Berita Turki

Erdogan Kecewa pada AS karena Tolak Ekstradisi Gullen

ANKARA – Erdogan Kecewa pada AS karena menolak ekstradisi Fethullah Gullen. Penolakan permintaan ekstradisi terhadap Fethullah Gulen oleh Amerika Serikat (AS) telah membuat presiden Turki Erdogan kecewa pada AS. Kekecewaan itu disampaikan langsung oleh Presiden Turki Tayyip Erdogan.

Rezim Turki mengirimkan surat permintaan ekstrdisi Gullen kepada AS pada akhir bulan Juli lalu. Namun, sayangnya AS menolak permintaan tersebut, karena Negeri Paman Sam itu menilai bukti yang disampaikan rezim Turki tidak begitu kuat. Terkait dalam hal penolakan AS ini, Erdogan kecewa pada AS yang telah dianggapnya sebagai sahabat terbaiknya.

 

tolak ekstradisi gullen erdogan mengacu kecewa pada as ELL thumb - Erdogan Kecewa pada AS karena Tolak Ekstradisi Gullen
Penolakan AS atas permintaan rezim Turki untuk ektradisi Fethullah Gulen membuat Erdogan Kecewa pada AS.

 

Menanggapi penolakan AS ini, Erdogan menyatakan dirinya sangat kecewa kepada negara yang dia anggap sebagai salah satu sahabat terbaik rezim Turki. Kekecewaan ini semakin besar, karena sebelumnya jika AS meminta Rezim Turki mengekstradisi seseorang, Ankara tidak pernah menolak, atau meminta penjelasan lebih lanjut. Maka cukup beralasan jika Erdogan kecewa pada AS, sebab selama ini Erdogan sudah bersikap sangat bersahabat dengan negara Paman Sam tersebut.

banner gif 160 600 b - Erdogan Kecewa pada AS karena Tolak Ekstradisi Gullen

“Turki telah menuntut ekstradisinya, tapi Washington telah meminta bukti keterlibatan Gullen, dan mengatakan proses ekstradisi harus sesuai prosedur. Kami tidak meminta dokumen jika AS menginginkan seseorang yang dianggap teroris,” ucap Erdogan, seperti dilansir Al Jazeera pada Rabu (3/8), dan itulah alasan Erdogan kecewa pada AS.

Meski kecewa dan mengeluhkan sikap AS, rezim Turki di Ankara tetap mengirimkan bukti lanjutan kepada AS mengenai keterlibatan Fethullah Gullen dalam upaya kudeta militer Turki yang gagal dua pekan lalu. Walaupun tentu saja peristiwa kudeta Turki tersebut dituduh oleh banyak pihak hanya sebagai peristiwa Rekayasa Erdogan untuk membuat alasan menghabisi lawan-lawan politiknya.

Dan sikap AS yang tidak menunjukkan sikap tidak bersahabat pada rezim Turki semakin membuat Erdogan kecewa pada AS.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker