Berita Eropa

Kenapa Italia dan Spanyol Tak Gabung Perancis Serang Suriah ?

Ini Alasan Kenapa Italia dan Spanyol Tak Gabung Perancis Serang Suriah !

“Perang melawan terorisme tidak hanya berarti dengan menggunakan kekuatan militer akan tetapi di sana masih ada masalah lain semisal propaganda kelompok radikal dan ekstrimis di internet (dunia maya), pendanaan keuangan, dan investigasi intelijen. Jadi kami berpikir bahwa banyak bidang dalam pembangunan kerjasama yang kuat.”

 

Ini Alasan Kenapa Italia dan Spanyol Tak Gabung Perancis Serang Suriah !

Islam-Institute, MADRID – Pemerintah Spanyol dan Italia, pada hari Selasa (17/11), menyatakan bahwa mereka “tidak akan bergabung dengan Perancis menyerang Suriah.” Kedua negara tersebut punya alasan yang mendasar dan tampak rasional sehingga bisa dimengerti oleh rekan-rekan eropanya.

Menurut Menteri Dalam Negeri Spanyol, Jorge Fernandez Diaz dalam sebuah wawancara dengan salah satu media lokal, mengatakan, ”Spanyol saat ini tidak berniat ikut bergabung dalam menyerang Suriah meskipun kami mendukung Perancis dalam memerangi terorisme.”

BACA :  Rusia Peroleh Koordinat Target 'Teroris' dari Oposisi Suriah

Lebih lanjut Jorge Fernandez Diaz menekankan alasannya: “Setiap aksi militer Spanyol harus dibawah payung Uni Eropa dan PBB. Sementara kita harus mempertahankan diri karena ISIS menyatakan perang kepada Negara-negara di dunia”.

Jorge Fernandez Diaz juga menjelaskan “Setelah serangan pada hari Jumat di Paris tidak ada yang dapat melindungi diri dari ancaman terorisme, tetapi tidak ada alasan Spanyol untuk panik, karena layanan anti-terorisme kami berjalan pada kapasitas penuh untuk memastikan keamanan.”

banner gif 160 600 b - Kenapa Italia dan Spanyol Tak Gabung Perancis Serang Suriah ?

Kata Fernandez Diaz menjelaskan lebih rinci yang menjadi alasannya tidak bergabung dengan Perancis menyerang Suriah, “Jumat depan saat diadakannya pertemuan Dewan Luar Biasa yang dihadiri Menteri Dalam Negeri dan Kehakiman Uni Eropa di Brussels, kami akan menyampaikan proposal untuk mendirikan sebuah sistem pendataan daftar wisatawan dalam skala besar, dan memperketat pengawasan di Uni Eropa untuk mencegah perdagangan ilegal senjata yang sampai kepada ekstrimis berkedok Islam (jihadis palsu). Selain itu juga untuk memutus aliran dana rahasia pendanaan ISIS yang menjual minyak dengan harga rendah di pasar. “

BACA :  Sky News Bocorkan Bio Data 22.000 Anggota Teroris ISIS

Sementara itu, Menteri Pertahanan Italia Roberta Pinotti menyatakan bahwa negaranya tidak akan berpartisipasi dalam operasi militer Perancis di Suriah. Televisi resmi Italia melaporkan pernyataan Pinotti: ”Kami tidak akan berpartisipasi dalam operasi militer di Suriah, tapi kami tidak mengesampingkan penguatan kehadiran kami di Irak, dalam arti bahwa kita menambah jumlah pasukan militer yang bertugas 500-750 personil sesuai dengan usulan di Parlemen.”

Menteri pertahanan Italia itu melanjutkan bahwa: “Italia selalu berdiri di sisi Perancis dan kami membuat banyak usaha di mana kami berada di garis depan dalam pengiriman unit militer ke Irak untuk melawan ISIS dan kami siap untuk memberikan dakungan dalam bentuk lain.”

BACA :  Suriah Terkini: Gereja Berusia 80 Tahun Diledakkan ISIS

Ia juga menekankan bahwa “Perang melawan terorisme tidak hanya berarti dengan menggunakan kekuatan militer akan tetapi di sana masih ada masalah lain semisal propaganda kelompok radikal dan ekstrimis di internet (dunia maya), pendanaan keuangan, dan investigasi intelijen. Jadi kami berpikir bahwa banyak bidang dalam pembangunan kerjasama yang kuat.”

Roberta Pinotti menjelaskan bahwa: “Para menteri dalam negeri Eropa akan mengadakan pertemuan penting pada hari Jumat dan yang akan membahas langkah-langkah baru dan yang lainnya untuk dikembangkan perang melawan teroris di mana hal itu butuh waktu yang lama dan kerja keras serta ekstra hati-hati.”  (AL/ARN/RLM)

 

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker