Berita Yaman

Hadramaut Dilanda Topan dan Banjir, 40 Orang Tewas

Hadramaut Dilanda Topan Chapala dan Banjir, 40 Orang Tewas, PBB Ingatkan Akan Ada Badai Susulan

Badan Kemanusiaan Internasional, OCHA, menyatakan bahwa lebih dari 44.000 orang telah mengungsi akibat Topan Chapala yang melanda daratan Yaman pada hari Selasa lalu, dimana badai siklon tersebut mendatangkan banjir hebat dan tanah longsor yang menewaskan 8 orang, dua diantaranya adalah anak-anak, dan melukai 34 lainnya.

Islam-Institute, HADRAMAUTTopan Chapala beberapa hari terakhir telah menewaskan dan melukai 40 orang di Provinsi Hadramaut, Yaman.

Sumber setempat di Provinsi Hadramaut menyatakan 8 orang tewas dan 32 orang lainnya luka-luka akibat topan chapala yang menerjang provinsi tersebut.

Yaman Pers menukil dari sumber setempat melaporkan bahwa jumlah korban masih terus bertambah seiring dengan adanya beberapa daerah yang sulit diakses karena terputusnya jembatan penghubung dan tiadanya jaringan telepon yang menghubungkan ke daerah-daerah tersebut.

BACA :  Perang Yaman: Arab Saudi Berperang Atas Nama Washington

Sumber setempat juga melaporkan bahwa daerah-daerah tersebut masih terendam banjir setelah diguyur hujan lebat dalam beberapa hari terakhir.  

 

 

PBB Peringatkan Badai Lain Sedang Bergerak Menuju Yaman

Badan Cuaca PBB pada hari Jum’at(6/11) kemarin, memperingatkan bahwa topan langka lain kini sedang menuju wilayah Yaman. Badai tersebut diperkirakan akan membawa lebih banyak hujan ke daerah yang sudah parah mengalami kehancuran akibat topan Chapala.

“Badai baru yang bernama Megh, saat ini tengah melintasi lautan Arabia dan diperkirakan akan terus meningkat menjadi badai siklon dalam lebih dari 24 jam ke depan, dengan kecepatan angin diatas 100 km/jam(62mph),” demikian disampaikan Organisasi Meteorologi Dunia(WMO)

banner gif 160 600 b - Hadramaut Dilanda Topan dan Banjir, 40 Orang Tewas

“Meskipun besar, Megh diperkirakan tidak akan sedahsyat Chapala yang telah menewaskan 8 orang di wilayah tenggara Yaman, minggu ini, namun diperkirakan badai itu akan menghantam langsung atau melewati pulau Socotra, sebuah pulau di laut Arabia dan termasuk wilayah negara Yaman yang sebelumnya terkena akibat sangat parah dari topan Chapala,” ungkap juru bicara WMO, Clare Nullis kepada AFP.

BACA :  Habib Hadramaut Bungkam Raja Saudi Soal Syirik

Dari Socotra, badai diperkirakan akan melemah ke daerah tekanan rendah ketika bergerak ke arah daratan utama Yaman, namun tetap akan membawa hujan dalam jumlah besar ke daerah-daerah yang sudah hancur oleh topan Chapala.

 

Situasi Setelah Badai Chapala Di Hadramaut, Yaman

“Megh memang tidak intens seperti topan Chapala. Badai ini tidak sebesar itu. Tapi jelas banyaknya curah hujan yang dibawa badai ini akan membuat masalah yang sebelumnya sudah ada karena Chapala … menjadi makin buruk, dan itu jelas akan menyulitkan apa yang sudah sangat sulit dalam operasi bantuan kemanusiaan,” ungkap Nullis kepada para wartawan di Jenewa.

BACA :  Beberapa Provinsi Arab Saudi Terus Diserbu Rudal Yaman

“Siklon tropis adalah sangat langka di semenanjung Arabia, dan menghadapi dua topan berturut-turut tentulah merupakan peristiwa yang jelas sangat luar biasa,” tambahnya.

Menurut WMO, badai tampaknya disebabkan oleh suhu permukaan laut yang tinggi dan fenomena alam yang terjadi yang menyerupai El Nino, dan biasa disebut Indian Ocean Dipole, yang memungkinkan sistem tekanan rendah untuk bergerak terus ke barat menuju perairan hangat, dan berkembang menjadi siklon.

Sementara itu, Badan Kemanusiaan Internasional, OCHA, menyatakan bahwa lebih dari 44.000 orang telah mengungsi akibat Topan Chapala yang melanda daratan Yaman pada hari Selasa lalu, dimana badai siklon tersebut mendatangkan banjir hebat dan tanah longsor yang menewaskan 8 orang, dua diantaranya adalah anak-anak, dan melukai 34 lainnya. (AL/ARN/RM/NDTV)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker