Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Sosok & Tokoh

Berpolitik: Kalau Nggak Bisa Berpolitik, Nggak Usah Berpolitik

Gus Mus: Kalau Nggak Bisa Berpolitik, Ya Nggak Usah Berpolitik lah ... Gusti Allah kok diajak kampanye?

Mau berpolitik? Gus Mus meminta umat Islam kalau nggak bisa berpolitik, ya nggak usah berpolitik lah …. Gusti Allah kok diajak kampanye? Agama kok dibuat ngerusak? KH A Mustofa Bisri, Wakil Rais Aam PBNU, mengaku prihatin dengan sejumlah kelompok yang kerap memanfaatkan agama demi kepuasan nafsu politiknya. Selain mencoreng citra agama, sikap ini merupakan cermin ketidakmampuan mengenali Tuhannya.

Kiai yang akrab dipanggil Gus Mus ini berpendapat, mengikutsertakan agama untuk kepentingan tertentu, seperti kampanye politik adalah tindakan berlebihan.

BACA JUGA:  Kelompok Radikal Benturkan Negara dengan Agama

“Gusti Allah diajak kampanye. Kebangetan tenan, kurang ajare nemen banget. Gusti Allah kok diajak kampanye. Kalau nggak bisa berpolitik, ya nggak usah berpolitik lah,” pintanya. Hal ini disampaikannya saat berceramah pada peringatan seribu hari wafatnya Gus Dur di Jakarta, Kamis malam (27/9).

Berpolitik mengandalkan mencintai Allah tanpa kenal Allah

Menurutnya, perilaku keberagamaan harus ditunjukkan secara sederhana dan bijaksana. Tak cukup mengandalkan semangat mencintai Allah, tanpa disertai pengenalan secara mendalam tentang Allah.

BACA JUGA:  Ada Apa dengan Sikap Wapres Jusuf Kalla Saat Hormat Bendera?

“Kita lihat kembali, Allah itu apa? Jangan-jangan kita Allahu Akbar Allahu Akbar tapi nggak tahu Allah itu segede apa. Atau jangan-jangan kita selalu bilang Allahu Akbar tapi pikiran kita sama sekali tidak ke Allah,” tegas kiai asal Rembang, Jawa Tengah ini.

Bagi Gus Mus, mencintai Allah tanpa mengenalinya hanya berbuntut pengagungan pendapat sendiri. Akibatnya, yang bersangkutan menganggap perlu mengadakan pembelaan kepada Tuhan, termasuk dengan jalan kekerasan.

BACA JUGA:  ISLAM TIDAK HOBI PERANG

“Lha wong agama kok dibuat ngerusak. Itu kan aneh bin ajaib. Gusti Allah itu ar-Rahman, ar-Rahim, al-Lathif. Lha kok ngerusakan, iku piye?” tuturnya.

NU Online

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker