Inspirasi Islam

Di Iran: Ternyata Ada 9 Masjid Ahlus Sunnah di Teheran

Kiai Ali Mustofa Ya’kub memberikan statemen kontroversial bahwa di Iran tidak ada satu pun masjid Ahlus Sunnah.

Menurut Prof. DR. KH Ali Mustofa Ya’qub, tidak ada masjid Ahlus Sunnah di Iran. Dan Ulama Ahlus Sunnah dibantai semua oleh Syiah. Karena itulah, hal itu menjadi alasan bahwa Syiah lebih berbahaya daripada komunis. KH Mustofa Ya’qub membandingkan dengan Rusia sebagai negeri komunis, di negeri komunis itu masih ada masjid Ahlus Sunnah yang berarti pula masih ada ulama Ahlus Sunnah.

KH Mustofa Ya’qub mengatakan hal tersebut dalam acara diskusi terbatas PCNU Jember, menjelang Muktamar NU ke 33, di Hotel Aston Jember. Acara diskusi terbatas itu dihadiri pula oleh KH. Muhyiddin Abdusshamad, HM. Misbahus Salam, DR. MN. Harisuddin, Abdul Wahab, dan Aryudi. Adapun Prof. Dr. KH. Ali Mustofa Ya’kub (PBNU dan Imam besar Masjid Istiqlal Jakarta) menjadi nara sumber, acara berlangsung dengan lancar.

Dalam diskusi tersebut, Kiai Ali Mustofa Ya’kub memberikan statemen kontroversial bahwa di Iran tidak ada satu pun masjid Ahlus Sunnah dan Syi’ah lebih berbahaya dari Komunis, dan sangat mengancam NKRI.

Kenapa Syi’ah itu sangat berbahaya dalam pandangan Imam masjid Istiqlal tersebut? Menurut kiyai Ali Mustofa Ya’qub, sebab Syi’ah yang pahamnya diadopsi dari paham Abdullah Bin Saba’ adalah Syi’ah yang ajarannya bertentangan dengan Aqidah dan Syariat Alus Sunnah Wal jama’ah, dan mereka memiliki paham bahwa membunuh orang selain Syi’ah itu ibadah. Menurutnya, kondisi ini bisa diamati di Negara Iran dan Rusia (dulu Uni soviet). Di Iran, Masjid – Masjid kaum Ahlus Sunnah sudah tidak ada dan tokoh-tokoh sunni dibantai semua, tapi kalau di Rusia Masjid-Masjid Sunni masih ada. http://cyberdakwah.com/2015/01/alasan-tepat-syiah-lebih-berbahaya-dari-komunis/

Yang menjadi pertanyaan dari apa yang disampaikan KH Ali Mustofa Ya’qub bahwa di Iran tidak ada masjid Ahlus Sunnah, benarkah pernyataan tersebut?

BACA :  Soal Pemimpin Non Muslim, Cara Berpikir NU Itu Dinamis

Ternyata, di Teheran Saja Ada 9 Masjid Ahlus Sunnah

Penyataan KH Ali Mustofa Ya’qub bahwa tidak ada masjid Ahlus Sunnah di Iran bukan pernyatan pertama yang pernah mengemuka di publik. Sebelumnya, Ghaem News memberitakan, yang juga dilansir oleh Abna.ir dalam bantahannya, bahwa beberapa orang Ahlus Sunnah Teheran mengklaim mereka dilarang membangun masjid khusus bagi jama’ah mereka oleh pemerintah setempat. Pengklaiman ini segera mendapat respon oleh media-media Barat dengan menurunkan berita bahwa di Teheran ibukota Iran tidak terdapat masjid Ahlus Sunnah.

BACA :  Apakah Anda Termasuk Kaum Wahabi, Ini Ciri Wahabi
banner gif 160 600 b - Di Iran: Ternyata Ada 9 Masjid Ahlus Sunnah di Teheran

Sudah menjadi rahasia umum, media Barat cukup gencar menyebar berita propaganda negatif untuk mengacaukan persatuan Ahlu Sunnah dan Syiah. Celakanya oleh pihak Wahabi diterima secara antusias dengan menyebarkan berita itu pula yang ditambah desas-desus fitnah. Selain pemerintah Iran melarang dan menghalang-halangi dakwah Ahlus Sunnah di negara Syiah tersebut, kaum Ahlus Sunnah mengalami perlakuan tidak adil dari pemerintah Iran. Padahal Yahudi dan Nashrani bahkan Majusi di negara tersebut mendapat perlindungan dan memperoleh hak-haknya.

Ini jelas tidak sesui fakta, sebab pihak Ahlus Sunnah juga mendapat perwakilan di Parlemen. Di kawasan yang mayoritas Ahlus Sunnah, mereka mendirikan masjid dan mendapat izin untuk melakukan ritual-ritual keagamaan mereka secara terbuka dan bebas. Itulah fakta sebenarnya di Iran.

Adapun di Teheran, terdapat 9 mesjid Ahlus Sunnah yang dikelola khusus oleh jama’ah Ahlus Sunnah sendiri. Meski demikian, karena jumlah kaum Ahlus Sunnah yang minoritas dan tersebar di seluruh penjuru kota Teheran sehingga masjid-masjid tersebut sering sepi dari jam’ah, bahkan tidak melangsungkan shalat berjam’ah sama sekali. Namun, masjid-masjid tersebut menjadi sangat ramai di bulan Ramadhan, dan pengikut Ahlus Sunnah menjadikannya sebagai tempat shalat tarawih berjama’ah.

BACA :  Apa Itu Nawaashib dan Rafidhoh ?

Berikut ini adalah daftar alamat dan nama-nama masjid Ahlus Sunnah Wal Jama’ah di Teheran, Iran:

  1. Masjid Sodiqiyah, Falake 2 Sodiqiyah 
  2. Masjid Tehran Fars, jalan Delavaran 
  3.  Masjid Syahr Quds, KM 20 jalan Qadim 
  4. Masjid Khalij Fars, Bozorkroh Fath 
  5. Masjid an-Nabi, Syahrak Donesh
  6. Masjid Haftjub, jalan Mullarad 
  7. Masjid Vahidiyeh, Syahriyar 
  8. Masjid Nasim Syahr, Akbarabad 
  9. Masjid Reza Abad, Simpang 3 jalan Syahriyar.    …  http://www.abna.ir/data.asp?lang=12&Id=213909

 

Mungkin kita bertanya-tanya, kenapa hanya ada 9 masjid Ahlus Sunnah di Teheran, padahal di Jakarta terdapat ribuan masjid Ahlus Sunnah? Jawabnya, karena di Teheran kaum Ahlus Sunnah adalah kaum minoritas. Adapun di Jakarta, kaum Ahlus Sunnah adalah mayoritas sehingga memiliki ribuan masjid. Sebaliknya, Syiah sebagai kaum minoritas di Jakarta, apakah anda tahu berapa jumlah masjid Syiah di Jakarta? Adakah 9 masjid Syiah di Jakarta? 

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker