sapi qurban 2017 di jakarta
Hosting Unlimited Indonesia
akidah

Mencari Aswaja Yang Benar

ID FashionWeek 300x250 - Mencari Aswaja Yang Benaraff i?offer id=7474&file id=157046&aff id=176058 - Mencari Aswaja Yang Benar

Aswaja yang Benar: Jawaban Buat Seseorang Yang Mengaku Sedang Mencari Aswaja Yang Benar

Oleh: Ahmad Syahid

Aswaja yang benar – Berikut ini adalah jawaban dari Mas Ahmad Syahid kepada seseorang (Wahabi tentunya) yang menggunakan nama: Lagi nyari aswaja sing bener@ Ada yang antik dari sosok ini, he he he… yaitu cara menamakan dirinya dan penyamaran di awal yang seolah bukan seorang Wahabi, tapi akhirnya keceplosan bahwa dia seorang Wahabi. Aneh ya, nama orang kok seperti itu? Mungkin beliu ini berpikir bahwa Wahabi adalah Aswaja yang benar. Tapi sebenarnya tidak aneh bagi kita yang sering ikut diskusi di Ummati, terlalu sering mendapati nama-nama Penganut Wahabisme yang namanya berupa kalimat serupa dengan itu. Entah apa sebabnya sehingga seakan tak sanggup menggunakan nama manusia. Wallohu a’lam.

Jawaban Mas Syahid  ini mestinya dimunculkan di artikel : Aqidatul awam sebab pertanyaan beliau itu diposting di artikel Aqidatul awam komentar yang hampir akhir. Hanya mungkin karena saking penuhnya komentar di artikel tersebut sehingga sangat sulit Mas Syahid mengeposkan koment di situ sehingga nyasar di http://ummatipress.com/2011/09/05/ummati-press-online-lagi-setelah-di-ko-wordpress-com/#comment-14552. Di Postingan ini kami menyingkat Nama yang panjang tersebut dengan singkatan: LCASB ( Lagi  Cari (nyari) Aswaja Sing Bener. Sedangkan Mas Syahid namanua tetap seperti adanya tanpa disingkat. Selamat menyimak jawaban-jawban Mas Syahid berikiut ini semoga bermanfaat.

Indonesia - Mencari Aswaja Yang Benar=================================================

LCASB:

Saya melihat dinamika menarik dan ilmiah dari blog ini dimana terjadi bantah-bantahan antara gabungan sufi/syiah/NU/HT,dll di blog ini vs salafy wahabi di sisi lain. Ternyata pembela blog ini seperti mas syahid dan super nova memiliki bekal ilmu yang cukup mumpuni, mungkin karena lulusan pesantren atau sekolah agama lainnya. Sedangkan para salafy yang masuk kesini bagaikan masuk ke sarang macan karena mereka (seperti saya) nampaknya masih baru dan tidak berlatar belakang sekolah agama, makanya kita lihat banyak yang akhirnya menghilang seperti Abu Umar Abdillah, donpay,yono, muda, ronggolawe juga ganteng dan yang teranyar syiahsesat, tukang bid’ah dan abusalafi. Tapi kalau saya boleh berkomentar saya rasa walaupun mereka awam ada beberapa poin pertanyaan mereka yang belum betul 2 terjawab oleh pembela blog ini seperti :

IDSmartphonesYearEndSale370x300 - Mencari Aswaja Yang Benaraff i?offer id=3733&file id=76783&aff id=176058 - Mencari Aswaja Yang Benar

1. Tentang tafsir para salaf dan selainnya yang menta’wil bahwa sifat-sifat Allah seperti tangan, mata dan selainnya kepada kekuasaan dan ta’wil lainnya. Rasanya kurang adil ketika ayat tentang : Allah berada dimana saja kamu berada ataupun tidaklah kalian bercakap-cakap melainkan Allah yang ketiga, sementara ayat-ayat diatas dita’wilkan lain. Saya lihat mas syahid mengatakan bahwa Nabi SAW telah mendoakan Ibnu Abbas agar paham ta’wil Qur’an, jadi tidak ada salahnya jika mas syahid juga mencontohkan tafsir Ibnu Abbas ataupun selain beliau tentang bagaimana makna ayat-ayat tentang sifat Allah tersebut sebenarnya. Sedangkan ayat Al Qur’an paling dipahami oleh para sahabat Nabi SAW tapi tidak ada satu kutipan pun dari pembela blog ini yang mengatakan tafsir tangan Allah adalah kekuasaan menurut para sahabat Ra.
Sebenarnya cukup banyak Takwil yang disampaikan Ibnu Abbas saya kutipkan beberapa saja :
” dan langit itu kami bangun dengan kekuasaan kami ” berkata ibnu abbas ra. ” dengan kekuatan dan kekuasa’an “( tafsir al-qurtuby 17/52 )
” dan buatlah bahtera itu dengan ” pengawasan kami “( huud 11:37 ) jelas dalam kalimat ayat ini menggunakan lafadz ” bi a’yunina ” yang bermakna dengan mata kami ” kalau di artikan demikian maka kaburlah arti dan maksud dari ayat tersebut , berkata ibnu abbas, ra. ” dengan pengawasan dari kami “( tafsir al-bughawi 2/322 )

2. Ada keganjilan juga ketika Sahabat Super Nova mengutip perkataan bahwa Al Imam Abu Hanifah ra. berkata :“Barangsiapa yang mengatakan saya tidak tahu apakah Allah berada di langit ataukah berada di bumi maka dia telah kafir”. (diriwayatkan oleh al Maturidi dan lainnya), kita sepakat akan hal ini. Sedangkan semua penjelasan dari mas Super Nova dan Mas Syahid tidak bisa memastikan dimana keberadaan Allah, karena terus membawakan pendapat Imam Ghazali bahwa Allah ada tanpa tempat dan arah ataupun zahir hadits Allah ada di Palestina, sedangkan naluriah manusia saja apapun agamanya pasti menengadahkan mukanya kelangit ketika mengharapkan pertolongan dari Tuhan yang mereka yakini masing-masing. Dan juga saya jadi bertanya bagaimana dengan kisah Isra Mi’raj ketika Nabi SAW dibawa ke langit ketujuh untuk menerima perintah shalat, apakah ini bukan bukti yang nyata bahwa Allah ada diatas langit?? Kalau bukan jadi dimana Nabi SAW menemui Allah ?? Siapa dari kalangan salaf yang berkata bahwa Allah ada tanpa tempat dan arah ??

Ahmad Syahid:
Pernyataan bahwa Allah ada tanpa tempat dan tanpa arah adalah Ijma` / consensus / kesepakatan Ulama Ahlu Sunnah , bukan sekedar pendapat Imam al-Ghozali , adapun Naluri atau Fitroh manusia tidak dapat dijadikan Hujjah , dan pendapat yang menyatakan Allah berada di langit atau Arsy telah dimentahkan oleh Qur`an sendiri.
Adapun ulama Salaf as-sholihin yang menyatakan Allah ada tanpa tempat dan arah diantaranya :

1. al-Imam An-Nawawi dalam syarh Muslim juz 5 hal 24 cetakan darul fikr Beirut : beliau berkata diriwayatkan dari Qodhi Iyadh yang berMadzhab Maliki bahwasannya tidak ada perbedaan pendapat diantara kaum muslimin baik yang ahli fiqih ahli Hadist dan Ahli kalam , Ahli Nadzar ataupun para pengikutnya bahwa dzahir pernyataan yang menyebutkan “Allah dilangit ” seperti firman Allah { أَأَمِنتُم مَّن فِي السَّمَاء.} qs. Tabarok ayat 16 dan yang sejenisnya yang dimaksud bukanlah dzahirnya akan tetapi ditakwilkan.
2. al-Imam Ja`far as-shodiq sebagaimana diriwayatkan oleh Imam al- qusyairi dalam kitabnya ar-risalah mengatakan ; barang siapa yang menyangka bahwa Tuhan kita ada pada sesuatu , atau diatas sesuatu atau dari sesuatu maka dia telah Musyrik ,
3. al-Imam Abu Ja`far at-thohawi beliau mengatakan dalam kitabnya Aqidah thohawiyah : dan Allah tidak diliputi oleh arah yang enam ” kitab beliau ini merupakan representasi / mewakili Aqidah salaf as-sholihin. Dan tentu masih sangat banyak pernyataan para Imam Yang senada kita hanya mengutip beberapa saja.

LCASB:
3. Salah satu bukti dalam Al Qur’an adalah bahwa Fir’aun dan Hannan mengolok Nabi Musa SAW sehingga memerintahkan untuk membuat tangga agar dia bisa melihat Tuhannya Nabi Musa. Ini adalah dalil yang nyata bahwa Nabi Musa telah menyeru kepada Fir’aun untuk menyembah Tuhan yang berada di atas langit.

Ahmad Syahid:
Tidak ada dalil sedikitpun yang menunjukkan jika Musa telah mengabarkan kepada fir`aun bahwa Tuhannya dilangit , lagi pula sangkaan fir`aun yang sangat Kafir itu jangan dijadikan dalil untuk menetapkan Aqidah kaum Muslimin , sebab itu hanya persangkaan Fir`aun ketika memahami perkataan Nabi Musa : ” Tuhanku adalah Tuhan Langit ( Robbu samawati ) fir`aun menyangka jika tuhannya Musa berdiam dilangit. Apakah kita akan menjadikan ucapan seorang kafir seperti fir`aun sebagai hujjah dalam aqidah kita……?

11 11 600x300 - Mencari Aswaja Yang Benaraff i?offer id=2&file id=10&aff id=28020 - Mencari Aswaja Yang Benar

LCASB:
4. Para pembela blog telah mengklaim bahwa telah terjadi ijma’ para ulama bahwa penetapan anggota tubuh bagi Allah adalah kafir sedangkan umat Islam tidak akan mungkin bersepakat atas kesesatan, alangkah baiknya jika dijelaskan siapa saja yang berijma atas hal ini dan dikutipkan sumbernya, adakah mereka para ulama dari kalangan Salaf ??

Set1 niagahoster 600x400 - Mencari Aswaja Yang Benar 

Ahmad Syahid:
Ijma` ulama tentang Kafirnya orang yang mengatakan bahwa Allah itu jisim dinukil oleh banyak ulama seperti : 1. al-Imam Abu Ja`far at-thohawi dimana karya beliau yang terkenal ” Aqidah Thohawiyah ” dinyatakan sebagai kitab yang berisi / Rangkuman Aqidah Salaf 2. Al-Imam al-kabiir Abdul Qohir bin Thohir at-tamimi al-baghdadi dalam itab al-farq bainal firoq hal. 333 beliau berkata : dan mereka ( ahlu sunnah ) ber Ijma` bahwa Allah SWT tidak diliputi tempat dan tidak terlewati zaman (waktu) , 3. al- Imam guru Ahlu Sunnah tanpa tanding al-hafidz Abul hasan al-asy`ary dalam kitabnya an-nawadzir : barang siapa yang menyatakan Allah adalah Tubuh (jisim) maka sungguh ia tidak tahu tuhannya dan sungguh dia telah Kafir. 4. al-hafidz al-I`roqi beliau mengatakan : Salaf dan Kholaf telas bersepakat bahwa orang yang meyakini bahwa Allah berada pada Arah tertentu maka dia telah Kafir , pernyataan itu dinyatakan juga oleh Al-Imam Abu Hanifah , Imam Malik , Imam Syafi`I dan Abul Hasan Al-asy`ari , al-Baqilani sebagaimana disebutkan oleh al-allamah mala ali al-qori dalam Syarah misykah juz 3 hal. 300 cet. Darul fikr , inilah Aqidah Ummat Islam baik salaf maupun Kholaf baik itu di Hijaz , Indonesia , malaisia , India bangldesh , Pakistan , turki maroko , suriyah , mesir yaman , Iraq , sudan afrika Bukhoro samarqond dan selainnya berkeyakinan jika Allah ada Tanpa Tempat dan arah.

LCASB:
5. Mas Syahid dan selainnya juga mengklaim bahwa Tauhidnya orang wahabi adalah bid’ah sedangkan versi Aswaja adalah sunnah, karena itu cukup adil juga bila kita bertanya kapankah istilah seperti sifat 20 ini muncul, dan siapakah yang berfatwa dengannya dari kalangan para Salaf ?? Cukup sering juga kita mendengar bahwa pada akhirnya Imam Abu Hasan Al Asyari akhirnya bertobat dari paham ini dan kembali kepada paham ahlussunnah sebenarnya sebagaimana beliau ungkapkan dalam kitab beliau Al Ibanah.

Ahmad Syahid
Ada dua pendekatan yang dapat dilakukan untuk menghukumi apakah pembagian Tauhid versi wahabi Bid`ah atau Bukan…?

Pendekatan 1. pemahaman Bid`ah menurut kawan-kawan Wahabi sendiri, mereka mengatakan suatu perkara yang tidak ada conbtohnya dari Rosulallah SAW atau Sahabat adalah Bid`ah , ditambah dengan tidak adanya Bid`ah hasanah dalam terminology mereka maka , apakah Pembagian Tauhid itu ada dicontohkan oleh Rosulallah SAW dan para sahabatnya ….? Tidak ada kan….? Atas dasar pemahaman Bid`ah mereka sendiri maka Pembagian Tauhid itu Bid`ah  (semoga kawan2 wahabi konsisten).
• Pendekatan 2 , menurut Ulama Ahlu Sunnah wal-jama`ah (asy`ariyah) Bid`ah adalah perkara baru dalam Agama , jika selaras dengan Qur`an dan Hadist maka ia Hasanah, jika bertentangan atau tidak sejalan dengan Qur`an dan hadist maka itulah Bid`ah Dolalah dan sangat terlarang , dengan kacamata Aswaja Pembagian Tauhid itu meskipun Hal baru yang tidak pernah dicontohkan oleh Nabi dan para sahabatnya tidak serta merta dikatakan Bid`ah Dolalah , tetapi dipahami dan dikaji secara komprehensif menyeluruh adakah yang bertentangan dengan Qur`an dan Hadist atau tidak …. Ternyata setelah dikaji secara mendalam didapati banyak Hal dalam Pembagian tauhid itu yang bertentangan dengan Qur`an dan hadist , karena banyaknya pertentangan dengan qur`an dan Hadist barulah dinyatakan : Pembagian Tauhid adalah Bid`ah Dolalah.

• Lalu bagaimana dengan sifat 20…..Bid`ah kah…..? perlu diketahui jika sifat 20 ada sejak Qur`an itu ada , hanya saja baru muncul dan popular pada abad ketiga Hijriyah ditangan para Ulama Salaf seperti 1. al-Imam Husein bin Ali abu ali al-karobisi , beliau adalah murid langsung Imam as-syafi`I meskipun sebelumnya beliau banyak belajar dari Ahli Roi (madzhab imam Abu Hanifah) beliau mendapat Ijazah langsung dari Imam Syafi`I sebagaimana dinyatakan oleh Imam As-subki dalam Thobaqot syafi`iyah 2. al-imam Harist al-muhasibi beliau mempunyai 200 karya ilmiyah dalam berbagai disiplin Ilmu 3. al-Imam Ibnu Kullab beliau ini tertlalu terkenal untuk di jelaskan profilnya dan tentu masih banyak Ulama Lain yang mendukung Aqidah sifat 20.

300 250 - Mencari Aswaja Yang Benaraff i?offer id=2&file id=6&aff id=28020 - Mencari Aswaja Yang Benar

• adapun soal Taubat dan keluarnya al-Imam Abul hasan al-asy`ari dari paham Mu`tazilah adalah benar dan diketahui oleh seluruh Ahli sejarah Islam , sedangkan Rumor fase ketiga sang Imam adalah bathil tidak ada satupun Ahli sejarah yang mencatatnya , satu-satunya alas an bagi penghembus fase ketiga sang Imam adalah ” pemahaman keliru mereka ” terhadap kitab beliau yaitu al-Ibanah an ushulidiyanah pemahaman mereka itu mereka simpulkan bahwa sang Imam melewati 3 fase padahal itu hanya persangkaan dari pemahaman yang keliru , terlebih al-Ibanah sudah banyak yang dipalsukan , silahkan rujuk kitab penjelasan kebohongan2 yang dinisbatkan kepada Imam abul hasan al-asy`ari ” karya al-Imam Al-hafidz Abul Qosim Ibn Asakir.

LCASB:
6. Apakah perkataan tentang bid’ah ini justru malah menjadi bumerang bagi mas syahid cs, karena kita lihat bahwa blog ini juga membela paham seperti yasinan ataupun tahlilan atau ngalap berkah dikuburan para wali yang juga tidak memiliki dalil yang kuat bahwa ibadah ini pernah dicontohkan oleh Nabi SAW dan para sahabatnya ?? Ngalap berkah adalah realita yang banyak terjadi dinegara kita ini, dimana orang 2 datang kekuburan para wali untuk mengharapkan jodoh, kesembuhan, kekayaan dll yang hanya Allah yang berwenang untuk mengabulkannya sehingga kita betul 2 takut kalau 2 mayoritas peziarah itu telah terjatuh kepada kesyirikan. Hal ini adalah realita yang tidak terbantahkan lagi ketika banyak orang awam berkunjung ke makam wali songo, syaikh burhanuddin, syaikh fulan atau kyai fulan dan berdoa sambil menangis dan mengusap-usap kuburan mereka untuk mengharapkan berkahnya.

Ahmad Syahid:
• Silahkan benahi lagi pemahaman soal Bid`ahnya , kalo pemahaman Bid`ah nya sudah benar pasti akan menyatakan yasinan ataupun Tahlilan adalah Sunnah Hasanah, dan justru akibat salah dalam memahami Bid`ah akhirnya kawan2 wahabi terkena Bumerang Bid`ah yang mereka pahami sendiri seperti Bid`ahnya Pembagian tauhid , begitu juga soal ngalap berkah silahkan benahi pemahamannya , kalo pemahamannya sudah benar In sya Allah kalian tidak akan mengatakan : kita betul 2 takut kalau 2 mayoritas peziarah itu telah terjatuh kepada kesyirikan. Jika pemahaman kita sudah benar tentang ngalap berkah Tauhid dan Syirik Insya Allah kita tidak akan lagi betul2 takut kalau 2 mayoritas peziarah itu telah terjatuh kepada kesyirikan. Justru yang timbul adalah sifat bangga karena selaras dengan Sabda Rosul Saw : “Aku sungguh tidak merisaukan syirik menimpa kalian setelah aku wafat, yang kurisaukan adalah keluasan dunia yang membuat kalian saling hantam memperebutkannya” (Shahih Bukhari)

LCASB:
7. Bukankah perkataan mas Syahid cs tentang Allah tidak memiliki tubuh juga bisa menjadi bumerang karena peniadaan sifat-sifat Allah juga bisa menjadikan pelakunya kafir ?? Bukankah mengaminkan ayat-ayat tentang tangan dan mata bagi Allah tidaklah mutlak menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya ?? terkecuali mengatakan bahwa tangan Allah seperti tangan si fulan atau si alan, inilah tasybih yang sebenarnya bukan ??

Ahmad Syahid
• inilah yang disebut dengan tasybih dan tajsim yang sesungguhnya mengatakan : Allah memiliki Tubuh dan anggota tubuh , ya akhi tidak ada satu ayatpun dalam Al-qur`an jika Allah mempunyai tubuh dan Anggota tubuh , tidak ada satupun hadist yang Shahih menyatakan Allah mempunyai Tubuh dan anggota tubuh , tidak ada seorangpun Ulama Ahlu Sunnah yang menyatakan Allah punya tubuh dan anggoita tubuh , inilah Tasybih dan tajsim yang akan menyebabkan kekufuran segeralah bertaubat ya akhi.

LCASB:
8. Saya juga ingin kalau mas Syahid cs membantah tulisan 2 nya Firanda karena tulisan Abu Salafy belum memberikan jawaban memuaskan atas tulisan 2 ustadz tersebut.

Ahmad Syahid:
• Untuk tulisan – tulisan firanda Insya Allah saya akan lakukan koreksi sekaligus bantahan untuk beliau.

LCASB:
Sekian dulu komentar dari saya sebagai seorang awam yang miskin ilmu dan terus berusaha mencari al haq ditengah dahsyatnya perpecahan antara umat islam. Semoga Allah menunjuki kita bersama kepada jalan-Nya yang lurus. Amin.

Ahmad Syahid:
• Teruslah bersama Blog Ummati supaya kita dapat diskusi untuk mencari kebenaran , semoga Allah memudahkan jalan bagi hambanya yang ingin mencari kebenaran amin ya Robbal alamin.

Tags
kirim email unlimited

Related Articles

35 thoughts on “Mencari Aswaja Yang Benar”

  1. Alhamdulillah, terima kasih penjelasannya dari Mas Syahid, mantab n Oke. Semoga seseorang yg mengaku cari Aswaja sing Bener itu dapat hidayah-NYA, amin….

    Kalau bersedia meluangkan waktu untuk sering membaca artikel-artikel di sini insyaallah kita akan terbuka hijab taklid buta kepa Wahabisme. Sebab semua yg diposting di sini merupakan fakta yg sulit dibantah oleh orang-ortang yg jujur hatinya. Wallohu a’lam.

  2. Oke deh syahid, kita tunggu aja tulisan ente buat bantah ustadz firanda, karena loe memang hobi banget jidal nampaknya sehingga terus mampir kesana-sini membela paham nyeleneh lu, tapi anehnya diblognya firanda cuma 1 aja komen loe yg keluar, kita tunggu bantahan lu syahid, karena loe nampaknya lebih berilmu dari abu salafy…..

  3. akmal ismail as salafy @

    Abu Salafy terlalu tinggi buat Firanda, Bro. Makanya banyak pernyataan dan jawaban Firanda tidak nyambung dg apa yg dimaksud oleh Abu Salafy. Justru Firanda itu jadi penebar fitnah tentang Abu Salafy gara-gara tidak nyambungnya itu.

    Saya yakin Bang Ahmad Syahid akan lebih selevel dg Firanda jika di adakan dialog terbuka di sini. Pasti deh, kebiasaan Pengikut Wahabi kalau diskusi kebanyakan mutar muter dulu dan tidak fokus. Saya yakin Firanda akan di-KO oleh Ahmad Syahid. Silahkan coba deh kalau Firanda nanti berani menagggapi apa-apa yg dfitulis oleh Mas Syahid. Biar nanti para pembaca yg menilainya, oke Bro?

    Saya akan selalu mengikuti setiap detiknya, monggo dilanjut.

  4. Oke deh gus, kalau memang abu salafy lebih tinggi dari firanda, makanya gua tagih janji si syahid buat bantah dia, zulkarnain bin muhammad sanusi dan abu karimah askary di web : an-nashihah.com atau darussalaf.or.id atau asysyariah.com dan para salafiyin lainnya, tapi kalau menurut loe ahmad syahid masih ketinggian buat mereka, gua silahkan loe aja deh yang bantah dai 2 salafy itu…. monggo

    1. Baiklah, nanti akan saya cari artiukel2 Firanda yg menyimpang dan akan ana tanggapi juga lewat situs ini. Syukur2 nanti Mas Admin bersedia memuat sebagai postingan di Ummati. He he he … tunggu tanmggal mainnya ya????

  5. Silahkan Mas Agus, insyaallah nanti akan diposting di Page Utama jika ilmiyyah, sebab konon tulisan Ustadz Firanda juga ilmiyyah menurut sudut pandang mereka.

    Monggo silahkan juga bagi yg lainnya jika ingin menanggapi tulisan/artikel dari Ustadz-ustdz Salafy Wahabi. (Untuk memudahkan kami agar mengetahui bahwa itu artikel tanggapan/jawaban/kritik, tolong beri catatan untuk menanggapi Ustadz siapa dan alamat url Websitenya).

  6. Oke deh admin ummati, tolong diingatkan janjinya mas syahid sama mas agus, tafaddhal dibantah tulisannya para dai salafy itu, tapi ojo lali konfirmasi sama mereka supaya mereka tahu kalau dibantah, jangan sampai nanti para pendukung ummati yang keblinger bersorak kesenangan karena merasa tulisan “jagoan” mereka yang ndak ilmiah membungkam para dai salafy yang berada diatas manhaj yang haq, terima kasih.

  7. buat mas agus dan kawan2 aswaja lainnya biar gak dobel tanggapan (bantahan) dalam artikel yang sama Insya Allah saya akan menanggapi bantahan ust. firanda atas tulisan abu Salafy dengan judul artikel ” ternyata Tuhan itu tidak dilangit “.

    mohon doanya semoga tanggapan (bantahan) saya bisa membungkam sang Ustadz.

    1. @mas ustadz syahid dan dianth

      lanjutkan dahwah nya,insya Allah kami dukung mas ustadz syahid dan mas ustadz dianth,…
      semoga Allah memberikan pencerahan kembali kepada saudara2 kita salafy tuk kembali pada aqidah aswaja…
      dan semoga Allah memberikan kemudahan dakwah kpd antum,
      buah pena yg dapat mudah di mengerti dan kita fahami semua…
      dan semoga keberkahan dr Allah tercurah untuk kita semua ,…
      amiin..

  8. Al-Azhar insyaallah merupakan salah satu benteng Ahlu Sunnah wal jama’ah walaupun ada sebagian -mahasiswanya- yang mempunyai pemahaman berbeda. Ulama-ulama ahlu sunnah di Mesir alhamdulillah banyak diantaranya adalah Al ‘Allaamah Syaikh Ali Jum’ah Muhammad-ulama ushul fikih, Dr Usama as-Sayyid-bidang hadist-Dr Yusri-belum tau beliau spesialis apa tapi sepertinya beliau pernah mengajar al Hikam-tashawwuf-dan masih banyak lagi. Sekarang mereka rahimahullah sepertinya akan lebih sering mengadakan talaqi di Masjid Azhar untuk memberi pemahaman kepada masyarakat ataupun mahasiswa tentang manhaj yang tawasuth karena sekarang di mesir ada sebagian orang yang mutasyadid. Wallahu ta’ala a’lam

      1. bukan seru lagi jadi trend setter bloger muslimin sampai negeri jiran. kalo ada software terjemahan indo-inggris yang ciamik pasti seru juga. ponakan juga ada dimesir, dia getem2 juga ama talafi mesir, sok benernya ituloh.

  9. ucep@

    Baik Mas Ucep, nanti jika sudah dikirim artikel dari Mas Ahmad Syahid, Mas Dianth, Mas Agus dll, artikel2 tsb masing-msing akan kami posting di page utama. Ada beberpa keuntungan selain yg Mas Ucep inginkan, yaitu dalam merebut posisi di Pencarian Google.

    Jadi dengan demikian nantinya dalam jangka panjang akan memiliki prospek bagus di Pencarian google. Bahkan sekarang pun blog ini sudah mulai bagus di search engine google, bisa dilihat di footer paling kiri blog ini, hampir semua referrernya datang dari Mbah google.

    1. wah bakal jadi high rate for searching nih……… he he he he

      pasti debatnya mencerahkan untuk siapa saja, untuk @ummati usul nanti seandainya ada komen yang copy paste (seperti nick Susanto) hapus aja, apalagi copanya satu tabloid or buku, wah bisa garing diskusinya.

  10. Untuk mengetahui seseorang itu masuk ke dalam Ahlul Junnah wal Jamaah, lihatlah shalatnya termasuk shalat berjamaahnya. Ahlul Sunnah wal Jamaah sangat memperhatikan shalatnya sebab mereka mengetahui bahwa Rasulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Amal ibadah yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalat. Bila shalatnya baik atau benar baik maka baik pula amalan ibadah yang lain. Apabila shalatnya rusak, maka rusak pula amal ibadah lainnya.”

    Maka dari itu, Ahlul Sunnah wal Jamaah berusaha sekuat tenaga untuk menuntut ilmu agar mengetahui shalat yang benar sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullaah.

    Dalam shalat berjamaah, Ahlul Sunnah wal Jamaah dapat dikenali dari rapatnya shaf shalat karena mereka mengetahui bahwa Rasulullaah memerintahkannya dan mengancam keras orang yang menolak merapatkan shaf shalat berjamaah.

    Kalau di sebuah masjid, shaf shalat berjamaahnya rapat, maka jamaah masjid itu insya Allah Ahlul Sunnah wal Jamaah. Sebaliknya, bila shaf shalat berjamaahnya berantakan, maka orang yang shalat di masjid tersebut bukan Ahlul Sunnah wal Jamaah.

    Wallaahu a’lam.

  11. Semoga Allah swt menguatkan perjuangan Ulama2 yg mempersatukan Umat dgn amaliah Ibadahnya, menjadi panutan Akhlak dan budi pekerti kearifannya,dimuliakan Jama’ahnya semenjak hidup sampai matinya. semoga kita masuk golongan Ulamaul amiliin amiiin.

  12. Assalaamu’alaikum buat Mas Syahid dan rekan-rekan dialog…
    Terima kasih atas segala pengetahuannya yang telah di sampaikan tentang penyimpangan yang dilakukan Mas Firanda selama ini…. o iyaa mohon Mas Syahid juga membukukan artikel yang selama ini di tulis sebagaimana juga Mas Firanda telah menulis buku terbarunya yang sudah terbit tentang Habib Munzir….

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker