Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Indonesia

Inilah Kabar Terbaru Tosan dalam Kasus Salim Kancil

Inilah Kabar Terbaru Korban Kekerasan Tosan dalam Kasus Salim Kancil Lamongan

Tosan jadi korban kekerasan pada hari yang sama, sebelum Salim Kancil tewas, juga akibat tindak kekerasan. Dua aktivis ini diduga dianiaya lantaran suranya vokal dalam menolak kegiatan tambang pasir ilegal di pesisir Pantai Watu Pecak Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang yang merusak sawah dan lingkungan pesisir.

Islam-institute.com – LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) akan memberikan pendampingan dan perlindungan fisik dengan melibatkan Polda Jawa Timur terhadap Tosan, buruh tani dan aktivis penolak tambang liar di Selok Awar-Awar.

Perlindungan akan diberikan selama Tosan berada di rumah. Tosan akan mendapat pengamanan dan pengawalan dalam aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:  Rusia Peringatkan Indonesia Akan Ancaman Serangan Teroris

“Kami bekerjasama dengan Polda Jawa Timur. Kami berikan perlindungan fisik, dapat pengawalan di rumah maupun saat beraktivitas,” kata Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu, Selasa, 13 Oktober 2015.

Bentuk teknis perlindungan, menurutnya, akan dibicarakan dengan Tosan dan tergantung kondisi yang ada.

Salah satu konsekuensi yang mungkin terjadi adalah pembatasan tamu yang akan berkunjung menemui Tosan.

 

Kabar Terkini Tosan Kasus ‘Salim Kancil’

LPSK yang bertugas sebagai koordinator pengamanan saksi akan memastikan keamanan Tosan tetap terjamin, termasuk dari potensi ancaman yang datang dari tamu yang berkunjung ke kediamannya.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Minta KPI Awasi Acara TV Terkait Anak-anak

“Ada konsekuensinya, ada beberapa hal termasuk pembatasan tamu. Kami akan membicarakan mekanismenya dengan pak Tosan,” kata Edwin.

Selain itu, LPSK juga mempertimbangkan kegiatan Tosan di luar rumah. Buruh tani itu sehari-hari menyambung hidup dengan menjadi buruh di ladang dan sawah milik orang di luar rumah.

Aktivitas Tosan yang banyak berada di luar rumah, jika dalam kondisi sehat, juga diperhitungkan oleh LPSK. “Ada bagian perlindungan, kami akan bicarakan itu dengan Pak Tosan,” tuturnya.

Perlindungan yang diberikan termasuk kepada istri dan anak-anak Tosan akan berlangsung sesuai dengan evaluasi yang dilakukan oleh LPSK. Setidaknya ada empat personel dari kepolisian yang akan menjaga Tosan di kediamannya.

BACA JUGA:  Stop Provokasi Sunni - Syiah, Ulama Agar Turun Tangan

“Pengamanan ini juga untuk mendukung lancarnya proses hukum hingga di pengadilan,” kata Edwin.

Tosan adalah saksi kunci dari penganiayaan yang menimpanya pada Sabtu, 26 September 2015.

Tosan jadi korban kekerasan pada hari yang sama, sebelum Salim Kancil tewas, juga akibat tindak kekerasan. Dua aktivis ini diduga dianiaya lantaran suranya vokal dalam menolak kegiatan tambang pasir ilegal di pesisir Pantai Watu Pecak Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang yang merusak sawah dan lingkungan pesisir. (al/vivanews)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker