Berita Yaman

Gencatan Senjata 5 Hari Antara Arab Saudi – Houthi Makin Pesimis?

Arab Saudi – Houhti Perang Sengit Sehari Sebelum Gencatan Senjata

Islam-institute.com, Riyadh – Arab Saudi dan koalisinya kembali dilaporkan terlibat peperangan sengit dengan pasukan Houhti. Peperangan ini terjadi hanya satu hari sebelum gencatan senjata lima hari antara kedua belah pihak akan dimulai.

Mengutip Channel News Asia pada Senin (11/5/2015), pertempuran sengit itu terjadi di wilayah perbatasan antara Yaman dan Arab Saudi. Belum ada laporan apakah ada korban jiwa dalam pertempuran terbaru antara kedua pihak itu.

 

Kelompok Houthi mengklaim telah menembak jatuh pesawat jet tempur Koalisi Arab Saudi saat mereka melakukan serangan ke basis Houthi. (Reuters)

Pertempuran itu diawali ketika kelompok Houthi mulai melepaskan tembakan ke arah kota Jizan dan Najran yang berada di dekat perbatasan. Akibat serangan tersebut, empat orang warga Arab Saudi tewas, dan beberapa orang lainnya menderita luka-luka.

Sebagai bentuk jawaban, Arab Saudi langsung melancarkan serangan besar-besaran ke basis-basis Houthi, baik yang berada di perbatasan maupun yang berada di pusat Yaman.

Brigadir Jenderal Ahmed al-Assiri, Juru bicara koalisi, mengatakan pasukan Arab Saudi yang memimpin koalisi akan terus membalas setiap serangan yang dilancarkan Houhti, sampai gencatan senjata mulai berlaku pada esok hari.

Pertempuran sengit ini telah menimbulkan rasa pesimisme akan keberlangsungan gencatan senjata 5 hari antara Houhti dan Arab Saudi yang akan mulai berlaku besok hingga akhir pekan mendatang. Pasalnya, kedua pihak saling mengatakan mereka tidak akan mentolelir setiap pelanggaraan terhadap gencatan senjata, sekecil apapun itu.

banner gif 160 600 b - Gencatan Senjata 5 Hari Antara Arab Saudi - Houthi Makin Pesimis?

Houthi Klaim Menembak Jatuh Jet Tempur Koalisi Arab Saudi

SAADA – Yaman, milisi Houthi di Yaman pada Senin (11/5/2015) mengklaim bahwa mereka menembak jatuh sebuah pesawat jet tempur koalisi Arab Saudi. Klaim itu muncul sesaat setelah sebuah pesawat jet tempur Maroko yang menyerang Yaman hilang secara misterius.

”Pasukan pertahanan udara dari suku menembak jatuh pesawat tempur di Wadi Nushur, Saada,” bunyi klaim kelompok Houthi yang disiarkan media yang dikelola kelompok itu, Al-Houthi Masirah. Tak sekadar mengklaim, kelompok Houthi juga memamerkan puing-puing pesawat jet tempur yang mereka tembak.

Maroko yang ikut menyerang Yaman guna memerangi kelompo Houthi telah mengkonfirmasi bahwa sebuah pesawat jet tempur F-16 milik militer mereka hilang misterius. Insiden itu terjadi pada hari Minggu sore waktu Yaman saat jet tempur melakukan serangan.

Sejak bergabung dengan koalisi Arab Saudi, Maroko telah menempatkan beberapa pesawat jet tempur F-16 di Uni Emirat Arab (UEA). “Salah satu (pesawat jet tempur) F-16 dari Angkatan Bersenjata Kerajaan (FAR) bergabung dengan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi untuk mengembalikan legitimasi di Yaman, telah hilang pada hari Minggu pukul 18.00 sore waktu setempat,” bunyi pernyataan FAR yang diansir kantor berita MAP, Senin (11/5/2015).

Pilot jet tempur Maroko yang lain mengaku tidak bisa melihat apakah pilot keluar dari pesawat tempur atau tidak sebelum pesawat jet itu lenyap. Lenyapnya pesawat jet tempur Maroko itu masih terus diselidiki. (al/map/Channel News Asia)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker