Berita Timur Tengah

Di Timur Tengah, Puluhan Orang Tewas Diterjang Badai Pasir

Badai Pasir Timur Tengah: Badai Pasir Terbesar dalam Tujuh Tahun Terakhir

Adapun untuk mengantisipasi efek dari badai pasir, jamaah disarankan menjaga kesehatan dengan selalu cuci tangan dan mengonsumsi vitamin C, B, dan antioksidan.

 

Islam-institute.com, Timur Tengah – Kawasan Jeddah, Arab Saudi selama tujuh jam diterjang badai pasir, sejak Selasa (8/9) petang hingga kemarin pagi. Debu pasir pun menyelimuti sejumlah kawasan, di antaranya Bandara King Abdul Aziz yang menjadi tempat pendaratan jamaah haji Indonesia.

Dikutip dari Arabnews.com, pejabat senior di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Abdul Hameed Abal-Ari mengungkapkan, sebanyak tujuh pesawat yang seharusnya mendarat pada Selasa (8/9) malam terpaksa dialihkan ke bandara terdekat, yakni Madinah, Yanbu, dan Taif. Ada pula beberapa pesawat yang mengalami penundaan saat akan take off. Sadiya Haneef, warga distrik Al-Sulaimaniya menuturkan, badai terjadi begitu cepat.

”Saya melihat dari balkon rumah ada seperti jamur di langit, seperti kepulan asap. Namun, ternyata badai pasir,” katanya. Badai besar dengan membawa pasir yang berlangsung selama 40 menit itu menurut informasi juga melanda beberapa negara di kawasan Timur Tengah, yakniLebanon, Suriah, Israel, Siprus, dan Palestina.

Kepala Daker Bandara Jeddah- Madinah Nurul Badruttamam mengatakan, berdasar informasi diterimanya, badai pasir ini adalah yang terbesar dalam tujuh tahun terakhir. ”Belum pernah terjadi badai debu pasir yang cukup besar seperti ini. Petugas langsung bertindak cepat dengan membagikan masker,” katanya.

banner gif 160 600 b - Di Timur Tengah, Puluhan Orang Tewas Diterjang Badai Pasir

Sejauh ini, 4 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 2 ribu orang dirawat di rumah sakit karena masalah pernapasan. Badai pasir kali ini adalah yang terburuk yang pernah tercatat di Lebanon. Di Suriah, badai pasir menewaskan sedikitnya 3 orang. Di seluruh Timur Tengah sedikitnya 12 orang tewas terkait badai pasir ini.

Efek Penyakit Badai Pasir

Badai pasir memberikan efek kesehatan bagi masyarakat lokal tempat badai pasir itu terjadi. Seperti dikutip dari Republika, ada beberapa keluhan yang mungkin timbul akibat badai pasir ini, antara lain batuk, pilek, keluhan mengi (suara yang dihasilkan ketika udara mengalir melalui saluran napas yang menyempit), serangan asma akut, iritasi mata, sakit kepala, nyeri badan, gangguan tidur, dan gangguan psikologis.

“Sebagai upaya perlindungan, sedapat mungkin menghindar dari tempat atau area badai pasir yang sedang terjadi, atau menunggu sampai badainya berhenti dan baru lalu ke luar hotel atau pemondokan,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan Prof Tjandra Yoga.

Berdasarkan berbagai penelitian pada badai-badai pasir di berbagai tempat lain dan di waktu-waktu yang lalu Tjandra melanjutkan, dapat diketahui kandungan badai pasir berupa partikel padat, toxin, virus atau bakteri, dan bahan lain seperti sulfur, logam berat, karbon monoksida dan mungkin juga bahan pestisida.

Adapun untuk mengantisipasi efek dari badai pasir, jamaah disarankan menjaga kesehatan dengan selalu cuci tangan dan mengonsumsi vitamin C, B, dan antioksidan. (al/nvb/berbagaisumber)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker