Inspirasi Islam

Gus Dur di Mata Kaum Syi’ah Indonesia

Satu hal yang menarik dari Gus Dur, kata Hasan Dalil, Gus Dur tidak pernah marah atau  tersinggung jika dikritik. Hasan Dalil pun punya kesan dan kengan pribadi dengan Gus Dur yang tak akan terlupakan.

 

 

Gus Dur di mata tokoh-tokoh agama selain Islam selalu sangat menarik dan mengagumkan. Di Indonesia, Gus Dur adalah tokoh muslim paling menonjol dalam hal toleransi dan memiliki pemikiran-pemikiran universal. Itulah sebabnya pemikirannya dalam segala hal bisa diterima semua kalangan, baik di kalangan Kristen, Hindu, Budha dan Islam, dan bahkan diterima oleh tokoh-tokoh etnis.

Terkait dengan Syi’ah yang selalu dipojokkan sebagai bukan Islam secara ‘hantam kromo’ oleh sesama muslim, Gus Dur tampil membelanya dengan gentle, jujur dan elegan. Karena itulah Gus Dur menjadi sosok yang sangat dihormati oleh kaum Syi’ah. Gus Dur di Mata Kaum Syi’ah Indonesia adalah bagaikan embun pagi yeng menyejukkan.

BACA :  Tahlilan, Yasinan, Maulid Nabi dan Dzikir Berjama’ah

Berikut adalah sebagian sikap dan pemikiran Gus Dur yang memperoleh apresiasi dari takoh ataupun ulama Syiah Indonesia.

Ustadz Hasan Dalil, Ulama Syi’ah

“Gus Dur selalu menganjurkan kebaikan kepada kelompok minoritas, termasuk kita yang berpegang pada madzhab Ahlul Bait, Syiah. Kita merasa dibela Gus Dur dari beberapa kelompok yang akan membubarkan Syiah. Gus Dur juga selalu mengatakan bahwa Syiah itu adalah NU plus Imamah dan NU itu adalah Syiah minus Imamah. Bahkan beliau orang yang pertama di Indonesia yang bukan Syiah yang menggelar peringatan Asyura di Ciganjur,” kata salah seorang ulama Syi’ah Indonesia, Hasan Dalil, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa waktu lalu (Jumat,1/1).

Namun demikian, kata Hasan Dalil, ada sikap Gus Dur yang mesti dikritik termasuk keterlibatan dalam yayasan milik Israel. Menurut Pembina Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatul Ilmi ini, masalah Israel adalah masalah hitam putih yang bukan multi-tafsir.

BACA :  Jika Bukan Mujtahid, Itu Berarti Muqallid!
banner gif 160 600 b - Gus Dur di Mata Kaum Syi'ah Indonesia

“Sikap Gus Dur sering multi-tafsir. Tapi berkaitan dengan Israel harus hitam putih. Israel itu menginjak-injak hak asasi manusia dan menjajah. Tentu hal ini sangat bertentangan dengan konstitusi tertinggi negara kita, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang melarang segala bentuk penjajahan. Kita kritik itu,” kata Hasan Dalil.

Biarpun dikritik, satu hal yang menarik dari Gus Dur, kata Hasan Dalil, Gus Dur tidak pernah marah atau  tersinggung jika dikritik. Hasan Dalil pun punya kesan dan kengan pribadi dengan Gus Dur yang tak akan terlupakan.

“Kita ulama Syiah datang pada beliau (ke Gus Dur). Saya sebutkan pada beliau di kalangan atas elit dan intelektual, sudah memahami madzhab Ahlul Bait dan menghormati Ayatullah Imam Khomaini. Namun di kalangan sebagian NU di bawah ada yang masih berlaku keras pada kelompok Syi’ah. Saya contohkan peristiwa di Bangil. Ternyata Gus Dur langsung menelpon ulama NU Bangil dan memerintahkan untuk menjaga kelompok syi’ah dan mencegah segala bentuk kekerasan. Ini luar biasa,” kata Hasan Dalil.

BACA :  Koreksi Ahlussunnah Wal-Jama'ah Kepada Salafy Wahabi Soal Tawassul

 

Ustadz Muhsin Labib, Tokoh Inteltual Syi’ah

Muhsin Labib adalah tokoh Syi’ah yang sangat respek dengan Gus Dur. Dalam hal terkait sikap toleransi, Gus Dur bagi Muhsin Labib menjadi inspirasi dalam perjuangannya di tengah masyarakat Indonesia.

Dalam akun Twiter-nya @muhsinlabib, Muhsin Labib melihat Gus Dur adalah karunia bagi umat Islam dan bangsa Indonesia. Menurut Muhsin Labib, cara menghormatinya adalah dengan melestarikan pandangan-pandangan tolerannya dan meneladaninya.

Dalam kesempatan cuitannya yang lain di Twitter, Muhsin lalbib melihat Gus Dur adalah sebagai sohibul bait NU. Oarng-orang yang mengaku NU tapi menentang toleransi yang dikemukakan Gus Dur adalah penumpang gelap NU. Bukankah sikap toleransi adalah ajaran Islam, kenapa masih ada umat Islam yang menentangnya?

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker