Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Suriah

Istri Pimpinan ISIS Dieksekusi Mati ISIS karena Mencoba Kabur

Istri pimpinan ISIS, tak tahan hidup menderita dalam kejaran tentara Suriah, lalu mencoba kabur dari suaminya. Akhirnya tertangkap, istri pimpinan ISIS itu dieksekusi mati oleh algojo ISIS, yaitu anak buahnya sendiri….

Islam-Institute, SURIAH  – Seorang perempuan Suriah (22 tahun) yang salah satu kerabatnya dieksekusi mati oleh ISIS pada minggu terakhir, setelah dia mencoba untuk meninggalkan suaminya di Raqqah. Dia pergi ke Aleppo sebelum pindah ke Turki, menurut sebuah laporan yang disampaikan oleh badan observasi Suriah untuk Hak Asasi Manusia, menurut kantor berita Arabi21 (02/01/16).

BACA JUGA:  Jet Tempur Rusia di Iran Tak Langgar Resolusi DK PBB

Badan observasi itu menjelaskan berdasarkan pada sumber yang dapat dipercaya, bahwa wanita berinisial (M.A) yang merupakan istri dari salah satu pemimpin ISIS asal Suriah, ia juga memliki satu saudara kandung perempuan, yang dinikahkan dengan paksa dengan pemimpin ISIS.

Sumber itu menyebutkan bahwa gadis itu, setelah kematian ayahnya, dipaksa menikah dan berada di bawah tekanan kakak kandungnya sendiri yang merupakan jihadis dalam jajaran organisasi teroris ISIS. Namun setelah beberapa bulan masa pernikahannya, ia dapat menemukan jalan keluar, ia mencoba melarikan diri ke daerah al-Ra’i yang berada di bawah kendali ISIS di wilayah Raif, Aleppo.

BACA JUGA:  Rumah Sakit Israel Dibanjiri Para Teroris Suriah yang Terluka

Dengan ditemani sepupunya, istri pemimpin dalam jajaran teroris Suriah itu mampu keluar dari kota Raqqa, kemudian pergi ke wilayah yang dibawah kontrol ISIS di daerah Raif Aleppo. Di sana mereka berdua menunggu datangnya kesempatan untuk melarikan diri dengan aman untuk dapat sampai ke Turki melalui daerah al-Ra’i.

Sumber itu juga menegaskan bahwa tertangkapnya wanita tersebut bersama sepupunya, setelah adanya serangan yang dilakukan oleh anggota organisasi ISIS di kota, kemudian mereka berdua dipindah ke kamp penahanan. Sekitar lima hari yang lalu mereka dieksekusi di daerah dekat universitas di Manbij. (AL/ARN)

 

BACA JUGA:  Tentara Suriah Pilih Mundur, Setrategi untuk Hindari Kerugian
Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker