Berita Arab Saudi

Kenapa Arab Saudi Gunakan Tentara Bayaran di Yaman?

Arab Saudi konon memiliki kekuatan militer terkuat ketiga di dunia. Tapi kenapa Arab Saudi menggunakan tentara bayaran untuk menggempur Yaman?  Nah, berikut ini adalah alasan kenapa Arab Saudi menggunakan tentara bayaran asing di Yaman…

 

tentara kolombia - Kenapa Arab Saudi Gunakan Tentara Bayaran di Yaman?

 

Islam-Institute, YAMANArab Saudi sudah lebih dari 10 bulan menggempur Yaman, menimbulakan kerusakan parah bagi peradaban Yaman, dan menimbulkan penderitaan bagi warga sipil dari umat Islam, baik Syi’ah maupun Sunni. Di balik “kesuksesan” Arab Saudi tersebut, kemudian terungkap ketidakmampuan Arab Saudi dalam menghadapi tentara Yaman dan pasukan Ansarullah Yaman semakin terlihat jelas.

Situs berita Al-Ahd menulis, saat ini Arab Saudi telah diakui sebagai negara dengan kekuatan militer terkuat di Asia dan ketiga di dunia. Dengan anggaran 81 Milyar USD, Arab Saudi mampu membeli sekitar 500 jet tempur modern, 800 tank Leopard 2, sebanyak 7000 kendaraan lapis baja dan berbagai persenjataan dan rudal canggih lainnya. Arab Saudi juga memiliki 233.000 tentara, dan 25 ribu tentara cadangan.

Sejak 10 bulan lalu, Arab Saudi mengerahkan seruluh kekayaan dan kekuatan militernya untuk menginvansi Yaman dengan tujuan mengembalikan kekuasaan kepada mantan Presiden buronan Abd Rabouh Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh.

Arab Saudi dalam serangan udaranya terhadap Yaman tidak segan-segan membombardir kawasan penduduk sipil dan infrastruktur negara miskin itu. Bahkan masjid dan tempat-tempat bersejarah beradaban yang bernilai ratusan atau ribuan tahun tidak luput dari serangan jet-jet tempur Arab Saudi. Selain itu, mereka juga memberlakukan blokade darat, udara dan laut untuk menekan rakyat Yaman. Menurut data yang dikeluarkan PBB lebih dari 7.411 korban tewas, termasuk 1725 anak-anak kehilangan nyawa akibat kebrutalan Arab Saudi.

BACA JUGA:  Arab Saudi Bisniskan Dua Kota Suci Makkah Madianah

Namun semua kejahatan ini bukan tanpa balasan. Tentara Yaman yang didukung oleh pasukan populer dan gerakan Ansarullah menjawab serangan-serangan Arab Saudi dengan menarget semua kamp-kamp militer Saudi baik di perbatasan maupun di pedalaman wilayah Saudi. Serangan ini telah memperlihatkan ketidak-mampuan militer Arab Saudi dalam menghadapi Tentara Yaman.

tentara balckwater - Kenapa Arab Saudi Gunakan Tentara Bayaran di Yaman?

Dengan demikian Arab Saudi terpaksa mencari bantuan militer dari negara-negara kecil dan miskin Afrika, serta perusahan-perusahan korporasi militer swasta seperti Blackwater. Mereka menyewa tentara bayaran untuk menumpas rakyat Yaman yang tak berdaya dan miskin.

Situs berita Al-Ahd melaporkan Arab Saudi telah menyewa 2100 penembak jitu asal Senegal, dan lebih dari 250 tentara bersenjata Chad secara rahasia dan atas persetujuan otoritas negara itu bergabung dengan Arab Saudi, dengan imbalan bantuan keuangan terhadap negara miskin tersebut. Selain itu, Arab Saudi juga menyewa ratusan tentara khusus Kolombia.

Jenderal pensiunan Kolombia, Hayman Roth dalam wawancaranya dengan Radio Kolombia, mengatakan bahwa sebagian penembak jitu dari mantan tentara Kolombia telah dikirim ke Yaman dibawah komando Arab Saudi. Sebagian surat kabar Kolombia melaporkan bahwa lebih dari 800 tentara bayaran Kolombia telah bergabung dengan Arab Saudi.

BACA JUGA:  Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mesir Bikin Marah Wahabi Saudi

Penggunaan tentara bayaran dari berbagai negara dan perusahaan korporasi militer swasta menunjukkan ketidak-mampuan militer Arab Saudi dan kekalahan yang ditanggungnya dalam perang Yaman. Sumber-sumber media juga telah mengungkap bahwa banyak dari tentara Arab Saudi yang kabur dari medan perang karena takut menghadapi pasukan Yaman yang berbekal senjata usang.

Brigadir Jenderal Hisyam Jabir, Kepala Pusat Studi Timur Tengah mengatakan kepada situs berita Al-Ahd, “Arab Saudi tidak hanya terpaksa menggunakan tentara bayaran untuk menjaga tanah mereka, bahkan mereka juga menyewa pilot-pilot asing untuk melakukan pengeboman di berbagai wilayah Yaman”.

tentara sudan - Kenapa Arab Saudi Gunakan Tentara Bayaran di Yaman?

Dia juga menambahkan Sudan juga mengerahkan pasukannya untuk membantu Arab Saudi, dengan imbalan bantuan keuangan terhadap negara itu.

Kepala pusat studi Timur Tengah juga mengatakan dengan berlalunya waktu hingga kini para tentara bayaran tidak berhasil membuat kemajuan di Yaman. Dia juga mengatakan kegagalan ini disebabkan karena para tentara bayaran tidak mengenali dengan baik geografi dan medan tempur Yaman. Sementara mengenali kawasan dan medan tempur merupakan hal yang sanagt penting dalam perang.

Dia juga menambahkan bahwa visi dan misi seorang tentara bayaran dengan tentara yang berjuang untuk membela tanah airnya tentu berbeda. Mereka tentara bayaran berperang demi uang dan jika nyawanya dalam bahaya maka mereka akan lari menyelamatkan diri. Tentu ini berbeda dengan pasukan Yaman yang berjuang demi membela negara, dan siap mempersembahkan nyawa demi tanah airnya.

BACA JUGA:  Saudi Bingung Tak Mampu Bedakan Antara Teroris dan Bukan Teroris

Jenderal Hisyam Jabir juga menegaskan Arab Saudi memiliki banyak senjata dan kekuatan militer, dan mampu membakar seluruh negeri Yaman dengan rudal-rudal mereka. Namun, sayangnya mereka tidak memiliki satu pun tentara yang berpengalaman dalam perang, karena sebelum ini mereka tidak pernah berperang. Oleh karena itu apapun yang mereka lakukan akan lenyap begitu saja tanpa mendapatkan hasil.

Jabir juga mengingatkan, “benar perang membutuhkan senjata, pakaian militer, penggunaan taktik perang dan informasi intelijen, tapi bukan berarti faktor-faktor lain tidak diperlukan, seperti; semangat bela negara dan keyakinan terhadap kemampuan mereka, dan ternyata ini tidak dimiliki Arab Saudi. Oleh karena itu mereka tidak akan pernah menang perang.

Jabir di akhir mengingatkan Arab Saudi telah melakukan perang sia-sia di Yaman. Dan mereka tidak akan pernah menang dalam perang itu. Seharusnya Arab Saudi sebelum melakukan perang mempelajari terlebih dahulu letak goegrafi Yaman dengan baik. Karena sejarah membuktikan bahwa Yaman telah melakukan berbagai peperangan untuk membela negara, dan menjajahnya sesuatu yang mustahil.  (AL/ARN/AU/AM)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker