Berita Fakta

Hadits Dhoif Andalan Wahabi : Bid’ah Itu Lebih Disukai Iblis daripada Maksiat

Atsar Dhoif yang Dijadikan Hujjah Oleh Wahabi

Oleh: Mahmud  ‘Awy’ Al Banjari

Ternyata hadits yang sering dibawakan oleh Wahabi tentang perkataan Imam Sufyan Tsauri : “Bahwa bid’ah itu lebih disukai iblis daripada maksiat”, itu adalah riwayat dhoif dan TIDAK BISA DI JADIKAN HUJJAH, inilah yang perlu diketahui oleh kaum muslimin.

Mari kita bahas yuk di mana ke-dhoifan-nya….

Dalam musnad Ibnul Ja’di terdapat riwayat:

قال وسمعت يحيى بن يمان يقول : سمعت سفيان يقول : البدعة أحب إلى إبليس من المعصية
المعصية يتاب منها والبدعة لا يتاب منها

Imam Sufyan Tsauri berkata : “Bermula bid’ah itu lebih disukai iblis dari maksiat, karena maksiat bisa tobat darinya, kalau bid’ah tidak bisa tobat (sangat susah tobat) darinya.

BACA JUGA:  Ziarah Kubur dan Tawassul Versi Ahlussunnah Waljama'ah

Riwayat atsar ini juga ada dalam kitab hadist lainnya , seperti dalam Hilyatul aAulia Abu Nu’aim, Syarhus Sunnah Imam Bugawi, dll.
Dan ternyata atsar di atas dari semua kitab hadits semuanya melalui
1 orang yaitu YAHYA BIN YAMAN.

يحيى بن يمان

YAHYA BIN YAMAN derajat beliau menurut para imam peneliti hadits
yang aya ambil dari kitab-kitab Rijalul Hadits Imam Zahabi, Imam Mizzi, Imam Ibnu Hajar:
 

قال أحمد بن حنبل : ليس بحجة

Imam Ahmad bin Hambal berkata : hadits yang ia (Yahya bin Yaman) riwayatkan tidak bisa di jadikan hujjah.
BACA JUGA:  Fakta Melesetnya Tuduhan Bahwa Tahlilan Tanpa Dalil

وقال زكريا بن يحيى : ضعفه أحمد بن حنبل

Zakaria bin Yahya mengatakan : Imam Ahmad mendhoifkan Yahya bin Yaman.

وقال يحيى بن معين : ليس بثبت وكان يتوهم الحديث

Yahya bin Muin berkata: beliau (Yahya bin Yaman) bukan termasuk dipegang haditsnya, dan keadaanya meragukan dalam haditsnya.

وقال وكيع : هذه الأحاديث التي يحدث بها يحيى بن يمان ليس من أحاديث سفيان الثوري

Berkata Imam Waki : ini hadits yang diriwayatkan dengannya oleh Yahya bin Yaman, bukanlah hadits – hadits Sufyan Tsauri.

وقال النسائي : ليس بالقوي

Imam Nasa-i mengatakan : Beliau (Yahya bin Yaman) bukan trmasuk kuat dalam hapalan, dan tidak bisa dipegang.
BACA JUGA:  Ziarah Kubur Itu Sunnah, Tapi Wahabi Nekad Menghina Peziarah Kubur

Walhasil keputusan (kesimpulan) nya dari pembahasan di atas, bahwa hadits di atas tidak bisa dijadikan hujjah!

Jadi ayo kita teruskan Bid’ah Hasanah kita, apalagi sekarang sudah masuk bulan Maulid, yuk kita bermaulidan, bertahlilan, bertawassulan….

Oke… semuanya setuju kan?

 

Ustadz Mahmud ‘Awy’ Al Banjari

Anda juga bisa baca artikel-artikel Penulis di http://ala-kullihall.blogspot.com

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Hadits Dhoif Andalan Wahabi : Bid'ah Itu Lebih Disukai Iblis daripada Maksiat
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

10 thoughts on “Hadits Dhoif Andalan Wahabi : Bid’ah Itu Lebih Disukai Iblis daripada Maksiat”

  1. Meskipun lemah, namun makna atsar ini benar, dan sesuai dengan sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dalam riwayat di bawah :
    حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْفَرْغَانِيُّ، قَالَ: نا هَارُونُ بْنُ مُوسَى الْفَرْوِيُّ، قَالَ: نا أَبُو ضَمْرَةَ أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ، عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنَّ اللَّهَ حَجَبَ التَّوْبَةَ عَنْ صَاحِبِ كُلِّ بِدْعَةٍ ”
    Telah menceritakan kepada kami ‘Aliy bin ‘Abdillah Al-Farghaaniy, ia berkata : Telah mengkhabarkan kepada kami Haaruun bin Muusaa Al-Farwiy, ia berkata : Telah mengkhabarkan kepada kami Abu Dlamrah Anas bin ‘Iyaadl, dari Humaid Ath-Thawiil, dari Anas bin Maalik, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam : “Sesungguhnya Allah menghalangi taubat semua pelaku bid’ah” [Diriwayatkan oleh Ath-Thabaraaniy dalam Al-Ausath no. 4202].

  2. Kabar Gembira,
    Telah terbit Buku “Mafahim Yajib an Tushahhah” karya” Sayyid Muhammad Alawi Maliki Hasani” dalam bahasa indonesia dengan judul “Kritik Sunni atas Wahabi” meluruskan kekeliruan, diterbitkan oleh Penerbit Al Huda Jakarta.
    Buku tersebut disertakan 17 Kata Sambutan Oleh ulama2 Islam Terkenal, nampaknya buku tsb cukup laris sayapun belinya tinggal 3 Exsemplar digramedia kota saya.

  3. Nasir, emg ente dr lahir udh Wahhabi ya? Kok bs2nya lsg jd ex-Wahhabi?? Mgkin mksdnya yg lbh tepat ex-ahlul bid’ah trus pindah ke Wahhabi trus kembali lg jd ahlul bid’ah x (ex-Wahhabi), itu bru msk akal….hehehe

    1. Mas Budi yang ganteng…jaga omongan ente ya… semoga engkau segera taubat dari pelaku bid’ah sejati….
      semoga Allah SWT menerima taubat anda…
      hati hati terhadap virus wahabi salafi

  4. AHLUL BID’AH HASANAH(YG DIANGGAP BAIK SESUAI ALQURAN DAN SUNNAH jauh lebih baik dari pada:
    – WAHABI JAHAT TERHADAP ORG YG BERUCAP LAILAAHAILLALLAH MUHAMMADUR
    ROSULULLAH, MAKANYA HATINYA KERAS, KENYAL KENA FORMALIN MERK NAJDI
    – WAHABI MENGHARAMKAN YG HALAL, MAKANYA WAJAHNYA SURAM
    – WAHABI PEMUTUS IHWAN MUSLIM MAYORITY, MENGGELIKAN SEMPALAN LEBIH
    DEKAT DG SYETAN , BETUL BENAR DAN BENAR2 BETUL SABDA NABI SAW.
    -WAHABI MESIN PEMBUNUH UMAT ISLAM, SENANG SEKALI ITU ZIONIS TDK CAPEK
    BUANG ENERGI.

    SURVEI MEMBUKTIKAN BAHWA ULAMA’ ALAMA’ WAHABI JAUH TIDAK BERKUALITAS
    BAIL ILMU MAUPUN PENGAKUAN ULAMA’2 DIBELAHAN BUMI INI DIBANDING DENGAN
    ULAMA’2 PELAKU BID’AH HASANAH.
    – IBNU TAIMIYAH IMAM AGUNG WAHABI TAK SEBANDING DG AL-IMAM TAQIYUIDN ASSUB
    KI.
    – M.WAHHAB BELUM MUMPUNI JK IBANDING DG SAYYID ZAINI DAHLAN
    BAHKAN AYAHNYA M.WAHHAB JAUH2 HARI MENGINGATKAN “HATI2 DG ANAK INI”
    – BIN BAZ TDK BERKUTIK DEBAT DG ASYAYYID MUHAMMAD BIN ALWI ALHASANI.
    – DI CIREBON USTAZ THOHAROH LULUSAN WAHABI LARI BERDIALOG DG BUYA YAHYA
    – DI PASCASARJANA IAIN SUNAN AMPEL PAK MACHRUS KAGA BERANI DATANG UNTUK
    MEMPERTANGGUNGJAWABKAN HUJATANYA DG ANAK2 MUDA NU
    – DI MALANG DOSEN WAHABI DIAM BASA BASI KETIKA MAHASISWANYA MENANYAKAN
    KURANGLEBIH BEGINI:
    beranikah wahai dosenku memBID’AHkan imam ahmad bin hambal yg dalam sujudnya selama
    40 tahun mendoakan imam syafi’i.
    beranikan wahai dosen wahabiku memBID’AHkan Ibnu Mas’ud yg membuat redaksi sholawat
    nabi.
    PADAHAL SAMA SEKALI TIDAK DICONTOHKAN MANUSIA MULIA,TERINDAH, BELIAULAH
    MUHAMMAD BIN ABDILLAH ROSUL TERCINTA.
    – DIBALIKPAPAN BARU SEPARO DIALOG,LARI ITU USTAZ

    PALING BERANINYA DIDUNIA SETENGAH GAIB SPT RADIO,INTERNET,DAN MAYA2 LAIN
    NYA.

    GITU AJA KOK NGAKU PALING BENER, PALING SURGA, MUNGKIN KALAU NGAKU NGAKU
    BENER IYAA LAH.

  5. Bismillaah,

    Sudah resikonya bahwa bila kita melakukan bid’ah meski hasanah, maka kita mendapatkan gelar ahlu bid’ah. Juga bila kita melakukan kesyirikan, maka kita mendapatkan gelar ahlu syirik atau musyrikin.

    Namun bila melakukan sunnah, maka kita mendapatkan gelar ahlussunnah.

    Wallaahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker