Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Bedah Aliran Sesat

Di Jawa Tengah Dilaporkan Ada 54 Orang Hilang Terkait Gafatar

Polda Jawa Tengah menerima laporan bahwa 54 orang telah hilang terkait Ormas Gafatar.  Laporan itu berasal di antaranya dari Kota Semarang, Kudus, Jepara, juga Banyumas dan Purbalingga, Surakarta, Brebes, Banyumas, Banjarnegara, dan Wonogiri.

 

Berdasarkan laporan yang telah diterima oleh Polda Jawa Tengah, sudah 54 orang telah hlang. Diduga hilangnya 54 warga Jawa Tengah terkait dengan Ormas Gafatar.

“Sampai sekarang, sudah 54 lapor (54 orang hilang), se Jawa Tengah,” ungkap Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal (polisi) Nur Ali, di Lobi Markas Polda Jawa Tengah, Jumat (15/1/2016).

BACA JUGA:  Sampai Kapan Berkubang Dalam Kesalahan Memahami Bid'ah ?

Laporan yang masuk, diduga orang-orang hilang itu bergabung dengan Gafatar. Polisi terus mencari tahu tentang hal ini. Berbagai keterangan dengan penyelidikan terus dilakukan, termasuk dari pihak intelijen.
Mereka yang dilaporkan hilang, berangkat dari berbagai profesi. Mulai pekerja swasta, pegawai negeri, anak – anak hingga mahasiswa. “Kalau hilang ya kita cari,” tambahnya.

Namun demikian, kata Nur Ali, pihaknya belum bisa mengambil tindakan apapun terutama penegakan hukum.
Sebab, Gafatar sendiri masih terus dikaji statusnya. “Saat ini, kepolisian masih mendalaminya dengan pemerintah daerah,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Wahabi dan Wahabisme dalam Pandangan Ulama Sunni Dunia

Kepala Sub Direktorat IV Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Jawa Tengah, AKBP Ahmad Sukandar, mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi hilangnya puluhan warga di sejumlah daerah di Jawa Tengah itu terkait dengan Gafatar.

“Memang sudah ada informasi. Ada yang lapor resmi, ada yang belum,” tambahnya.
Informasi itu berasal di antaranya dari Kota Semarang, Surakarta, Brebes, Banyumas, Banjarnegara, Wonogiri, Kudus, Jepara. Selain itu, juga Banyumas dan Purbalingga.

BACA JUGA:  Setiap Hari Ada 20 Orang Jenguk Abu Bakar Ba'asyir

“Di Kota Semarang sudah resmi laporan (ke Polrestabes Semarang). Laporan ini malah lebih dulu dari berita Dokter Rica di Yogyakarta,” lanjut dia.

Gafatar di Jawa Tengah, kata Sukandar, memang selalu menyampaikan pemberitahuan jika ada kegiatan. “Mulai muncul pertengahan 2014 lalu. Sempat terungkap ada masalah di Klaten, dari situ kami terus awasi,” pungkasnya.  (al/sindownes)

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker