Berita Mesir

Dua Tentara Mesir Dipenggal Kepalanya Oleh Teroris ISIS

Teroris ISIS di Mesir merilis gambar sadis eksekusi penggal kepala dua tentara Mesir yang dianggap sebagai mata-mata bagi kepentingan tentara Mesir….

 

 

Islam-Institute, KAIRO  – Cabang kelompok teroris ISIS di Mesir merilis gambar yang menunjukkan pelaksanaan hukuman eksekusi mati terhadap dua orang yang dianggap sebagai mata-mata bagi kepentingan tentara Mesir. Seperti diketahui, Mesir saat ini sedang menjalani pertempuran melawan organisasi terosis jihadis di Semenanjung Sinai, Mesir.

BACA JUGA:  Hacker Mesir Klaim Telah Bobol Server Adobe

Gambar yang dirilis di situs Twitter pada hari Kamis malam kemarin menunjukkan proses pemenggalan kepala dua orang berpakaian sipil, yang pertama atas tuduhan memata-matai untuk kepentingan badan intelijen Mesir, sementara yang satu lagi atas tuduhan memata-matai untuk kepentingan tentara Mesir. (Baca juga: Suku Badui Mesir Tanpa Peluru Pukul Mundur Militan ISIS)

Sebelumnya para jihadis kelompok teroris ISIS itu telah merilis rekaman video beberapa hukuman eksekusi mati yang mereka laksanakan terhadap para mata-mata yang dituduh  bekerjasama dengan pasukan Israel atau Mesir, baik dengan cara ditembak atau melalui pemenggalan, Raialyoum (19/02) memberitakan.

BACA JUGA:  20 Menit Serangan Teror di Masjid Sinai Tewaskan Lebih 300 orang

Kelompok teroris ISIS terlibat pertempuran sengit melawan pasukan keamanan dimana ratusan tentara dan polisi tewas dalam beberapa bulan terakhir, terutama di Sinai. Sejak penggulingan Presiden Mohamed Morsi Juli 2013, tentara dan pasukan keamanan berulang kali mendapat serangan yang menewaskan ratusan aparat keamanan. (Baca juga: ISIS Asal Arab Saudi Paling Bernafsu Beli Tawanan Wanita)

BACA JUGA:  Serangan Teror di Mesjid Rawdah, Pelaku Bawa Bendera ISIS

Kelompok teroris jihadis itu juga mengaku bertanggung jawab atas pemboman sebuah pesawat penumpang Rusia yang membawa para wisatawan setelah lepas landas dari bandara Sharm el-Sheikh, menyebabkan jatuhnya pesawat tersebut di Sinai pada tanggal 31 bulan Oktober tahun lalu dan menewaskan 224 orang.  (AL/ARN)

 

Tags

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker