Timur Tengah

Istri dan Anak Pemimpin ISIS Ditangkap Militer Lebanon

Pemimpin ISIS, Al-Baghdadi menggantikan dua pemimpin ISIS sebelumnya, Abu Omar al-Baghdadi.

Berita ISIS: Istri dan Anak Pemimpin ISIS Al-Baghdadi Ditangkap Militer Lebanon

Militer Lebanon, Selasa, 2 Desember 2014, mengumumkan bahwa mereka berhasil menangkap, dan menahan istri serta anak-anak pemimpin ISIS tertinggi Abu Bakr al-Baghdadi, saat mereka melakukan perjalanan ke Suriah.

Dikutip dari Reuters, pejabat militer Lebanon hanya menyebut penangkapan dilakukan beberapa hari yang lalu. Pejabat itu militer Libanon itu menolak menyebutkan nama, atau kewarganegaraan wanita yang mereka sebut sebagai salah satu istri pemimpin ISIS al-Baghdadi.

Sementara surat kabar Lebanon, As-Safir, melaporkan bahwa militer melakukan penangkapan wanita itu, bekerjasama dengan intelijen asing. Awal November lalu, al-Baghdadi dilaporkan terluka, akibat serangan udara yang dilakukan AS di perbatasan Suriah.

BACA JUGA:  ISIS Mengancam Eropa dan Sesumbar Akan Bikin Inggris Kiamat

Namun beberapa hari kemudian, ISIS merilis rekaman suara al-Baghdadi, yang mengindikasikan bahwa pemimpin ISIS itu selamat dari serangan AS. Pada rekaman suaranya, dia menyerukan pada pendukung ISIS untuk mengobarkan jihad di seluruh dunia.

Pemimpin ISIS, Al-Baghdadi juga menyerukan serangan di Arab Saudi, yang disebutnya sebagai kepala ular, dan mengatakan kampanye militer AS di Suriah dan Irak akan gagal. Pemimpin ISIS juga mengklaim bahwa serangan udara AS sejauh ini telah gagal menghentikan laju ISIS.

Pemimpin ISIS, Al-Baghdadi menggantikan dua pemimpin ISIS sebelumnya, Abu Omar al-Baghdadi. Pertama kali muncul dan diperkenalkan sebagai khalifah ISIS, saat salat Jumat di Masjid Agung Mosul, 4 Juli 2014. Abu Bakr Al-Baghdadi lahir pada 1971, di Samarra, utara Baghdad, Irak, dengan nama Ibrahim Awad al-Badari.  (al/vivanews)

BACA JUGA:  ISIS Tunjuk Mantan Jendral Era Saddam Sebagai Menteri Perang Baru

Bernafsu Ingin Perang Malah Disuruh ISIS Bersihkan WC

Bernafsu dan Berhasrat ingin bertempur di medan perang, mahasiswa India ini malah disuruh mencuci toilet oleh para milisi ISIS ( Negara Islam Irak dan Suriah ). Areeb Majeed, 23 tahun, bersimpati pada ISIS dan terbang ke Irak untuk bergabung dengan ISIS.

Seperti dilansir News.com.au, Senin, 1 Desember 2014, Areeb disisihkan oleh para milisi ISIS dengan melakukan pekerjaan rendahan seperti membersihkan toilet. Kecewa, ia pun menelepon anggota keluarganya untuk meminta pulang.

Saat itu ia juga menderita luka yang tidak dijelaskan detailnya. Dan tidak ada perawatan medis untuk menyembuhkan lukanya. “Hanya, setelah saya memohon, baru mereka membawa saya ke rumah sakit,” ujar Areeb, seperti dikutip Badan Investigasi India (NIA). “Tidak ada perang suci maupun doa dalam kitab suci yang ditaati.”

BACA JUGA:  Militer AS Jatuhkan Bom 500 Pon ke Warga Sipil Suriah

Ia mendarat di Mumbai, India, pada Jumat pekan lalu. Begitu mendarat, ia langsung dicokok dan menjalani pemeriksaan oleh NIA terkait dengan aksi terorisnya itu. Milisi ISIS terus berupaya merekrut pemuda Islam India untuk bergabung dengan mereka. (al/NEWS.COM.AU/MARIA RITA/tempo.co)

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Istri dan Anak Pemimpin ISIS Ditangkap Militer Lebanon
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker