Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Analisis

Kenapa HTI Gemar Mencatut Logo NU?

Kegemaran Buruk HTI, Gemar Mancatut Logo NU

Ngomongin Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), anda masih ingat dengan kasus sepanduk depan kantor DPRD SUMENEP ? Ketika ucapan itu diupload oleh segelintir orang bahwa PIMPINAN DPRD KAB. SUMENEP beri ucapan selamat songsong ramdhan plus embel-embel dukung tegaknya syariah dengan khilafah, saya hanya tertawa terbahak-bahak, sampai perut terasa mules. Kemulesan perut ini disebabkan beberapa hal:

Yang pertama, strategi cari simpati di bulan ramdhan dengan mencatut dan menyusup ke lembaga-lembaga adalah sesuatu yang KONYOL, dan mudah dipatahkan, apalagi hanya melalui sebuah sepanduk.

BACA JUGA:  NU dan Tokoh NU Difitnah, Sebaiknya Nahdliyin Tidak Terpancing

Kedua, kawasan madura, apalagi Sumenep adalah wilayah basis NU yang sangat tak rasional sebuah lembaga DPRD memberi ucapan bernada prokatif dengan HTI tersebut. Dan ahirnya pembaca bisa mengatakan ibarat “STRATEGI CATUR YANG GATOT, alias gagal total.

Dengan dua asan di atas itulah KEMUALAN dan KEMULESAN PERUT saya semakin menjadi-jadi dan ahirnya ngakak bareng teman-teman aktifis PMII, BANSER , LSM DAN ANAK MUDA NU yang kebetulan melakukan buka bersama di rumah.

Perlu anda ketahui, apa yang dilakukan HTI seperti klaim dan pencatutan nama lembaga tak hanya periatiwa di Sumenep kemarin namun sudah beberapa kali seperti yang diurai oleh medoa online berikut ini…

BACA JUGA:  Kebijakan Tax Amnesty, Cara Jokowi ‘Miskinkan’ Singapura

LiputanIslam.com – Pada acara Muktamar Khilafah HTI 2013 di Senayan pada hari Ahad, 2 Juni 2013, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) telah melakukan aksi pemalsuan dengan memasang spanduk salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), yaitu Pagar Nusa. Spanduk yang menempel di tribun stadion Gelora Bung Karno tersebut memampang logo resmi organisasi pencak silat NU dan bertuliskan jargon dalam bahasa Sunda ”Cadu Mundur Pantang Mulang” yang artinya “Tidak akan mundur tidak akan pulang”. Di bawahnya tertulis jelas ”Pagar Nusa Wilayah Tanjungsari-Sumedang”, diikuti teks ”Siap Mengawal Tegaknya Syariah dan Khilafah”.

BACA JUGA:  Kembangkan Islam Nusantara, NU Akan Didirikan di 33 Negara

Aksi serupa yang dilakukan HTI sebenarnya sudah lama terjadi. Pada tahun 2007 lalu, HTI juga mencatut logo resmi NU dengan memasang spanduk palsu dalam acara Konferensi Khilafah HTI 2007 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Dengan jelas dalam spanduk palsu tersebut terpampang logo NU dan bertuliskan “Warga Nahdliyin Rindu Khilafah”. Kebohongan-kebohongan dan aksi pemalsuan/ penipuan yang dilakukan HTI akan menjadi sejarah kelam bagi HTI.

Demikian sekilas Info dari saya,
Musthofa Zuhri

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker