Inspirasi Islam

Gus Dur: Islamisasi Negara Berarti Sekularisasi Islam

Gus Dur mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan, kesetaraan, demokrasi dan sebagainya.

Gus Dur paling tidak setuju Islamisasi negara, sebab Islamisasi negara artinya ialah sekularisasi Islam. Hal ini ini terungkap lebih jelas setelah diceritakan kembali oleh peneliti CSIS, J Kristiadi.

Dia menegaskan bahwa pikiran-pikiran Gus Dur sangat relevan dengan kekinian dan mendalam. “Salah satu bukunya mengatakan mengapa Gus Dur paling tidak setuju Islamisasi negara, sebab itu dengan artinya menyekulerkan Islam. Ini sangat dalam artinya,” ujar Kristiadi.

Dia mengakui bahwa Gus Dur mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan, kesetaraan, demokrasi dan sebagainya. “Bagi saya sekarang bagaimana mengembalikan kepercayaan kepada struktur kekuasaan yang bagi Gus Dur sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan, demokrasi, itu saja,” ujar J Kristiadi dalam haul KH Abdurrahman Wahid, Gus Dur.

BACA :  Jika Bukan Mujtahid, Itu Berarti Muqallid!

Gus Dur Masuk Istana Kepresidenan Membawa Uang Rp 10.000

Tahukah anda, ternyata Presiden RI keempat, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) cuma membawa duit Rp 10.000 saat menginjak Istana Kepresidenan seusai dilantik menjadi presiden pada Oktober 1999. Gus Dur pun sama sekali tidak mempersiapkan diri menjadi presiden.

banner gif 160 600 b - Gus Dur: Islamisasi Negara Berarti Sekularisasi Islam

Hal tersebut dikatakan Bondan Gunawan, mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg). Hal tersebut dikatakannya dalam haul KH Abdurrahman Wahid dengan tema “Gus Dur Sebagai Aktivis” yang diadakan MMD Initiative di Jakarta, Rabu (11/1) malam.

BACA :  Syi'ah Imamiyah, Syi'ah Zaidiyah, Syi'ah Ghulat, Syi'ah Rafidhoh ....

Berdasarkan keterangan dari Bondan, anggapan sejumlah pihak bahwa Gus Dur semenjak lama telah menyiapkan diri sebagai presiden adalah salah.

“Banyak orang selalu  ngomong bahwa Gus Dur menyiapkan diri sebagai presiden. Gus Dur menyerahkan segala berkas untuk jadi anggota MPR itu jam 12 malam, surat keterangan kelakuan baik jam 4 pagi. Jadi jika ada orang ngomong Gus Dur ingin jadi presiden, itu keliru,” kata Bondan Gunawan.

BACA :  Kebohongan Konsep Jihad dan Mati Syahid Versi Non Ulama

Pada kesempatan tersebut, Bondan pun mengungkapkan bahwa Gus Dur hanya membawa duit Rp 10.000 saat masuk Istana Kepresidenan. “Mungkin bapak-ibu enggak percaya, Gus Dur masuk Istana, uang yang ada di dompet Gus Dur itu hanya Rp 10.000, mungkin presiden termelarat di dunia,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan, Gus Dur adalah tokoh yang tak terdapat duanya. “Betapa beliau punya visi ke depan tanpa me*sti berbelit-belit,” ucap Bondan Gunawan.

source

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker