Berita Irak

Irak Eksekusi Mati 111 Teroris ISIS – Al-Qaeda Asal Arab Saudi

Pemerintah Irak tangkap dan eksekusi mati 111 teroris ISIS – Al-Qaeda asal Arab Saudi

 

 

Islam-Institute, IRAKSebanyak 111 teroris ISIS – Al-Qaeda berkewarganegaraan Arab Saudi yang ditangkap dan dipenjarakan di Irak sedang menghadapi eksekusi mati. Hukuman itu ditetapkan setelah mereka ditangkap atas tuduhan berbeda-beda termasuk di antaranya upaya melakukan aksi pengeboman dan bergabung ke jajaran kelompok teroris Al-Qaeda dan ISIS serta menyusup ke Irak untuk tujuan terorisme.

Pemerintah Irak pada hari Jumat (05/02) yang lalu telah mengeksekusi mati salah satu teroris asal Arab Saudi, bernama Abdullah Azzam Al-Qahtani. Teroris asal Saudi ini ditangkap pada tahun 2009 dan dituduh membantai sejumlah pengepul emas di Baghdad, serta melakukan aksi pemboman di sejumlah gedung kementerian dan bangunan milik pemerintah Irak.

BACA :  Jurnalis Saudi: Tujuan Riyadh ke Suriah Menolong Teroris di Suriah

Disebutkan bahwa ada tujuh teroris asal Arab Saudi lainnya yang telah diputuskan untuk menjalani hukuman eksekusi mati yang diperkirakan akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan. Menurut laporan beberapa sumber, pengacara telah disewa oleh Kedutaan Arab Saudi di Baghdad untuk membantu para tahanan Saudi bebas dari penjara Irak.

banner gif 160 600 b - Irak Eksekusi Mati 111 Teroris ISIS - Al-Qaeda Asal Arab Saudi

Situs Alquds Alarabi Newspaper (10/02) mengatakan bahwa duta besar Arab Saudi untuk Baghdad, Thamir Sabhan, mengomentari hukuman mati itu dengan mengatakan bahwa “otoritas keamanan Irak tidak menginformasikan kepada kami terkait pelaksanaan hukuman mati atas Abdullah Al-Qahtani, bahkan kami diberitahu pasca eksekusi.”

BACA :  Kelompok Teroris dari 100 Negara Asing Berperang di Irak

Pemerintah Irak menolak untuk menyerahkan para teroris asal Saudi yang didakwa dengan isu-isu terorisme. Sekretaris Kementerian Dalam Negeri Irak, Ibrahim Al-Abadi mengatakan bahwa pemerintah Irak tidak akan mengekstradisi warga Arab Saudi yang terpidana kasus terorisme kembali ke Riyadh.

Ia juga menjelaskan bahwa hal itu tidak tercakup dalam kesepakatan pertukaran tahanan antara kedua negara, dan kesepakatn itu hanya berlaku pada para tahanan asal Arab Saudi yang dihukum karena masalah kriminal dan keuangan saja.

Aparat keamanan Arab Saudi sejak lama berharap dari pemerintah Irak untuk dapat berpartispasi dalam penyelidikan para tahanan Saudi di Irak. Tentunya dengan dalih untuk memperoleh informasi yang berguna dalam perang melawan terorisme.

BACA :  Menteri Perang ISIS Eks Kepala Pasukan Khusus Didikan AS

Dalam konteks perang melawan terorisme, pasukan keamanan Irak dan Suriah telah berhasil menangkap sejumlah besar militan teroris asing yang bergabung di jajaran beberapa organisasi teroris semacam Al-Qaedah dan ISIS serta Jabhah Al-Nusrah. Sementara itu mayoritas para militan itu berasal  dari Arab  Saudi. Selain itu kelompok teroris yang mengaku bertanggung jawab atas beberapa aksi pemboman gaya teroris dan bom bunuh diri yang dilakukan oleh para anggotanya kebanyakan para pelakunya juga berasal dari Arab Saudi.   (AL/ARN)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker