Berita Turki

Duh, Kekejaman Militer Turki Bakar 150 Orang Kurdi Hidup-hidup

Sungguh mengerikan, kekejaman militer Turki telah membakar hidup-hidup 150 orang Kurdi yang ada dalam beberapa bangunan berbeda….

 

 

Gambar Illustrasi

Islam-Institute, ANKARAKekejaman militer Turki telah membakar hidup-hidup sekitar 150 orang Kurdi di dalam beberapa bangunan berbeda oleh . Hal ini terjadi seiring tindakan ofensif pemerintah Turki di provinsi tenggara yang didominasi masyarakat Kurdi. Demikian diungkap anggota parlemen Turki dari Partai Demokratik Rakyat pro-Kurdi, Feleknas Uca, kepada Sputnik.

BACA JUGA:  Turki Akan Sesali Tindakan Liciknya Jatuhkan Jet Tempur Rusia

Selama sebulan terakhir, militer Turki telah berulang kali menyerang posisi YPG di Suriah, dengan klaim milisi Kurdi adalah kelompok teroris yang mengancam keamanan Turki. Perlu dicatat, mayorita penduduk Kurdi adalah muslim Sunni yang sedang memperjuangkan negara Kurdi yang merdeka.

“Di distrik Cizre, Sırnak, sekitar 150 orang telah dibakar hidup-hidup dalam berbagai bangunan berbeda oleh pasukan militer Turki. Beberapa mayat ditemukan tanpa kepala. Beberapa dibakar sepenuhnya, sehingga otopsi sudah tidak memungkinkan lagi,” kata Uca, sebagaimana dikutip Sputnik, Kamis (18/02).

BACA JUGA:  Presiden Erdogan Tuntut 2000 Penghujatnya di Pengadilan

Uca menambahkan bahwa semua korban di provinsi Sırnak yang berbatasan dengan Suriah dan Irak itu adalah orang-orang Kurdi. “Banyak masyarakan dan wartawan yang bangkit melawan pembantaian yang terjadi di Cizre,” tambahnya.

Saat ini serangan Turki terhadap Kurdi masih berlangsung di Diyarbakir, 200 Orang telah terjebak dalam situasi mengerikan disana. Feleknas menyatakan bahwa tindakan ofensif Turki yang terus-menerus terhadap penduduk Kurdi di provinsi Diyarbakir, memaksa sedikitnya 200 orang terperangkap di ruang bawah tanah.

BACA JUGA:  Siapa Sebenarnya Dalang Kudeta Militer di Turki ?

“Situasi di Diyarbakir mengerikan. Di distrik Sur sudah 79 hari diberlakukan jam malam. 200 orang terjebak di ruang bawah tanah, dan Unit militer khusus Turki tidak mengizinkan siapapun untuk menyelamatkan mereka,” kata Uca pada hari Kamis, menambahkan bahwa serangan di Sur hingga kini masih terus berlangsung.  (AL/ARN)

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker