Berita Suriah

Kemunculan ISIS Adalah Kesalahan Amerika Serikat

Kemunculan ISIS di mata Presiden Majelis Umum PBB  adalah kesalahan Amerika Serikat. Pembicaraan mengenai penyelesaian konflik Suriah akan diikuti dengan pembentukan pemerintahan transisi, reformasi Konstitusi dan pemilihan presiden.

 Islam-Institute, NEW YORK – Presiden sesi ke-70 Majelis Umum PBB, Mogens Lykketoft, mengungkapkan bahwa invasi AS ke Irak tahun 2003 adalah langkah yang salah. Kenapa invasi AS ke Irak pada tahun 2003 dikatakan langkah yang salah. Karena hal itu memicu permusuhan antar agama dan membuka jalan bagi kemunculan ISIS.

Kemunculan ISIS kesalahan Amerika Serikat. - Kemunculan ISIS Adalah Kesalahan Amerika Serikat

“Kita tidak bisa mengelak untuk mengatakan bahwa invasi di Irak pada tahun 2003 dengan berbagai alasannya, menurut saya, seperti Presiden Obama juga pernah katakan, adalah sebuah keputusan yang salah untuk dilakukan. Tapi yang lebih berbahaya lagi adalah, bahwa mereka yang mengambil keputusan tersebut tidak memiliki gagasan dan ide yang jelas bagaimana menghindari timbulnya konflik internal di negara itu yang kemudian menjadi tempat berkembang bagi ISIS dalam mengambil alih bagian wilayah dari Irak,” kata Mogens Lykketoft, sebagaimana dikutip kantor berita Tass pada Kamis (31/12) kemarin.

banner 2 2 - Kemunculan ISIS Adalah Kesalahan Amerika Serikat

Mogens Lykketoft mencatat bahwa pengalaman menyedihkan di Irak harus dipertimbangkan saat menyelesaikan konflik di Suriah. Menurutnya, perlu untuk membentuk masyarakat yang demokratis dan lebih inklusif di Suriah, serta kesepakatan yang akan melindungi kepentingan minoritas, tidak sebagaimana di Irak tahun 2003. Menurut rencana yang disahkan oleh Dewan Keamanan PBB, pada bulan Januari ini, Damaskus dan pihak oposisi akan duduk di meja perundingan. Pembicaraan mengenai penyelesaian konflik Suriah akan diikuti dengan pembentukan pemerintahan transisi, reformasi Konstitusi dan pemilihan presiden.

Kemunculan ISIS lebih dari sekedar kesalahan kecil

Mogens Lykketoft menegaskan bahwa PBB harus memberi perhatian sebanyak mungkin untuk perlindungan minoritas di Irak dan Suriah. “Kami harus berurusan dengan itu dalam setiap keterlibatan PBB di masa depan dalam menciptakan dan memelihara perdamaian. Jika tidak, Anda akan menyaksikan perang sipil yang akan berlangsung untuk waktu yang sangat lama dan dengan implikasi internasional yang besar.”  pungkas Mogens Lykketoft.

Kemunculan ISIS lebih dari sekedar kesalahan kecil itu, adalah fakta sesungguhnya. Selama ini banyak tokoh AS, seperti Hillary Clinton, Obama, mereka dalam berbagai forum keceplosan yang intinya mereka mengaku telah mendanai ISIS, mempersenjatai, melatih dan membesarkan ISIS.  (AL/ARN)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker