Inspirasional

Kenapa Teroris di Sarinah Jakarta Itu Tidak Berjenggot ?

Neo Kawarij abad ini, mereka membunuh siapa pun yang tidak mau mengikuti ajaranya.

Mayoritas pelaku terorisme dengan bom bunuh diri adalah mereka penganut faham ajaran Wahabi. Lalu kenapa teroris Sarinah Jakarta tidak berjenggot dan bercelana cingkrang sebagaimana ciri-ciri umum sosok kaum Wahabi ?

Para simpatisan ISIS mencoba mempertanyakan mengapa para pelaku bom bunuh diri di Sarinah Tamrin (14/1/16) tidak berjenggot, jawabanya jelas jika mereka membiarkan jenggotnya saat melakukan aksi terornya maka akan mudah di kenali aparat kepolisian.

Satu satunya cara agar tidak mudah dikenali ya mencukur jenggotnya. Dalam hal ini kita bisa lihat kembali kejadian bom Bali, Imam samudra dan para rekannya juga mencukur jenggotnya, setelah dia tertangkap dan masuk penjara barulah jenggotnya dipanjangkan, ini taqiyah namanya.

Kyai Said Aqil ketua PBNU pernah mengatakan Orang yang berjenggot panjang cenderung Goblok

Para pendukung aksi teroris coba mengelak dari tuduhan bahwa orang berjenggot yang biasa melakukan teror, sejatinya mereka mengetahui siapa pelaku dari aksi tersebut adalah orang orang satu faham dengan mereka namun mereka coba bertaqiyah mempertanyakan jenggot para pelaku teror tersebut.

banner gif 160 600 b - Kenapa Teroris di Sarinah Jakarta Itu Tidak Berjenggot ?

Cara cara seperti ini hanya akal akalan para pendukung aksi teror untuk menutupi aib kelompok mereka. Yang selama ini sudah terstikma buruk di mata ummat Islam dan ummat lainya .

Kyai Said Aqil ketua PBNU pernah mengatakan Orang yang berjenggot panjang cenderung Goblok.  Ungkapan tersebut sebenarnya untuk menyindir kaum Wahabi yang selama ini menjadikan jenggot untuk mengolok-olok umat Islam yang tidak berjenggot sebagai ummat yang tidak mengikuti sunnah Nabi SAW. Dan faktanya kaum Wahabi yang demen memanjangkan jenggot rata-rata memiliki logika yang dangkal alias goblok.

Lihatlah perbedaan dalam foto Imam Samudra CS saat sebelum tertangkap dan sesudah tertangkap aparat, setelah tertangkap barulah jenggot mereka pelihara, inilah jawabanya mereka orang orang yang pandai mendustakan ajaran Islam.

Mereka adalah Neo Kawarij abad ini, mereka membunuh siapa pun yang tidak mau mengikuti ajaranya. Hukum syari’at pun mereka buat dengan semaunya dan disesuaikan dengan pemahaman mereka sendiri.

Wallahu A’llam Bisowab.

(al/aljazeranews.com)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker