.

Penjelasan :

Dalam hadits di atas Nabi menginformasikan pada kita bahwasanya akan ada sekelompok manusia dari umat Nabi yang lepas dari agama Islam sebagaimana lepasnya anak panah dari busurnya dengan sifat dan ciri-ciri yang Nabi sebutkan dalam hadits-haditsnya di atas sebagai berikut :

1. Senantiasa membaca al-Quran, Namun kata Nabi bacaanya tidak sampai melewati tenggorokannya artinya tidak membawa bekas dalam hatinya.
2. Suka memerangi umat IslamRead more ... ».
3. Membiarkan orang-orang kafir.
4. Memperbagus ucapan, namun parkteknya buruk.
5. Selalu mengajak kembali pada al-Quran, namun sejatinya al-Quran berlepas darinya.
6. Bercukur gundul.
7. Berusia muda.
8. Lemahnya akal.
9. Kemunculannya di akhir zaman.
10. Generasi mereka akan terus berlanjut dan eksis hingga menajdi pengikut dajjal.

Jika kita mau mengkaji, meneliti dan merenungi data-data hadits di atas dan melihat realita yang terjadi di tengah-tengah umat akhir zaman ini, maka sungguh sifat dan cirri-ciri yang telah Nabi sebutkan di atas, telah sesuai dengan kelompok yang selalu teriak lantang kembali pada al-Quran dan hadits, kelompok yang senantiasa mempermaslahkan urusan furu’iyyah ke tengah-tengah umat, kelompok yang mengaku mengikut manhaj salaf, kelompok yang senantiasa membawakan hadits-hadits Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam yaitu tidak ada lain adalah wahhabi yang sekarang bermetomorfosis menjadi salafi.

Membaca al-Quran dan selalu membawakan hadist-hadits Nabi adalah perbuatan baik dan mulia, namun kenapa Nabi menjadikan hal itu sebagai tanda kaum yang telah keluar dari agama tersebut?? Tidak ada lain, agar umat ini tidak tertipu dengan slogan dan perilaku mereka yang seakan-akan membawa maslahat bagi agama Islam. Ciri mereka yang suka memerangi umat IslamRead more ... », tidak samar dan tidak diragukan lagi, sejarah telah mencatat dan mengakui sejarah berdarah mereka di awal kemuculannnya, ribuan umat IslamRead more ... » dari kalangan awam maupun ulamanya telah menjadi korban berdarah mereka hanya karena melakukan amaliah yang mereka anggap perbuatan syirik dan kufr dan dianggap telah menentang dakwah mereka. Namun dengan musuh Islam yang sesungguhnya, justru mereka biarkan bahkan hingga saat ini mereka akrab dengan kaum kafir, adakah sejarahnya mereka memerangi kaum kafir??

Ciri berikutnya adalah memperbagus ucapan namun prakteknya buruk. Mereka jika berbicara dengan lawannya selalu mengutarakan ayat-ayat al-Quran dan hadits, namun ucapanya tersebut tidaklah dinyatakan dalam prakteknya, kadang mereka membaca mushaf al-Quran pun sambil tiduran tanpa ada adabnya sama sekali.

Ciri berikutnya adalah mereka senantiasa berkoar-koar kepada kaum muslimin lainnya agar kembali pada al-Quran. Tanda mereka ini sangat nyata dan kentara kita ketahui pada realita saat ini, kaum wahabi selalu teriak kepada kaum muslimin untuk kembali pada Al-Quran. Ahlus sunnah selalu mengajak pada Al-Quran karena ajaran mereka memang bersumber dari Al-Quran, namun kenapa Allah menjadikan sifat ini sebagai tanda pada kaum neo khawarij (wahabi) ini?? Sebab merekalah satu-satunya kelompok yang dikenali di kalangan awam yang selalu teriak mengajak pada Al-Quran sedangkan Al-Quran sendiri berlepas diri dari mereka. Sehingga hal ini (yad’uuna ilaa kitabillah; mengajak kepada Al-Quran) menjadi tanda atas kelompok ini bukan pada kelompok khawarij lainnya.

Tanda mereka adalah bercukur gundul. Hal ini menambah keyakinan kita bahwa yang dimaksud oleh Nabi dalam tanda ini adalah tidak ada lain kelompok wahabi. Tidak ada satu pun kelompok ahli bid’ah yang melakukan kebiasaan dan melazimkan mencukur gundul selain kelompok wahabi ini, mereka kelompok sesat lainnya hanya bercukur gundul pada saat ibadah haji dan umrah saja sama seperti kaum muslimin Ahlus sunnah. Namun kelompok wahabi ini menjadikan mencukur gundul ini suatu kelaziman bagi pengikut mereka kapan pun dan dimana pun. Bercukur gundul ini pun telah diakui oleh Tokoh mereka; Abdul Aziz bin Hamd (cucu Muhammad bin Abdul WahhabRead more ... ») dalam kitabnya Majmu’ah Ar-Rasaail wal masaail : 578.

Cirri berikutnya adalah berusia muda dan akalnya lemah. Mereka pada umumnya masih berusia muda tetapi lemah akalnya, atau itu adalah sebuah kalimat majaz yang bermakna orang-orang yang kurang berpengalaman atau kurang berkompetensi dalam memahami Al Qur’an dan As Sunnah. Subyektivitas dengan daya dukung pemaham yang lemah dalam memahaminya, bahkan menafsiri ayat-ayat Al-Qur`an dengan mengedepankan fanatik dan emosional golongan mereka sendiri.

Sebab-Sebab Manusia Jadi Pengikut Dajjal

Kemunculan kaum ( Wahabi ) ini ada di akhir zaman sebagaimana hadits Nabi di atas, kemudian generasi mereka juga akan terus berlanjut hingga generasi akhir mereka akan bersama dajjal menjadi pengikut setianya. Namun apa yang menyebabkan mereka terpengaruh oleh dajjal dan menjadi pengikut dajjal ?? Berikut kajian dan analisa ilmiyyahnya :

Sebab pertama : Wahabi beraqidahkan tajsim dan tsyabih.

Sudah maklum dalam kitab-kitab mereka bahwa mereka meyakini Allah itu memiliki organ-organ tubuh seperti wajah, mata, mulut, hidung, tangan, kaki, jari dan sebagainya, dan mereka mengatakan bahwa organ tubuh Allah tidak seperti organ tubuh makhluk-Nya.

Mereka juga meyakini bahwa Allah bertempat yaitu di Arsy, mereka juga memaknai istiwa dengan bersemayam dan duduk dan menyatakan semayam dan duduknya Allah tidak seperti makhluk-Nya. Mereka meyakini Allah turun ke langit dunia dari atas ke bawah di sepertiga malam terakhir, dan meyakini bahwa ketika Allah turun maka Arsy kosong dari Allah namun menurut pendapat kuat mereka Arsy tidak kosong dari Allah. Sungguh mereka telah memasukkan Allah dalam permainan pikiran mereka yang sakit itu. Dan lain sebagainya dari pensifatan mereka bahwa Allah berjisim….
Nah, demikian juga dajjal, renungkanlah kisah dajjal yang disebutkan oleh Nabi dalam hadts-hadits sahihnya, bahwasanya dajjal itu berjisim, berorgan tubuh, memiliki batasan, dia berjalan secara hakikatnya, dia turun secara hakikatnya, dia berlari kecil secara hakikatnya, dia memiliki kaki secara hakikat, memiliki tangan secara hakikat, memiliki mata secara hakikat, memiliki wajah secara hakikat dan lain sebagainya..dan tidak ada lain yang menyebabkan mereka mengakui dajjal sebagai tuhannya kecuali karena berlebihannya mereka di dalam menetapkan sifat-sifat Allah tersebut dan memperdalam makna-maknanya hingga sampai pada derajat tajsim.

Perhatikan dan renungkan sabda Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam berikut :

إني حدثتكم عن الدجال، حتى خشيت أن لا تعقلوا ، إن المسيح الدجال قصير أفحج ، جعد أعور ، مطموس العين ، ليست بناتئة ، ولا جحراء ، فإن التبس عليكم ، فاعلموا أن ربكم ليس بأعور

“ Sesungguhnya aku ceritkan pada kalian tentang dajjal, karena aku khawatir kalian tidak bisa mengenalinya, sesungguhnya dajjal itu pendek lagi congkak, ranbutnya keriting (kribo), matanya buta sebelah dan tidak menonjol dan cengkung, jika kalian masih samar, maka ketahuilah sesungguhnya Tuhan kalian tidaklah buta sebelah matanya “. (HR. Abu Dawud)

Nabi benar-benar khawatir umatnya tidak bisa mengenali dajjal, dan Nabi menyebutkan cirri-ciri dajjal yang semuanya itu bermuara pada jisim, dan menyebutkan aib-aib yang disepakati oleh kaum musyabbih dan sunni yang mutanazzih, namun kaum musyabbihah (wahabi-salafi) sangat mendominasi pada pemikiran tajsimnya sehingga bagi mereka Allah Maha melakukan apapun, dan Allah maha Mampu atas segala sesuatu, bahkan menurut mereka kemampuan Allah memungkinkan berkaitan dengan perkara yang mustahil bagi-Nya yang seharusnya kita sucikan, sehingga berkatalah sebagian mereka : Bahwa Allah jika berkehendak untuk bersemayam di punggung nyamuk, maka Allah pun akan bersemayam di atasnya. Naudzu billahi min dzaalik..

Sebab kedua : Tidak adanya pehamahan mereka tentang perkara-perkara di luar kebiasaan (khawariqul ‘aadah) atau disebut karomah.

Realita yang ada saat ini, kaum wahhabi-salafi tidak pernah membicarakan tentang khawariqul ‘aadah atau karomah, bahkan mereka mengingkari karomah-karomah para wali Allah yang disebutkan oleh para ulamaRead more ... » hafidz hadits seperti al-Hafidz Abu NuRead more ... »’aim dalam kitab hilyahnya, imam Khatib al-Baghdadi dalam kitab Tarikhnya dan lainnya, bahkan mereka memvonis kafir kepada sebagian para wali Allah yang mayoritas ahli tasawwuf. Mereka tidak bisa mencerna karomah-karomah para wali yang ada sehingga tidak mempercayai imdadaat ruhiyyah (perkara luar biasa yang bersifat ruh) yang Allah berlakukan di tangan para wali-Nya yang bertaqwa sebagai kemuliaan Allah atas mereka.

Sedangkan dajjal akan datang dengan kesaktian-kesaktian yang lebih hebat dan luar biasa sebagai fitnah bagi orang yang Allah kehendaki, menumbuhkan tanah yang kering, menurunkan hujan, memunculkan harta duniawi, emas, permata, menghidupkan orang yang mati dan lain sebagainya, sedangkan kaum wahhabi tidak perneh membicarakan khawariqul ‘aadat semacam itu, sehingg akal mereka tidak mampu membenarkannya, oleh sebab itu ketika dajjal muncul dengan membawa khowariqul ‘aadat semacam itu disertai pengakuan rububiyyahnya, maka bagi wahabi, dajjal itu adalah Allah karena wahabi tidak mengathui sama sekali tentang khowariqul ‘aadat yang Allah jalankan atas seorang dari golongan manusia.

Mereka pun tidak mampu membedakan antara pelaku secara hakikatnya dan semata-semata sebab / perantaranya, maka bercampurlah pemahaman mereka antara kekhususan sang pencipta dengan makhluk-Nya. Seandainya mereka mengetahui bahwa apa yang terjadi dari khowariqul ‘aadat hanyalah semata-mata dari qudrah Allah, dan manusia hanyalah perantara, maka wahabi tidak akan heran atas apa yang dilakukan dajjal. Dan seandainya kaum wahabi bertafakkur atas khowariqul ‘aadat yang terjadi dari para Nabi dan wali, maka wahabi tidak akan terkena fitnah oleh khowariqul ‘aadat yang terjadi dari dajjal sebagai bentuk istidraajnya.

Yang membedakan khowariqul ‘aadat yang terjadi atas para Nabi dan dajjal adalah bahwa para nabi memperoleh hal itu sebagai penguat kebenaran yang mereka serukan, sedangkan dajjal memperoleh hal itu sebagai fitnah atas seseorang yang mengaku rububiyyah, perkara hal itu sama-sama perkara khowariqul ‘aadat (perkara luar biasa).
Sebab ketiga : Bermanhaj khowarij yakni keluar dari jama’ah muslimin dan mengkafirkan kaum muslimin. Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam mensifati pengikut dajjal bahwasanya mereka adalah kaum khowarij, sebagaimana sebagian telah dijelaskan di awal :

يَخْرُجُ نَاسٌ مِنَ اْلمَشْرِقِ يَقْرَؤُونَ اْلقُرْانَ لَا يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ كُلَّمَا قَطَعَ قَرْنٌ نَشَأَ قَرْنٌ حَتَّى يَكُوْنَ آخِرُهُمْ مَعَ اْلمَسِيْخِ الدَّجَّالِ

“ Akan muncul sekelompok manusia dari arah Timur, yang membaca al-Quran namun tidak melewati tenggorokan mereka. Tiap kali Qarn ( kurun / generasi ) mereka putus, maka muncul generasi berikutnya hingga generasi akhir mereka akan bersama dajjal “ (Diriwayatkan imam Thabrani di dalam Al-Kabirnya, imam imam Abu NuRead more ... »’aim di dalam Hilyahnya dan imam Ahmad di dalam musnadnya).

Arah Timur yang Nabi maksud tidak ada lain adalah arah Timur kota Madinah yaitu Najd sebab Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam telah menspesifikasikan letak posisinya yaitu tempat dimana ciri-ciri khas penduduknya orang-orang yang memiliki banyak unta dan baduwi yang berwatak keras dan berhati kasar dan tempat di mana menetapnya suku Mudhar dan Rabi’ah, dan semua itu hanya ada di Najd SaudiRead more ... » Arabia, Nabi bersabda :

مِنْ هَا هُنَا جَاءَتِ اْلفِتَنُ ، نَحْوَ اْلمَشْرِقِ ، وَاْلجَفَاءُ وَغِلَظُ اْلقُلوْبِ فيِ اْلفَدَّادِينَ أَهْلُ اْلوَبَرِ ، عِنْدَ أُصُوْلِ أَذْنَابِ اْلإِبِلِ وَاْلَبقَرِ ،فِي رَبِيْعَةْ وَمُضَرً

“Dari sinilah fitnah-fitnah akan bermunculan, dari arah Timur, dan sifat kasar juga kerasnya hati pada orang-orang yang sibuk mengurus onta dan sapi, kaum Baduwi yaitu pada kaum Rabi’ah dan Mudhar “. (HR. Bukhari)

Maka kaum wahhabi-salafi ini adalah regenerasi dari kaum khowarij pertama di masa Nabi dan sahabatRead more ... », perbedaaanya kaum khowarij pertama bermanhaj mu’aththilah (membatalkan sifat-sifat Allah), sedangkan kaum neo khowarij (wahhabi) ini bermanhaj tajsim dan taysbih. Walaupun berbeda, namun sama-sama menyimpang dari aqidah Islam, dan Allah merubah manhaj mereka dari kejelekan menuju manhaj yang lebih jelek lagi sebagai balasan atas kedhaliman dan kesombongan yang memenuhi hati mereka. Atas manhaj tajsim mereka inilah menjadi penyebab wahhabi mudah terpengaruh oleh dajjal, sedangkan khowarij terdahulu jika masih ada yg mengikuti manhaj ta’thilnya tidak mungkin terpengaruh oleh dajjal, sebab sangat anti terhadap sifat-sifat Allah, mereka mensucikan Allah dari sifat gerak, pindah, bersemayam, diam, duduk, turun dan sebagainya bahkan mereka membatalkan sifat-sifat wajib Allah.

Maka dengan jelas wahabi kelak akan menjadi pengikut dajjal, naudzu billahi min syarril wahhabiyyah wa imaamihim dajjal….

Incoming search terms:

Pengikut Dajjal - Pengantar Redaksi : Soal Dajjal, banyak orang pada akhirnya akan sangat lalai memperhatikannya. Manusia akan lupa siapa Dajjal, yang mana sosok ini dulu umat Islam pernah sangat mengenalnya lewat ciri-ci-cirinya. Ya benar, kita sudah mengenal Dajjal, karena Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam jauh-jauh hari, bahkan sejak 1.400 tahun yang lalu sudah memperkenalkan Dajjal kepada ummatnya. Bahwa Dajjal adalah sebagai sosok buta sebelah matanya, dan penyebar fitnah yang paling dahsyat di muka bumi yang akan muncul di akhir zaman. Fitnah Dajjal sebenarnya merupakan rangkaian fitnah yang sejak lama ada, disebarkan melalui fitnah yang terjadi di antara manusia…

Review Overview

thank you

Summary : Fitnah Dajjal sebenarnya merupakan rangkaian fitnah yang sejak lama ada, disebarkan melalui fitnah yang terjadi di antara manusia yang telah diperdaya oleh hawa nafsunya sendiri. Bahkan Nabi saw memperingatkan bahwa kelompok umat Nabi Muhammad yang tidak hanyut dalam pusaran fitnah sesama manusia akan selamat pula dari fitnah Dajjal di akhir zaman. Rangkaian segala fitnah yang pernah ada di dunia saling berkaitan dari zaman ke zaman dan akan hadir mengkondisikan dunia semakin gonjang-ganjing menghadapi fitnah Dajjal.

User Rating: 4.59 ( 6 votes)
0
Al Quran Dajjal Fitnah Dajjal Fitnah Islam

About Info Islam

Islam Institute News adalah website Berita Muslim Dunia dan Info Islam komprehensif berhaluan Ahlussunnah Wal Jama’ah. Anti pemahaman Islam Parsial yang berakibat hobby memusyrikkan, mengkafirkan dan mengharamkan perkara-perkara yang tidak haram.

37 comments

  1. Terimakasih kajian ilmiyahnya, semoga kita semua selamat dari fitnah dan tipudaya dajjal. Dan Wahabi adalah sumber fitnah bagi islam dan umat islam di seluruh dunia. tentunya merupakan rangkaian fitnah dajjal yg aka terus mengalir ke akhir zaman di mana dajjal akan muncul pada saatnya nanti.

    Semoga tulisan artikel ilmiyah di atas memberi banyak manfaat bagi kaum muslim.

  2. bagaimana kalau kita kompak dan membunuh mereka???

  3. waaah artinya tanda akhir zaman dah ada disekitar kita sekarang ini yh (banyak faham wahabiyah & simpatisannya)?

  4. dajjal mata satu

    Teruslah berjuang wahai teman-teman wahabi, jangan pernah menyerah full semangat OK!
    Tetap tegar dan sabar di jalanmu, sampai pemimpin akhir zaman wahabi datang memimpin kalian
    Wahabi sebagai antek freemason dan illuminati akan terus berjuang menantikan kehadiran Sang Dajjal al masih. Pemimpin dunia, “TUHAN” akhir zaman. Yang membawa umat kepada kefanaan.

    Terus semnagat berjuang wahai teman-teman Wahabi, semoga Dajjal merahmati mu kelak dan memasukkan kalian di Surga Dajjal.

    • mas Jabir, dg lambang mata satu kerajaan Arab Saudi yg antum sertakan gambarnya itu, semakin jelas indikasinya bahwa nantinmya mereka kelak akan tergiring ke arah penyembahan kpda Dajjal. Selain itu kan jelas mereka sangat konsen dg hal-hal Jsmaniyah Allah, seperti yg dijelaskan dalam kajian dalam postingan. Pantaslah kalau mereka selama ini gemar sekali menyebarkan fitnah di tengah Umat Islam.

  5. Terima kasih mas harus hati-hati dengan para pengikut dajjal. ternyata dajjal dah mau keluar. pasukannya dah mulai membatai rakyat suriah dan menciptakan fitnah untuk umat islam.

    Buat temen2 salafi wahabi yang mendukung habis-habisan pemberontak suriah. silahkan baca artikel disini : http://dinasulaeman.wordpress.co m/2013/05/24/wawancara-dina-sulaeman-dengan-jurnalis-syria/

    INILAH FAKTA SEBENARNYA APA YANG TERJADI DI SURIAH,

  6. alhamdulillah sudah berubah, syukron mas admin

    • sama-sama mas alfyd,
      Oh ya mas Alfeyd dan shohib-shohib yang lainya, perhatian…, untuk koment pertama biasanya akan tersangkut di kolom moderasi, tetapi setelah di-aprove koment berikutnya akan muncul otoimatis.

      Demikian harap maklum, itu stelan default.

  7. tes syukron mas admin

  8. hehehe geh mas admin, maklum orang ndeso, syukron

  9. Semoga bermanfaat kepada semua. Saya ada terjumpa laman web ini. Sangat bagus kandungannya. http://73firqah.wordpress.com . Ianya menceritakan tentang 73 firqah di dalam Islam.

  10. Benar2 sebuah kajian yg sangat ilmiyah dan bermanfaat, semoga umat Islam selamat dari rentetan fitnah Dajjal yg kelihatan jelas sudah mulai disebarkan oleh calon2 umatnya Dajjal.

  11. Informasi ilmiyah ini kalau dibaca kaum Wahabi biasanya akan ditolak dg cara apa pun tanpa melihat kenyataan yg ada pada mereka, bahwa mereka punya ciri2 seperti yg disebutkan oleh Nabi saw.

  12. mAS ANTUM MENCERCA SALAFI WAHABI…TAPI ANTUM MENGHALALKAN MUSIK..DI WEB ANTUM INI SUDAH DIAWALI DENGAN YANG HARAM…COBA ANTUM JELASKAN YANG MENGHALALKAN MUSIK BIMBO….JANGAN2 ANTUM SEDANG MENEBAR FITNAH…NAUDZUBILLAH…SEGERALAH BERTOBAT…

    • Kalau kami menampilkan Kajian Ilmiyah, kalian bilang mencerca, kok aneh banget kalian dalam memandang Kajian Ilmiyah? Apakah karena antum tidak bisa menunjukkan kesalahan dari Kajian Ilmiyah ini?

      Maaf Mas doodie, kami mengikuti faham yang tidak “gebyah uyah atau pukul rata” dalam melihat musik. Tidak semua musik haram, karena ada musik yang secara fakta mampu mengajakl manusia untuk mengajak untik mengingat Allah dan mengajak cinta kepada rasul-Nya, mengajak kepada perbuatan baik dan berbagai pengajaran bersiafat agamis. Ini tentu halal atau minimal mubah.

      Musik dan lagu yang haram itu kalau mengajak manusia untuk bermaksiat sehingga membuat lalai akan Allah dan Rasul-NYa. Masalah musik ini sudah dibahas tuntas oleh para ulama “masa lalu” seperti Imam Ghazali maupun ulama modern seperti Habib Munzir. Kasimpulannya tidak semua musik adalah haram. Wallohu a’lam….

      • wah wah wah… kalo ga ada musik suram dunia ini ya, hai SAWAH apa kamu pernah mendengar cerita Hijroh Rosullullah SAW dari Makka ke Madinah….
        na di situ waktu kedatangan Nabi ke kota Madinah disambut oleh penduduk madinah dengan nyayian “Tolaal Badrun” apa itu bukan “Nyayian” klo pada masa itu ada alat rekam… Insya ALLAH pasti sampai sekarang akan ada Suara Aslinya. Makanya jangan pake celana cingkrang entar pikirannya cingkrang juga… fakta, klo cingkrang ya membabi-buta… KAAAAFIIIR BIIIIID’AAAAH MUUUUSRIIIIK apa lagi….

  13. Apa yang antum katakan semua tidak benar, tentang ayat ayat alqur’an Dan hadits yang di tulis ada benarnya , tapi antum pelesetkan dengan salaf Dan wahabi yang sebenarnya.
    Orang yang membenci wahabi Dan salaf adalah :
    SYIAH, JAMA’AH TABLIK, AHMADIYAH, dal lain lain.
    Mungin anda salah satunya,, heheheee

  14. nasir eks wahabi

    muhkob, apa gak kebalik, yang membenci SYIAH, JAMA’AH TABLIGH, AHMADIYAH dan ASWAJA adalah kalian penganut agama Wahabi.

  15. doodie@ ini dah ada contohnya, muda tapi lemah akalnya …

  16. Orang2 Wahabi biasanya berkilah bahwa DAJJAL tak akan bisa masuk kota Makkah dan Madinah, makanya menurut mereka Wahabi akan selamat dari fitnah Dajjal.

    Memamng Dajjal tidak akan bisa memasuki kota Mekkah dan Madinah sesuai sabda Nabi Saw, akan tetapi jangan lupa di Makkah dan Madinah itu bebas keluar masuk orang2 kafir dan orang2 munafiq. Orang2 kafir banyak yg bikin hotel2 di kedua kota suci tsb. Begitu pun orang munafiq (Wahabi) jadi penguasa agama di sana.

    Mari kita simak hadits yg diriwayatkan dari Anas r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tiada suatu negeri pun melainkan akan diinjak oleh Dajjal, kecuali hanya Makkah dan Madinah yang tidak. Tiada suatu lorong pun dari lorong-lorong Makkah dan Madinah itu, melainkan di situ ada para malaikat yang berbaris rapat untuk melindunginya. Kemudian Dajjal itu turunlah di suatu tanah yang berpasir ( di luar Madinah ) lalu kota Madinah bergoncanglah sebanyak tiga goncangan dan dari goncangan-goncangan itu Allah akan mengeluarkan setiap orang kafir dan munafik (dari Makkah – Madinah) .” (Riwayat Muslim)

    Dari hadits ini terlihat jelas meski Dajjal tidak bisa memasuki kota Madinah, namun para pengikutnya yang terdiri dari orang-orang kafir dan kaum munafik bisa berada dalam kota Makkah dan Madinah. Saat guncangan 3x, pengikut Dajjal ini akan keluar dari Makkah – Madinah dan menemuai TUHANNYA bernama DAJJAL.

    Wallohu a’lam.

  17. Ada lagi penjelasan dan data kajian serta analisis yan lebih akurat dari srikandi saya, monggo meluncur ke TKP :

    https://www.facebook.co m/notes/shofiyyah-an-nuuriyyah/data-akurat-wahhabi-menjadi-pengikut-dajjal/691057617587179

  18. Elfaqir ila rohmatillah

    Muhkob@ Sampeyan gak moco fakta-fakta sing wes ketok po kang ? Sampeyan tetep nutupi, karang kancane yahudi, yang diperbolehkan untuk ber taqiyah.

  19. tuh dikemasan obat tetes mata banyak lambang mata satu. kenapa ente2 ga bilang pemilik perusahaan pengusung dajjal. namun saat ente temukan lambang2 itu ada di negri pusatnya wahabby, reme2 deh ante menuduh dg tuduhan mengada2. kalo ane mau tanya ke ente2, apa betul lambang2 itu sebagai bentuk pemujaan kepada dajjal..?. apa anda2 dah tanyak ke mereka maksud dari lambang2 itu..?. apa ente2 ada duduk bersama mereka saat mereka memilih lambang2 ini dg maksud2 tertentu..?. kalau jawaban ente tidak…berarti ente2 hanya berburuk sangka dan menuduh dengan tuduhan bathil. apakah cukup dengan melihat lambang seseorang lantas dihukumi sesat, pengikut dajjal, tanpa meneliti akidahnya. ini hanya tuduhan yg terburu2 dari orang2 yang membenci dakwah salaf.

  20. ente2 ini bisanya cuma bilang wahabby sesat, wahabby pengikut dajjal, kroni2 yahudi. kalo ditanya coba buktikan kesesatan wahabby yang mana..?. tentu kalian akan bingung..coba buktikan mana fatwa2 syekh bin baz yang sesat. ente2 tau kan…syekh bin baz adalah ulamaknya wahabby. atau…sudahkah anda membaca karya2 syekhuna muhammad bin abdulwahhab, yang ente2 anggap pembawa faham sesat wahabby, dan anda temukan penyimpangan dari alqur’an dan sunnah..?

  21. ana sertakan sebuah tulisan tentang wahhaby yg semoga dengan itu, orang2 yang benar2 mencari kebenaran mendapat pencerahan, dan para penghujat menahan diri dari hujatanya dan bertobat kepada allah.

    Sebenarnya, Al-Wahabiyah merupakan firqah sempalan Ibadhiyah khawarij yang timbul pada abad ke 2 (dua) Hijriyah (jauh sebelum masa Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab), yaitu sebutan Wahabi nisbat kepada tokoh sentralnya Abdul Wahab bin Abdurrahman bin Rustum yang wafat tahun 211 H. Wahabi merupakan kelompok yang sangat ekstrim kepada ahli sunnah, sangat membenci syiah dan sangat jauh dari Islam.

    Untuk menciptakan permusuhan di tengah Umat Islam, kaum Imperialisme dan kaum munafikun memancing di air keruh dengan menyematkan baju lama (Wahabi) dengan berbagai atribut penyimpangan dan kesesatannya untuk menghantam dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab atau setiap dakwah mana saja yang mengajak untuk memurnikan Islam. Karena dakwah beliau sanggup merontokkan kebatilan, menghancurkan angan-angan kaum durjana dan melumatkan tahta agen-agen asing, maka dakwah beliau dianggap sebagai penghalang yang mengancam eksistensi mereka di negeri-negeri Islam.

    Contohnya: Inggris mengulirkan isue wahabi di India, Prancis menggulirkan isu wahabi di Afrika Utara, bahkan Mesir menuduh semua kelompok yang menegakkan dakwah tauhid dengan sebutan Wahabi, Italia juga mengipaskan tuduhan wahabi di Libia, dan Belanda di Indonesia, bahkan menuduh Imam Bonjol yang mengobarkan perang Padri sebagai kelompok yang beraliran Wahabi. Semua itu, mereka lakukan karena mereka sangat ketakutan terhadap pengaruh murid-murid Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab yang mengobarkan jihad melawan Imperialisme di masing-masing negeri Islam.

    Tuduhan buruk yang mereka lancarkan kepada dakwah beliau hanya didasari tiga faktor:

    1. Tuduhan itu berasal dari para tokoh agama yang memutarbalikkan kebenaran, yang hak dikatakan bathil dan sebaliknya, keyakinan mereka bahwa mendirikan bangunan dan masjid di atas kuburan, berdoa dan meminta bantuan kepada mayit dan semisalnya termasuk bagian dari ajaran Islam. Dan barangsiapa yang mengingkarinya dianggap membenci orang-orang shalih dan para wali.

    2. Mereka berasal dari kalangan ilmuwan namun tidak mengetahui secara benar tentang Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab dan dakwahnya, bahkan mereka hanya mendengar tentang beliau dari pihak yang sentimen dan tidak senang Islam kembali jaya, sehingga mereka mencela beliau dan dakwahnya sehingga memberinya sebutan Wahabi.

    3. Ada sebagian dari mereka takut kehilangan posisi dan popularitas karena dakwah tauhid masuk wilayah mereka, yang akhirnya menumbangkan proyek raksasa yang mereka bangun siang malam.

    Dan barangsiapa ingin mengetahui secara utuh tentang pemikiran dan ajaran Syaikh Muhammad (Abdul Wahab) maka hendaklah membaca kitab-kitab beliau seperti Kitab Tauhid, Kasyfu as-Syubhat, Usul ats-Tsalatsah dan Rasail beliau yang sudah banyak beredar baik berbahasa arab atau Indonesia.

    Penulis: Ustadz Zainal Abidin, Lc. Dan Artikel ini sebelumnya dipublikasikan oleh Koran Republika, edisi Selasa, 25 Agustus 2009.Dipublikasi ulang oleh muslim.or.id dengan penambahan beberapa catatan kecil.

    http://muslim.or.id/manhaj/wahabisme-versus-terorisme.html

    FATWA AL-LAKHMI DITUJUKAN KEPADA WAHABI (ABDUL WAHHAB BIN ABDURRAHMAN BIN RUSTUM) SANG TOKOH KHAWARIJ BUKAN KEPADA SYAIKH MUHAMMAD ABDUL WAHAB

    Mengenai fatwa Al-Imam Al-Lakhmi yang dia mengatakan bahwa Al-Wahhabiyyah adalah salah satu dari kelompok sesat Khawarij. Maka yg dia maksudkan adalah Abdul Wahhab bin Abdurrahman bin Rustum dan kelompoknya bukan Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan para pengikutnya. Hal ini karena tahun wafat Al-Lakhmi adalah 478 H sedangkan Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab wafat pada tahun 1206 H /Juni atau Juli 1792 M. Amatlah janggal bila ada orang yg telah wafat namun berfatwa tentang seseorang yg hidup berabad-abad setelahnya. Adapun Abdul Wahhab bin Abdurrahman bin Rustum maka dia meninggal pada tahun 211 H. Sehingga amatlah tepat bila fatwa Al-Lakhmi tertuju kepadanya. Berikut Al-Lakhmi merupakan mufti Andalusia dan Afrika Utara dan fitnah Wahhabiyyah Rustumiyyah ini terjadi di Afrika Utara. Sementara di masa Al-Lakhmi hubungan antara Najd dgn Andalusia dan Afrika Utara amatlah jauh. Sehingga bukti sejarah ini semakin menguatkan bahwa Wahhabiyyah Khawarij yg diperingatkan Al-Lakhmi adl Wahhabiyyah Rustumiyyah bukan Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan para pengikutnya. [Lihat kitab Al-Mu’rib Fi Fatawa Ahlil Maghrib, karya Ahmad bin Muhammad Al-Wansyarisi, juz 11.]

    Penulis: Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Lc.

  22. nasir eks wahabi

    DONGENG POPULER WAHABIYYAH RUSTUMIYYAH :

    http://warkopmbahlalar.c om/4378/dongeng-populer-wahhabiyyah-rustumiyyah/

  23. nasir eks wahabi

    “DONGENG WAHABIYYAH RUSTUMIYAH” ini linknya :

    http://warkopmbahlalar .com/4378/dongeng-populer-wahhabiyyah-rustumiyyah/

  24. nasir eks wahabi

    DONGENG WAHABIYYAH RUSTUMIYYAH, ini linknya :

    http://warkopmbahlalar. com/4378/dongeng-populer-wahhabiyyah-rustumiyyah/

  25. @bapake harun, ya wajar obat tetes mata berlambang mata. Lha lambang2 di Saudi pakah juga obat, apalagi obat tetes mata? Aneh logika ente. Belum belajar mantiq balaghoh kali.

  26. “Al-wahhabiyah adalah penisbatan kepada syech al-imam muhammad bin abdul wahab (wafat 1206 H), Beliau adalah orang yang berupaya mengajak kepada jalan Allah Ta’ala di Najd.” Ini kata Bin Baz.
    (Kitab ini dapat didownload di situs perpustakaan digital wahabi http://waqfeya.ne t/book.php?bid=1749)
    Demikianlah apa yang disampaikan oleh Syech Bin Baaz tentang siapa jati diri sekte Wahhabiyyah ini, beliau menyatakan bahwa kaum wahhabiyyah adalah dinisbatkan kepada Syech Muhammad bin Abdul Wahhab an-Najdi. Dan pernyataan beliau ini juga mengokohkan tentang pendapat bahwa memang benar Najd itu berada di Hijjaz bukan di Iraq, karena Syech Muhammad bin Abdul Wahhab berasal dari daerah Najd dan bukan berasal dari Iraq
    jadi klo ada yg bilang Wahabi dari Afrika, itu hanya suatu karangan…

  27. Saudara-saudaraku, ayolah kita menjaga diri kita, keluarga kita dari kemunafikan sifat-sifat dajjal. Tidak perlulah diantara kita merasa paling benar. apalagi sampai menyalahkan siapapun… ingat, dimata manusia mungkin kita paling bersih, tapi justru di mata Allah akan merupakan kehinaan yang abadi. Marilah kita jaga ukhuwah islamiyah ini. Masing-masing punya keyakinan dan tanggung jawab. Benahi “diri” kita ini dengan penyaksian Syahadat yang ada dalam diri. Selama saudara2ku masih saling menghujat, Selama itu pula Dajjal telah menyatu salam dirinya. mohon maaf kalau tidak berkenan. wassalam

  28. yg di indonesia fahamnya apa’?
    ”kalau menurut hadis yg pernah aku baca’, ga tau ni hadis sahih atau tidak’
    begini bunyinya…’ islam akan terpecah menjadi 72 kelompok, 1 masuk syurga dan lainnya masuk neraka’..

    Tapi kalau di fikir2 yg penting tidak kafir aja, kalu wahabi sesat, mungkin kata orang wahabi, wahabi tdk sesat, tapi siah yg sesat, bagi penganut siah wahabi yg sesat, kata orang suni’ siah sesat, kata orang siah’ suni yang sesat’,. Menurut saya yakinilah ap yang kalian yakini, asal ada dasarnya’ toh nantinya Allah akan membangkitkan kamu, seperti firmannya…’ sesungguhnya Allah akan memberitahukan apa yang kamu kerjakan’… Bahasa arabnya begini…fayuna bi ukum bima kuntum ta maluna..(maaf hp saya g bisa nulis arab)
    mudah2n kita golongan yg akan masuk syurga, mudah2n kita tidak sesat. Yg penting pnya kunci syurga, katanya ini kuncinya’…kalimat..2 syahadat’.

  29. Muhammad syam Al-aidid

    sukron izin save

  30. Horre,,,yahudi dan Nasrani bertepuk tangan,,,#cerdaslah wahai kaum Muslimin,kembalikan sgala urusan kpd Kitabullah dan As-Sunah..smoga اللَّهُ memberikan petunjuk dan Hidayah-Nya kpd Kita smua

  1. Pingback: KENAPA WAHABI KELAK JADI PENGIKUT DAJJAL, INILAH KAJIAN ILMIYAH-NYA | Kabar tentang Dunia Islam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


2 + = six

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Banyak dibaca Pengunjung, mungkin anda juga sukaclose