Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Irak

Kenapa Di KAA 2015 Tidak Ada Pembahasan Tentang ISIS ?

Kenapa Tidak Ada Pembahasan Tentang ISIS Di KAA 2015?

Islam Instittute – KAA 2015, JAKARTAMenteri Luar Negeri Irak Ibrahim al-Jaafari mengatakan tidak ada pembahasan dan permintaan khusus dari Indonesia terkait isu ISIS (Negara Islam Irak Suriah) dalam Pertemuan Pejabat Tingkat Tinggi (Senior Official Meeting) kawasan Asia-Afrika yang diselenggarakan di Jakarta, Ahad (19/4).

“Secara tekstual tidak ada (pembahasan IS), namun tentu ada pembahasan mengenai terorisme secara umum,” katanya.

Mengenai IS, Menlu Jaafari menyatakan bahwa ada keterlibatan sekitar 62 negara dalam IS, sehingga diperlukan kerja sama banyak pihak untuk mencegah sikap-sikap seperti itu. Dia mengatakan pula bahwa keterlibatan warga dari 62 negara tersebut tidak mewakili negaranya masing-masing, melainkan hanya mewakili individu mereka.

BACA JUGA:  Kekejaman ISIS Hukum Para Wanita di Mosul dengan Penjepit Besi

Menlu Jaafari juga menambahkan bahwa fenomena terorisme tersebut bukanlah sebuah reaksi sikap sektarian dari kelompok yang berseberangan,melainkan merupakan sebuah tindakan biadab anti kemanusiaan. “Kita saksikan di Irak terutama, provinsi-provinsi yang menjadi korban IS adalah provinsi-provinsi Sunni, sehingga bukan karena konflik Sunni-Syiah karena semua juga ikut dirugikan oleh IS,” ucapnya.

Napak tilas (historical walk) KAA oleh para kepala negara di Bandung

Dia juga mengatakan terdapat agama lain di Irak yang terkena dampak dari IS, seperti Yazidi dan agama-agama lain, di mana para penganut agama-agama tersebut ada yang dibakar dan dibunuh.

BACA JUGA:  Atas Nama Islam, ISIS dan Taliban Akan Saling Berperang

“Ketika kita menyaksikan adanya pembunuhan, pemotongan kepala warga-warga tidak berdosa, penganiayaan kepada anak-anak kecil, maka tidak perlu lagi kami jelaskan kekejaman ISIS, kita semua menyaksikan kekejaman itu,” tegasnya.

Peringatan 60 Tahun KAA digelar di Jakarta dan Bandung pada 19-24 April. Pada 19 April diadakan Pertemuan pejabat tingkat tinggi kawasan Asia-Afrika. Kemudian, dilanjutkan dengan Pertemuan Tingkat Menteri pada 20 April. Pada 21-22 April, diselenggarakan Pertemuan Puncak Bisnis Kawasan Asia-Afrika (Asian-African Business Summit).

BACA JUGA:  Palmyra Memanas: Tentara Suriah Memasuki Tambang Kuno Palmyra

Selanjutnya pada 22 April digelar pelaksanaan KTT hari pertama. Pada 23 April pelaksanaan KTT hari kedua, dan direncanakan akan ada jamuan makan malam oleh Presiden Joko Widodo untuk para kepala negara. Pada 24 April, hari terakhir rangkaian pelaksanaan KAA 2015, akan dilakukan napak tilas (historical walk) KAA oleh para kepala negara dan kepala pemerintahan di Bandung. (al/republika)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker