Berita Yaman

Gencatan Senjata, Upaya Putus Asa Arab Saudi Keluar dari Yaman

Menurut Analis : Gencatan Senjata, Upaya Putus Asa Arab Saudi Keluar dari Perang Yaman yang Diciptakannya Sendiri

Menurutnya, ada konsensus yang berkembang di New York dan DK PBB. Negara-negara yang sama, yang sebelumnya memberi dukungan kepada Arab Saudi untuk membombardir Yaman kini mulai menyadari kesalahannya bahwa dukungan mereka tidak menghasilkan apa apa. Mereka kini mencoba berlepas diri dengan berbalik menyalahkan Arab Saudi atas situasi yang terjadi. Itulah sebabnya mengapa Arab Saudi akhirnya menerima perundingan Jenewa ini.

 

 

Gencatan Senjata, Upaya Putus Asa Arab Saudi Keluar dari Perang Yaman yang Diciptakannya Sendiri.

 

Islam-Institute, WASHINGTON DC – Ali al-Ahmed, seorang pakar mengenai kebijakan Arab Saudi, dan direktur dari Institut for the Gulf Affairs (IGA), di Washington, menyatakan bahwa gencatan senjata yang akan diberlakukan mulai 14 Desember 2015 antara pihak kerajaan Arab Saudi dan pejuang Houthi adalah upaya putus asa Arab Saudi agar bisa keluar dari neraka perang Yaman yang telah diciptakan oelh kerajaan Saudi itu sendiri.

BACA JUGA:  Ansharullah Gagalkan Serangan Darat Koalisi Arab Saudi

“Track record Saudi dalam hal menghormati gencatan senjata sangatlah buruk. Sejauh ini, mereka telah melanggar setiap gencatan senjata, tapi saya yakin kali ini berbeda. Saya telah melihat tanda-tanda itu dan juga menerima laporan yang menyatakan bahwa saat ini Saudi pada dasarnya sedang mencari jalan keluar dari Yaman,” ungkap al-Ahmed pada Press TV, Minggu (13/12).

“Itulah mengapa mereka pada dasarnya enggan untuk menghentikan negosiasi ini. Sudah sangat jelas bahwa mereka telah menghabiskan lebih dari 80 miliar dolar pada perang ini, mereka telah kehilangan semua itu. Dan sekarang mereka harus mau menelan racun kekalahan,” tambah al-Ahmed menyatakan bahwa kekalahan di Yaman telah membuat Saudi rugi besar.

BACA JUGA:  Gencatan Senjata 5 Hari Antara Arab Saudi - Houthi Makin Pesimis?

Ketika ditanya mengenai syarat yang diajukan kedua belah pihak dalam negoisasi di Jenewa, Ahmed mengatakan bahwa hal terpenting dalam gencatan senjata nanti adalah mengangkat blokade yang telah dilakukan Saudi atas Yaman dan membiarkan Yaman kembali ke keadaan normalnya. Negoisasi nanti memang harus dilaksanakan antara pihak –pihak di Yaman (Houthi dan Hadi), di negara yang tidak terlibat konflik seperti Jerman atau Switzerland, agar berimbang.

Mski begitu, menurut Ali al-Ahmed, tak bisa dipungkiri bahwa kebanyakan rakyat Yaman menentang Arab Saudi. Mereka mendukung Houthi dan bukan mantan presiden Hadi.

“Jadi, kenyataan di lapangan adalah bahwa sebagian besar dari warga Yaman menentang Arab Saudi. Dan kampanye sembilan bulan telah membuktikan bahwa ada dukungan besar bagi pemerintah di Sana’a, bukan untuk mantan presiden Hadi dan sekutu-sekutunya.

BACA JUGA:  PBB Didesak Perempuan Yaman Hentikan Agresi Arab Saudi

Ketika ditanya mengenai peran negara-negara asing yang telah membantu menolong kedua belah pihak untuk menuju meja perundingan, Ali al-Ahmed memberi jawaban menarik. Menurutnya, ada konsensus yang berkembang di New York dan DK PBB. Negara-negara yang sama, yang sebelumnya memberi dukungan kepada Arab Saudi untuk membombardir Yaman kini mulai menyadari kesalahannya bahwa dukungan mereka tidak menghasilkan apa apa. Mereka kini mencoba berlepas diri dengan berbalik menyalahkan Arab Saudi atas situasi yang terjadi. Itulah sebabnya mengapa Arab Saudi akhirnya menerima perundingan Jenewa ini. (AL/ARN)

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Gencatan Senjata, Upaya Putus Asa Arab Saudi Keluar dari Yaman
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker