Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Fakta

Kenapa Ruang Kantor PKS di Gedung DPR Digeledah KPK ?

Berita fakta di balik penangkapan anggota DPR oleh KPK makin memperjelas kenapa KPK melakukan penggeledahan ruang kantor PKS di gedung DPR Senyan….

 

 

Mantan anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Damayanti Wisnu Putranti menyebut nama Wakil Ketua Komisi V DPR Yudi Widiana setelah menjalani pemeriksaan administrasi di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (21/1).“Dia (Yudi Widiana) tahu, dia kan pimpinan,” demikian kata Damayanti.

Meskipun demikian, Damayanti Wisnu Putranti enggan menjawab terkait dugaan sejumlah uang yang diduga telah diterima Yudi Widiana sebagai pengaman proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

No comment. Itu hanya beliau dan Tuhan yang tahu,” kata Damayanti Wisnu Putranti.

BACA JUGA:  Muslim Australia Memperingati Maulid Nabi Saw

Damayanti Wisnu Putranti kemudian kembali menyebut nama Yudi Widiana ketika ditanya keterkaitan anggota DPR lain dalam kasus ini.

“(Yudi Widiana) tahu pasti. (Yudi) tahu karena beliau pimpinan,” kata Damayanti Wisnu Putranti.

Ini merupakan kali pertama Damayanti memberikan komentar soal kasusnya. Pada pemeriksaan sebelumnya, ia enggan terbuka dan hanya “menebar” senyum kepada awak media.

Seperti diberitakan sebelumnya, Damayanti ditetapkan sebagai tersangka bersama dua staf ahlinya yakni Julia Prasetyarini dan Dessy A Edwin serta  Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama, Abdul Khoir.

Mereka dicokok dalam operasi tangkap tangan di lokasi yang berbeda. Julia ditangkap di bilangan Tebet, Dessy dicokok di sebuah mal di kawasan Jakarta Selatan, dan Abdul Khoir diamankan di bilangan Kebayoran, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:  Tax Amnesty Rp165 Triliun Optimis Akan Tercapai

Ketiga orang ini berpencar setelah Julia dan Dessy menerima duit Sin$33 ribu dari Abdul Khoir, di kawasan Kebayoran, Jakarta. Sebelum tangkap tangan Damayanti juga sempat menerima Sin$ 33 ribu. Pada pemberian pertama diduga suap yang diterima sebanyak Sin$ 404 ribu. Duit diduga untuk mengamankan proyek infrastruktur di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah ruangan Wakil Ketua Komisi V dari Fraksi PKS Yudi Widiana dan anggota Komisi V dari Fraksi Golkar Budi Supriyanto. Dari penggeledahan tersebut, KPK sudah mengantongi sejumlah dokumen dan barang elektronik.

BACA JUGA:  Politisi PKS Jorok, Bobrok dan Ngotot Berkuasa Demi Duit

Damayanti, Julia, dan Dessy sebagai tersangka penerima suap dijerat melangar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 uu tipikor jo pasal 55 ayat 1 KUHAP. Sementara Abdul Khoir selaku tersangka pemberi suap kepadanya disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 33 UU Tipikor.

Dari fakta-fakta itulah maka sudah terjawab kenapa Ruang Kantor PKS di DPR Digeledah KPK. Oleh karena itu, bagi siapa saja yang menyalahkan KPK atas tindakannya, jangan asal menyalahkan tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi di gedung DPR Senayan(al/cnnindonesia) 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker