Berita Suriah

Diserang Rusia Non Stop, Teroris ISIS Pulang Kampung

Diserang Rusia Non Stop, Teroris ISIS Pulang Kampung ke Balkan

Suriah telah dilanda perang dan teror berkepanjangan sejak militan teroris asing yang didukung negara-negara Arab dan Barat datang berbondong-bondong dan beroperasi di Suriah. Para teroris itu datang dari Arab Saudi, Checnya, Turki, Eropa, Malaysia, Indonesia dan negara lannya. Para teroris itu terdiri dari orang-orang penganut paham keislaman Wahabi yang radikal dan ekstrim.

 

Digempur Rusia Non Stop, Teroris ISIS Pulang Kampung ke Balkan

Islam-Institute, AMERIKA – Sebuah koran di Amerika ‘The Washington Times’ melaporkan bahwa organisasi teroris bersenjata ISIS setelah mendapat serangan Udara Rusia nonstop sejak 30 Setember, mereka  lari keluar dari wilayah Suriah berusaha untuk menyusup ke wilayah Balkan dan akan membuat kekacauan di wilayah tersebut.

BACA JUGA:  Napak Tilas Pengabdian Arab Saudi Kepada AS dan Zionis

Surat kabar Amerika itu mengutip ucapan pejabat salah satu diplomat AS : ”Badan intelijen di Kroasia telah menemukan salah satu pimpinan organisasi teroris ISIS yang ada di Bosnia. Mereka sedang menggalang barisan tempur yang beranggotakan elemen-elemen yang telah kembali ke Balkan setelah sebelumnya mereka bergabung dengan ISIS atau Front Al-Nusra atau yang dikenal dengan Jabhat al-Nusra di Suriah”.

Salah satu pejabat yang enggan disebut namanya mengatakan: “Saat ini Badan intelijennya terus memantau kekuatan ISIS yang ada di Balkan dan pada saat yang sama juga memantau setiap elemen yang kembali ke Balkan.”

Teroris ISIS Pulang Kampung ke Balkan

Mufti Suriah Berterima Kasih Kepada Rusia Atas Dukungan Perdamaian di Suriah

Sementara itu di Suriah, Grand Mufti Suriah, Ahmad Badruddin Hassoun pada Jumat (6/11) menyambut baik usulan Rusia untuk mengadakan perundingan antara pemerintah Suriah pimpinan presiden Bashar al-Assad dan oposisi Suriah di Moskow.

BACA JUGA:  Perang Suriah Bikin Petinggi PBB Ini Prihatin, Rakyat Sipil Jadi Korban

Kementerian Luar Negeri Rusia pada Selasa sebelumnya, mengumumkan bahwa putaran ketiga pembicaraan intra-Suriah antara perwakilan pemerintah Suriah dan kelompok oposisi Suriah akan diselenggarakan di Moskow pekan depan.

“Sekarang, Rusia mengatakan kepada oposisi Suriah – datang [ke Moskow] dan [Anda] akan duduk untuk berdialog dengan pemerintah Suriah. Mari kita berjuang bersama-sama melawan teroris setelah kami berurusan dengan mereka. Kita akan meminta mereka untuk menominasikan kandidat mereka, dan kemudian kita akan dapat mengadakan pemilihan bebas, ” kata Syaik Ahmad Hassoun.

BACA JUGA:  Bantuan Senjata Amerika untuk 'Oposisi' Jatuh ke ISIS di Suriah

Syaikh Ahmad Badruddin Hassoun mengucapkan terima kasih kepada Rusia atas dukungan dan upaya perdamaian yang digagasnya untuk menyelesaikan konflik yang telah berkecamuk selama lebih dari 4 tahun.

Suriah telah dilanda perang dan teror berkepanjangan sejak militan teroris asing yang didukung negara-negara Arab dan Barat datang berbondong-bondong dan beroperasi di Suriah. Para teroris itu datang dari Arab Saudi, Checnya, Turki, Eropa, Malaysia, Indonesia dan negara lannya. Para teroris itu terdiri dari orang-orang penganut paham keislaman Wahabi yang radikal dan ekstrim. (AL/ARN/AM/Mepanorama/Sputnik)

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Diserang Rusia Non Stop, Teroris ISIS Pulang Kampung
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker