Inspirasi Islam

Islam Hidup sebab Banyak Bid’ah Hasanah

Bid’ah ialah amalan yang tidak terdapat pada zaman Nabi Muhammad. Menurutnya, bid’ah tersebut ada dua, yakni bid’ah yang baik dan bid’ah yang tercela.

Islam Hidup sebab Banyak Bid’ah Hasanah. KH Syukron Ma’mun mengatakan bahwa Islam hidup (berkembang) sebab banyak Bid’ah Hasanah. Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman Jakarta KH Syukron Ma’mun menjelaskan, bid’ah berasal dari bahasa Arab bada’a. Kata yang memiliki makna barang baru yang tidak terdapat sebelumnya.

Lebih khususnya, bid’ah ialah amalan yang tidak terdapat pada zaman Nabi Muhammad. Menurutnya, bid’ah tersebut ada dua, yakni bid’ah yang baik dan bid’ah yang tercela.

“Imam Syafii menuliskan bahwa bid’ah tersebut ada dua, bid’ah yang terpuji dan bid’ah yang tercela. Bid’ah yang terpuji ialah yang cocok dengan Al-Qur’an dan hadits. Sedangkan, yang tercela ialah yang berlawanan dengan Al-Qur’an dan hadits.” Jelas Kiai Syukron ketika berceramah pada Peringatan Haul Ke-1 KH Ali Musthafa Ya’qub di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (15/4) malam.

Maka dari itu, ia menilai, tidak seluruh bid’ah tersebut jelek dan tercela. Ia mecontohkan, Khalifah Umar bin Khattab pun melakukan dan menyarankan bid’ah yang baik seperti menyelenggarakan Shalat Terawih berjamaah.

banner gif 160 600 b - Islam Hidup sebab Banyak Bid’ah Hasanah

“Sebelumnya Shalat Terawih itu sendiri-sendiri. Kemudian Umar mengerjakan Shalat Terawih berjamaah. Adapun yang menjadi imamnya ialah Ubay bin Ka’ab. Umar pun berkata inilah sebagus-bagusnya nikmat,” urai Kiai Syukron.

Anti Bid’ah Hasanah karena Tahu Al-Qur’an dan hadits sepotong-sepotong

Lebih jauh, ia mengkritik mereka yang tidak membolehkan orang melakukan bid’ah hasanah semisal tahlil, maulid, shalawatan, dan lainnya. Menurutnya, orang tersebut ialah mereka yang mengetahui Al-Qur’an dan hadits secara sepotong-sepotong.

“Dalam mempelajari agama itu, tidak cukup satu dua ayat Al-Qur’an. Tidak hanya cukup satu dua hadis,” tegasnya.

“Hanya modal dua ayat tiga ayat memandang kiai salah semua,” lanjutnya.

Ia menilai, Nabi Muhammad mengajak umatnya untuk menciptakan bid’ad yang baik sebanyak-banyaknya. Karena semakin tidak sedikit bid’ah yang baik maka hal itu akan semakin bagus dan membuat Islam semakin hidup dan berkembang.

“Hidupnya Islam sebab banyaknya bida’h. Bid’ah yang terdapat sandarannya dalam Al-Qur’an dan hadis,” pungkasnya.

BACA :  Ternyata Tak Ada Penindasan Terhadap Ahlussunnah di Iran

Yang dimaksud tidak lain adalah bid’ah hasanah.

source

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker