Berita Arab Saudi

Kenapa Arab Saudi Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran ?

Arab Saudi putuskan hubungan diplomatik dengan Iran pasca kedubesnya didemo warga Iran. Sheikh Nimr al- Nimr dan tiga orang Syiah lainnya oleh Arab Saudi dituduh menghasut kerusuhan antara antara 2010 dan 2012.

 

Islam-Institute, RIYADHArab Saudi telah mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Iran setelah Teheran menyatakan keberatan atas eksekusi mati terhadap ulama Syiah terkemuka di Arab Saudi, Sheikh Nimr al-Nimr.

Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi pada hari Minggu (3/1) dan disiarkan oleh Stasiun tv al-Arabiya, dengan menambahkan bahwa misi diplomatik Iran dan entitas terkaitnya diberi waktu 48 jam untuk meninggalkan kerajaan.

Perkembangan ini menyusul aksi demonstrasi warga Iran yang digelar di depan kedutaan Arab Saudi di Teheran dan konsulatnya di timur laut kota Masyhad. Gedung konsulat Arab Saudi dibakar oleh para pendemo yang marah atas eksekusi yang telah dilakukan kerajaan tersebut kepada sang ulama Syiah tersebut.

banner gif 160 600 b - Kenapa Arab Saudi Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran ?

Hossein Amir-Abdollahian, Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Arab dan Afrika, adalah pejabat Iran pertama yang bereaksi terhadap pemutusan hubungan ini. Ia menekankan bahwa pemerintah Arab Saudi di Riyadh tidak dapat begitu saja menutupi “kesalahan besar”-nya atas pembunuhan (Sheikh Nimr al-Nimr) dengan memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran.

Hossein Amir-Abdollahian menegaskan bahwa tidak ada diplomat Arab Saudi yang dirugikan selama demonstrasi yang diselenggarakan di Teheran dan Mashhad dan bahwa “Iran adalah salah satu negara paling aman di kawasan ” di mana para diplomat bisa leluasa melaksanakan tanggung jawab mereka.

Amir-Abdollahian menegaskan bahwa ini bukan pertama kalinya Arab Saudi telah mengancam keamanan regional dengan “kesalahan strategis” dan “pendekatan tergesa-gesa.

Eksekusi oleh Arab Saudi terhadap ulama Syiah bersama dengan 46 orang lain itu telah mendatangkan kecaman dari negara-negara serta kelompok-kelompok hak asasi manusia dari seluruh dunia.

Empat orang, yaitu Sheikh Nimr al- Nimr dan tiga orang lainnya oleh Arab Saudi dituduh menghasut kerusuhan antara antara 2010 dan 2012. Selain ke-empat orang tersebut, kesemua yang dihukum mati oleh Arab Saudi memang pernah dinyatakan sebagai anggota Al-Qaeda yang dituduh mengancam keamanan Arab Saudi.   (AL/ARN)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker